cover
Contact Name
A. Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
a.octamaya@unm.ac.id
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
pjser@unm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Sosiologi Lantai 3 Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar Jl. Raya Pendidikan N0 1 Kelurahan Tidung Kecamatan Rappocini Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi Journal of Sociology Education Review
ISSN : 28300572     EISSN : 2829937X     DOI : https://doi.org/10.26858/jser
Core Subject : Education,
Pinisi Journal of Sociology Education Review providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about Sociology, Culture, Family, Gender Equality, Social Inclusion, Society, Politics, Philosophy, and Development. Published by Sociology Education Study Program Faculty of Social Science.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Volume 4, Nomor 1 Maret 2024" : 17 Documents clear
Dinamika Konflik Masyarakat Pada Pembangunan Bendungan Di Desa Kale Ko'mara Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar Ismail, Nurwahidah; Ahmad, M. Ridwan Said
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 4, Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i0.54456

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui; 1) Gambaran dinamika konflik masyarakat pada pembangunan Bendungan Pamukkulu Kabupaten Takalar, 2) Peran para aktor dalam pembangunan bendungan Pammukulu di Desa Kale Ko’mara Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif. Jumlah Informan dalam penelitian ini sebanyak 9 orang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling Informan penelitian terdiri dari Masyarakat Desa Kale Ko’mara, aparat desa, dan pihak BPN Takalar. Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan member check. Analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Gambaran dinamika konflik masyarakat dalam pembangunan Bendungan Pammukkulu yaitu Ketidaksepakatan perubahan penetapan harga lahan (tahapan pra-konflik), kemudian menjadi aksi demonstrasi penolakan (tahapan konfrontasi), boikot paksa akses jalan dan kegiatan (tahapan puncak konflik) dan ditetapkannya kembali pada harga penawaran lahan awal secara legal-formal (tahapan pasca konflik). 2) Peran para aktor dalam penyelesaian konflik Pembangunan Bendungan Pammukulu Kabupaten Takalar, yaitu (a) sebagai komunikator, (b) sebagai negosiator, (c) konsiliator, (d) sebagai mediator, dan (e) sebagai motivator
VAPE (ROKOK ELEKTRIK) SEBAGAI GAYA HIDUP MODERN DI KALANGAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUKUM UNIVERSITAS NEGER MAKASSAR Djarumia, Danny Rahmat Shiddieq; Awaru, A. Octamaya Tenri
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 4, Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i0.39795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Faktor pembentukan vape sebagai gaya hidup modern di kalangan mahasiswa FIS-H UNM dan 2) Dampak penggunaan vape sebagai gaya hidup modern bagi mahasiswa FIS-H UNM terhadap interaksi sosial. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Informan penelitian ini sebanyak 10 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria informan yaitu mahasiswa FIS-H UNM, menggunakan rokok elektrik, dan aktif menggunakan rokok elektrik. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan member check.Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Faktor pembentukan vape sebagai gaya hidup modern pada mahasiswa terdiri dari, a) faktor internal yaitu sikap, pengalaman, kepribadian, dan motif. b) Faktor eksternal yaitu, kelompok referensi, keluarga, dan kelas sosial. 2) Dampak penggunaan vape sebagai gaya hidup modern bagi mahasiswa terhadap interaksi sosial terdiri dari (a) dampak asosiatif berupa hubungan kerjasama seperti saling bertukar informasi, saling membantu dan kerjasama yang menguntungkan. Adapun (b) dampak disasosiatif yakni mendapatkan pertentangan dari orangtua dan masyarakat.
