cover
Contact Name
Cahyo Hasanudin
Contact Email
cha.sanu.88@gmail.com
Phone
+6285730936242
Journal Mail Official
cha.sanu.88@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, IKIP PGRI Bojonegoro Jl. Panglima Polim No.46, Pacul, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62114
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : -     EISSN : 29645891     DOI : http://dx.doi.org/10.30734/
Jubah Raja adalah akronim dari Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran. Jurnal ini merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP PGRI Bojonegoro. Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitan yang berkaitan dengan bahasa dan sastra Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP PGRI Bojonegoro. jurnal ini menerima artikel dalam bidang: 1. Kajian Bahasa Indonesia 2. Kajian Bahasan daerah 3. Kajian Bahasa asing 4. Kajian Sastra Indonesia 5. Kajian Sastra daerah 6. Kajian Sastra asing 7. Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi 8. Inovasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa 9. Bahasa Indonesia bagi Penutur asing (BIPA) 10. Evaluasi pembelajaran bahasa 11. Kajian bahasa asing
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2022): November 2022" : 15 Documents clear
Kajian Ekologi Sastra dalam Cerita Rakyat Provinsi Jawa Barat Study of Literature Ecology in Folk Story of West Java Province Muhammad Hanif; Yosi Wulandari
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.392 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2876

Abstract

abstrak— Penelitian dilatarbelakangi karena kurangnya penggunaan teori ilmu sastra yang menghubungkan karya sastra dengan lingkungannya. Teori ilmu sastra ini mudah untuk ditemukan, salah satunya pada cerita rakyat. Tujuan penelitian ini (1) mendeskripsikan etika lingkungan yang terdapat dalam cerita rakyat Provinsi Jawa Barat; (2) mendeskripsikan peran yang dapat diberikan oleh lingkungan dalam alur cerita rakyat Provinsi Jawa Barat. Jenis Penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu cerita rakyat Provinsi Jawa Barat. Objek penelitian yaitu etika lingkungan yang terdapat dalam cerita rakyat Provinsi Jawa Barat. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu baca dan catat. Adapun teknik dan pengumpulan dalam pengumpulan data yaitu (1) membaca seluruh cerita rakyat Provinsi Jawa Barat secara berulang- ulang; (2) menandai hal hal tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian yakni etika lingkugan yang terkadung dalam cerita rakyat Provinsi Jawa Barat, dan latar lingkungan yang terkandung dalam cerita rakyat Provinsi Jawa Barat; (3) menarik kesimpulan. Metode analisis data pada penelitian yaitu metode deskriptif, metode ini untuk mendeskripsikan data yang telah ditemukan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Cerita rakyat Provinsi Jawa Barat memuat unsur ekologi yang berada di dalamnya, unsur ekologi ini berupa etika lingkungan dan peran latar fisik (lingkungan). (2) Latar Fisik (lingkungan) sebagai pembentuk alur cerita rakyat. Penulis dalam menganalisis ke enam cerita rakyat mendapati unsur lingkungan yang dominan dengan alam.Kata kunci— Ekologi Sastra, Cerita Rakyat, Jawa Barat. Abstract— This research is motivated by the lack of use of literary theory that connects literary works with their environment. The theory of literary science is easy to find, one of which is in folklore. The purpose of this study (1) is to describe the environmental ethics contained in the folklore of West Java Province; (2) describe the role that can be given by the environment in the folklore of West Java Province. This type of research is descriptive qualitative. The research subject is the folklore of West Java Province. The object of research is environmental ethics contained in the folklore of West Java Province. The data collection method used is read and note. The techniques and data collection in data collection are (1) reading the entire folklore of West Java Province repeatedly; (2) marking certain things that are in accordance with the research objectives, namely the environmental ethics contained in the folklore of West Java Province, and the environmental setting contained in the folklore of West Java Province; (3) draw conclusions. The method of data analysis in this research is descriptive method, this method is to describe the data that has been found. The results of the study are as follows. (1) The folklore of West Java Province contains ecological elements in it, this ecological element in the form of environmental ethics and the role of the physical background (environment). (2) Physical background (environment) as a form of folklore plot. The author in analyzing the six folk tales found the dominant environmental elements with nature.Keywords— Literary Ecology, Folklore, West Java. 
Pudarnya Penggunaan Bahasa Indonesia pada Kalangan Generasi Millenial Astriyani Astriyani
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.257 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2884

