cover
Contact Name
Rizki Fadhillah Lubis
Contact Email
rizkylubis@poltekatipdg.ac.id
Phone
+6285270764141
Journal Mail Official
sainti.journal@poltekatipdg.ac.id
Editorial Address
Kampus Politeknik ATI Padang Jalan Bungo Pasang Tabing Padang, 25171 Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri
Published by Politeknik ATI Padang
ISSN : 18297404     EISSN : 26139871     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri merupakan majalah ilmiah yang diterbitkan oleh unit penelitian dan pengabdian masyarakat Politeknik ATI Padang. Jurnal SAINTI terbit secara berkala yakni persemesteran atau 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal SAINTI mempublikasikan hasil karya ilmiah dan pemikiran Dosen dan Civitas Akademika serta praktisi industri
Articles 167 Documents
PENENTUAN KADAR HASIL PRODUK AlF3 BERDASARKAN PERBEDAAN SUHU DENGAN METODA TITRASI ZIRCONIUM CHLORIDA Risma Sari; Inggardipta Usman
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 16 No. 2 (2019)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/

Abstract

Produk non pupuk adalah berfungsi sebagai bahan tambah atau pembuatan produk pada industri lain. AlF3 merupakan produk non pupuk yang berfungsi sebagai bahan dalam proses peleburan alumunium. Alumunium fluoride (AlF3) adalah senyawa anorganik yang di gunakan terutama dalam proses alumunium. AlF3 mempunyai karakter yang susah larut dalam air dan sedikit larut di dalam larutan asam. Penentuan kadar AlF3 dilakukan dengan mereaksikan 1 mol AlF3 dengan 3 mol NaF yang di ketahui beratnya secara berlebih. Penentuan kadar AlF3 ini dilakukan sesuai standar perusahaan yaitu IK – 39 – 4210 dengan batas penerimaan kadar AlF3 94%. Natrium Fluorida (NaF) senyawa yang merupakan senyawa padat tidak berwarna yang mudah larut dalam air. NaF berfungsi sebagai bahan campuran AlF3 yang membentuk reaksi Na3AlF6. Metoda yang di pakai untuk analisa kadar AlF3 Metoda titrasi Zirconium Chlorida (ZrCl4). Titrasi ZrCl4 merupakan metoda titrasi asam basa di mana larutan standar sekunder bersifat asam dan primer bersifat basa. Metoda ZrCl4 sangat sesuai karena dengan kelarutannya yang tinggi dan sifatnya yang asam dapat bereaksi dan mengikat senyawa NaF berlebih di dalam reaksi Na3AlF6. Hasil penentapan kadar AlF3 yaitu di suhu 500 oC di dapatkan 94,08 %, di suhu 550 oC pemanasan 30 menit di dapatkan 95,35 %, dan di suhu 550 oC pemanasan 60 menit di dapat kadar AlF3 94,79 %. Hasil dari pengujian ini pengoptimalan suhu yang dilakukan ,suhu yang lebih optimal dan lebih bagus persentase kadar AlF3 yaitu pada suhu 550 oC dan pada waktu pemanasan 60 menit, karena pada suhu dan waktu itulah pelepasan air kristal dan air bebas lebih optimal dan tidak merusak AlF3.
PENETAPAN KADAR ZAT AKTIF N,N-DIETHYL-META TOLUAMIDE (DEET) DALAM PRODUK SOFFELL SPRAY LOKAL DAN EKSPOR SECARA KROMATOGRAFI GAS Renny Futeri; Olga Zalona Illahi
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 16 No. 2 (2019)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/

