cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
+6282218560919
Journal Mail Official
intel.edupedia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Trajaya, 004/005, Kec. Palasah, Kab. Majalengka, Jawa Barat
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian journal of teaching and learning
Published by Edupedia Publisher
ISSN : 29620570     EISSN : 29641446     DOI : https://doi.org/10.56855/intel
Core Subject : Education,
Indonesian Journal of Teaching and Learning (INTEL) is a national journal in the fields of: 1. Education 2. Teaching and learning 3. Evaluation 4. Management in formal/non-formal schools
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2023)" : 18 Documents clear
STRATEGI MEMPERTAHANKAN JUMLAH PESERTA DIDIK DI MADRASAH IBTIDAIYAH KREATIF GSPA PESANGGRAHAN JAKARTA SELATAN Tri Asihati Ratna Hapsari; Rabiatul Adawiyah
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v2i2.398

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk menjelaskan strategi yang digunakan dalam mempertahankan jumlah peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Kreatif (GSPA) Pesanggrahan Jakarta selatan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif. Metode penelitian kualitatif ini dipilih karena peneliti bermaksud untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena tertentu secara mendalam dan terperinci. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian tentang strategi yang dilakukan oleh MI Kreatif (GSPA) Pesanggrahan Jakarta Selatan dengan menerapkan beberapa strategi, pertama: Meningkatkan Kualitas Peserta Didik, kedua: berinovasi dalam pembelajaran, ketiga: kegiatan budidaya hidroponik, keempat: Kegiatan Olah raga dan seni, kelima: Mutu Pendidikan keagamaan, keenam: memperbaiki sarana dan prasarana.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MELAKSANAKAN EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI GOOGLE FORM MELALUI STRATEGI PEMBIMBINGAN KELOMPOK Sri Muryanti
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v2i2.448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Proses pembibingan dalam melaksanakan evaluasi berbasis aplikasi google form dengan tehnik pembibingan kelompok pada guru SD Negeri Jamus 1, Kecamatan Ngluwar. Penelitian tindakan Sekolah ini di lakukan pada bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2021 di SD Negeri Jamus 1, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang. Subyek penelitian adalah Guru kelas SD N egeri Jamus 1 Tahun pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 6 Guru kelas. Penelitian ini merupakan penilitian tindakan sekolah yang di laksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari dua kali pertemuan pada masing- masing siklusnya. Hal ini dapat diketahui dari peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan evaluasi berbasis aplikasi google form pada siklus I 67,13 % dan siklus II 86,67%.
UPAYA PENINGKATAN KETRAMPILAN MENULIS TEKS CERITA SEJARAH PADA SISWA KELAS XII MIA 1 MAN 17 JAKARTA MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING MELALUI MEDIA FILM Budoyo Budi Sidarto
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v2i2.470

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melalui empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi terhadap siswa kelas XII MIA 1 MAN 17 Jakarta yang berjumlah 36 siswa. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi dan tes. Analisis data dilakukan secara interaktif yaitu melalui tahapan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan/verifikasi data (conclusion drawing/verification). Penelitian dapat dikatakan berhasil apabila memenuhi indikator rata-rata nilai minimal 80 dengan ketuntasan 90%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran berlangsung dengan lancar, kendala-kendala yang muncul pada siklus 1 dan II dapat diatasi dengan baik. Kedua, terjadi peningkatan rata-rata nilai dari 70,4 pada kondisi awal, meningkat menjadi 78,3 setelah tindakan siklus I, dan meningkat lagi menjadi 88,9 pada siklus II. Hal ini berarti terjadi peningkatan sebesar 18, 5 poin. Selain itu, terjadi peningkatan jumlah siswa tuntas sebanyak 69,5% dari 8 siswa (22,2%) pada kondisi awal, meningkat menjadi 24 siswa (66,7%) setelah tindakan siklus I, dan meningkat lagi menjadi 33 siswa (91,7%) pada siklus II.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 4 MIN 11 JAKARTA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY LEARNING Ety Suhaity
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v2i2.471

