cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspia@umsu.ac.id
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspia@umsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa teknik
ISSN : 28087720     EISSN : 28087720     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik (JIMT) adalah jurnal Open Access yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal ini akan menerbitkan hasil karya ilmiah mahasiswa selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini fokus kepada bidang yang sesuai dengan Program Studi yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini terbit setiap bulan Januari, Maret, Mei,Juli, November. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 266 Documents
Tinjauan Estimasi Biaya Dengan Metode Ahsp Dan Analisa Bina Marga Pada Proyek Pembangunan Jalan Transmigrasi Teget Kabupaten Bener Meriah Melani, Dea
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rencana Anggaran Biaya adalah menghitung berapa besar estimasi biaya yang akan di perlukan dalam sebuah proyek, meliputi biaya untuk bahan, alat dan upah dan biaya lainnya. anggaran biaya dalam proyek perlu diperhitungkan dengan baik agar menghasilkan nilai estimasi yang lebih efisien dan ekonomis. Dalam perencanaan anggaran biaya meliputi analisa komponen pada upah, bahan dan alat untuk menyelesaikan tiap tiap item pekerjaan. Pengembangan meliputi perencanaan dan pelaksanaan adalah dua hal yang saling terkait. Perencanaan bertumpu pada pengaturan sumber daya seperti tenaga kerja, peralatan, bahan, biaya, dan wak tu. Sedangkan pelaksanaan menyelenggarakan pembangunan agar berjalan dengan wak tu yang tepat, kualitas bangunan yang baik dengan biaya yang efisien . Untuk memperoleh keberhasilan dalam kedua hal tersebut, salah satunya adalah dengan dukungan analisis biaya yang baik. Dalam memperkirakan biaya yang dibutuhkan, perlu adanya perhitungan yang matang. Selain itu, analisis biaya tersebut harus dilakukan dengan teliti dan cermat agar suatu proyek tidak mengalami kerugian besar. Tujuan khusus adalah untuk mengetahui jenis analisa anggaran biaya yang lebih efisien dan ekonomis pada pembangunan jalan Transmigrasi Teget Kabupaten Bener Meriah, dengan metode AHSP dan Analisa Bina Marga (K) dengan hasil perbandingan hargametode AHSP yang paling efisien dan ekonomis sebesar 1.661.260.000 dan metode Bina Marga (K) sebesar 5.148.010.000 perbandingan harga antara metode AHSP dan Bina Marga (K) sebesar 0,96 %.
Kajian Besaran Hasil Pada Pembangunan Basement Rumah Sakit Regina Maris Kota Medan Fernanda, Abdullah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek adalah kegiatan sekali lewat dengan wak tu dan sumber daya terbatas untuk mencapai hasil akhir yang telah ditentukan. Metode pengendalian proyek yang digunakan adalah Metode Pengendalian Biaya dan Jadwal Terpadu (Earned Value). Survei dilakukan pada tanggal 20 November sampai dengan tanggal 09 November 2020. Pengumpulan data lebih kurang 14 hari Adapun data yang diperolah gambar detail engineering drawing (DED), RAB pekerjaan tanah basement, Kurva S pekerjaan tanah basemet dan laporan kemajuan pekerjaan. Sedangkan analisa data lebih kurang 12 (dua belas) hari. Adapun hasil yang diperoleh berupa Pada akhir peninjauan pada minggu ke-8, kinerja jadwal proyek (SPI) sebesar 0.861 lebih kecil dari 1, menunjukkan bahwa proyek mengalami keterlambatan sebesar 10,65 % dari rencana awal proyek yang direncanakan sebesar 76,72% dengan realisasi pekerjaan 66,07%. Sedangkan dari kinerja biaya, nilai CPI adalah 1,552 lebih besar dari 1 yang berarti terjadi penghematan atau biaya aktual yang lebih kecil dari pekerjaan yang sudah terlaksana. Kondisi dimana wak tu penyelesaian mengalami keterlambatan harus diantisipasi dengan memprediksi progres proyek di wak tu selanjutnya, yaitu dengan menghitung wak tu penyelesaian proyek (ECD). Perkiraan wak tu penyelesaian proyek bertambah dari 8 minggu menjadi 9 minggu. Sedangkan prediksi besarnya biaya untuk pekerjaan tersisa (ETC) adalah Rp1.744.988,96 dan biaya total proyek (EAC) sebesar Rp 3.400.204.929,96.