Implementasi Program Budaya Baca Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Di UPT SMAN 2 Enrekang Kadir, Hasnawati
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 4, Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i0.54526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Tahapan pelaksanaan program budaya baca dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran sosiologi di UPT SMAN 2 Enrekang dan 2) Faktor penghambat dan faktor pendukung pelaksanaan budaya baca pada mata pelajaran sosiologi di UPT SMAN 2 Enrekang 3) Dampak program budaya baca pada mata pelajaran sosiologi terhadap peningkatan pemahaman siswa . Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 16 orang (1 Guru dan 15 siswa) yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria guru dan siswa yaitu: 1) Guru Sosiologi UPT SMAN 2 Enrekang yang menerapkan program budaya baca, 2) Siswa yang diajar oleh guru tersebut. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan member check. Analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Tahapan pelaksanaan program budaya baca dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran sosiologi di UPT SMAN 2 Enrekang, terdiri dari 3 tahapan yaitu: tahap pra baca (awal), tahap membaca (inti), dan  tahap pasca baca (akhir). 2). Faktor penghambat dan faktor pendukung pelaksanaan budaya baca mata pelajaran sosiologi di UPT SMAN 2 Enrekang. Pertama yaitu faktor penghambatnya adalah a) keterampilan membaca siswa yang berbeda b) minat baca yang rendah. Kedua faktor pendukung yaitu: a) sarana dan prasarana yang memadai, b) adanya dorongan dan motivasi dari guru mata pelajaran sosiologi. 3) Dampak program budaya baca terhadap peningkatan pemahaman siswa pada mata pelajaran sosiologi yaitu a) siswa cenderung memiliki kebiasaan membaca pada proses pembelajaran sosiologi b) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERDISKUSI SISWA DI UPT SMAN 6 BONE Sarbia, Khairunnisa Nisa
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 4, Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i0.57441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Gambaran pelaksanaan model pembelajaran problem based learning dalam berdiskusi siswa di UPT SMAN 6 Bone 2) Pengaruh penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan keterampilan berdiskusi siswa di UPT SMAN 6 Bone. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, populasi dalam penelitian ini berjumlah 130 orang. Pengambilan besaran sampel ditentukan melalui rumus slovin, menggunakan teknik proportionate stratified random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 57 responden. Pengambilan data dilakukan dengan cara angket dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan teknik korelasi brivate person dan uji reliabilitas menggunakan teknik alpha cronbach. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, dan analisis statistik inferensial.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Gambaran pelaksanaan model pembelajaran problem based learning dalam berdiskusi siswa di UPT SMAN 6 Bone berada pada kategori “sangat baik” ditunjukkan dengan nilai skor rata-rata (mean) pada variabel model pembelajaran problem based learning sebesar 84.85 dengan presentase 84,72% 2) Keterampilan berdiskusi siswa di UPT SMAN 6 Bone berada pada kategori “baik” ditunjukkan dengan nilai skor rata-rata (mean) pada variabel keterampilan berdiskusi siswa sebesar 82.20 dengan presentase 80,8% dan terdapat pengaruh antara model pembelajaran problem based learning terhadap keterampilan berdiskusi siswa di UPT SMAN 6 Bone. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi adalah 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 12,046 > 0,2162 Ttabel, hal ini menunjukkan bahwa variabel variabel X memiliki pengaruh terhadap variabel Y selanjutnya untuk melihat besarnya nilai pengaruh antar variabel dapat diketahui dari nilai R square pada tabel model summary sebesar 0,725 artinya variabel X (model pembelajaran problem based learning) mempengaruhi variabel Y (keterampilan berdiskusi siswa) sebesar 72,5%, sedangkan sisanya sebesar 27,5% dipengaruh oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.   
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 WONOMULYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR Wilfan, Wilfan; Arifin, Zainal
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 4, Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i0.55950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana Proses Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar dan 2) Faktor Penghambat Dalam Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 14 orang, guru dan siswa-siswi kelas X SMA Negeri 1 Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar. Penentuan informan ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu: 1) wakasek bidang kurikulum SMA Negeri 1 Wonomulyo, 2) guru/fasilitator P5 yang mengajar di kelas X, 3) peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Wonomulyo. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan member check. Analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa 1) Proses Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar terdiri dari beberapa tahap yaitu: a) Tahap perencanaan projek penguatan profil pelajar pancasila. b) Tahap pelaksanaan projek penguatan profil pelajar pancasila, dan c) Tahap evaluasi projek penguatan profil pelajar pancasila. 2) Faktor Penghambat Dalam Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar yaitu: a) Alokasi waktu dan b) Alokasi dana.
PENGUASAAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR MAHASISWA ALUMNI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN II FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUKUM UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Lakita, Muh. Rezky Kurniawan; Syukur, Muhammad
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 4, Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i0.50939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Upaya penguasaan keterampilan dasar mengajar mahasiswa alumni program kampus mengajar Angkatan II Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar dan 2) Faktor penghambat penerapan keterampilan dasar mengajar mahasiswa alumni program kampus mengajar Angkatan II Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif. Jumlah infoman sebanyak 7 orang mahasiswa yang ditentukan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, yaitu: 1) Berstatus sebagai mahasiswa aktif, 2) Berkuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, 3) Mahasiswa yang telah mengikuti program kampus mengajar angkatan II. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan member check. Analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Upaya penguasaan ketermpilan dasar mengajar mahasiswa alumni program kampus mengajar Angkatan II Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar, yaitu: a) Membuka kelas dengan menyapa peserta didik dan mengajak peserta didik menyimpulkan materi pelajaran pada saat menutup pelajaran. b) Materi singkat, memberikan contoh dan melatih pemikiran kritis peserta didik dengan komunikasi dua arah. c) Menggunakan media bantu dan alat peraga. d) Memotivasi dan mengapresiasi sebagai keterampilan dalam memberikan penguatan. 2) Faktor penghambat penerapan keterampilan dasar mengajar mahasiswa alumni program kampus mengajar Angkatan II Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar, yaitu: a) Sulitnya mahasiswa KM2 menumbuhkan minat belajar dan menimbulkan kedisiplinan peserta didik. b) Keterbatasan alat dan media teknologi bantu bahan ajar. c) Kurangnya pengalaman mahasiswa program kampus mengajar sebagai pendidik.
Peranan Pengurus OSIS Dalam Meningkatkan Kepekaan Sosial Siswa Di SMAN 1 Campalagian Kabupaten Polewali Mandar Azzahra, Rafiqah; Sadriani, Andi
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 4, Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i0.54334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Peranan pengurus OSIS dalam meningkatkan kepekaan sosial siswa di SMAN 1 Campalagian dan 2) Faktor pendukung dan penghambat pengurus OSIS dalam meningkatkan kepekaan sosial siswa di SMAN 1 Campalagian. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 14 orang (11 pengurus OSIS dan 3 siswa bukan pengurus OSIS) yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu: 1) Siswa yang masuk OSIS di SMAN 1 Campalagian, 2) Siswa pengurus OSIS yang memiliki jabatan sebagai anggota inti dan perwakilan tiap seksi, 3) Siswa bukan pengurus OSIS di SMAN 1 Campalagian pada tingkat kelas X, XI dan XII masing-masing perwakilan 1 orang siswa. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan member check. Analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Peranan pengurus OSIS dalam meningkatkan kepekaan sosial siswa, yaitu: a) Sebagai fasilitator melaksanakan kegiatan sosial, b) Sebagai motivator, dan c) Sebagai pencegah perilaku menyimpang. 2) Faktor pendukung pengurus OSIS dalam meningkatkan kepekaan sosial siswa di SMAN 1 Campalagian yaitu: a) dukungan pihak terkait, dan b) sarana dan prasarana yang memadai sedangkan faktor penghambatnya yaitu: a) keterbatasan waktu dan b) pola perilaku siswa. 
