cover
Contact Name
Kholisussa'di
Contact Email
kholisussakdi@undikma.ac.id
Phone
+6287863548098
Journal Mail Official
kholisussakdi@undikma.ac.id
Editorial Address
Jalan Pemuda No. 59 A Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal
ISSN : 24425842     EISSN : 29629306     DOI : Prefix 10.33394
Jurnal Transformasi (JTNI) : Jurnal Pengembangan Pendidikan Non-Formal Informal is scientific journal published by Program StudI Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA). It has been published since 2016. JTNI contains scientific articles from research and critical review in Education, Teaching and Learning which include : Educational Non Formal Informal, Community Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 402 Documents
EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN PEMBUATAN ABON IKAN TERHADAP PENGEMBANGAN POTENSI LOKAL (LOKAL GENIUS) DALAM PENDIDIKAN KELUARGA DI MASYARAKAT PESISIR DUSUN KARANG TELAGA BATU LAYAR LOMBOK BARAT TAHUN 2020 Hidayanti, Nurul Oktia; Sa'di, Kholisus
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 6, No 1 (2020): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.171 KB) | DOI: 10.33394/jtni.v6i1.2979

Abstract

Abstrak: Masalah dalam penelitian ini masih banyak masyarakat dusun Karang Telaga tidak adanya minat dan atau kemampuan untuk membuat inovasi yang mampu mengolah atau memanfaatkan hasil laut yang ada. Efektivitas Program Pelatihan Pembuatan Abon Ikan Terhadap Pengembangan Potensi Lokal (Lokal Genius) Dalam Pendidikan Keluarga Di Masyarakat Pesisir Dusun Karang Telaga Batu Layar Lombok Barat Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian evaluative dengan pendekatan kuantitatif, adapun model evaluasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah evaluasi model CIPP (context,input, process dan product) dengan populasi sebanyak 20 ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam program pelatihan pembuatan abon ikan. Pengumpulan data dengan menggunakan angket sebagai metode utama, observasi dan dokumentasi sebagai metoode pelengkap. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, sedangkan teknik analisis data yang diguankan dalam penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif dengan Rumus Persentase. Jawaban responden setelah diananlisis kemudian diinterpretasi melalui tabel interpretasi untuk mendapatkan nilai efektivitas program. Hasil penelitian ini menyatakan untuk keempat komponen efektivitas program mendapat nilai sangat efektif dan efektif dengan nilai persentase yang berbeda di antara empat komponen tersebut. Komponen context mendapat persentase sebesar 86,8%, komponen input mendapat nilai persentase sebesar 74,9%, komponen process mendapat nilai persentase sebesar 76,9%, dan  komponen product mendapat nilai prosentase sebesar 74,8% dan nilai Rata-rata dari  4 komponen di atas yaitu 78,4%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa “Efektivitas Program Pelatihan Pembuatan Abon Ikan Terhadap Pengembangan Potensi Lokal (Lokal Genius) Dalam Pendidikan Keluarga Di Masyarakat Pesisir Dusun Karang Telaga Batu Layar Lombok Barat Tahun 2019 telah berjalan dengan efektif.Kata Kunci : Efektivitas, Program Pelatihan Pembuatan Abon Ikan Abstract: The problem in this research is that there are still many people in Karang Telaga sub-village who lack interest and or ability to make innovations that are able to process or utilize existing sea products. The Effectiveness of the Training Program for Making Fish Floss Against the Development of Local Potential (Local Genius) in Family Education in the Coastal Communities of Karang Telaga Batu Layar, West Lombok in 2019. This study is an evaluative study with a quantitative approach, while the evaluation model used in this study is an evaluation model CIPP (context, input, process and product) with a population of 20 housewives who are members of a training program to make shredded fish. Data collection using a questionnaire as the main method, observation and documentation as a supplementary method. The instrument used in this study was a questionnaire, while the data analysis technique used in this study used descriptive data analysis with the Percentage Formula. Respondents' answers after being analyzed are then interpreted through the interpretation table to get the value of program effectiveness. The results of this study stated that for the four components of program effectiveness, the scores were very effective and effective with different percentage values among the four components. The context component gets a percentage of 86.8%, the input component gets a percentage value of 74.9%, the process component gets a percentage value of 76.9%, and the product component gets a percentage value of 74.8% and an average value of 4 the above component is 78.4%. Thus, it can be concluded that "The Effectiveness of the Training Program for Making Shredded Fish Against the Development of Local Potential (Local Genius) in Family Education in the Coastal Communities of Karang Telaga Batu Layar Village, West Lombok in 2019 has been running effectively.Keywords: Effectiveness, Fish Abon Making Training Program
HUBUNGAN PENGELOLAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR ANAK (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR BUAH HATI GOMONG MATARAM) Herlina, Herlina
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 7, No 2 (2021): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.283 KB) | DOI: 10.33394/jtni.v7i2.4887

