cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafizkurniawan@unaja.ac.id
Phone
+628121882106
Journal Mail Official
lppm@unaja.ac.id
Editorial Address
Prodi Keperawatan UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI Jl. Sersan Muslim RT.24 Kelurahan Thehok Kecamatan jambi Selatan Kota Jambi, Jambi , Indonesia
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Nightingale: Journal of Nursing
ISSN : -     EISSN : 29640180     DOI : -
Core Subject : Health,
Nightingale: Journal of Nursing adalah jurnal keperawatan yang berisi karya ilmiah bagi akademisi dan praktisi. Nightingale: Journal of Nursing menerima artikel penelitian dalam lingkup bidang keperawatan seperti manajemen keperawatan, keperawatan medikal bedah, keperawatan gawat darurat, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan keperawatan komunitas. Nightingale: Journal of Nursing diterbitkan dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli. Nightingale: Journal of Nursing mengundang peneliti dari seluruh bagaian yang ada di dunia untuk mengirimkan artikel penelitian asli, untuk dipublikasikan di jurnal ini. Semua Artikel diterbitkan segera setelah diterima. Penerbit Nightingale: Journal of Nursing adalah Universitas Adiwangsa Jambi.
Articles 72 Documents
Analisis Kualitas Tidur Terhadap Penerapan Kewaspadaan Universal Perawat Shift Di Rumah Sakit Iswadi
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 2 No. 1 (2023): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.256 KB) | DOI: 10.35141/njn.v2i1.562

Abstract

Tidur menjadi kebutuhan primer bagi kelangsungan hidup karena dalam tidur terjadi proses pemulihan mengembalikan kondisi seseorang pada keadaan semula. Untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik, seseorang tidak saja tergantung pada jumlah, durasi atau lamanya waktu tidur berlangsung, tetapi bagaimana pemenuhan kebutuhan tidur yang efektif dan berkualitas. Indikator tercukupinya kualitas tidur yang baik akan ditandai dengan tidur yang tenang, merasa segar sehabis tidur, memiliki semangat dan konsentrasi yang baik saat bekerja. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan hubungan kualitas tidur perawat dalam penerapan kewaspadaan standar di Rumah Sakit yang dilihat dari parameter efisiensi tidurnya. Metode kajian dengan pendekatan kualititif yang disajikan secara deskriftif, baik data primer maupun data sekunder di salah satu Rumah Sakit Swasta Kota Jambi Tahun 2018. Data primer diperoleh melalui kuesioner pada sampel 57 responden, sementara data sekunder telaah dokumen file kepegawaian. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar 30 (52,6%) responden memiliki efisiensi tidur yang baik dan 27 (47,4%) responden dengan efisiensi tidur yang kurang baik. Dari 30 (52,6%) responden yang memiliki efisiensi tidur yang baik terdapat 24 (80%) responden yang menerapkan kewaspadaan standar tinggi dan 6 (20%) responden menerapkan kewaspadaan standar rendah. Hal ini berbanding terbalik dengan perawat yang memiliki efisiensi tidur yang kurang baik, dimana dari 27 (47,4%) responden yang memiliki efisiensi tidur yang kurang baik hanya 10 (37%) responden yang menerapkan kewaspadaan standar tinggi dan 17 (63%) responden menerapkan kewaspadaan standar rendah. kajian analisis menyatakan ada hubungan yang signifikan antara kualitas tidur (efisiensi tidur) dengan penerapan kewaspadaan universal perawat yang bekerja shift, dengan nilai p value 0,002 < α 0,05. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perawat shif yang memiliki efisiensi tidur baik cenderung menerapkan kewaspadaan standar tinggi, sedangkan responden dengan efisiensi tidur yang kurang baik cenderung menerapkan kewaspadaan universal rendah saat memberikan pelayanan kepada pasien di rumah sakit.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kesiapan Ibu Menghadapi Masa Menopause di Desa Pulau Rengas Ulu Wilayah Kerja Puskesmas Sondang Selviana; Aguspairi; Marinawati Ginting; Ismail Usman
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 2 No. 1 (2023): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.04 KB) | DOI: 10.35141/njn.v2i1.571

