cover
Contact Name
-
Contact Email
riptek@semarangkota.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
riptek@semarangkota.go.id
Editorial Address
Jl. Pemuda No. 148 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Riptek
ISSN : 19788320     EISSN : 27163482     DOI : https://doi.org/10.35475/riptek
The journal provides a forum for publishing the original research articles, review articles, and short communication articles related to urban development in Semarang City.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2021)" : 10 Documents clear
KELITBANGAN DALAM PEMBANGUNAN BIDANG EKONOMI KOTA SEMARANG Prihadi Nugroho; Samsul Ma’rif; Novita Rohmana Putri
Jurnal Riptek Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.001 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v15i2.133

Abstract

Misi pembangunan bidang ekonomi Kota Semarang menyebutkan bahwa pembangunan ekonomi dilakukan berdasarkan riset dan inovasi. Hal ini selaras dengan paradigma pembangunan ekonomi yang saat ini telah berorientasi pada knowledge- based economy yaitu pengetahuan dan budaya inovasi menjadi motor penggerak perekonomian. Dalam pencapaian misi pembangunan bidang ekonomi, Kota Semarang menghadapi berbagai permasalahan di antaranya berupa penurunan laju pertumbuhan ekonomi (LPE) dari 6,89% pada tahun 2019 menjadi minus 1,61% pada tahun 2020 dan pencapaian indeks daya saing daerah (IDSD) yang tidak signifikan. Selain itu, akibat pandemi Covid-19, perekonomian daerah mengalami perlambatan akibat terganggunya aktivitas-aktivitas ekonomi sejumlah sektor usaha. Kesenjangan (gap) antara hasil kinerja pada aspek ekonomi dan apa yang telah direncanakan sebelumnya oleh pemerintah lewat berbagai standar capaian yang ditetapkan menyebabkan munculnya permasalahan dalam mencapai misi pembangunan bidang ekonomi. Kegiatan kelitbangan dibutuhkan untuk mendukung pencapaian indikator-indikator kinerja pembangunan ekonomi Kota Semarang ini. Oleh karena itu, diperlukan kajian strategis kelitbangan yang diharapkan dapat menjadi jembatan antara penelitian menuju kebijakan (bridging research to policy) serta menjadi upaya implementasi kebijakan berbasisi bukti evidence based policy dalam pemerintahan Kota Semarang. Secara spesifik, kajian ini disusun dengan tujuan untuk menyusun arahan kegiatan kelitbangan di bidang ekonomi yang mendorong pencapaian visi dan misi RPJMD Kota Semarang 2021-2026. Kajian ini menggunakan metode penelitian campuran (mixed method) yaitu menggabungkan antara metode kuantitatif dan kualitatif. Kajian menghasilkan 49 usulan tema kelitbangan dengan jenis kegiatan berupa penelitian, pengembangan, dan evaluasi kebijakan. Kajian ini memiliki temuan bahwa dalam penyusunan usulan judul tema kelitbangan perlu memerhatikan indikator kinerja dan prioritas program yang mendukung tiap sasaran rencana pembangunan. Hal ini berkaitan dengan upaya agar tema kelitbangan yang diusulkan tepat sasaran dalam pencapaian indikator kinerja dalam misi bidang ekonomi. 
ANALISIS KETERLAKSANAAN PERENCANAAN DAN PROSES KEGIATAN PEMBELAJARAN PRAKTIK DI SMK SELAMA PANDEMIC COVID 19 Dina Prasetyowati; Intan Indiati; Azzah Nayla
Jurnal Riptek Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.101 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v15i2.121

Abstract

Pandemi Covid-19 adalah krisis kesehatan yang melanda hampir diseluruh penjuru dunia. Pandemi ini berdampak pada berbagai bidang, salah satunya di pendidikan. Pendidikan menengah di SMK menjadi salah satu jenjang yang kesulitan beradaptasi selama pandemic Covid-19. Hal tersebut dikarenakan pelajaran di SMK mengedepankan praktik yang memerlukan peralatan dan perlengkapan yang di Sebagian besar kasus hanya tersedia di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana keterlaksanaan perencanaan dan proses kegiatan pembelajaran praktik di SMK selama pandemic Covid 19 dengan Analisa SWOT. Metode pada penelitian ini adalah kualitatif, dengan analisa menggunakan pendekatan matriks SWOT untuk merumuskan strategi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran praktik di SMK selama pandemic Covid 19. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa SMK di Semarang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner secara online dalam bentuk Google Form dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil analisis SWOT diperoleh empat rumusan alternatif strategi yaitu Strategi Strength-Opportunities(SO), Weaknesses–Opportunities (WO), Strength–Threats (ST), dan Weaknesses–Threat (WT) yang mencakup peningkatan kualitas dari segi metode pembelajaran praktik (pemberian modul, e-learning dan video tutorial), sarana prasarana (kuota internet), SDM (motivasipeserta) dan penyederhanaan kurikulum untuk pelajaran praktikum sehingga berfokus pada praktikum yang esensial dan konstektual. Sehingga dapat disimpulkan bahwa analisis SWOT pada pembelajaran praktikum selama pandemic covid 19 dapat dijadikan sebagai masukan dalam peningkatan kualitas pembelajaran praktikum bagi penyelenggara, peserta didik dan Institusi terkait dalam menunjang keberhasilan pembelajaran praktik di SMK selama pandemic Covid 19.
KAJIAN STRATEGIS KELITBANGAN BIDANG INFRASTRUKTUR DAN PENGEMBANGAN WILAYAH KOTA SEMARANG TAHUN 2021-2026 Rukuh Setiadi; Reny Yesiana; Fadjar Hari Mardiansjah; Savira Nur Afifah Kusuma Putri
Jurnal Riptek Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.923 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v15i2.128