Abstract

Soffell adalah produk penolak nyamuk dalam bentuk lotion dan spray. Soffell dapat digunakan untuk melindungi tubuh dari gigitan nyamuk dengan efektivitas perlindungan mencapai 8 jam karena mengandung DEET di dalamnya. Penetapan kadar zat aktif DEET dalam produk Soffell Spray digunakan metode kromatografi gas. Kromatografi gas adalah metode pemisahan suatu campuran menjadi komponen-komponen penyusunnya berdasarkan interaksi fasa diam dan fasa gerak. Fasa diam yang digunakan yaitu kolom dimethyl polysiloxane sedangkan fasa geraknya yaitu gas N2. Digunakan gas N2 karena bersifat inert (tidak bereaksi dengan analit) juga mudah diperoleh dan murah. Pada kromatografi gas ini, kolom yang digunakan yaitu kolom RTX-1 yang berisi dimethyl polysiloxane. Sistem injeksi yang digunakan yaitu split injector untuk sampel yang memiliki konsentrasi tinggi. Volume sampel yang masuk hanya yang dibutuhkan saja sedangkan sisanya dibuang. Detektor yang digunakan yaitu FID (Flame Ionization Detector) sehingga membutuhkan gas H2 sebagai gas pembakar dan O2 sebagai pengoksidasi untuk menghasilkan flame. Kadar zat aktif DEET yang didapatkan dari produk Soffell Spray berturut-turut yaitu untuk Soffell Bunga Geranium 12,815 %, 12,518 %, 12,543 % dan Floral Spray 11,900 %, 12,043 %, 12,067 %. Hasil analisa yang didapat dari produk Soffell Spray masih masuk dalam standar spesifikasi perusahaan yaitu untuk Soffell Bunga Geranium 11,97-13,78 % dan Floral Spray 11,05 12,72 %.
PENGARUH PENAMBAHAN HOT WATER TERHADAP KEHILANGAN MINYAK PADA ALAT SLUDGE CENTRIFUGE PADA STASIUN KLARIFIKASI Wahyu Novtrian Afandi; Rita Youfa
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 17 No. 2 (2020)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/

Abstract

Crude Palm Oil adalah minyak nabati yang dihasilkan dari tanaman buah kelapa sawit. Pada pengolahan kelapa sawit menjadi CPO, terdapat sludge yang dihasilkan dari proses pemurnian minyak CPO. Sludge diolah kembali di sludge centrifuge karena masih terkandung minyak dengan penambahan air panas sebagai pengencer agar memudahkan pemisahan antara sludge dan minyak. Penambahan jumlah air panas tetap menjaga keseimbangan pemisahan sludge dan minyak. Kadar air yang rendah akan membuat umpan masuk menjadi lebih kental sehingga minyak yang terdapat pada sludge centrifuge sulit dipisahkan. Sludge centrifuge memisahkan minyak di dalam sludge menggunakan gaya sentrifugal. Selama ini perusahaan menambahkan air panas sebanyak 1.5 ton/jam dan didapatkan oil losses pada heavy phase antara 0.9 – 1%. Komposisi minyak di sludge yang cukup tinggi maka perlu dilakukan kajian untuk mengetahui kinerja dari sludge centrifuge dalam mengolah sludge agar kehilangan minyak yang dibawa heavy phase sesuai standar perusahaan. Metode untuk menganalisa kehilangan minyak yaitu dengan menggunakan metode ekstraksi. Didapatkan hasil yaitu banyaknya penambahan air panas maka persentase oil losses berkurang. Selain itu persentase oil losses paling optimal pada penambahan 3 ton/jam.
PENGARUH KOMPOSISI PULP NBKP DAN LBKP TERHADAP KUALITAS KERTAS ROKOK PADA PT BUKIT MURIA JAYA KARAWANG Addin Akbar; Elsa Monika; Rizki Fadhillah Lubis; Demi Ramadian
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 16 No. 2 (2019)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/

Abstract

PT Bukit Muria Jaya merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pembuatan kertas rokok yang mempunyai kualitas kertas yang baik memiliki warna yang putih serta daya sobek yang rendah. Pada proses pembuatan kertas rokok yang dilakukan dilaboratorium PT Bukit Muria jaya memiliki beberapa tahapan proses yaitu pengambilan bahan baku di PM (paper machine) 1, pencampuran dengan menggunakan bahan seperti kanji atau amilum yang disebut starch, proses pencetakan, proses pengepresan, serta proses pengeringan. Pada saat pembuatan kertas rokok menggunakan pulp yang berjenis NBKP dan LBKP. Kertas roko yang dibuat nantinya akan dijuji parameter fisik yang ditentukan seperti grammature, tensile strength dan permeability. Pada penelitian ini akan dibuat kertas rokok tanpa menggunakan filler CaCO3 dengan variasi NBKP : LBKP adalah 35 : 65, 45 : 55, 55 : 45, 65 : 35, 75 : 25, 85 : 15, 95 : 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel yang digunakan tidak memenuhi sifat fisik yang diinginkan dari kertas rokok.
ANALISIS BEBAN KERJA FISIK OPERATOR PADA BAGIAN PROSES PRODUKSI AIR MINUM DALAM KEMASAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN FISIOLOGIS PADA INDUSTRI AIR MINUM DALAM KEMASAN Rinaldi Saputra; Maryam Maryam
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 17 No. 2 (2020)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/