Abstract

Jumlah wanita didunia yang memasuki fase menopause diperkirakan mencapai 1,94 milyar orang. Populasi wanita yang mengalami menopause di dunia mencapai 894 juta orang dan diperkirakan pada tahun 2030 mendatang jumlah perempuan di dunia yang memasuki masa menopause akan mencapai 1,2 milyar orang. Jenis penelitian adalah survey analitik serta desain penelitian yang digunakan adalah crosssectional dengan jumlah populasi 144 orang dengan sampel sebanyak 60 orang dan teknik pengambilan sampel adalah sismatik random sampling. Pengumpulan berupa kuisioner yang dibagikan pada seluruh ibu yang berusia 45-59 tahun di Desa Pulau Rengas Ulu wilayah kerja puskesmas Bangko Barat. Proses analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan metode komputerisasi dan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara sikap ibu (p=0,00), dukungan suami (p=0,009) terhadap kesiapan ibu menghadapi masa menopause (p=0,144). Diharapkan puskesmas Bangko Barat dapat meningkatkan pnyuluhan dan akan direncanakan puskesmas Bangko Barat pada tahun 2023 akan membuat RPK penyuluhan kepada ibu yang berusia 45-59 tahun tentang penyuluhan kesiapan ibu menghadapi masa menopause dan bekerja sama dengan tim lansia puskesmas, bidan serta kader
Pengaruh Pendidikan Teman Sebaya (Peer Group Education ) Terhadap Kualitas Hidup Lansia Dengan Hipertensi di Posyandu Lansia Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Rendah Kabupaten Tebo Nurhayati
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 2 No. 1 (2023): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35141/njn.v2i1.598

Abstract

Background : Hypertension has an impact on the dimensions of quality of life, namely the physical, psychological and social dimensions. One form of management/activity to improve the quality of life of the elderly is peer group education. Peer group education is an educational method consisting of individuals or groups who present information to peers. Methods: The design of this research is a quasi-experimental research (quasi-experimental) with a Pre Test-Post Test with Control Group Design. The sample in this study were all elderly people who actively visited the posyandu for the elderly in the working area of ​​the Teluk Low Health Center, Tebo Regency in 2022. Data collection was carried out twice, namely before education (pretest) and after education (posttest). Univariate analysis using the frequency distribution and bivariate analysis using the Wilxocon signed test. Results: The results showed the value of sig. (2-tailed) 0.000<0.05, it means that there is a difference between the quality of life of the elderly with hypertension for the pretest and posttest peer group education. sig value. (2-tailed) 0.000<0.05, it means that there is a difference between the quality of life of elderly patients with hypertension for pretest and posttest giving leaflets. Conclusion: It is hoped that it can provide clear and complete information to elderly hypertensive patients and their families about hypertension treatment and how to treat hypertension, in addition to being a source of information in providing nursing care.
Hubungan Status Sosial Ekonomi dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Diet Pasien Diabetes Melitus Tipe II pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Jambi Kecil Kabupaten Muaro Jambi Nurhayati; Zaimah Hilal; Yulidar
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 2 No. 1 (2023): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35141/njn.v2i1.620

Abstract

Penderita Diabetes Melitus Tipe II di dunia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Diperkirakan meningkat seiring pertambahan umur penduduk menjadi 19,9% atau sekitar 111,2 juta jiwa pada umur 65-79 tahun. Angka tersebut diprediksi akan terus meningkat hingga mencapai 578 juta pada tahun 2030 dan mencapai 700 juta pada tahun 2045. Desain penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini penderita diabetes melitus yang berobat pada bulan Januari-Desember 2021 berjumlah 85 pasien dengan menggunakan teknik total sampling. Metode pengambilan data menggunakan kuesioner dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square. Hasil penelitiangambaran kepatuhan diet termasuk dalam kategori tidak patuh sebanyak 55 responden (64,7%), status sosial ekonomi kurang baik 53 responden (62,4%), dukungan keluarga kurang baik 52 responden (63%). Dari hasil uji chi square didapatkan ada hubungan antara sosial ekonomi dengan kepatuhan diet (p-value=0,000), dukungan keluarga (p-value=0,013). Diharapkan agar petugas kesehatan dan dinas kesehatan terkait untuk memberikan penyuluhan mengenai pentingnya kepatuhan Diet DM sebagai pengendalian penyakit Diabetes Melitus
Gambaran Motivasi Dan Dukungan Keluarga Tentang Penyakit Ispa Pada Anak Usia Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi Oril Ardianto
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 2 No. 1 (2023): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35141/njn.v2i1.647