Abstract

Abstrak—Bahasa adalah alat untuk berinteraksi atau alat komunikasi antar manusia dalam masyarakat. Seperti halnya dengan bahasa Indonesia yang merupakan bahasa nasional bangsa Indonesia yang berperan sebagai alat komunikasi dan transfer informasi. Tetapi bahasa Indonesia semakin mengalami perubahan dan telah pudar seiring dengan adanya penggunaan bahasa gaul pada generasi milenial. Penggunaan bahasa gaul ini membuat remaja makin sulit mengetahui bahasa Indonesia yang baik dan yang benar. Hal ini akan berdampak pada lunturnya atau hilangnya Bahasa Indonesia dalam pemakaiannya dalam masyarakat terutama di kalangan remaja.Kata kunci—Bahasa, Bahasa Indonesia, Generasi Millenial Abstract—Language is a means to interact or communicate between people in society. Just as Indonesian is the national language of indonesians, which serves asa means of communication and information transfer. But the Indonesian language is increasingly changing and has faded as the use of slang in millennials. Using slang makes it more difficult for teens to know good and proper Indonesian. This will affect either the loss of Indonesian language in its use in society especially among youthKeywords—Language, Indonesian Language, Millenials
Analisis Semiotika John Fiske Mengenai Representasi Kepribadian Tokoh Tariq pada Film Penyalin Cahaya Timurrana Dilematik; Rani Jayanti; Cahyo Hasanudin
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.342 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2872

Abstract

abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepribadian tokoh Tariq pada film Penyalin Cahaya dengan teori semiotika John Fiske. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, melalui pendekatan semiotika John Fiske. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tanda-tanda sinematik atau film yang signifikan dalam menggambarkan kepribadian tokoh Tariq pada film Penyalin Cahaya. Tanda-tanda pada film yang dimaksud relevan dengan perspektif teoretis semiotika John Fiske dengan tiga level yakni realita, representasi, serta ideology. Berdasarkan teori yang di gunakan John Fiske membuktikan bahwa kajian semiotika mampu menunjukkan beberapa fragmen dalam adegan video klip yang paling menekankan makna sesuai konsep dari mas-ing-masing video klip dengan teori semiotika.Kata kunci—Semiotika John Fiske, Representasi Kepribadian, Film.  Abstract—This study aims to determine the personality of Tariq character in the film Penyalin Cahaya with John Fiske semiotic theory. This research is a descriptive qualitative research, through John Fiske semiotic approach. The data collection technique used the note-taking method. The results of the study indicate that there are cinematic or film signs that are significant in describing the personality of Tariq character in the film Penyalin Cahaya. The signs in the film are relevant to the theoretical perspective of John Fiske semiotics with three levels, that is reality, representation, and ideology. Based on the theory used by John Fiske, it proves that the study of semiotics is able to show several fragments in the video clip scene that most emphasize the meaning according to the concept of each video clip with semiotic theory.Keywords— John Fiske Semiotics, Personality Representation, Film
Pemanfaatan Website Ejaan Bahasa Indonesia untuk Memperbaiki Literasi Kebahasaan Siswa Bintang Alfajry; Maya Dewi Kurnia; Jaja Jaja
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.666 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2878

Abstract

abstrak—Literasi Bahasa dan Sastra merupakan paham pengetahuan dan kemampuan membaca,menulis, mencari, menelusuri, mengolah dan memahami informasi untuk menganalisis, menanggapi, dan menggunakan bahasa  secara cerdas,tujuannya untuk memperbaiki literasi kebahasaan siswa dalam penggunaan bahasa indonesia yang baku melalui website ejaan.id. Penelitian ini  menggunakan metode penelitian studi pustaka atau  library research, hasil dari penelitian ini website ejaaan bahasa Indonesia bisa digunakan untuk memperbaiki literasi kebahasaan siswa dengan mengikuti langkah-langkah berikut: 1) buka browser google, 2) lalu kunjungi ejaan.id di pencaharian, 3)pilih menu "coba sekarang", 4) masukan teks kedalam menu input, 5) lalu perbaiki sekarang, 6) hasilnya akan keluar,Jumlah kesalahan pada data akan bertambah seiring bertambahnya jumlahk esalahan penulisan yang dilakukan oleh pengguna bahasa Indonesia. dan simpulan dari peneltian ini adalah website ejaan bahasa Indonesia bisa digunakan untuk memperbaiki literasi kebahasaan siswa.Kata kunci— website, ejaan bahasa Indonesia, literasi kebahasaan siswa Abstract—Language and Literature Literacy is an understanding of the knowledge and ability to read, write, search, browse, process and understand information to analyze, respond and use language intelligently, the aim is to improve students' linguistic literacy in using standard Indonesian through the spelling.id website. This research uses library research or library research methods. The results of this research are Indonesian spelling websites that can be used to improve students' linguistic literacy by following these steps: 1) open the Google browser, 2) then visit the address address.id in search, 3) select the "try it now" menu, 4) enter text into the input menu, 5) then fix it now, 6) the results will come out, the number of errors in the data will increase as the number of writing errors made by Indonesian users increases. and the conclusion of this research is an Indonesian spelling website that can be used to improve students' linguistic literacyKeywords— website, Indonesian spelling, student linguistic literacy
Upaya Pengembangan Karakter pada Generasi Muda di Era Digital Risqa Puspa Janatin; Maya Dewi Kurnia
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.23 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2885