Abstract

Abstrak. Motivasi merupakan salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan belajar yang berfungsi untuk menimbulkan, mendasari, dan mengarahkan pembuatan belajar. Motivasi tidak hanya berpengaruh terhadap hasil belajar, tetapi juga terhadap proses belajar.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Hubungan pengelolaan kegiatan pembelajaran terhadap motivasi belajar anak (studi kasus pada lembaga bimbingan belajar buah hati Gomong Mataram)”. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah “Untuk Mengetahui bagaimana hubungan pengelolaan kegiatan pembelajaran terhadap motivasi belajar anak (studi kasus pada lembaga bimbingan belajar buah hati anak di Gomong Mataram”. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner/angket, dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang  digunakan adalah analisis statistik dengan menggunakan rumus koefisien korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini, diperoleh nilai  rhitung sebesar 0,827 selanjutnya nilai tersebut dikonsultasikan dengan nilai rtabelpada taraf signifikasi 5% dengan N=35 diperoleh nilai sebesar 0,334. Kenyataan tersebut menunjukkan bahwa rhitung lebih besar dari rtabel atau 0,535>0,334 maka hasil analisis data dalam penelitian ini dinyatakan signifikan. Hal ini berarti (H0) ditolak sedangkan (Ha) diterima.Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah “Ada Hubungan antara pengelolaan kegiatan pembelajaran terhadap motivasi belajar anak (studi kasus pada lembaga bimbingan belajar buah hati Gomong Mataram”. Atau dengan kata lain penelitian ini memiliki taraf signifikan dan dapat diterima karena nilai t hitung lebih besar dari t tabel.Kata Kunci: Pengelolaan, Pembelajaran, Motivasi, dan Belajar.
PENGARUH PROGRAM KARANG TARUNA TERHADAP PERKEMBANGAN KONSEP DIRI REMAJA Herlina, Herlina; Sa'di, Kholisus
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 3, No 2 (2017): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.143 KB) | DOI: 10.33394/jtni.v3i2.741

Abstract

Fenomena yang terjadi pada remaja belakangan ini sangat mengkhawatirkan. Kaum remaja yang notabene-nya adalah generasi penerus bangsa sudah terjebak dalam sikap hidup konsumtif dan hedonisme. Kenyataan ini membuat keprihatinan terhadap masa depan bangsa karena apabila dibiarkan dikhawatirkan dapat meruntuhkan ahlak remaja masa kini. Antisipasi permasalahan tersebut mutlak dilaksanakan demi terselamatkannya generasi muda di masa kini dan di masa yang akan datan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh program karang taruna terhadap perkembangan konsep diri remaja di Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif. Dimana diawal analisis peneliti menggunakan rumus uji beda untuk mengetahui apakah terdapat pegaruh program karang taruna tehadap perkembangan konsep diri remaja. Hasil peneltian ini kemudian dideskripsikan dengan berbagai teori yang sudah dikemukakan dalam BAB II. Subyek dalam penelitian ini adalah beberapa karang taruna yang berada di Kabupaten Lombok Barat. Pemilihan karang taruna dilakukan secara purposive sampling yaitu tehnik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Penentuan karang taruna di Kabupaten Lombok Barat yang akan menjadi subyek penelitian melalui berbagai pertimbangan. Kriteria penentuan karang taruna dalam penelitian ini berdasarkan pada; (1). Telah terdaftar pada pemerintah daerah sekurang-kuragnya 3 (tiga) tahun; (2). Memiliki struktur organisasi yang jelas; (3). Status organisasi kemasyarakatan aktif yang ditandai dengan berbagai program yang dijalankan. Berdasarkan penentuan kriteria tersebut maka karang taruna yang menjadi subyek dalam penelitian ini meliputi karang taruna bangun karya Desa Langko Lingsar, karang taruna banyu sejahtera Narmada, dan karang taruna pemuda Gunungsari. Berdasarkan hasil analisis data setelah dikonsultasikan dengan ttable sebesar 2,02 pada taraf signifikansi 5% didapatkan nilai thitung lebih besar yakni sebesar 0,63. Hal ini berarti program karang taruna berpengaruh signifikan terhadap pembentukan konsep diri remaja.Kata Kunci: Program Karang Taruna, Konsep Diri Remaja
PENGARUH KONSELING BEHAVIORISTIK TERHADAP ETIKA PERGAULAN REMAJA PADA SISWA KELAS VIII DI SMP Mustamiin, M.Zainal Mustamiin
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 5, No 2 (2019): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.205 KB) | DOI: 10.33394/jtni.v5i2.2026

