cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspia@umsu.ac.id
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspia@umsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa teknik
ISSN : 28087720     EISSN : 28087720     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik (JIMT) adalah jurnal Open Access yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal ini akan menerbitkan hasil karya ilmiah mahasiswa selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini fokus kepada bidang yang sesuai dengan Program Studi yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini terbit setiap bulan Januari, Maret, Mei,Juli, November. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 266 Documents
Perencanaan Ukuran Perkerasan Kaku Dengan Metode Manual Desain Perkerasan 2017 Pada Ruas Jalan Tol Binjai - Langsa (Sta 0+500 – Sta 1+000) Nurianda Aulia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari latar belakang tersebut, di dapat suatu rumusan masalah yaitu tebal perkerasan kaku perencanaan jalan baru dengan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 UR 40 tahun yang diperlukan pada pembangunan ruas jalan tol Binjai-Langsa zona 1,Tujuan tugas akhir ini adalah merencanakan tebal perkerasan kaku dengan kekuatan dan keawetan umur rencana 40 tahun di jalan tol Binjai-Langsa zona1. Penelitian ini merupakan hasil dari survey dan masukan dari teori yang ada dalam konstruksi dan bermanfaat untuk memberikan arahanarahan yang sesuai dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini diharapkan juga bisa menjadi referensi untuk penelitianitas serta menjadi referensi untuk pembelajaran kedepannya kepada teman-teman mahasiswa teknik tentang perkembangan teknologi dunia kontruksi saat ini.
Penekanan Biaya Operasional Kendaraan Akibat Kondisi Permukaan Jalan Pada Ruas Jalan Lintas Barat Sumatera Utara Sitinjo – Sidikalang Sta 0+000 – 2+000 Syafii Jamukris
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada laporan ini, akan di lakukan penilaian kondisi jalan di ruas jalan lintas Barat Sumatera Utara Sitinjo Sidikalang, selanjutnya hasil penilaian akan di tinjau pengaruh nya terhadap biaya operasi kendaraan yaitu besarnya penghematan dan kelayakan ekonomi yang terjadi. Penelitian ini di awali dengan studi pustaka yang berupa pengumpulan data literature, dan penelitian terdahulu yang berhubungan dengan penentuan tarif dengan menggunakan metode Biaya Operasi Kendaraan (BOK). Selanjutnya di lakukan pengumpulan data yang di peroleh melalu metode survey investigasi secara langsung ‘;di lokasi penelitian pada pengendara kendaraan ringan, yaitu LV (Light Vehicle). Berdasarkan analisis yang telah di lakukan dapat di simpulkan bahwa, besar biaya operasi kendaraan pada kondisi permukaan jalan yang berbeda. Besar perbandingan penghematan biaya operasi kendaraan dari kedua kondisi permukaan jalan tersebut , yaitu: untuk kendaraan ringan (LV) pada ruas jalan lintas Barat Sumatera Utara Sitinjo-Sidikalang sta 0+000 – 1+000 : Rp 242.128,5 per km, Kendaraan ringan (LV) pada ruas jalan lintas Barat Sumatera Utara Sitinjo-Sidikalang sta 1+000 – 2+000 :Rp 113.232,33 per km.
Penerapan Sensor Water Level Control Omron 61f-G1-Ap, Dalam Mengendalikan Kapasitas Air Tangki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air sangat penting dalam kehidupan, tanpa air semua makhluk hidup yang ada di bumi akan mati. Tanpa air manusia bisa kehausan , kekurangan zat air di badannya hingga mengakibatkan kematian. Untuk memasok air ketengah – tengah masyarakat masyarakat biasanya menggunakan dua alternatif. Penggunaan pompa listrik untuk kebutuhan air pada umumnya memiliki kekurangan dimana pompa listrik dapat menjadi rusak (terbakar) disebabkan kurang efisiennya penggunaan pompa yang hidup terus menerus dan tidak terkontrol. Water level control 61F-G1- Ap omron merupakan sebuah produk omron yang di desain untuk level air. Di tengah kehidupan masyarakat banyak memerlukan nya terutama di industri yang memiliki banyak tong besar seperti pabrik kelapa sawit perusahaan air mineral dan bamyak industri lain. Pada penelitian ini sensor dan motor dapat mengisi air sebesar 404 cm kubik setiap detiknya. Kemudian sensor ini dalam pengujian menunjukkan tingkat stabilistas dan sensitifitas yang tinggi. Sensor ini memiliki tingkat proteksi kepada motor yang tinggi namun biaya yang digunakan relatif mahal sehingga memungkinkan tidak cocok dipakai dirumah – rumah atau bak mandi ukuran kecil yang menggunakan motor yang kecil.