Abstract

abstrak— Era digital merupakan suatu zaman dimana segala sesuatunya menjadi serba digital dengan menggunakan teknologi yang canggih. Mengingat pentingnya upaya untuk mengembangkan karakter generasi muda di era digital telah dipaparkan di atas, jika melihat kondisi generasi muda saat ini yang lebih cenderung berkutat dengan teknologi tanpa adanya rasa ingin mengoptimalkan karakter yang sudah ada. Metode penelitian ini menggunakan penelitian studi pustaka ( library research). Berdasarkan dengan penelitian yang telah dilakukan, pada era digital ini memiliki dampak postif dan negatif terhadap generasi muda sekarang. Setelah mengetahui dan memahami uraian hasil penelitian data literatur upaya mengembangkan karakter generasi muda yang dapat disimpulkan sebagai berikut.Kata kunci—era digital, generasi muda, karakter Abstract— The digital age is a time when everything becomes digital using sophisticated technology. Given the importance of efforts to develop the character of the younger generation in the digital age, it is noted above, when you look at current youthful conditions that are more likely to go through technology with no sense of optimizing already existing characteristics. This study method USES library research. Based on the research that has been done, this digital age has hada negative and positive impact on today's younger generation. After learning and understanding the results of data research literature, efforts to develop a young generation character that can be summarized as follows.Keywords— digital age, young generation, character
Destinasi Wisata Sastra dalam Cerita Rakyat dari Sumatra Kajian Sastra Pariwisata Bahar Pulung Anggaraputra; Yosi Wulandari
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.896 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2873

Abstract

abstrak— Destinasi Wisata Sastra Dalam Cerita Rakyat Sumatera Sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra untuk SMA: Studi Wisata Sastra tujuan penelitian (1) Mendeskripsikan penggambaran latar cerita rakyat Sumatera dengan destinasi wisata yang ada, (2) Mendeskripsikan posisi cerita rakyat Sumatera dalam mempopulerkan destinasi wisata. Subyek penelitian ini adalah cerita rakyat dari Sumatera, sedangkan objek penelitian ini adalah tujuan wisata cerita rakyat dari Sumatera. Metode pengumpulan data menggunakan teknik membaca dan mencatat menggunakan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Setting suatu tempat dalam cerita rakyat dari Sumatera yang menjadi daerah tujuan wisata. Dalam penggambaran setting dimana cerita terkait dengan destinasi wisata digambarkan dalam bentuk sebagai proses sebab akibat dari sebuah cerita itu sendiri. Rata-rata pola penggambaran latar dalam cerita yang berkaitan dengan destinasi wisata disampaikan dengan cerita seperti kisah cinta yang tak kunjung tiba, durhaka kepada orang tua dan tidak menepati janji. (2) Kedudukan folklor dalam mempopulerkan destinasi wisata yang ada. Cerita rakyat yang beredar dari mulut ke mulut yang memiliki ciri khas tersendiri membuat masyarakat tertarik untuk mengunjungi destinasi wisata yang sesuai dengan cerita rakyat tersebut.Kata kunci— Cerita Rakyat, Sastra Wisata, Destinasi Wisata. Abstract— Literary Tourism Destinations in Sumatran Folklores as Alternative Teaching Materials of Literature for Senior High School: A Literary Tourism Study the research objectives (1) Describe the depiction of the setting in the folklore of Sumatra with existing tourist destinations, (2) Describe the position of folklore from Sumatra in popularizing tourist destinations. The subject of this research is folklore from Sumatra, while the object of this research is a tourist destination in folklore from Sumatra. The method of collecting data is by using reading and note-taking techniques using literature study. The results of this study are as follows. (1) the setting of a place in a folklore from Sumatra which is a tourist destination. In the depiction of the setting where the story is related to tourist destinations, it is depicted in the form as a causal process of a story itself. The average pattern of background depictions in stories related to tourist destinations is conveyed by a story such as a love story that does not arrive, is disobedient to parents and does not keep promises. (2) The position of folklore in popularizing existing tourist destinations. Folk stories that circulate by word of mouth that have their own characteristics make people interested in visiting tourist destinations that are in accordance with folklore.Keywords— Folklore, Tourism Literature, Tourist Destinations. 
Dampak Media Sosial terhadap Pemikiran Seorang Anak Usia Dini Maya Liani Siswanto; Jaja Jaja; Maya Dewi Kurnia; Cahyo Hasanudin
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.128 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2879