PERSEPSI GURU DAN SISWA TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK DI UPT SMA NEGERI 4 MAKASSAR Julianto, Ibnu ilmiawan
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 4, Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i0.48168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Persepsi guru terhadap pelaksanaan program sekolah penggerak di UPT SMA Negeri 4 Makassar, 2) Persepsi siswa terhadap pelaksanaan program sekolah penggerak di UPT SMA Negeri 4 Makassar, dan 3) Hambatan dalam pelaksanaan program sekolah penggerak di UPT SMA Negeri 4 Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 6 orang guru dan 6 orang siswa yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria guru yaitu: 1) Kepala sekolah dan koordinator sekolah penggerak, 2) Guru yang telah mendapatkan pelatihan sekolah penggerak, 3) Guru yang mengajar di kelas X dan XI, dan 4) Guru yang telah lama mengajar minimal sejak 5 tahun terakhir, dan kriteria siswa yaitu: 1) Pengurus OSIS, 2) Pengurus MPK, 3) Siswa yang aktif dan masuk sebagai peringkat 3 besar, dan 4) Ketua kelas untuk kelas X dan XI. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Persepsi guru positif dan mengapresiasi pelaksanaan program sekolah penggerak di UPT SMA Negeri 4 Makassar yang meliputi beberapa hal di antaranya: a) Adanya perubahan pada sistem pembelajaran, b) Penggunaan skul.id dan TV smart school, dan c) Adanya pelatihan dan pengembangan bagi guru. 2) Persepsi siswa positif dan mengapresiasi pelaksanaan program sekolah penggerak di UPT SMA Negeri 4 Makassar yang meliputi beberapa hal diantaranya: a) Adaptasi penggunaan skul.id dan TV smart school b) Adanya inovasi dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas, dan c) Kebebasan memilih kelas peminatan. 3) Hambatan dalam pelaksanaan program sekolah penggerak di UPT SMA Negeri 4 Makassar, yaitu: a) Kurangnya pengalaman bagi guru baru, b) Kemampuan IT beberapa guru senior yang rendah, c) Perangkat digitalisasi yang terbatas.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP SISWI YANG GEMAR MENGONSUMSI MIRAS DI KECAMATAN LAROMPONG KABUPATEN LUWU Alfian, Alfian; Arifin, Zainal
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 4, Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i0.58600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Persepsi masyarakat terhadap perilaku siswi yang gemar mengonsumsi minuman keras di Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu dan 2) Dampak minuman keras terhadap siswi dan masyarakat di Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan konstruksi sosial. Teknik penentuan informan menggunakan teori purposive sampling. Jumlah informan sebanyak 6 orang siswi dan 5 penduduk di Kecamatan Larompong, yaitu: a) Berstatus sebagai siswi, b) Tokoh masyarakat Kecamatan Larompong, c) Masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Larompong. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Persepsi masyarakat terhadap perilaku siswi yang gemar mengonsumsi minuman keras di Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, yaitu: a) Pelanggaran terhadap norma sosial, dan b) Kekhawatiran terhadap dampak kesehatan dan perkembangan anak. 2) Dampak minuman keras terhadap siswi dan masyarakat di Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, yaitu: a) Kecanduan, b) Hubungan kurang harmonis, dan c) Menurun minat belajar dan prestasi sekolah.
PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DALAM MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN BELAJAR (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN HUKUM DAN FAKULTAS ILMU EKONOMI DAN BISNIS UNM) Bagaskara, Bagaskara
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 4, Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i0.53670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bentuk program kampus mengajar dalam mewujudkan kemandirian belajar (studi pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum dan Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis UNM) dan 2) Dampak program kampus mengajar dalam mewujudkan kemandirian belajar mahasiswa (studi pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum dan Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis UNM). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 6 orang, terdiri dari mahasiswa kampus Gunung Sari UNM yang telah mengikuti program kampus mengajar kampus merdeka. Penentuan informan ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu : 1) Mahasiswa aktif kuliah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum yang telah mengikuti program kampus mengajar, 2)Mahasiswa aktif kuliah Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang telah mengikuti program kampus mengajar. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan metode member check. Analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Bentuk program kampus mengajar dalam mewujudkan kemandirian belajar (studi pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum dan Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis UNM) dengan indikator yaitu :a) Program kerja kegiatan umum, b) Program kerja kegiatan mengajar, c) Program kerja adaptasi IT dan, d) Program kerja kegiatan administrasi dapat mewujudkan kemandirian belajar. 2) Dampak program kampus mengajar dalam mewujudkan kemandirian belajar mahasiswa (studi pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum dan Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis UNM) dengan indikator yaitu: a) Penetapan tujuan belajar, b) Keterampilan belajar, c) Pendekatan ilmiah dalam belajar dan, d) Standar keberhasilan dalam belajar dapat mewujudkan kemandirian belajar.

Page 1 of 2 | Total Record : 17