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Konseling Behavioristik terhadap Etika Pergaulan Remaja Pada Siswa Kelas VIII di SMP. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan design one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP  yang berjumlah 52 siswa. Sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Sehingga dalam penelitian ini sampel yang digunakan 8 orang siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian yang digunakan adalah angket sebagai metode pokok, sedangkan metode wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai metode pelengkap. Hasil penelitian berdasarkan data analisis nilai t-test,  nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel yakni 5,468 > 2,365 pada taraf signifikansi  5% sehingga penelitian ini dinyatakan “Signifikan”. Berarti ada Pengaruh Konseling Behavioristik terhadap Etika Pergaulan Remaja pada Siswa Kelas VIII di SMP.Kata Kunci: Konseling Behavioristik, Etika Pergaulan Remaja
IDENTIFIKASI PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Sulastri, Ni Made
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 7, No 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.031 KB) | DOI: 10.33394/jtni.v7i1.4068

Abstract

Abstrak : Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya data yang berkaitan langsung dengan perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun. Perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun masih perlu diperhatikan sebab masih banyak indikator perkembangan kognitif  yang belum berkembang secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indikator perkembangan kognitif yang berkembang pada saat kegiatan pembelajaran di lembaga pendidikan anak usia dini serta untuk memperoleh data yang berkaitan langsung dengan perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun, karena perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun masih perlu diperhatikan sebab masih banyak indikator-indiktor perkembangan kognitif  yang belum berkembang secara menyeluruh, apabila aspek perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun tersebut tidak dapat berkembang dengan baik maka tumbuh kembangnya tidak optimal sehingga dalam segala aktivitas berfikir yang dilakukan oleh anak tidak berjalan dengan baik. Populasi penelitian adalah  lembaga PAUD yang berada di Kecamatan  Kediri dengan jumlah 27 PAUD yang terdiri dari 502 orang anak. Sehingga didapatkan sampel sebanyak 20 % dari 27 lembaga PAUD yaitu sejumlah 5 lembaga PAUD. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, metode dokumentasi dan menggunakan analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat indikator perkembangan kognitif yang berkembang, tidak berkembang dan dominan berkembang pada kegiatan awal dan inti di PAUD se-Kecamatan  Kediri kabupaten Lombok Barat tahun 2021.Kata kunci :Perkembangan Kognitif, PAUD Abstract : This research is motivated by the absence of data that is directly related to the cognitive development of children aged 5-6 years. Cognitive development of children aged 5-6 years still needs attention because there are still many indicators of cognitive development that have not been developed as a whole. This study aims to determine the indicators of cognitive development that develop during learning activities in early childhood education institutions and to obtain data that is directly related to the cognitive development of children aged 5-6 years, because the cognitive development of children aged 5-6 years still needs to be considered because There are still many indicators of cognitive development that have not developed thoroughly, if the cognitive development aspects of children aged 5-6 years cannot develop properly, their growth and development is not optimal so that all thinking activities carried out by children do not go well. The study population was PAUD institutions located in Kediri sub-district with a total of 27 PAUD consisting of 502 children. So that a sample of 20% was obtained from 27 PAUD institutions, namely 5 PAUD institutions. Data collection techniques used were observation, interviews, documentation methods and using qualitative descriptive data analysis. The results showed that there were indicators of cognitive development that developed, did not develop and were predominantly developing in early and core activities in PAUD in Kediri District, West Lombok Regency in 2021. Keywords: Cognitive Development, PAUD
Peran Kelompok Perempuan Dalam Pemberdayaan Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan Rila, Rila Hardiansyah
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 2, No 1 (2016): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.574 KB) | DOI: 10.33394/jtni.v2i1.732