Kajian Indikator Besaran Keandalan Sistem Jaringan Listrik Pada Distribusi Jaringan Listrik 20kv Di Pt. Pln (Persero) Ulp Sibolga Kota Dengan Menggunakan Indeks Saifi Saidi Dan Caidi Yudha, Ahmad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mendukung kebijakan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, kebijakan tersebut adalah Kebijakan Penyediaan Tenaga Listrik Nasional pada arah pengembangan elektrifikasi dan distribusi, salah satu fokus pembahasan tersebut adalah perbaikan tegangan, perbaikan SAIDI dan SAIFI, penurunan susut jaringan tenaga listrik dan rehabilitas jaringan tua. Tujuan dari menghitung indeks nilai SAIFI, SAIDI dan CAIDI adalah untuk dapat mengetahui keandalan suatu penyulang pada sistem distribusi di PT. PLN (Persero) ULP Sibolga Kota. Dalam penelitian ini menghitung nilai SAIFI, SAIDI dan CAIDI dilakukan di PT. PLN (Persero) ULP Sibolga Kota pada periode januari 2020 s.d desember 2020. Adapun data yang diperlukan dalam mengihitung indeks nilai SAIFI, SAIDI dan CAIDI adalah jumlah pelanggan dilayani keseluruhan pada penyulang, jumlah pelanggan tiap konsumen, jumlah gangguan setiap penyulang, durasi gangguan tiap penyulang, jumlah k onsumen padam pada penyulang. Tujuan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui indeks nilai SAIFI, SAIDI dan CAIDI di PT. PLN (Persero) ULP Sibolga Kota sudah sesuai dengan standar PLN No.68-2:1986 dan IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) 1366-2000. Metode penelitian yang digunakan dalam adalah observasi, wawancara, dan literatur. Jenis data yang diambil adalah data primer dan data sekunder. Dari hasil analisis diperoleh bahwa jumlah penyulang di PT. PLN (Persero) ULP Sibolga Kota ada 9 penyulang, penyulang yang memenuhi standar PLN 68-2:1986 dan IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) 1366-2000 ada 3 penyulang dan 6 penyulang tidak memenuhi standar PLN 68-2:1986 dan IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) 1366- 2000.
Kinerja Mesin Pompa Sebagai Turbin (Pat) Dengan Debit Air Masuk Menggunakan 2 Pompa Sentrifugal Susunan Seri Deni, Dede
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa adalah suatu alat yang digunakan untuk memindahkan fluida dari suatu tempat ke tempat lain melalui suatu media pipa atau saluran. Energi dalam fluida dihasilkan dari impeller yang mengubah energi kinetik (kecepatan) cairan menjadi energi potensial (dinamis). Selain digunakan untuk memindahkan fluida (fluida) pada kali ini pompa juga dapat digunakan sebagai turbin dengan mengubah prinsip kerja pompa dengan memberikan setetes air pada ketinggian untuk memutar impeller pada pompa sehingga pompa dapat beroperasi terbalik atau disebut pompa sebagai turbin), dalam penelitian ini impeller pada pompa sebagai turbin digerakkan oleh aliran air atau tekanan air yang cukup besar, aliran air tersebut bersumber dari dua buah pompa sentrifugal dengan susunan seri yang berfungsi sebagai tenaga penggerak atau fluida distributor yang diasumsikan memiliki ketinggian air terjun atau head. Penggunaan pompa sentrifugal dengan susunan seri sehingga menghasilkan head yang besar untuk mendapatkan jatuhan air yang tinggi atau head yang maksimal memutar pompa sebagai turbin. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yaitu menggunakan dua sentrifugal pompa sebagai penyalur fluida dan satu pompa yang digunakan sebagai turbin dan menggunakan variasi 5 watt dan bola lampu 10 watt. Dari perhitungan suction pump dan pump sebagai turbin tanpa menggunakan kecepatan pompa bola lampu yaitu 920,5 rpm dan kecepatan spesifik turbin yang dihasilkan adalah 76,61rpm. dengan menggunakan beban bohlam lampu 5 watt kecepatan putaran pompa adalah 553 rpm dan spesifikasi kecepatan turbin yang dihasilkan adalah 44,24 rpm, dengan menggunakan beban bola lampu 10 watt kecepatan putaran pompa adalah 335 rpm dan kecepatan spesifik turbin yang dihasilkan adalah 26,8 rpm. Semakin besar nilai pompa head, debit air yang dihasilkan akan lebih kecil dan sebaliknya, ukuran dan ukuran pompa head yang diperoleh juga dipengaruhi oleh adanya beban pada turbin.