Kajian Kapasitas Pengelasan Plat Baja Karbon Rendah Dengan Metode Elemen Hingga Menggunakan Software (Solidworks) Ardianto, Fikri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelasan (welding) adalah salah salah satu teknik penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi dengan atau tanpa tekanan dan dengan atau tanpa logam penambah dan mengasilkan sambungan yang kontinyu. Permasalahan yang sering terjadi pada pengelasan baja ialah di temukan permasalahan defect welding diantaranya defect undercut pada bagian tepi logam las yang mengikis bagian batas antara logam induk dengan logam hasil pengelasan yang kemudian membentuk garis pemisah antara logam hasil pengelasan dengan logam induk yang di las. Permasalahan yang terjadi diatas sangat berpengaruh pada kekuatan logam yang di las. Permasalhan sesunggunya dalam penelitian ini adalah analisa kekuatan las pada plat baja karbon rendah dengan metode elemen hingga dengan simulasi yang menggunakan software solidwork sehingga memudahakan untuk mengetahui kekuatan las dari material plat baja karbon rendah. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mekanika Kekuatan Material (MKM) dan di Laboratorium Komputer Fakultas Teknik Universitas Muhammmadiyah Sumatera Utara yang beralamat di Jl. Kapten Muchtar Basri, Glugur Darat II, Kec Medan Timur., Kota Medan, Sumatera Utara. Dari penetian ini didapat hasil eksperimen 2,451E+09 N/m² dan hasil simulasi untuk tot al elemen 88481 memiliki nilai 2,454E+09 N/m², total elemen 23635 memiliki nilai 2,460E+09 N/m², total elemen 16684 memiliki nilai 2,464E+09 N/m², total elemen 16900 memiliki nilai 2,474E+09 N/m², total elemen 16475 memiliki nilai 2,478E+09 N/m², total elemen 16305 memiliki nilai 2,481E+09 N/m², total elemen 16299 memiliki nilai 2,487E+09 N/m² dan total elemen 16198 memiliki nilai 2,504E+09 N/m². Setelah diamati maka nilai rata-rata depresiasi perhitungan ialah 1,113%.
Struktur Fem Untuk Pemasangan Bollard Pada Dermaga C Pelabuhan Dumai Dengan Memakai Software Solidworks Abdur Rozak
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bollard merupakan salah satu fasilitas di dermaga sebagai tempat bertambatnya sebuah kapal, Selain itu juga berfungsi untuk mengarahkan kapal merapat ke dermaga. Bollard ditanamkan pada dermaga dan harus mampu menahan gaya tarikan kapal. Gaya tarikan kapal dikarenakan gaya akibat angin dan gaya akibat arus. Desain pada bollard harus mempertimbangkan ukuran dan material yang digunakan serta perhitungan yang akurat, agar bollard mampu menahan beban yang diberikan kapal. Kapal yang bertambat ialah jenis kapal curah kering dengan beban maksimum kapal yaitu 50.000 DWT. Pada studi kasus ini bollard di desain dengan tiga pemodelan, yaitu bollard tipe harbour, bollard tipe bitt, bollard tipe tee. dengan menggunakan material Cast Steel JIS 5101. Ketiga model tersebut diberikan gaya (Force) sebesar 82,8 Ton. Analisis yang dilakukan untuk mendapatkan nilai tegangan, displacement, faktor keamanan. Analisis ini menggunakan bantuan software Solidwork . Dari hasil analisis yang dilakukan tegangan maksimum yang didapatkan dari ketiga bollard masih berada dibawah nilai Yield strength. Maka dari itu bollard tidak mengalami deformasi plastis. Untuk nilai tegangan maksimum pada tipe bollard Harbour yaitu 183,673 N/mm2 , sedangkan untuk tipe Bitt 188,048 N/mm2 dan tipe Tee 176,618 N/mm2 . Nilai displacement maksimum yang didapatkan sebesar 1,335 mm pada tipe Harbour, tipe bitt sebesar 0,864 mm, dan pada tipe Tee 0,663 mm. Pada faktor kemanan dari ketiga model bollard dinyatakan layak digunakan. Dikarenakan hasil tersebut berada diatas nilai satu (1). Jika dibawah dari satu (≤1) maka pemodelan tersebut tidak dapat digunakan. Pada nilai faktor keamanan didapatkan tipe bollard Harbour sebesar 1,225. Sedangkan pada tipe Bitt sebesar 1,197, dan pada tipe Tee bollard sebesar 1,274. 