Abstract

Salah satu Industri yang bergerak dalam bidang Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Sumatera Barat dalam proses produksinya banyak melibatkan tenaga kerja atau operator produksi antara lain bagian pengisian air, packing dan angkat. Melalui wawancara kepada beberapa pekerja didapatkan pekerjaan pengisian air, packing dan angkat relatif lebih berat dibandingkan pekerjaan lainnya. Untuk mengukur beban kerja fisik operator maka akan digunakan dua metode secara objektif, yaitu metode langsung dan metode tidak langsung serta menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengetahui keluhan penyakit. Setelah melakukan pengukuran didapatkan hasil penelitian pada Energy Expenditure rata-rata nilai dari pekerjaan pagi adalah 8,65 kkal/menit (beban kerja berat) dan pada pekerjaan siang adalah 11,74 kkal/menit (beban kerja sangat berat). Rata-rata nilai konsumsi energi 3,92 kkal/menit dan belum melewati batas standar konsumsi energi untuk laki-laki yaitu 5 kkal/menit. Pada perhitungan persen CVL operator didapatkan rata-rata persen CVL 41,69% yang berarti diperlukan perbaikan kondisi kerja. Berdasarkan kuesioner NBM disimpulkan jika keluhan tertinggi adalah pada bagian bahu kiri, bahu kanan, lengan bawah kiri, lengan bawah kanan, betis kiri, betis kanan, kaki kiri dan kaki kanan dimana pada bagian tersebut ialah bagian yang langsung berhubungan dengan posisi kerja operator.
PENGARUH PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI TERHADAP PRODUKTIFITAS PERUSAHAAN PADA PT. XYZ Rudianto Rudianto
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 16 No. 2 (2019)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/

Abstract

Salah satu perusahaan sarung tangan karet terbesar di Sumatra Utara mengalami fluktuasi nilai produktifitas dan biaya produksi yang dikeluarkan.Dari pengamatan data biaya, ditemui bahwa realisasi biaya produksi perusahaan masih berfluktuasi dan tidak linear terhadap tingkat produktifitas yang dihasilkan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih mengenai tingkat produktifitas dan pengaruh dari pengendalian biaya produksi terhadap produktifitas tersebut. Pengukuran produktifitas menggunakan rumus ratioproduktifitas total terhadap input biaya, sedangkan metode analisis regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui koefisien pengaruh dari tiga variable biaya, sehingga dapat diketahui biaya produksi mana yang paling berpengaruh terhadap produktifitas. Hasil penelitian menunjukkan tingkat produktifitas perusahaan sudah baik, rata-rata >98 %.Ketidakstabilan tingkat produktifitas dapat disebabkan oleh fakor performancedan availability mesin produksi. Berdasarkan uji F dan uji t, biaya tenaga kerjamempunyai nilai pengaruh tertinggi diantara biaya produksi lainnya (biaya bahan baku, biaya overhead).Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan faktor biaya lainnya yang mempengaruhi nilai produktifitas perusahaan.
PENGARUH LEVEL INTERPHASE TERHADAP NILAI SPLITTING DEGREE DAN YIELD PRODUKSI PADA PROSES HIDROLISIS PADA COLUMN SPLITTING : - Aldi Dwi Ramadhan; Muhammad Zulfikar Luthfi
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 17 No. 2 (2020)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/

Abstract

Sebuah perusahan di Sumatera Utara bergerak di bidang pengolahan minyak sawit menjadi fatty Acid dan glycerin. Dalam proses industri yang ada saat ini, minyak sawit mentah dihidrolisis menjadi asam lemak dan gliserol pada suhu 250°C dan tekanan 53 bar selama 7-8 jam pada kolom splitting. Derajat keberhasilan proses reaksi hidrolisis yaitu semakin tinggi nilai splitting degree maka semakin sempurna reaksi hidrolisis. Permasalahan yang sering terjadi yaitu Acid value dan Saponification Value pada proses di splitting tidak maksimal dikarenakan salah satu faktor seperti ketinggian level Interphase. Acid value dan Saponification Value merupakan hal yang menentukan nilai dari splitting degree. Dari hal itu, perlu melakukan analisa pengaruh level Interphase terhadap nilai splitting degree serta Yield proses hidrolisis di dalam kolom splitting. Hasil menunjukkan level Interphase yang efesien untuk proses hidrolisis fat splitting yaitu level Interphase 3 oil = 4,2 meter (Point 0).
PENGARUH PRICE DISCOUNTDAN DISPLAY TOKO TERHADAP IMPULSE BUYING PADA PELANGGAN SUZUYA ROCKY PLAZA PADANG Candrianto Candrianto; Mutiara Novennica; Erwin Sipahutar
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 16 No. 2 (2019)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh price discountdan display toko terhadap impulse buying pada pelanggan Suzuya di Rocky Plaza Padang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kausatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh pelangganSuzuya di Rocky Plaza Padang yang pernah mengalami kegagalan dalam melakukan proses belanja yang tidak direncanakan (Impulsive buying). Sedangkan jumlah sampel penelitian ditentukan berdasarkan metode accidental sampling. Sehingga sampel yang dihasilkan sebesar 100 orang. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelanggan yang terpilih. Penelitian ini memiliki dua kategori variabel. Pertama adalah variabel independent yaitu price discount dan display toko. Kedua variabel dependent yaitu impulse buying. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan kuantitatif melalui analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa price discount dan display toko berpengaruh signifikan terhadap impulse buying pada pelanggan Suzuya di Rocky Plaza Padang.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN CUP 220ML DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY PADA INDUSTRI AMDK DI SUMATERA BARAT: - Nurhayana Nurhayana; Zulhamidi Zulhamidi
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 17 No. 2 (2020)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/