Abstract

abstrak— Adanya media sosial di kehidupan manusia memang mempermudah manusia untuk berinteraksi, terhadap satu sama lain, menambah relasi dengan mudahnya. tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah media sosial mempunyai dampak terhadap pola pikir penggunanya terutama anak-anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi pustaka yang bersumber dari data-data skunder berupa artikel-artikel ilmiah, jurnal, dan buku-buku berbasis internet. hasil yang diperoleh yaitu media sosial dapat berdampak baik bagi pola pikir anak usia dini jika pengguaannya dengan pengawasan orang tua sebagai edukasi pertama anak usia dini. Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu penggunaan media sosial bagi kalangan anak usia dini harus mendapat perhatian khusus dari orang yang lebih tua untuk meninjau generasi muda yang cerdas bagi nusa dan bangsaKata kunci— Media sosial , pemikiran , anak usia dini   Abstract— The existence of social media in human life makes it easier for humans to interact with each other, add relationships easily. The purpose of this study is to find out whether social media has an impact on the mindset of its users, especially early childhood. This study uses a literature study research method sourced from secondary data in the form of scientific articles, journals, and internet-based books. The results obtained are that social media can have a good impact on the mindset of early childhood if it is used with parental supervision as the first education of early childhood. The conclusion that can be drawn from this research is that the use of social media for early childhood should receive special attention from older people to review the smart young generation for the homeland and nation.Keywords— Social media, thinking, early childhood
Meningkatkan Literasi Siswa melalui Pemanfaatan Aplikasi iPusnas Wanda Ayu Salsabila; Maya Dewi Kurnia; Cahyo Hasanudin
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.752 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2869

Abstract

abstrak— Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, akan tetapi literasi juga merupakan kemampuan berpikir kritis yang harus dimiliki oleh setiap siswa. Keberhasilan generasi muda juga bergantung pada kemampuan literasi yang dimiliki, semakin banyak membaca maka semakin banyak pula informasi dan kosa kata yang di dapat. Perkembangan teknologi yang pesat salah satunya perpustakaan digital harus dimanfaatkan oleh generasi muda sebaik mungkin. Salah satu perpustakaan digital ialah iPusnas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pemanfaatan aplikasi Ipusnas untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka atau library research. Sumber data penelitian ini terdapat pada artikel ilmiah yang sudah dipublikasi di jurnal nasional dan internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi iPusnas merupakan aplikasi perpustakaan digital di mana pada aplikasi terdapat banyak koleksi buku dan berbagai fitur menarik yang bisa dimanfaatkan siswa dalam meningkatkan kemampuan literasi. Sehingga dapat digunakan untuk membantu siswa dalam meningkatkan minat baca atau kemampuan literasinya.Kata kunci— Literasi siswa, Aplikasi iPusnas   Abstract— Literacy is not only the ability to read and write, but literacy is also a critical thinking ability that must be possessed by every student. The success of the younger generation also depends on their literacy skills, the more they read, the more information and vocabulary they get. The rapid development of technology, one of which is a digital library, must be utilized by the younger generation as well as possible. One of the digital libraries is iPusnas. This study aims to find out about the use of the Ipusnas application to improve students' literacy skills. This research uses the method of library research. The data sources for this research are scientific articles that have been published in national and international journals. This study concludes that the iPusnas application is a digital library where in the application there is a large collection of books and various interesting features that students can use in improving literacy skills. So that it can be used to help students improve their reading interest or literacy skills.Keywords— Student literacy, iPusnas App
Refresentasi Realita Sosial pada Puisi Siswa Kelas IX SMPN 1 Kedungpring Siti Aisah; Maulidia Tifani N. H.
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.217 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2902