Abstract

Permasalahan penelitian ini berawal dari perolehan hasil belajar tematik siswa kelas 4 MIN 11 Jakarta pada muatan Bahasa Indonesia, IPA, IPS dan PKn masih kurang memuaskan. Rerata hasil belajar Bahasa Indonesia, IPA, IPS dan PKn berturut-turut baru mencapai 61, 65, 57, dan 57. Rerata hasil belajar tersebut berdampak pada rendahnya pencapaian Kriteria Ketuntasan Minimal/KKM berturut-turut baru mencapai 35%, 40%, 20%, dan 15% (n=20). Berdasarkan permasalahan tersebut akan dilakukan upaya perbaikan pembelajaran agar hasil belajar dan capaian KKM dapat ditingkatkan melalui penelitian tindakan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Stringer yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus mencakup tindakan look, think, dan act. Instrumen pengumpulan data menggunakan soal tes dan lembar observasi. Soal tes digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa dan lembar observasi untuk memastikan keterlaksanaan model pembelajarannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Inquiry Learning dapat meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas 4 MIN 11 Jakarta, kecuali muatan mata pelajaran IPA pada Siklus II. Temuan ini didasarkan data bahwa terjadi peningkatan persentase terhadap peningkatan rerata hasil belajar pada muatan Bahasa Indonesia, IPA, IPS dan PKn dari kondisi awal ke Siklus I berturut-turut 6,6%; 6,2%; 10,5%; dan 19,3% serta dari Siklus I ke II sebesar 20,0%; -4,3%; 22,2% dan 13,2%. Dilihat dari pencapaian KKM terlihat bahwa ada peningkatan persentase pencapaian KKM (kecuali muatan matapelajaran IPS Siklus I) dari kondisi awal ke Siklus I berturut-turut 0,0%; 225%; -37,5%; dan 166,7% serta dari Siklus I ke II sebesar 142,9%; 23,1%; 200%; dan 100%. Berdasarkan temuan bahwa secara umum model pembelajaran Inquiry Learning dapat meningkatkan hasil belajar, maka disarankan dalam pembelajaran siswa kelas 4 MIN 11 Jakarta.menggunakan model pembelajaran Inquiry Learning.
PENERAPAN COOPERATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK SISWA KELAS III MIN 11 JAKARTA Ika Wahyuningsih
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v2i2.472

Abstract

Kegiatan pembelajaran Tematik pada siswa kelas III MIN 11 Jakarta cenderung berpusat pada guru dan penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif. Hal ini mengakibatkan hasil belajar siswa kurang optimal. Tindakan sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa adalah dengan menerapkan Cooperative Learning pada tematik kelas III MIN 11 Jakarta. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus melalui empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Setiap siklus terdiri dari 1 pertemuan pembelajaran yang diakhiri dengan tes formatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis data secara kuantitatif dan kualitatif. Data yang dianalisis secara kuantitatif yaitu tes formatif berbentuk esai. Data yang dianalisis secara kualitatif yaitu data non tes hasil pengamatan aktivitas belajar siswa selama pembelajaran berlangsung Hasil ulangan menunjukkan hanya 5 siswa dari 15 siswa yang nilainya memenuhi KKM 70. Pada siklus I nilai rata-rata kelas sebesar 69, ketuntasan belajar 67%, persentase keaktifan siswa 53,3%,. Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa 77, ketuntasan belajar 87%, persentase keaktifan siswa 76,57%. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Dari hasil yang diperoleh, dapat diambil simpulan bahwa penelitian ini mampu menjawab tujuan penelitian, yakni penerapan Cooperative Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III MIN 11 Jakarta.
PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA GURU DI MTS NEGERI 40 JAKARTA Guntoro
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v2i2.473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peran kepala madrasah sebagai motivator dalam meningkatkan motivasi kerja guru, gambaran motivasi kerja guru serta faktor-faktor yang mempengaruhi peran kepala madrasah dalam meningkatkan motivasi kerja guru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan lokasi penelitian pada Mts Negeri 40 Jakarta yang terletak di Kecamatan Kalideres, Kota Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta. Tehnik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan tehnik analisis data berupa reduksi data, penyajian/display data, dan verifikasi data dengan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa; (i) peran kepala madrasah sebagai motivator, melakukan pengaturan lingkunga kerja yang kondusif, mengatur suasana kerja yang nyaman, penerapan prinsip pemberian penghargaan dan hukuman, dan mendorong guru untuk mengembangkan karier (ii) motivasi kerja guru di Mts Negeri 40 Jakarta tergolong baik, (iii) faktor pendukung peran kepala madrasah dalam meningkatkan motivasi kerja guru di Mts Negeri 40 Jakarta yaitu sarana dan prasarana madrasah, lingkungan kerja yang nyaman dan menyenangkan, motivasi dan tanggung jawab yang tinggi, sementara faktor yang menghambat yaitu kebijakan mengenai program pelatihan pengembangan mutu guru yang masih kurang dan suasana dan kondisi politik yang masih mempengaruhi penempatan dan perpindahan guru.
PENGARUH PARTISIPASI BELAJAR DAN PENGETAHUAN AWAL TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM PESERTA DIDIK MTsN 13 JAKARTA SELATAN Fitri Awaliyah
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v2i2.562