Abstract

Salah satu industri air dalam kemasan di Sumatera Barat memiliki permasalahan ketidakseimbangan antara persediaan terhadap permintaan konsumen, sehingga ini menjadi salah satu faktor kesulitan untuk menentukan waktu dan jumlah pemesanan untuk kebutuhan bahan kemas 220ml yang mengakibatkan industri sering kekurangan dan kelebihan bahan baku. sehingga akan digunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk mengetahui jumlah persediaan yang harus dipesan dengan biaya yang minimal atau tingkat pembelian bahan kemas cup 220 ml yang optimal. Berdasarkan kebijakan perusahaan jumlah persediaan cup 220ml sekali pesan 2.117.346pcs dan frekuensi pembelian cup 220ml dalam setahun sebanyak 24 kali sedangkan menggunakan metode EOQ jumlah persediaan cup 220ml dalam sekali pesan sebanyak 3.969.012pcs dan frekuensi pembelian cup 220ml dalam setahun sebanyak 13 kali. Usulan perbaikan setelah dilakukan penelitian dan mengetahui masalah pada persediaan adalah agar Industri menerapkan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam melakukan pengendalian terhadap persediaan cup 220 ml karena dapat menghemat biaya-biaya yang berhubungan dengan persediaan. Pihak Industri juga harus memperhitungkan besarnya persediaan pengaman (Safety Stock) dan pemesanan kembali (Re Order Point) untuk menghindari risiko kehabisan maupun kelebihan bahan baku, hal tersebut dimaksudkan agar perusahaan akan tetap berproduksi apabila bahan baku yang dipesan lama tiba di pabrik.
PENGARUH SUBTITUSI MILK CHOCOLATE DAN MARGARIN TERHADAP MUTU PISANG SALE GORENG LAPIS COKELAT Dian Hasni; Yusya’ Abubakar; M. Rizky Azhari
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 18 No. 1 (2021)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/

Abstract

Pisang sale adalah makanan semi basah yang dibuat dari pisang segar dengan cara pengeringan dan atau pengasapan dengan atau tanpa penambahan pengawet. Di kota Banda Aceh, olahan pisang sale yang cukup dikenal adalah pisang sale goreng dengan jumlah produksi yang besar. Pelapisan pisang sale dengan cokelat merupakan sebuah inovasi yang dapat meningkatkan mutu dan penerimaan pisang sale oleh konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi optimum bahan pelapis cokelat untuk diaplikasikan pada pisang sale goreng, serta pengaruhnya terhadap mutu fisiko kimia dan mutu sensorik pisang sale goreng lapis cokelat yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan faktor subtitusi cokelat compound varian dark chocolate dengan milk chocolate (S) dan penambahan margarin (M). Subtitusi cokelat terdiri dari dua taraf, yaitu S1 = 10% (milk chocolate) dan S2 = 20% (milk chocolate). Penambahan margarin (M) terdiri dari tiga taraf M1 = 0%, M2 = 7,5% dan M3 = 15% dari total berat adonan. Pengulangan dilakukan sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Analisis yang dilakukan yaitu analisis titik leleh serta analisis organoleptik meliputi uji hedonik dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penambahan margarin berpengaruh nyata terhadap titik leleh (˚C) dan penerimaan panelis terhadap aroma pisang sale (deskriptif), warna (hedonik) dan rasa (hedonik) pisang sale goreng cokelat yang dihasilkan. Titik leleh cokelat yang dihasilkan memiliki suhu rata-rata 37,61˚C. Secara organoleptik aroma pisang sale (deskriptif) memiliki aroma agak lemah-netral, warna dan rasa (hedonik) berkisar netral-suka. Rasa pisang sale netral (deskriptif), memiliki rasa cokelat agak kuat (deskriptif) dan rasa netral-suka (hedonik).