cover
Contact Name
Heru Suwardianto
Contact Email
chakrabrahmandalentera@gmail.com
Phone
+6285733878003
Journal Mail Official
chakrabrahmandalentera@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perdana. Kwadungan, Ngasem, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
ISSN : 29628245     EISSN : 29627133     DOI : 10.55018
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran (JAKK), Prefix DOI: 10.55018, e-ISSN: 2962-7133, p-ISSN: 2962-8245, diterbitkan oleh Lembaga Chakra Brahmanda Lentera adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari disiplin ilmu Kesehatan dan Kedokteran yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JAKK merupakan dari hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat terbaru, dan aplikatif dan bermanfaat terhadap kesehatan di masyarakat. JAKK menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset kesehatan dan kedokteran yang dapat diterapkan di masyarakat dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis kesehatan dan kedokteran kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan. Penerbitan Bulan Pertama di Bulan Juli dan Januari. Tujuan jurnal adalah untuk menyebarluaskan publikasi ilmiah dalam pengabian kepada masyarakat yang dapat menjadi reverensi dan bahkan dapat menjadi bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan kesehatan dan kedokteran yang dapat diterapkan dan dirasakan langsung kepada masyarakat. Fokus jurnal ini pada rumpun keilmuan kesehatan dan kedokteran. Scope jurnal yang diterima diantaranya: Kesehatan Masyarakat, Kedokterani, Keperawatan, Kebidanan, Gizi dan Ilmu Pangan, Kesehatan Lingkungan, Farmasi dan Biomedik, Rekam Medis, Administrasi Rumah Sakit dan Kebijakan Kesehatan (ARS), Fisioterapi dan Terapi Modalitas Komplementer.
Articles 111 Documents
Analisis Ketepatan Kodefikasi Penyakit Berdasarkan Pengetahuan Petugas Kesehatan: Analysis of Disease Coding Accuracy Based on Healthcare Workers’ Knowledge Soraya, Soraya; Adawiyah, Rabiatul; Heriyadi, M.; Cantika, Rahardina Dwi
Jurnal Abdi Keperawatan dan Kedokteran Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/jakk.v5i1.165

Abstract

Accurate disease coding is a crucial component of health information systems, as it plays an essential role in morbidity data compilation, healthcare service reporting, insurance claim processes, and decision-making in healthcare facilities. With the increasing demand for accurate health data, proper disease coding has become increasingly important, including at the Brimob Clinic of the South Kalimantan Regional Police, which provides healthcare services for police personnel and their families. Inaccurate diagnostic coding may lead to errors in case documentation, administrative delays, and potentially compromise the quality of health program planning and evaluation. Therefore, this study aimed to analyze the accuracy of disease coding and examine the role of healthcare workers’ knowledge as a determining factor. This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The respondents were healthcare workers directly involved in diagnostic documentation and disease coding at the Brimob Clinic of the South Kalimantan Regional Police. The independent variable was healthcare workers’ knowledge of disease coding based on ICD-9 and ICD-10, while the dependent variable was the accuracy of disease coding. Data were collected using a standardized knowledge questionnaire and medical record document audits to assess the consistency between medical diagnoses and the assigned disease codes. The results showed that healthcare workers’ knowledge levels varied, and discrepancies between medical diagnoses and recorded disease codes were still identified. Statistical analysis using the Spearman rho test revealed a significant association between healthcare workers’ knowledge and the accuracy of disease coding, indicating that higher knowledge levels were associated with more accurate diagnostic coding. This study concludes that healthcare workers’ knowledge plays a vital role in ensuring accurate disease coding. These findings imply the need for continuous coding training and the development and implementation of clear standard operating procedures (SOPs) to improve coding accuracy. Enhancing disease coding quality is expected to support accurate medical record documentation and strengthen health program management at the Brimob Clinic of the South Kalimantan Regional Police.

Page 12 of 12 | Total Record : 111