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kelompok perempuan dalam pemberdayaan kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam pemberdayaan tersebut. Sementara manfaat adalah menambah pemahaman dan pengetahuan yang luas tentang peranan kelompok perempuan dalam pemberdayaan kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan dan memberikan manfaat bagi instansi terkait dalam kegiatan-kegiatan positif berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat nelayan di Karang Panas dalam rangka menumbuhkan semangat dalam berusaha mempertahankan kehidupan dan pemberdayaan kaum perempuan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis data meliput reduksi data (data reduction), penyajian data (datadisplay) dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing). Hasil penelitian yaitu kelompok perempuan memiliki peranan dalam pemberdayaan kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan. Hal ini terbukti dengan adanya keinginan yang positif untuk menambah penghasilan suami dengan cara melakukan kegiatan yang menghasilkan uang diantaranya dengan ikut membantu suami menangkap ikan, menjadi pedagang di pasar, membuka kios, dan menjahit.Upaya-upaya yang dilakukan adalah melakukan kerjasama dengan lembaga swadaya masyarakat untuk mendatangkan tenaga ahli, melakukan kerjasama dengan koperasi, dan mencari alternatif pekerjaan lain.Kata kunci: Kelompok Perempuan, Pemberdayaan, Masyarakat Nelayan.
KOMPARASI STRATEGI PEMBELAJARAN GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMK 1 PRAYA TIMUR DENGAN MA HIDAYATUSSIBYAN NW SENGKERANG PARAYA TIMUR Hadi, M.Samsul Hadi Samsul; Jaswandi, Lalu Jaswandi Lalu; Mustamiin, M. Zainal Mustamiin Zainal
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 5, No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.286 KB) | DOI: 10.33394/jtni.v5i1.2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran yang digunakan guru PKn di SMK 1 Praya Timur dengan MA HIDAYATUSSIBYAN NW Sengkerang Praya Timur, serta untuk mengetahui komparasi strategi pembelajaran guru PKn di SMK 1 Praya Timur dengan MA HIDAYATUSSIBYAN NW Sengkerang Praya Timur. Subjek penelitian merupakan guru PKn yang ada di di SMK 1 Praya Timur dengan MA HIDAYATUSSIBYAN NW Sengkerang Praya Timur. Objek penelitiannya adalah strategi pembelajaran guru PKn di SMK 1 Praya Timur dengan MA HIDAYATUSSIBYAN NW Sengkerang Praya Timur. Instrumen penelitian ini berupa wawancara dan observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pembelajaran guru PKn di SMK 1 Praya Timur dengan MA HIDAYATUSSIBYAN NW Sengkerang Praya Timur menggunakan strategi yang sama yaitu Strategi Pembelajaran Kontekstual atau strategi dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Namun, mengenai komparasi strategi pembelajaran guru PKn di SMK 1 Praya Timur dengan MA HIDAYATUSSIBYAN NW Sengkerang Praya Timur dapat diketahui dari cara atau pendekatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru di dalam kelas. Mengenai komparasi dari pendekatan pembelajaran oleh guru PKn di SMK 1 Praya Timur dengan MA HIDAYATUSSIBYAN NW Sengkerang Praya Timur terdapat pada cara memahami karakter peserta didik yang berbeda-beda di kelas, strategi penyampaian materi pada karakter materi di ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta strategi penyampai materi pada siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik antara guru PKn di SMK 1 Praya Timur dengan MA HIDAYATUSSIBYAN NW Sengkerang Praya Timur. Setelah itu, komparasi antara kedua sekolah tersebut juga terdapat pada strategi yang dilakukan oleh guru PKn di SMK 1 Praya Timur dengan MA HIDAYATUSSIBYAN NW Sengkerang Praya Timur dalam meningkatkan kompetensi civic knowladge, civic skills, dan civic dispositons peserta didik. Kata kunci: Strategi, Peningkatan, Kompetensi
IMPLEMENTASI PROGRAM MERDEKA BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN NON FORMAL Yani, Ahmad
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 8, No 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.967 KB) | DOI: 10.33394/jtni.v8i2.6958