Abstract

Infrastructure development is very important in development of a city or region , like in Semarang City. It aims to improve possibilities and the ease in doing activities as  well as to overcome problems that occur to reach sustainable development. Research as input for evidence—based policy formulatin is one of the important steps to improve infrastructure and regional development . This study aims to strategically examine  infrastructure and regional development in Semarang City between 2021-2026. The results are composed in a roadmap for research, development, and policy evaluation activities for the institution in the Semarang City Government in the field of infrastructure and regional development that should be held in 2021-2026. The research used a mix method, which includes content analysis techniques, descriptive comparisons, gaps mapping, setting priorities, and roadmap formulation. The Final Draft of the RPJMD for the City of Semarang for 2021-2026 is the basic data of proposals and prioritis for the implementation of R&D activities. The main data analyzed are data on research, development, and evaluation activities that have been carried out by the city’s service institution in the field of infrastructure and regional development in 2016-2021. In addition, some proposed themes from the strategic study conducted in 2016 was also used as a consideration in formulating the proposed thematic activities. There are 35 proposed thematic activities  that are formulated, each proposal is given a direction on implementation priorities, directives for the person in charge, as well as for instructions for the form of implementation consisting of self-management and grants. The instruction of the proposed R&D theme is expecting to be a reference for regional institution in the field of infrastructure and regional development in carrying out R&D activities that can support the achievement of the vision and mission of the City of Semarang in 2021-2026.
PENDEKATAN EKO-SOSIO SISTEM DALAM PENGELOLAAN POTENSI BANJIR KOTA SEMARANG Bambang Sudarmanto; Imam Rofii
Jurnal Riptek Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.459 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v15i2.134

Abstract

The diversity and density of vegetation is key in managing flood throughout the watershed, especially in the central and downstream regions. Measures of vegetation diversity and density that can be used are the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) which is a measure of vegetation greenness (chlorophyll levels), Normalized Difference Water Index (NDVI) to measure vegetation wetness levels, and soil adjusted vegetation index (SAVI) for low canopy vegetation cover. For watersheds that stretch long to downstream or coastal areas, the measure of land diversity needs to be supplemented by using the Normalized Difference Built-Up Index (NDBI) indicator that is useful for land use planning. Information on this vegetation index can be obtained by processing a satellite imagery map. The benefits of processing vegetation indexes in watershed management are becoming increasingly important in the era of climate change, especially with regard to efforts to harmonization of relationships between environmental elements that include the diversity of the interests of the resident population. That's why this research was done in order to find the link between natural factors including the impacts of climate change and humans. The test began by looking for changes in the ND VI, ND WI, SA VI, and NDBI indexes from the last 5 years with the Global Indicator Spatial Association (GISA) analysis using Moran's I Global Index followed by looking for the association with the pattern of population change and the percentage of the area of the settlement. The results showed a link between Moran's I Global Index change pattern of population change and the spread of residential developments. The tendency of the distribution of this settlement area is an important point in analyzing the influence of its dispersal patterns in a watershed so that the continued impact of potential erosion, sedimentation, and flooding triggered that will be the main consideration in watershed management. 
PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DALAM PENENTUAN KESESUAIAN LOKASI SARANA PENDIDIKAN MENENGAH DI KECAMATAN MIJEN Iin Choirunnisa; Intan Muning Harjanti
Jurnal Riptek Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1177.324 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v15i2.122