Tinjauan Daya Tampung Runway Bandar Udara Aek Godang Kabupaten Padang Lawas Utara Hannur Jaliko Daulay Daulay, Hannur Jaliko
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar udara atau bandar udara Aek Godang berada di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara. Yang awalnya Aek Godang dikenal sebagai bandaranya Tapanuli Selatan. Pada tahun 2007, sebagian wilayah Tapanuli Selatan bagian timur dimekarkan, yang antara lain menghadirkan Kabupaten Padang Lawas Utara dan kebetulan bandar udara Aek Godang masuk wilayah Padang Lawas Utara. Aek Godang tergolong bandara kelas III, atau bukan lagi dikatakan bandara perintis. Maskapai yang selama ini melayani sejak Juni 2016 adalah Wings Air. Dengan menggunakan pesawat baling-baling ATR 72- 600, Wings Air dating satu kali dalam satu hari dari bandara Internasional Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan metode jam operasional. Dari hasil evaluasi didapatkan kapasitas runway pada tahu pertama operasi (2016) sebesar 15 pergerakan/jam, dan pada tahun 2020 didapatkan kapasitas runway yang sama besar dari tahun sebelumnya yaitu 15 pergerakan/jam tetapi dengan pergerakan pesawat yang berbeda beda setiap tahunnya. Jadi dapat disimpulakam bahwa kapasita runway dari tahun pertama operasi (2016) hingga tahun 2020 masih tetap sama akibat belom adanya perubahan atau pengembangan yang terjadi di bandar udara aek godang kabupaten padang lawas utara.
Rancangan Dasar Mesin Pengaduk Selai Srikaya Muatan 30 Kilogram Pada Usaha Kecil Menengah (Ukm) Produksi Roti Arif, Chairul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesuai hasil survey di UKM produksi roti di daerah Berastagi, bahwa proses pemasakan dan pengaduk an selai srik aya masih dilak uk an secara manual diaduk oleh 2 orang secara bergantian. Hal ini sangat menghambat proses produksi selai srikaya karena membutuhkan wak tu relatif lama (10 kilogram/10 jam) dan proses pengadukan membutuhkan tenaga ekstra. Selain itu selai srikaya sering pecah pada saat proses pengadukan berlangsung dan tekstur akhir dari selai srikaya kurang bagus. Untuk mengatasi hal tersebut pada penelitian ini dirancang Mesin Pengaduk Selai Srikaya yang bertujuan untuk membantu proses pembuatan selai srikaya, agar lebih efektif dan efisien dalam proses pembuatan, Mesin ini didesain menggunakan software solidwork , pengadukannya menggunakan penggerak motor listrik dan pemanasan kompor LPG. Selain itu untuk mencegah terjadinya kegosongan selai srikaya, tabung pemasakan didesain model double jacket agar tidak bersentuhan langsung dengan api. Berdasarkan hasil uji kinerja mesin pengaduk selai srikaya didapatkan data sebagai berikut: 1) Kapasitas produksi 30 Kg/8 jam (sekali proses). 2) Kualitas selai srikaya hasil pemasakan tidak pecah dan tekstur selai bagus. 3) Proses pengadukan menggunakan motor listrik sehingga mudah cara pengoperasiannya dan operator tidak mudah lelah. Hasil rancang bangun Mesin pengaduk selai srikaya mempunyai spesifikasi sebagai berikut: 1) Dimensi rangka : Panjang 700 mm, Lebar 700 mm, Tinggi 1100 mm, 2) Penggerak : Motor AC 220V dengan daya 0,372 Kw V; 2800 Rpm, 3) Material pengaduk pipa SS 304 dengan ketebalan 2 mm, 4) Transmisi 1:50 jenis WPX 50 dihubungkan oleh pulley dan belt, kecepatan putar pengaduk 37,5 Rpm, 5) Dimensi tabung unit pemasak an selai srik aya dengan diameter 400 mm dan tinggi 500 mm, Kapasitas 50 Kg.