Kajian Eksperimental Pengaruh Unjuk Kerja Turbin Pelton Skala Mikro Pada Volume Air Turbin Prayogo, Noto Tri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turbin Pelton merupakan salah satu jenis pembangkit listrik yang menggunakan tenaga air sebagai sumber pembangkitnya, Turbin Pelton banyak digunakan untuk sumber energi listrik di daerah yang tidak terjangkau atau dialiri listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN). Inilah yang membuatnya menarik untuk dibahas atau meneliti salah satu unjuk kerja turbin pelton yaitu pengaruh debit air terhadap kinerja turbin Pelton skala mikro. Tempat pelaksanaan di PT, ME BDG, Perumahan Permata Cimahi, Tani Mulya Ngamprah Bandung Barat, dan untuk penelitian turbin Pelton di laboratorium program studi teknik mesin Universitas Muhammadiyah Utara Sumatra. Dari hasil pengujian pada aliran air 0,00023 m^3/s kecepatan alirannya adalah 0,3465m/s, untuk 0,00027m^3/s aliran air, kecepatan aliran 0,4108 m/s dan 0,00034m^ untuk debit air. 3/dtk diperoleh kecepatan aliran sebesar 0,5099 m/s. Pada debit air 0,00023m^3/s dengan kecepatan turbin 393,4 rpm menghasilkan daya 7,55 watt, pada debit air 0,00027m^3/s dengan turbin kecepatan 434,7 rpm menghasilkan daya 11,86 watt, dan pada debit air tertinggi 0,00034m^3/s dengan kecepatan turbin 554,3 rpm menghasilkan daya 44,54 watt. Dari hasil debit air, terdapat perbedaan torsi sebelum dan sesudah diberi beban lampu, dimana pada debit air tertinggi 0,00034m^3/s menghasilkan torsi tanpa beban sebesar 1,66Nm dan pada wak tu pembebanan hasil torsi menjadi 11,37Nm, dari perbedaan tersebut terjadi peningkatan ketika pemuatan terjadi. Efisiensi tertinggi terdapat pada turbin Pelton dengan variasi aliran air sebesar 0,00034m^3/s dengan hasil efisiensi 66,77% dan terendah pada debit air 0,00027m^3/s dengan hasil efisiensi sebesar 26,5%.
Analisa Pengkajian Pengaruh Diameter Runner Turbin Terhadap Unjuk Kerja Turbin Pelton Skala Mikro Bahrum B
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan mengembangkan energi listrik kecil menggunakan turbin pelton dapat dimungkinkan dengan: tenaga kami sendiri, bahan sendiri dan biaya yang relatif tidak mahal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya, efisiensi torsi terbesar dan terkecil dan perbandingan diameter yang lebih baik. Tempat pembuatan dilakukan di PT. SAYA BDG, Perumahan Permata Cimahi Bandung Barat dan untuk penelitian turbin pelton di laboratorium material program studi teknik mesin Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dengan metode eksperimen dan diperoleh data yaitu kemudian dianalisis. Dari hasil uji daya terbesar terdapat diameter runner sebesar 246 mm yaitu 44,54 watt dan daya terkecil terdapat pada diameter runner 226 mm yaitu 24,59 watt. Dari hasil pengujian torsi terbesar terdapat pada diameter runner 246 mm yaitu 1,66 N.m dan torsi terkecil ada di diameter pelari 266 mm yaitu 1,46 N.m. Efisiensi terbesar dapat terjadi pada diameter runner 246 mm yaitu 66,77% dan efisiensi terkecil terdapat pada diameter runner 226 mm yaitu 36,82% Dari rasio diameter runner 226 mm, 246 mm dan 266 mm dapat disimpulkan bahwa diameter runner 246 mm adalah lebih baik karena dapat menghasilkan putaran turbin, tegangan, arus, daya, dan torsi.