Abstract

Merdeka belajar merupakan program pemerintah dalam bidang pendidikan untuk menumbuhkan pola belajar merdeka berpikir, merdeka berinovasi sehingga mendorong peserta didik untuk mempunyai motivasi didalamnya untuk terus belajar dalam konsep Pendidikan non formal sederhana sesuai kebutuhannya. Implementasi program merdeka belajar diharapkan mampu menjawab kebutuhan peserta didik dalam melaksanakan proses pembelajaran sesuai minat, bakatnya untuk membentuk karakter peserta didik yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.  Metode yang digunakan adalah metode dengan pendekatan kualitatif dengan matriks data sekunder, dokumentasi kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.Dalam lingkup Pendidikan non formal program merdeka belajar berfungsi mengembangkan potensi yang dimiliki peserta didik dari tingkat dasar seperti literasi dan numerasi sampai tingkat lanjut dengan melaksanakan program unggulan dengan satu tujuan yaitu memberikan kesempatan belajar seluas-luasnya, sebebas-bebasnya untuk belajar sehingga dengan sendirinya motivasi dalam dirinya akan terbentuk melalui kegiatan merdeka berpikir, gembira, tanpa tekanan dalam belajar sehingga peserta didik mempunyai kemampuan, skill, pengetahuan sesuai dengan keinginan dan cita-citanya dalam bingkai Pendidikan non formal yang sesuai dengan kebutuhannya.Kata Kunci: Merdeka Belajar, Pendidikan Non Formal
STRATEGI PENBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS POTENSI LOKAL Sa'di, Kholisus
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 3, No 1 (2017): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v3i1.652

Abstract

Perspektif pertumbuhan sangat berorientasi pada peningkatan produktivitas guna mengejarpertumbuhan ekonomi secara cepat. Demi mengabdikan diri pada upaya mengejar produktivitastersebut sering mengabaikan pendekatan yang humanistis. Manusia dan masyarakat kurang dihargaiharkat dan martabatnya, sehingga lebih ditempatkan sebagai obyek dibandingkan kedudukannyasebagai subyek. Yang perlu diingat adalah, bahwa pada dasarnya desentralisasi dalam pengambilankeputusan tidak berhenti sampai pada tingkat masyarakat lokal sebagai satu kesatuan komunitas,melainkan sampai spektrum yang luas dari masyarakat termasuk lapisan masyarakat dalam posisiterbawah. Terdapat banyak teknik dan metode pemberdayaan secara partisipatif namun demikianstrategi dasarnya adalah sama. Secara garis besar, langkah-langkah dalam pemberdayaan masyarakatsecara partisipatif adalah ; (1) Penyusunan konsep, (2) Penyusunan model, (3)Proses prencanaan, (4)Pelaksanaan gerakan pemberdayaan, (5) Pemantauan dan penilaian hasil pelaksanaan (5)Pengembangan pelestarian gerakan pemberdayaan. Pada tahapan dalam pemberdayaan masyarakat adabeberapa hal yang harus diperhatikan antara lain sebagai berikut (Tahap persiapan atau Tahap Lookatid Think, Tahap Act, Monitoring dan Evaluasi).Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Potensi Lokal
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5 – 6 TAHUN DI PAUD ALANG-ALANG AMPENAN MATARAM Sulastri, Ni Made; Herlina, Herlina
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 4, No 2 (2018): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.006 KB) | DOI: 10.33394/jtni.v4i2.1324

