cover
Contact Name
Adhe Anniza
Contact Email
lppm.stikesicsada@gmail.com
Phone
+628979004327
Journal Mail Official
lppm.stikesicsada@gmail.com
Editorial Address
Jln. Dr Wahidin No. 68 A Kepatihan Bojonegoro
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
ISSN : 24076309     EISSN : 25499327     DOI : https://doi.org/10.37413/jmakia.v12i1
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA adalah jurnal yang diterbitkan oleh LPPM ISTeK Insan Cendekia Husada Bojonegoro. Jurnal ini Fokus pada Ilmu Kesehatan yang meliputi: Ilmu keperawatan, Kebidanan. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus.
Articles 332 Documents
Pengaruh Suplementasi Probiotik terhadap Diare Akibat Kemoterapi pada Pasien Kanker: Meta-Analisis Najwa Firda Herdiana
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 16 No 2 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/gw4kby47

Abstract

Kanker adalah penyakit yang kasusnya terus meningkat di seluruh dunia. Salah satu pengobatan utama kanker adalah kemoterapi, namun kemoterapi sering menyebabkan efek samping pada saluran pencernaan, terutama diare, yang berdampak pada kualitas hidup serta kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan. Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang dapat menjaga keseimbangan bakteri dalam usus, memperkuat dinding usus, dan membantu sistem imun, sehingga diduga dapat membantu mengurangi diare akibat kemoterapi. Meta-analisis ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian probiotik dalam mengurangi kejadian diare pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Pencarian literatur dilakukan dan enam studi dengan total 363 pasien dimasukkan dalam analisis. Studi tersebut mencakup pasien dengan kanker saluran pencernaan, paru-paru, payudara, kolorektal, serviks, dan leukemia. Hasil analisis menggunakan Risk Ratio (RR) dengan model random effects menunjukkan bahwa pasien yang mendapat probiotik lebih besar kemungkinannya untuk tidak mengalami diare dibandingkan kelompok kontrol (RR = 1,42; 95% CI: 1,14–1,77; p = 0,002), meskipun ditemukan perbedaan yang cukup besar antar studi (I² = 58,4%; p = 0,035). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa probiotik berpotensi menjadi terapi pendamping yang bermanfaat untuk mengurangi diare pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi.
PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP DISMENOREA PRIMER PADA REMAJA PUTRI KELAS 7 DI SMP SULTAN AGUNG SLEMAN Nendhi Wahyunia Utami; Fatimah Dewi Anggraeni; Nala Izatun Nisa
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 16 No 2 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/prsd3985

Abstract

Latar Belakang: Dismenorea primer merupakan nyeri menstruasi tanpa kelainan ginekologis yang sering dialami oleh remaja putri. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas belajar, konsentrasi, hingga kehadiran di sekolah. Salah satu alternatif nonfarmakologis yang aman dan efektif untuk meredakan nyeri adalah kompres hangat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea primer pada remaja putri kelas 7 di SMP Sultan Agung Sleman. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 18 siswi kelas 7 yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan dengan mengaplikasikan kompres hangat menggunakan bantal elektrik bersuhu ±38°C selama 20 menit. Tingkat nyeri diukur sebelum (hari ke-1 menstruasi) dan sesudah intervensi (hari ke-3 menstruasi) menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji parametrik Paired Sample t-Test. Hasil: Rata-rata (mean) skala nyeri sebelum intervensi adalah 2,11 (kategori nyeri sedang), dengan rincian 22,2% nyeri ringan, 44,4% nyeri sedang, dan 33,3% nyeri berat. Setelah intervensi kompres hangat, rata-rata skala nyeri turun menjadi 1,39 (kategori nyeri ringan), dengan rincian 61,1% nyeri ringan, 38,9% nyeri sedang, dan 0% nyeri berat. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai t = 5,333 dan p-value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea primer pada remaja putri kelas 7 di SMP Sultan Agung Sleman. Kompres hangat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis mandiri yang efektif di lingkungan sekolah maupun rumah.