Daya Optimal Produktivitas Pembesian Pada Proyek Pembangunan Bendung Daerah Irigasi Deli Serdang Syahputra, Dahri Ramadhan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam melaksanakan suatu rangkaian pekerjaan yang berkaitan dengan konstruksi tentunya hal yang sangat di harapkan dari semua manajemen perusahaan adalah agar pekerjaan tersebut dapat berjalan dengan baik sehingga nantinya pelaksana dapat mengetahui wak tu yang tepat untuk memulai maupun mengakhirinya. Time study adalah teknik pengukuran pekerjaan dengan cara pengumpulan data berdasarkan wak tu yang dibutuhkan dengan menyelesaikan suatu pekerjaan Produktivitas rata-rata untuk pekerjaan Pembesian berdasarkan metode time study adalah 2565,473 kg/manhour, dan dioptimalkan menjadi 33774,26 kg/manhour dan berdasarkan perhitungan. Hasil analisis desain 1 diperoleh 33774,26 kg/manhour dengan menggunakan standart time pemotongan 0.002777 manhour= 10 detik. Dimana nilai dari 0.0041667 manhour= 15 detik dan 0.002777 manhour= 10 detik adalah nilai yang sudah menjadi ketetapan. Hasil 2701,9408 kg adalah selama 8 jam/hari. Berdasarakan hasil dari time study desain pemotongan yang lebih efisian (lebih cepat dan rapi) adalah desain pemotongan no 2 dengan Standard Time Pemotongan: 0.002777 manhour= 10 detik, maka: Manhour untuk time study: Pemotongan: 0.002777 x 360= 0.99972 manhour, Total manhour = 0.99972 dan Produktivitas total= berat total/total manhour,= 3376.48 kg/0.99972 manhour,= 33774,26 kg/manhour.
Kajian Tekanan Jatuh Menggunakan Software Etap 12.6.0 Pada Sistem Distribusi 20 Kv
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis jatuh tegangan adalah suatu hal yang sangat penting bagi PT. PLN (Persero) UP3 Binjai guna mengetahui kualitas suatu jaringan dan untuk meminimalisir kerugian yang terjadi akibat susut tegangan. Jatuh tegangan yang terjadi pada saluran distribusi 20k V disebabkan oleh beberapa faktor seperti panjang penghantar, jenis penghantar dan beban dari saluran distribusi 20k V tersebut. Ada beberapa cara untuk menganalisis tegangan jatuh pada jaringan distribusi 20 KV yaitu dengan cara menganalisis secara manual dengan menggunakan rumus maupun langsung dengan menggunakan bantuan software. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung besarnya tegangan jatuh dengan menggunakan cara manual dan cara bantuan software dan membandingkan hasil keduanya. Hasil dari pengamatan, pengujian dan persentase susut tegangan yang menggunakan etap 12.6 yang telah dilakukan adalah sebesar 1,66% dan hasil dengan cara manual dengan rumus adalah 1,55%. Angka itu masih termasuk batas toleransi tegangan jatuh yaitu dibawah 5%. Sehingga hasil susut tegangan pada penyulang masih baik dan tidak perlu dilakukan perbaikan karena masih terjaga keandannya. 