Abstract

Abstrack: This study aims to determine the relationship of parenting to social emotional development. The purpose of this study was to determine how the relationship between childcare patterns on the emotional social development of children aged 5-6 years in PAUD Alang-Alang Ampenan Mataram. This research is very important because the application of childcare patterns will greatly affect a child's social emotional development. Because success in the first year of child growth and development will determine the child's future. In addition, the holding of this research is expected to provide input and contribution to knowledge about how to relate parenting patterns to children's social emotional development for society at large and for prospective researchers interested in parenting. This research is included in the type of semi-correlational research, which is research that examines the relationship between parenting parents on children's emotional social development. In terms of the approach, this study uses a quantitative approach. As for what is used as the subject of this research is a group of parents from early childhood in PAUD Alang-Alang Mataram Ampenan aged between 5-6 years totaling 20 people. While the variable or study material from this study is parenting (variable X) and children's emotional social development (variable Y). The results obtained in this study there is a significant relationship between parenting parents with emotional social development of children in PAUD Alang-Alang Ampenan Mataram.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial emosional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah hubungan antara pola pengasuhan anak terhadap perkembangan social emosional anak usia 5 – 6 tahun di PAUD Alang-Alang Ampenan Mataram. Penelitian ini menjadi sangat penting dilakukan mengingat penerapan dari pola pengasuhan anak akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan sosial emosional seorang anak. Karena keberhasilan pada tahun pertama pertumbuhan dan perkembangan anak sangat menentukan hari depan anak tersebut. Selain itu dengan diadakannya penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan dan sumbangan pengetahuan tentang bagaimana hubungan pola pengasuhan terhadap perkembangan sosial emosional anak bagi masyarakat secara luas maupun bagi calon peneliti yang tertarik pada bidang parenting. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian semi korelasional, yaitu penelitian yang meneliti tentang hubungan antara pola asuh orang tua terhadap perkembangan social emosional anak. Dari segi pendekatannya, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun yang dijadikan sebagai subyek penelitian ini adalah kelompok orang tua dari anak usia dini di PAUD Alang-Alang Ampenan Mataram yang berusia antara 5 – 6 tahun yang berjumlah 20  orang. Sementara variable atau bahan kajian dari penelitian ini adalah  pola asuh orang tua (variable X) dan perkembangan social emosional anak (variable Y). Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan sosial emosiona anak di PAUD Alang-Alang Ampenan Mataram.Kata Kunci: Pola Asuh, Perkembangan Sosial Emosional.

Page 9 of 41 | Total Record : 402


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2025): September Vol 11, No 1 (2025): Maret Vol. 11 No. 1 (2025): Maret Vol 10, No 2 (2024): September Vol. 10 No. 2 (2024): September Vol. 10 No. 1 (2024): Maret Vol 10, No 1 (2024): Maret Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 Nomor 2 Edisi September 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 Nomor 1 Edisi Maret 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): September Vol 9, No 2 (2023): September Vol 9, No 1 (2023): Maret Vol. 9 No. 1 (2023): Maret Vol 8, No 2 (2022): Volume 8 Nomor 2 Edisi September 2022 Vol 8, No 1 (2022): Volume 8 No 1 Edisi Maret 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): September Vol 8, No 2 (2022): September Vol 8, No 1 (2022): Maret Vol. 8 No. 1 (2022): Maret Vol 7, No 2 (2021): September Volume 7 Nomor 2 Edisi September 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): September Vol. 7 No. 1 (2021): Maret Volume 7 Nomor 1 Edisi Maret 2021 Vol 7, No 1 (2021): Maret Volume 6 Nomor 2 Edisi September 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): September Vol 6, No 2 (2020): September Vol. 6 No. 1 (2020): Maret Volume 6 Nomor 1 Edisi Maret 2020 Vol 6, No 1 (2020): Maret Volume 5 Nomor 2 Edisi September 2019 Vol 5, No 2 (2019): September Vol. 5 No. 2 (2019): September Vol 5, No 1 (2019): Maret Vol. 5 No. 1 (2019): Maret Volume 5 Nomor 1 Edisi Maret 2019 Vol 4, No 2 (2018): September Vol. 4 No. 2 (2018): September Volume 4 Nomer 2 Edisi September 2018 Vol 4, No 1 (2018): Maret Volume 4 Nomer 1 Edisi maret 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Maret Volume 3 Nomer 2 Edisi September 2017 Vol. 3 No. 2 (2017): September Vol 3, No 2 (2017): September Vol. 3 No. 1 (2017): Maret Vol 3, No 1 (2017): Maret Volume 3 Nomer 1 Edisi Maret 2017 Volume 2 Nomer 2 Edisi September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): September Vol 2, No 2 (2016): September Vol 2, No 1 (2016): Maret Vol. 2 No. 1 (2016): Maret Volume 2 Nomer 1 edisi Maret 2016 More Issue