Penerapan Sensor Water Level Control Omron 61f-G1-Ap, Dalam Mengendalikan Kapasitas Air Tangki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air sangat penting dalam kehidupan, tanpa air semua makhluk hidup yang ada di bumi akan mati. Tanpa air manusia bisa kehausan , kekurangan zat air di badannya hingga mengakibatkan kematian. Untuk memasok air ketengah – tengah masyarakat masyarakat biasanya menggunakan dua alternatif. Penggunaan pompa listrik untuk kebutuhan air pada umumnya memiliki kekurangan dimana pompa listrik dapat menjadi rusak (terbakar) disebabkan kurang efisiennya penggunaan pompa yang hidup terus menerus dan tidak terkontrol. Water level control 61F-G1- Ap omron merupakan sebuah produk omron yang di desain untuk level air. Di tengah kehidupan masyarakat banyak memerlukan nya terutama di industri yang memiliki banyak tong besar seperti pabrik kelapa sawit perusahaan air mineral dan bamyak industri lain. Pada penelitian ini sensor dan motor dapat mengisi air sebesar 404 cm kubik setiap detiknya. Kemudian sensor ini dalam pengujian menunjukkan tingkat stabilistas dan sensitifitas yang tinggi. Sensor ini memiliki tingkat proteksi kepada motor yang tinggi namun biaya yang digunakan relatif mahal sehingga memungkinkan tidak cocok dipakai dirumah – rumah atau bak mandi ukuran kecil yang menggunakan motor yang kecil.
Struktur Fem Untuk Pemasangan Bollard Pada Dermaga C Pelabuhan Dumai Dengan Memakai Software Solidworks
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bollard merupakan salah satu fasilitas di dermaga sebagai tempat bertambatnya sebuah kapal, Selain itu juga berfungsi untuk mengarahkan kapal merapat ke dermaga. Bollard ditanamkan pada dermaga dan harus mampu menahan gaya tarikan kapal. Gaya tarikan kapal dikarenakan gaya akibat angin dan gaya akibat arus. Desain pada bollard harus mempertimbangkan ukuran dan material yang digunakan serta perhitungan yang akurat, agar bollard mampu menahan beban yang diberikan kapal. Kapal yang bertambat ialah jenis kapal curah kering dengan beban maksimum kapal yaitu 50.000 DWT. Pada studi kasus ini bollard di desain dengan tiga pemodelan, yaitu bollard tipe harbour, bollard tipe bitt, bollard tipe tee. dengan menggunakan material Cast Steel JIS 5101. Ketiga model tersebut diberikan gaya (Force) sebesar 82,8 Ton. Analisis yang dilakukan untuk mendapatkan nilai tegangan, displacement, faktor keamanan. Analisis ini menggunakan bantuan software Solidwork. Dari hasil analisis yang dilakukan tegangan maksimum yang didapatkan dari ketiga bollard masih berada dibawah nilai Yield strength. Maka dari itu bollard tidak mengalami deformasi plastis. Untuk nilai tegangan maksimum pada tipe bollard Harbour yaitu 183,673 N/mm2 , sedangkan untuk tipe Bitt 188,048 N/mm2 dan tipe Tee 176,618 N/mm2 . Nilai displacement maksimum yang didapatkan sebesar 1,335 mm pada tipe Harbour, tipe bitt sebesar 0,864 mm, dan pada tipe Tee 0,663 mm. Pada faktor kemanan dari ketiga model bollard dinyatakan layak digunakan. Dikarenakan hasil tersebut berada diatas nilai satu (1). Jika dibawah dari satu (≤1) maka pemodelan tersebut tidak dapat digunakan. Pada nilai faktor keamanan didapatkan tipe bollard Harbour sebesar 1,225. Sedangkan pada tipe Bitt sebesar 1,197, dan pada tipe Tee bollard sebesar 1,274.  Kata Kunci: bollard, tegangan, displacement, Faktor keamanan.
