cover
Contact Name
Sisiia Maria Parinusa
Contact Email
s.parinusa@unipa.ac.id
Phone
+6281248838862
Journal Mail Official
jurnallensaekonomi@unipa.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua Jalan Gunung Salju, Amban, Manokwari, Papua Barat.
Location
Kab. manokwari,
Papua barat
INDONESIA
Lensa Ekonomi
Published by Universitas Papua
ISSN : 18584905     EISSN : 26230895     DOI : https://doi.org/10.30862/lensa
Core Subject : Economy,
Lensa Ekonomi berfokus pada lingkup Ekonomi Pembangunan secara makro serta perencanaan pembangunan yang mencakup analisa ekonomi, ekonomi publik dan Indek pembangunan Manusia.
Articles 75 Documents
Pengaruh Angkatan Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Papua Barat Tahun 2017 - 2021 Artati Nababan; Danny E Waimbo; Marcus Maspaitella
Lensa Ekonomi Vol 16 No 02 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.686 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v16i02.253

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk menganalisis pengaruh Angkatan kerja dan Pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Papua Barat Tahun 2017-2021. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini adalah data time series tahun 2017-2021 berupa data sekunder, yang diperoleh dari kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat, yang diolah menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan model data Panel. Analisis data dilakukan dengan bantuan aplikasi Eviews 10. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa Angkatan kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Papua Barat tahun 2017-2021. Sedangkan hasil analisis Pertumbuhan ekonomi menunjukkan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Papua Barat tahun 2017-2021. Maka pemerintah hendak terus berupaya mencari cara untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah serta menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran dan memperbaiki ekonomi daerah. Dengan peningkatan Pertumbuhan ekonomi diharapkan akan terjadi penurunan tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Papua Barat.
Analisis Pengembangan Sektor Pariwisata Kabupaten Sumbawa Ade Dewi Yulianti; Aris Soelistiyo; Setyo Wahyu S
Lensa Ekonomi Vol 15 No 01 (2021): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.204 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v15i01.142

Abstract

This study aims to determine strategies in pursuing the development of the tourism sector in Sumbawa Regency. hotel tax, restaurant tax, entertainment tax, number of tourist visits, Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) and Tourism Sector Workforce as independent variables. This means showing how the development of Sumbawa regency in the tourism sector, where the tourism sector is in the form of tourism revenue (contribution tourism sector) as the dependent variable with the 2015-2019 research period. The research analysis used panel data analysis with Fixed-Effects (FE) as the precursor. The estimation results showed that hotel taxes, the number of tourist visits and MSMEs had increased and had a positive and significant effect on Sumbawa Regency in the tourism sector. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dalam mengupayakan pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Sumbawa. pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, jumlah kunjungan wisatawan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Tenaga Kerja Sektor Pariwisata sebagai variabel bebas. Artinya menunjukkan bagaimana perkembangan Kabupaten Sumbawa dalam sektor pariwisata, dimana sektor pariwisata berupa pendapatan pariwisata (kontribusi sektor pariwisata) sebagai variabel terikat dengan periode penelitian 2015-2019. Analisis penelitian menggunakan analisis data panel dengan Fixed-Effects (FE) sebagai pendahulunya. Hasil estimasi menunjukkan bahwa pajak hotel, jumlah kunjungan wisatawan dan UMKM mengalami peningkatan dan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kabupaten Sumbawa dalam bidang pariwisata.
Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Organisasi Sektor Publik pada Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manokwari Selatan Klarita Yohana Rumere; Elisabeth Lenny Marit; Muhammad Guzali Tafalas
Lensa Ekonomi Vol 16 No 01 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1140.574 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v16i01.224