Perancangan Mesin Pengurai Sabut Kelapa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelapa merupakan salahsatu komoditasagribisnisyang potensialdi Indonesia.KelapamemilikiperanstrategisbagimasyarakatIndonesia,bahkantermasukkomoditisosial,mengingat produknya merupakan salah satu dari sembilan bahan pokok masyarakat. Peranstrategis itu terlihat dari total luas perkebunan kelapa di Indonesia yang mencapai 3.566 jutahektar. Komoditas ini cukup banyak ditanam di Indonesia dan menempati urutan ketiga setelahkelapasawitdankaret.melihatmanfaatsabutkelapayangbegituberpotensiuntukdikembangkan saat ini, dan akan menariksekali untuk mengadakan suatu penelitian untukmerancang mesin pengurai sabut kelapa mesin yang berfungsi untuk mengurai sabut kelapauntuk kepentingan masyarakat.Dalam perancangan mesin pengurai sabut kelapa ini, Pastinyadibutuhkan  alat-alat  ,  dalam  perancangan  mesin  yang  dibutuhkan  pensil,setip,kertas,penggaris,laptop dan aplikasi solidwork s.sebelum mendesain hal yang terbih dahulu yangperludiketahuiadalahbagian-bagianutamayangakandirancangadalahrangkabearing,poros,Mata pisau.Penahan Mata pisau,pipah besih yang dipasang kipas masuk dan kipaspembuang,saringan serbuk kelapa,tutup bawah mata pisau,tutup atas mata pisau. pully yangdigerakan,pully penggerak dan tali v,belt ,motor pengerak 7 hp langkah awal dalam merancangmesin penguraisabutkelapa iniadalah membuka jendelah aplikasisolidwork ,memilih frontyang akan digunakan dan memulai menggambar rancangan yang dibuat,dalam merancangperhatikanukurangambardanbahanjugabahanapayangdigunakanagarhasildesainsesuaidan dapat dibuat dengan baik, setelah dilakukan perancangan masing-masing komponen,langkah selanjutnya adalah Asembli atau langkah perakitan, beberapah komponen sepertikomponen rangka, bearing, poros, pipa besi dan kipas masuk. kipas pembuang, mata pisau,saringan serbuk kelapa, tutup bawah mata pisau, tutup atas mata pisau, motor penggerak,pully yang digerakan, pully penggerakdan v,belt.Setelah semua dirakit maka didapatlah hasildari proses perancangan mesin pengurai sabut kelapa dan factor keamanan pada poros danmata pisau dengan diberi beban 29.4 N. nilai Sf poros adalah 1.374 dinyatakan aman masihdibawah titik luluh Sy = 2.402 N/m2 sedangkan nilai Sf mata pisau adalah 1.132 dinyatakanamanmasihdibawahtitikluluhSy=2.827N/m2.Kelapa merupakan salahsatu komoditasagribisnisyang potensialdi Indonesia.KelapamemilikiperanstrategisbagimasyarakatIndonesia,bahkantermasukkomoditisosial,mengingat produknya merupakan salah satu dari sembilan bahan pokok masyarakat. Peranstrategis itu terlihat dari total luas perkebunan kelapa di Indonesia yang mencapai 3.566 jutahektar. Komoditas ini cukup banyak ditanam di Indonesia dan menempati urutan ketiga setelahkelapasawitdankaret.melihatmanfaatsabutkelapayangbegituberpotensiuntukdikembangkan saat ini, dan akan menariksekali untuk mengadakan suatu penelitian untukmerancang mesin pengurai sabut kelapa mesin yang berfungsi untuk mengurai sabut kelapauntuk kepentingan masyarakat.Dalam perancangan mesin pengurai sabut kelapa ini, Pastinyadibutuhkan  alat-alat  ,  dalam  perancangan  mesin  yang  dibutuhkan  pensil,setip,kertas,penggaris,laptop dan aplikasi solidwork s.sebelum mendesain hal yang terbih dahulu yangperludiketahuiadalahbagian-bagianutamayangakandirancangadalahrangkabearing,poros,Mata pisau.Penahan Mata pisau,pipah besih yang dipasang kipas masuk dan kipaspembuang,saringan serbuk kelapa,tutup bawah mata pisau,tutup atas mata pisau. pully yangdigerakan,pully penggerak dan tali v,belt ,motor pengerak 7 hp langkah awal dalam merancangmesin penguraisabutkelapa iniadalah membuka jendelah aplikasisolidwork ,memilih frontyang akan digunakan dan memulai menggambar rancangan yang dibuat,dalam merancangperhatikanukurangambardanbahanjugabahanapayangdigunakanagarhasildesainsesuaidan dapat dibuat dengan baik, setelah dilakukan perancangan masing-masing komponen,langkah selanjutnya adalah Asembli atau langkah perakitan, beberapah komponen sepertikomponen rangka, bearing, poros, pipa besi dan kipas masuk. kipas pembuang, mata pisau,saringan serbuk kelapa, tutup bawah mata pisau, tutup atas mata pisau, motor penggerak,pully yang digerakan, pully penggerakdan v,belt.Setelah semua dirakit maka didapatlah hasildari proses perancangan mesin pengurai sabut kelapa dan factor keamanan pada poros danmata pisau dengan diberi beban 29.4 N. nilai Sf poros adalah 1.374 dinyatakan aman masihdibawah titik luluh Sy = 2.402 N/m2 sedangkan nilai Sf mata pisau adalah 1.132 dinyatakanamanmasihdibawahtitikluluhSy=2.827N/m2.