Abstract

Mijen District based on Semarang City Regional Regulation Number 14 of 2011 concerning Spatial Planning for Semarang City 2011-2031 is one of the educational areas in Semarang City which is planned to further develop vocational education facilities into favorite educational facilities. Education is an important aspect in the development of people's lives because it is the basis for the development of a constructive and creative mindset. The population that continues to increase needs to be balanced with the optimization of the function of public service facilities, one of which is education. To make Mijen District have superior secondary education facilities, it is necessary to fulfill the need for education in Mijen District, one of which is by paying attention to the location of education. Location of educational facilities that are safe, comfortable, strategic, and easily accessible is one of the important factors that excellent educational facilities must have. Therefore, it is necessary to identify the suitability of the location for secondary education facilities in Mijen District by taking into account factors such as area function, disaster-prone, accessibility, and service coverage. This analysis uses quantitative research methods with geographic information system tools in the form of scoring, overlay and network analysis. Geographic information systems can be used to identify the suitability of the location of secondary education facilities. The application of geographic information systems supported by further studies such as identification of demand and availability of educational facilities as well as the hierarchy of services can play a role in determining the location of appropriate and targeted secondary education facilities. 
KAJIAN PEMETAAN POTENSI MATA AIR DI KOTA SEMARANG Nana Kariada Tri Martuti; Margareta Rahayuningsih; Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq
Jurnal Riptek Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.424 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v15i2.130

Abstract

Ketersediaan air merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat, karena hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap dinamika ekonomi pada sektor pertanian, perikanan, industri, perdagangan, transportasi, energi, pariwisata, dan lain sebagainya. Keberadaan mata di Kota belum teridentifikasi secara menyeluruh, sehingga belum dapat termanfaatkan dan terawat dengan baik. Oleh karena itu perlu dilakukan pemetaan mata air yang ada beserta potensinya, sehingga dapat dilakukan konservasi untuk menjaga keberlajutannya. Tujuan Penelitian ialah mengidentifikasi dan memetakan potensi serta ancaman mata air di Kota Semarang. Ruang lingkup Kajian Potensi Mata Air ini meliputi seluruh wilayah Kota Semarang yang terfokus pada Kecamatan Gunungpati, Mijen, Banyumanik, dan Candisari. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan deskriprif kuantitatif, di mana pendekatan deskriptif digunakan untuk mengidentifikasi kondisi dan pemanfaatan sumber mata air di lokasi penelitian. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis spasial, hidrologis,. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi adanya 139 mata air, yang secara umum memiliki kualitas baik, meskipun debitnya relatif rendah. Pemanfaatan sebagian mata air tersebut yang digunakan sebagai sumber air minum dan mencukupi kebutuhan air domestik. Selanjutnya pemanfaatan mata air juga digunakan untuk mendukung kegiatan pertanian. Ancaman mata air di Kota Semarang, perubahan penggunaan lahan, hilangnya vegetasi pelindung dan resapan, pencemaran lingkungan, pembuatan sumur bor di sekitar mata air, erosi dan longsor karena tanah tidak stabil yang mengakibatkan mata air tertutup tanah. 
KAJIAN STRATEGIS KELITBANGAN BIDANG SOSIAL, BUDAYA, DAN PEMERINTAHAN KOTA SEMARANG TAHUN 2021-2026 Mada Sophianingrum; Jawoto Sih Setyono; Bintang Septiarani; Melisa A Manurung
Jurnal Riptek Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1121.419 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v15i2.123

Abstract

Kajian ini dilakukan dengan tujuan untuk menyusun roadmap dan arahan kegiatan penelitian, pengembangan, dan evaluasi kebijakan bagi OPD di Pemerintahan Kota Semarang khususnya pada  bidang sosial, budaya, dan pemerintahan tahun 20212026. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif , komparasi, analisis gap, dan analisis prioritas. Rancangan Akhir RPJM Kota Semarang tahun 2021-2026 menjadi acuan penyusunan usulan dan arahan prioritas pelaksanaan kegiatan kelitbangan. Adapun data utama yang dianalisis pada penelitian ini yaitu data kegiatan, penelitian, pengembangan dan evaluasi yang telah dilakukan oleh 21 OPD di bidang sosial, budaya, dan pemerintahan pada tahun 20162021. Selain itu, usulan tema dari kajian strategis yang telah dilakukan pada tahun 2016 juga digunakan sebagai pertimbangan dalam menyusun usulan tema kelitbangan. Data penelitian yang berhasil dihimpun dari semua OPD kemudian dikelompokkan berdasarkan bidang urusan yang kemudian disandingkan dengan Cascading RPJMD Kota Semarang 2021-2026. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, terdapat 45 usulan tema kegiatan kelitbangan. Setiap usulan telah diberi arahan prioritas pelaksanaan, penanggungjawab utama dan pendukung, serta arahan bentuk pelaksanaan yang terdiri dari swakelola dan hibah. Arahan usulan tema kelitbangan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi 21 OPD bidang sosial, budaya, dalam melakukan kegiatan penelitian, pengembangan, dan evaluasi kebijakan yang dapat mendukung tercapainya visi dan misi Kota Semarang pada tahun 2021-2026.
KAJIAN KESIAPAN (E-READINESS) KECAMATAN DALAM PENERAPAN E-GOVERNMENT KOTA SEMARANG Suwito Eko Pramono
Jurnal Riptek Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.426 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v15i2.131