Abstract

This study aims to determine the effect of education level, organizational culture and work environment on organizational performance. The research method used is a quantitative approach wwhich apply multiple linier regression in analysis techniques. The simultaneous test of education level, organizational culture, and work environment had a positive a d significant effect on the organizational performance specifically at the Office of Youth and Sport Education. Partially, the result of the estimation indicate that education, organizational culture, work environment influence the organizational performance. Based on the coefficient of determination test obtained, it can be seen that education, organizational culture and work environment is able to explain 61,4 percent of the performance of public sector organizations. While the remaining 39,6 percent is influenced by other variables not included in this study. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja organisasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis data analisis regresi berganda. Hasil analisis data menunjukan bahwa hasil uji simultan variabel tingkat pendidikan, budaya organisasi, dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan pada kinerja Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Secara parsial hasil pengolahan data mengindikasikan bahwa pendidikan, budaya organisasi, lingkungan kerja pengaruh terhadap kinerja organisasi. Berdasarkan uji koefisien determinasi yang diperoleh terlihat bahwa kemampuan variabel pendidikan, budaya organisasi dan lingkungan kerja mampu menjelaskan 61,4 persen kinerja organisasi sector public. Sedangkan sisanya 39,6 persen dipengaruhi variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.
Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum (DAU) Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Papua Barat 2014-2018 (Studi Kasus 10 Kabupaten dan 1 Kota) Gabriel Sasea; Rully N Wurarah; Muhammad Guzali Tafalas
Lensa Ekonomi Vol 14 No 02 (2020): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1148.152 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v11i01.81

Abstract

This study aims to analyze the effect of Regional Original Revenue and General Allocation Funds on Gross Regional Domestic Product. The method used in this research is quantitative descriptive analysis techniques using time series data for 2014-2018 and using "Ordinary Least Square" (OLS) regression analysis. The sample of this study was 10 regencies and 1 city in West Papua Province. The results of this study showing that the Regional Original Revenue does not affect the Gross Regional Domestic Product, meanwhile the General Allocation Fund affects the Gross Regional Domestic Product, and subsequently the Dummy Regencies /City has no effect on the Gross Regional Domestic Product. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Produk Domestik Regional Bruto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif teknik analisisnya menggunakan data runtut waktu tahun 2014-2018 dan menggunakan analisa regresi “Ordinary Least Square” (OLS). Sampel penelitian ini adalah 10 kabupaten dan 1 kota yang ada di Provinsi Papua Barat tahun 2014-2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah tidak berpengaruh terhadap Produk Domestik Regional Bruto, selanjutnya Dana Alokasi Umum berpengaruh terhadap Produk Domestik Regional Bruto, dan selanjutnya Dummy Kab/kota induk tidak berpengaruh terhadap Produk Domestik Regional Bruto.
Efisiensi Usaha Kedai Kopi di Kabupaten Manokwari (Perbandingan 3 Skala Usaha: RPM Coffee, Vet Coffee dan Garasi Ipok) Mardi Hartadiyanto; Elina Relawaty Situmorang; Rumas Alma Yap
Lensa Ekonomi Vol 16 No 01 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1130.766 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v16i01.206

Abstract

The development of the coffee shop business in Manokwari Regency can be seen from the growing number of coffee shops, it is important to examine the level of profit of the coffee shop business on a business scale, and the efficiency of the coffee shop business. The research method used is descriptive on 3 coffee shop business scales, namely large, medium, and small scale. The results showed that the profit level of large scale businesses was greater than that of medium and small scale. Meanwhile, business efficiency is relatively the same between business scales. Perkembangan usaha kedai kopi di Kabupaten Manokwari dapat dilihat dari berkembangnya jumlah kedai kopi, hal ini penting diteliti tingkat keuntungan usaha kedai kopi pada skala usaha , dan efisiensi usaha kedai kopi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif pada 3 skala usaha kedai kopi yaotu skala Besar, sedang, dan kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keuntungan skala usaha besar lebih besar dibandingkan dengan skala sedang dan kecil. Sementara itu efisiensi usaha relatif sama antara skala usaha.
Pengalokasian dan Pemanfaatan Dana Desa (Studi Kasus: Kampung Saubeba Distrik Manokwari Utara Kabupaten Manokwari Diu Budi; Yuyun Puji Rahayu; Naftali Mansim
Lensa Ekonomi Vol 15 No 01 (2021): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.44 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v15i01.144