Abstract

abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kemampuan menulis puisi sebagai representasi berpikir kritis, interpretasi makna, dan bentuk realitas sosial yang ditampilkan dalam struktur pembangun puisi berdasarkan tingkat kompleksitas makna. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang disusun menggunakan metode deskriptif. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa cara siswa merefresentasikan realita sosial di lingkungannya dapat dianalisis berdasarkan tema yang dipilih. Adapun tema yang diangkat adalah tema rokok, kebakaran hutan, kemiskinan, banjir, dan narkoba.Kata kunci— refresentasi, realita sosial, puisi Abstract—— This study aims to describe the ability to write poetry as a representation of critical thinking, interpretation of meaning, and forms of social reality that are displayed in the building structure of poetry based on the level of complexity of meaning. This research is a type of qualitative research that was compiled using descriptive methods. Data analysis was carried out by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the way students represent social reality in their environment can be analyzed based on the theme chosen. The themes raised are the themes of smoking, forest fires, poverty, floods, and drugs.Keywords— refresentation, social reality, poetry
Ilmu Pengetahuan dalam Syair Sidi Djamadi Kajian Hermeneutika Paul Ricoeur Riyadin Nawang Sari; Hafrison Hafrison; Yosi Wulandari
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.778 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2874

Abstract

abstrak— Syair termasuk ke dalam salah satu puisi rakyat yang ada di Indonesia. Syair memiliki corak budaya yang sangat kental. Bahkan di daerah Melayu terutama daerah Minangkabau syair digunakan sebagai salah satu metode yang digunakan dalam penyebaran agama dan mencerminkan adat istiadat yang ada di sana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ilmu pengetahuan dalam syair Sidi Djamadi. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif dengan menggunakan konsep kajian hermeneutika Paul Ricoeur dalam interpretasinya. Subjek dalam penelitian ini adalah syair Sidi Djamadi yang berasal dari Minangkabau. Objek penelitian ini membahas mengenai metafora ilmu pengetahuan dan simbol ilmu pengetahuan yang terdapat dalam syair Sidi Djamadi. Syarat ilmu pengetahuan yang akan dibahas penelitian menurut I.R. Poedjowijatno mengenai empat hal yakni: bermetode, berobjek, sistematis, dan universal. Hasil yang ditemukan bahwa syair Sidi terdapat metafora ilmu pengetahuan yakni berobjek, bermetode, sistematis, dan terakhir syarat universal. metafora yang terdapat dalam syair Sidi Djamadi dominan mengenai metode yang dipilih dalam mencari ilmu pengetahuan yakni bertanya kepada seorang guru dan ilmu pengetahuan yang terdapat dalam syair Sidi Djamadi berkaitan dengan ilmu pengetahuan keagaamaan. Sedangkan untuk objek simbol ilmu pengetahuan ditemukan tiga syarat ilmu pengetahuan yakni berobjek, bermetode, dan universal. Hal ini dapat disimpulkan bahwa simbol yang terdapat dalam syair Sidi Djamadi dominan dengan hukum-hukum islam, rukun islam, dan syariat-syariatnya.Kata kunci— Ilmu Pengetahuan, Syair, Hermeneutika, Sidi Djamadi. Abstract— Poetry is included in one of the folk poetry in Indonesia. Poetry has a very thick cultural pattern. Even in the Malay area, especially the Minangkabau area, poetry is used as one of the methods used in the spread of religion and reflects the customs that exist there. This study aims to describe science in Sidi Djamadi's poetry. This type of research is descriptive qualitative by using the concept of Paul Ricoeur's hermeneutic study in its interpretation. The subject of this research is Sidi Djamadi's poetry from Minangkabau. The object of this research discusses the metaphors of science and symbols of knowledge contained in Sidi Djamadi's poetry. The terms of science that will be discussed in research according to I.R. Poedjowijatno on four things, namely: method, object, systematic, and universal. The results found that Sidi's poetry contained a scientific metaphor, namely object, method, systematic, and finally universal requirements. The metaphor contained in Sidi Djamadi's poem is dominant regarding the method chosen in seeking knowledge, namely asking a teacher and the knowledge contained in Sidi Djamadi's poem is related to religious science. As for the object of the symbol of science, three conditions of knowledge were found, namely the object, the method, and the universal. It can be concluded that the symbols contained in Sidi Djamadi's poetry are dominant with Islamic laws, the pillars of Islam, and their laws.Keywords— Science, Poetry, Hermeneutics, Sidi Djamadi. 

Page 1 of 2 | Total Record : 15