Abstract

The climate of Semarang that caracterized by dry and hot temperature,low humidity causes the use of air conditioning system in the residential building to obtain indoor thermal comfort. The rise of electricity rate will give a significant effect to the society, the strategy of domestic electricity consumption to be more effeicient is needed. The Government must make a policy as the Goverment Goodwill to realize the attention of electricity consumption efficiency as the experience of the neighbouring country, Malaysia. The efficiency of elecricity consumption was applied in the vision of City in the Garden. It is the government obligation to exemplify the pattern of energi saving to solve the issueof energi crisis. Related previous studies proved building design caused a squanderring of electricity consumption that harmed the environment. One of environmental friendly elements on building design is the application of greenwall.The initial experiment of this study carried out by creeping the plant up the wall of building model. The temperatur of building walls was hourly measured along the day. The result of this study found that creeped plant up the wall building decrease 20C of the indoor temperature. The application of greenwall showed the indoor temperature was lower the outdoor. The second result found that the decrease of indoor temperature was also influence by the planted area. The most effective place of the planted area is in middle of vertical wall. 
KAJIAN STRATEGIS PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF YANG INKLUSIF DAN BERKELANJUTAN DI KOTA SEMARANG Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti; Margunani Margunani; Yozi Aulia Rahma; Nurjannah Rahayu Kristanti; Fauzul Adzim
Jurnal Riptek Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.829 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v15i2.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model strategi pengembangan ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data sekunder diperoleh dari pemerintah daerah Kota Semarang dari SKPD terkait maupun BPS. Sedangkan data primer diperoleh dari survei dan Focus Group Discussion (FGD), sedangkan data sekunder terkait dengan capaian ekonomi kreatif di Kota Semarang. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mendesain model pengembangan ekonomi kreatif sebagai alternatif pendekatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian dapat disimpulkan bahwa Industri kreatif di Kota Semarang terus mengalami perkembangan secara signifikan. Dari 17 subsektor, Kota Semarang memiliki lima sub sektor utama Ekonomi Kreatif, yaitu kuliner (81,93 %), music (9,67%), kriya (1,83 %), seni pertunjukkan (1,64 %) dan fashion (1,17 %), Tiga subsektor andalan seperti kuliner, kriya, dan fashion masih sangat menjanjikan karena permintaan yang masih tinggi. Beberapa komponen strategis perlu dikembangkan untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan meliputi kemudahan perizinan, efisiensi dan efektifitas penganggaran dan lainnya. Kemudian perlu adanya optimalisasi pelatihan-pelatihan yang diberikan kepada para pelaku ekraf secara merata dan meningkatkan kolaborasi dengan stakeholder lainnya. Untuk meningkatkan kualitas produk ekraf, maka harus ada pendampingan dan penjaminan mutu produk agar diterima dipasar.  Sedangkan dari komponen pemasaran, maka perlu adanya inovasi pemasaran digital. Dalam upaya meningkatkan perkembangan ekonomi kreatif di Kota Semarang, maka perlu optimalisasi peran masing-masing stakeholder baik akademisi sebagai peneliti, pemerintah sebagai regulator dan fasilitator, swasta sebagai investor dan inisiator, masyakat sebagai pelaku dan konsumen, maupun media sebagai mediator dan publisher.
KAJIAN INVESTASI KOTA SEMARANG Fauzia Berliani Safitri; Wiwandari Handayani; Artiningsih Artiningsih
Jurnal Riptek Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.822 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v15i2.132

Abstract

Semarang City is designated as the fifth largest metropolitan city in Indonesia as well as the capital of Central Java Province. The average investment in Semarang City from 2014 to 2019 increased by 55% annually. Investors are interested in investing because Semarang City has a strategic and conducive location, is easily accessible, has a complete supporting infrastructure, there are several improvements aimed at improving the economy and having administrative guarantees. But by 2020 Semarang City experienced negative economic growth until it reached -1.61 due to the emergence of the COVID-19 pandemic. This caused Semarang to not reach its investment target by 2020. The fall in the pace of economic growth in 2020 caused the Semarang City Government to focus on stabilizing even improving the city's economy in 2021 and beyond. One of them is to increase investment activities in Semarang City. Based on content analysis in some of the supporting literature of this study, it can be known that the Semarang City Government in general needs to optimize adequate licensing, governance, human resources, databases and basic infrastructure. The government also needs to implement a climate of collaborative learning by involving the community, carrying out city rebranding activities and strengthening investment promotion through further study. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10