Abstract

This study identifies public perceptions on the use and allocation of rural funds, which have become a regular national government program since the 1998 economic crisis and have undergone changes in the rules and procedures in implementation. As the smallest unit of the government system, the rural is expected to be more competitive in efforts to improve community welfare with funding from the government. Through the responses of the residents as the participants, the strength and weaknesses factors of rural funds usage were studied. To collect public perceptions, interview procedures were used regarding the allocation and use of funds in community monitoring. Several indicators such as the area that absorbs rural funds and the amount of funds are one of the research measures. By taking a sample of 75 residents, this study found that in the management and utilization of rural funds, there were weaknesses in terms of lack of funds and human resources. Thus, this research suggestion focuses on things that can increase funds and also personnel resources, both knowledge and skills in managing rural finances. Penelitian ini mengidentifikasi persepsi masyarakat tentang penggunaan dan pengalokasian dana desa yang telah menjadi program reguler nasional pemerintah sejak krisis ekonomi 1998 dan mengalami perubahan aturan baik nama maupun tata cara pelaksanaan program. Sebagai unit terkecil sistem pemerintahan, desa diharapkan lebih berdaya saing dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan bantuan stimulus berupa pendanaan dari pemerintah. Melalui tanggapan penduduk sebagai pihak yang mengawal pelaksanaan dikaji faktor pendukung dan penghambat pengunaan dana desa. Untuk menghimpun persepsi masyarakat digunakan prosedur wawancara tentang pengalokasian dan pemanfaatan dana dalam pemantauan masyarakat. Beberapa indikator seperti bidang yang menyerap dana desa dan besaran dana yang sebenarnya dibutuhkan untuk memperoleh manfaat menjadi salah satu ukuran penelitian. Dengan mengambil sampel sebanyak 75 orang, penelitian ini menemukan bahwa dalam pengelolaan hingga pemanfaatan dana desa mengalami hambatan dari sisi kebutuhan dana yang kurang dan juga sumber daya manusia. Sehingga saran penelitian ini berfokus kepada hal-hal yang dapat meningkatkan dana dan juga sumber daya aparat baik pengetahuan maupun keterampilan dalam mengelola keuangan di desa.
Analisis Kinerja Keuangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Teluk Wondama Periode 2017 - 2021 Tety Lensiana Mandua; Camelia L. Numberi; Simson Werimon
Lensa Ekonomi Vol 16 No 02 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1342.213 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v16i02.249

Abstract

This study uses financial ratio analysis to evaluate the effectiveness of the management of the Wondama Bay regional revenue and expenditure budget for 2017–2021. Descriptive qualitative research is such. The report on the realization of the Teluk Wondama Regency APBD for the 2017–2021 period as a secondary data source, and documentation as a data collection method. Based on the findings of the financial ratio analysis, the overall performance of the Wondama Bay Regency APBD Manager for the 2017-2021 period is as follows: (1). Financial performance analysis Unexpected differences or smaller differences occur in revenue growth. (2). The level of decentralization is still quite low. (3) Regional financial independence is still quite low. (4). Still not effective is effectiveness. (5). Efficiency is now experiencing efficiency.
Analisis Pengembangan Pariwisata di Bakaro Beach untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Manokwari Yusuf Anthonimus Mayor; Rully N Wurarah; Mus Mualim
Lensa Ekonomi Vol 14 No 02 (2020): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.744 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v11i01.85

Abstract

This study aims to analyze the development of tourism in Bakaro Beach in order to increase the Regional Original Income (PAD) of Manokwari Regency. A qualitative descriptive approach is used to describe the tourism development of Bakaro Beach. The samples in this study were the staff of Tourism Office 10 people, 10 people from Bakaro Beach private sector and 30 people from Bakaro Village. The data analysis method used in this research is data triangulation and qualitative descriptive analysis through data reduction, data presentation and verification. The results of this study found that until now the Manokwari Regency Tourism Office does not have a clear tourism development program. Marketing and promotion of tourist objects have been carried out, but there are no clear regulations governing the management of tourist objects so that they cannot be used for increasing PAD in Manokwari Regency. In addition, the infrastructure conditions for tourism development in Manokwari Regency are still inadequate. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan pariwisata di Bakaro Beach terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Manokwari. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk memaparkan pengembangan pariwisata Bakaro Beach dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Sampel dalam penelitian ini adalah Dinas Pariwisata berjumlah 10 orang, swasta Bakaro Beach sejumlah 10 orang dan masyarakat kampung Bakaro sebanyak 30 orang. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah triangulasi data dan analisis deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menemukan bahwa sampai dengan saat ini Dinas Pariwisata Kabupaten Manokwari belum memiliki program pengembangan pariwisata yang rinci, telah dilakukan pemasaran dan promosi terhadap objek wisata, akan tetapi belum ada regulasi yang jelas yang mengatur tentang pengelolaan objek wisata sehingga belum dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan PAD Kabupaten Manokwari. Selain itu, kondisi infrastruktur bagi pengembangan pariwisata di Kabupaten Manokwari belum memadai.
Analisis Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Manokwari Tahun 2016 - 2020 La Ode Alisyah
Lensa Ekonomi Vol 16 No 01 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.231 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v16i01.220