Rancangan Dasar Mesin Pengaduk Selai Srikaya Muatan 30 Kilogram Pada Usaha Kecil Menengah (Ukm) Produksi Roti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesuai hasil survey di UKM produksi roti di daerah Berastagi, bahwa proses pemasakan dan pengadukan selai srikaya masih dilakukan secara manual diaduk oleh 2 orang secara bergantian. Hal ini sangat menghambat proses produksi selai srikaya karena membutuhkan waktu relatif lama (10 kilogram/10 jam) dan proses pengadukan membutuhkan tenaga ekstra. Selain itu selai srikaya sering pecah pada saat proses pengadukan berlangsung dan tekstur akhir dari selai srikaya kurang bagus. Untuk mengatasi hal tersebut pada penelitian ini dirancang Mesin Pengaduk Selai Srikaya yang bertujuan untuk membantu proses pembuatan selai srikaya, agar lebih efektif dan efisien dalam proses pembuatan, Mesin ini didesain menggunakan software solidwork, pengadukannya menggunakan penggerak motor listrik dan pemanasan kompor LPG. Selain itu untuk mencegah terjadinya kegosongan selai srikaya, tabung pemasakan didesain model double jacket agar tidak bersentuhan langsung dengan api. Berdasarkan hasil uji kinerja mesin pengaduk selai srikaya didapatkan data sebagai berikut: 1) Kapasitas produksi 30 Kg/8 jam (sekali proses). 2) Kualitas selai srikaya hasil pemasakan tidak pecah dan tekstur selai bagus. 3) Proses pengadukan menggunakan motor listrik sehingga mudah cara pengoperasiannya dan operator tidak mudah lelah. Hasil rancang bangun Mesin pengaduk selai srikaya mempunyai spesifikasi sebagai berikut: 1) Dimensi rangka : Panjang 700 mm, Lebar 700 mm, Tinggi 1100 mm, 2) Penggerak : Motor AC 220V dengan daya 0,372 Kw V; 2800 Rpm, 3) Material pengaduk pipa SS 304 dengan ketebalan 2 mm, 4) Transmisi 1:50 jenis WPX 50 dihubungkan oleh pulley dan belt, kecepatan putar pengaduk 37,5 Rpm, 5) Dimensi tabung unit pemasakan selai srikaya dengan diameter 400 mm dan tinggi 500 mm, Kapasitas 50 Kg.  Kata Kunci : Rancang Bangun, Pengaduk Selai Srikaya, Solidwork, Double Jacket Tank.
Rancangan Rotor Turbin Angin Savonius Dengan Kapasitas Maximum 300 Watt Anggara, Denu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 3, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik sangat diperlukan untuk kehidupan sehari-hari, begitu banyak penggunaan energi listrik menimbulkan kekhawatiran akan timbulnya krisis energi yang disebabkan menipisnya bahan bakar fosil. Belawan merupakan salah satu kota di provinsi Sumatera Utara yang memiliki potensi angin yang cukup banyak, kurangnya pemanfaatan energi angin dikalangan masyarakat membuat angin terbuang sia sia begitu saja. Adapun dilakukan penelitian ini untuk memanfaatkan energi angin yang terbuang menjadi energi listrik dengan cara pembuatan rotor turbin angin savonius, turbin angin yang dibuat terdiri dari 6 sudu atau bisa juga disebut 3 sudu bertingkat. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu kecepatan angin tertiggi terjadi pada tanggal 11 April 2020 di siang hari dengan besar kecepatan 5,43 m/s dengan besaran tegangan 14,6 volt. Kecepatan angin terendah terjadi pada tanggal 12 April 2020 di pagi hari dengan besar 0,72 m/s dan besar tegangan 1,5 volt. Dan koefisien daya tertinngi yaitu sebesar 1,6 dan terendah 0,02.