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh partisipasi belajar dan pengetahuan awal IPA secara bersama-sama, terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan alam siswa. Untuk mengetahui pengaruh partisipasi belajar terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan alam siswa, dan Untuk mengetahui pengaruh pengetahuan awal IPA terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan alam siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sampel diambil sebanyak 102 orang siswa dengan teknik acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket langsung kepada sampel. Analisis data menggunakan statistika deskriptif seperti mencari mean, median, modus, standar deviasi, dan statistika inferensial yaitu untuk mencari koefisien korelasi sederhana dan ganda yang dilanjutkan dengan uji signifikansi koefisien korelasi dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Ada pengaruh positif partisipasi belajar dan pengetahuan awal IPA terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan alam siswa dengan skor koefisien korelasi sederhana r = 0,825 yang signifikan, dan skor koefisien determinasi r2 = 0,681 yang berarti bahwa kontribusi partisipasi belajar dan pengetahuan awal IPA terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan alam siswa sebesar 68,1%. 2) Adanya pengaruh positif partisipasi belajar terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan alam siswa dengan skor koefisien korelasi sederhana r = 0,825 yang signifikan dengan thitung (4,57) > ttabel (2,42) pada  = 0,01. dan skor koefisien korelasi = 0,762. yang berarti bahwa kontribusi partisipasi belajar hasil belajar ilmu pengetahuan alam siswa sangat besar. 3) Terdapat pengaruh pengetahuan awal IPA terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan alam siswa dengan skor koefisien korelasi ganda r = 0,825, dan skor koefisien determinasi r2 = 0,681dan skor koofesien korelasinya adalah 783 yang berarti bahwa kontribusi pengetahuan awal IPA terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan alam siswa sangat besar.
METODE DALAM PENELITIAN PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Muhammad Dwi Satriyanto; Afi Parnawi
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v2i2.647

Abstract

Sebagai disiplin ilmu pengetahuan, psikologi dipandang memenuhi syarat-syarat keilmuan. Objek studi psikologi dipelajari secara sistematik menggunakan metode yang menjamin keobjektifitas pengambilan kesimpulan. Suatu metode penelitian dalam suatu ilmu adalah suatu keharusan yang mutlak. Apalagi kalau ilmu itu telah berdiri sendiri, ini harus ditandai oleh adanya metode-metode tersendiri untuk meneliti terhadap suatu objek. Objek psikologi adalah penghayatan dan perbuatan manusia, yaitu perbuatan manusia dalam alam yang komplek dan selalu berubah. Jiwa bukanlah suatu benda yang mati, tetapi sesuatu yang hidup dinamis, selalu berubah untuk menuju kesempurnaannya. Oleh karena itu penggunaan untuk sesuatu metode yang mutlak. Sebab dalam berbagai metode terdapat kelemahan-kelemahan disamping kebaikan-kebaikannya.

Page 2 of 2 | Total Record : 18