Abstract

The purpose of this study was to determine the Financial Performance of the District Government of Manokwari by measuring financial performance using the Fiscal Decentralization Degree Ratio and PAD Effectiveness Ratio. The results of the study show that the financial performance of the Manokwari regency during 2016-2020 when viewed from the Regional Financial Independence Ratio is relatively low once (one avverage of 7,90 % per year). Effectiveness Ratio PAD is known that the effectiveness of Manokwari regency in 2016 runs Ineffective indicated by the value ratio between 75%-89%, but in 2017, 2018, 2019 and 2020 went very effective with a ratio average >100%. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja keuangan pada Pemerintah Kabupaten Manokwari dengan mengukur kinerja keuangan daerah menggunakan pendekatan Rasio Kemandirian Keuangan Daerah (RKKD) dan perhitungan Rasio Efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Manokwari tahun 2016-2020 jika dilihat dari Rasio Kemandirian Keuangan Daerah tergolong rendah sekali (rata-rata 7,90% per tahun). Rasio Efektivitas PAD diketahui bahwa efektivitas PAD KabupatenManokwari tahun 2016 berjalan Kurang Efektif yang ditunjukkan dengan nilai rasio antara 75%-89%, namun pada tahun 2017, 2018, 2019 dan 2020 berjalan sangat efektif dengan nilai rasio rata-rataa >100%.
Analisis Faktor - Faktor Determinan Jumlah Pengunjung Taman Wisata Taman Manneken Prafi Manokwari Dedy Riantoro
Lensa Ekonomi Vol 15 No 02 (2021): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1075.609 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v15i02.185

Abstract

The fact that more and more travelers and tourists are visiting this park where most of them are located quite far away with the choice of several other recreational areas, makes researchers interested in knowing the factors that determine the number of visitors to the Manneken Tourism Park (Taman Jokowi) located in SP 4 Prafi Manokwari. This study uses independent variables in the form of distance, facilities and travel costs, and the dependent variable is the number of tourist visits. This study uses primary data with a survey method of 100 respondents and the analysis used is multiple linear regression The results of this study indicate that facilities have a significant and positive effect on the number of tourist visits to the Manneken Park tourist attraction, while distance and travel costs have a significant but negative effect on the number of tourist visits to the Manneken Park tourist attraction. Simultaneously, the three independent variables affect the number of visits to the Manneken Tourism Park Fakta bahwa semakin banyaknya pelancong dan wisatawan yang berkunjung ke taman wisata ini dimana kebanyakan dari mereka berlokasi cukup jauh dengan terdapatnya pilihan beberapa tempat rekreasi lainnya, membuat peneliti tertarik untuk mengetahui faktor-faktor determinasi jumlah pengunjung ke Taman Wisata Manneken (Taman Jokowi) yang berlokasi di SP 4 Prafi Manokwari. Penelitian ini menggunakan variabel independen berupa jarak, fasilitas dan biaya perjalanan, dan variabel dependen adalah jumlah kunjungan wisatawan. Penelitian ini menggunakan data primer dengan metode survei terhadap 100 responden dan analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fasilitas berpengaruh secara sinifikan dan positif terhadap jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata Taman Manneken, sedangkan jarak dan biaya perjalanan berpengaruh siginifikan tetapi negatif terhadap jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata Taman Manneken. Secara simultan ketiga variabel idependen tersebut berpengaruh terhadap jumlah kunjungan ke Taman Wisata Manneken