Abstract

Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) adalah infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan bagian atas dan saluran pernafasan bagian bawah yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur. Secara global, insiden ISPA di negara berkembang 0,29% (151 juta jiwa) dengan negara industri 0,05% (5 juta jiwa). Jumlah kasus infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) sangat tinggi di Indonesia. ISPA merupakan masalah kesehatan yang menyebabkan kematian bayi dan balita yang cukup tinggi, seorang balita meninggal tiap 5 menitnya. Dari seluruh kematian yang disebabkan oleh ISPA 20%-30%. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif desain survey yang bertujuan untuk mengetahui gambaran motivasi dan dukungan kelurga tentang penyakit ISPA pada anak usia balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang kawat kota Jambi tahun 2020. Populasi sebanyak 932 orang dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner, dianalisis secara univariat. Berdasarkan hasil penelitian dari 50 responden, didapatkan bahwa responden yang mempunyai motivasi yang kurang baik sebanyak 58% orang dan responden yang mempunyai motivasi yang baik sebanyak 42% orang, responden yang mempunyai dukungan keluarga dukungan keluarga kurang baik sebanyak 54% orang dan responden yang mempunyai motivasi yang baik sebanyak 46% orang. Diharapkan agar dins kesehatan melalui Puskesmas meningkatkan keaktifan dalam penyuluhan langsung tentang motivasi dan dukungan keluarga tentang penyakit ISPA pada anak usia balita kepada masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi.
Gambaran Pengetahuan Tentang Pencegahan Kekambuhan Hipertensi Pada Lansia di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi Oril Ardianto; Faradina Aghadiati
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 2 No. 1 (2023): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35141/njn.v2i1.648

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab angka kesakitan pada lansia. World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menyandang hipertensi. Seseorang yang telah menderita hipertensi sangat perlu melakukan pencegahan kekambuhan agar tidak terjadi peningkatan tekanan darah yang lebih parah. Penderita hipertensi tidak semua dapat melakukan pencegahan terhadap penyakitnya karena tingkat pengetahuan penderita hipertensi tentang pencegahan hipertensi tidak sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang pencegahan kekambuhan hipertensi pada lansia di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini bertempat di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi yang dilakukan pada bulan Agustus-September 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia penderita hipertensi di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi dari Januari-Juni 2021 sebanyak 188 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 66 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling Analisis data secara univariat. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden melakukan pencegahan kekambuhan hipertensi dengan baik sebanyak 34 responden (51,5%) dan sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik tentang pencegahan kekambuhan hipertensi sebanyak 64 responden (97%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah melakukan pencegahan kekambuhan hipetensi yang baik karena memiliki pengetahuan yang baik. Untuk itu, diharapkan dapat meningkatkan peran petugas kesehatan dalam memberikan pendidikan kesehatan tidak hanya pada penderita hipertensi atau keluarga yang memiliki anggota keluarga yang mengalami penyakit hipertensi tetapi dapat diberikan kepada seluruh masyarakat sebagai langkah pencegahan primer
GAMBARAN STRATEGI PELAKSANAAN HARGA DIRI RENDAH TERHADAP HARGA DIRI RENDAH PASIEN SKIZOFRENIA Madepan Mulia
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 1 No. 02 (2022): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35141/njn.v1i02.668

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai dengan terjadinya distorsi persepsi, pikiran dan emosi yang tidak sesuai. Harga diri rendah masuk ke dalam gejala negatif dari penilaian ideal diri yaitu perasaan negatif terhadap diri sendiri, termasuk kehilangan rasa percaya diri, tidak berharga, tidak berdaya, tidak ada kontak mata dan postur tubuh menunduk. Salah satu cara penanganan pasien dengan harga diri rendah adalah dengan menerapkan strategi pelaksanaan harga diri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat dan tanda gejala harga diri rendah pada pasien skizofrenia dengan masalah keperawatan harga diri rendah sebelum dan sesudah diberikan strategi pelaksanaan harga diri rendah di Panti Rehabilitasi Gangguan Jiwa dan Narkoba Wisma Ataraxis Kabupaten Lampung Selatan. Metode dalam penelitian menggunakan tindakan keperawatan berupa strategi pelaksanaan harga diri rendah terhadap 2 orang pasien skizofrenia dengan masalah keperawatan harga diri rendah yang dilaporkan dalam bentuk studi kasus Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan tindakan keperawatan berupa strategi pelaksanaan harga diri rendah pada kedua partisipan terjadi peningkatan tingkat harga diri dan penurunan tanda gejala harga diri rendah. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tindakan keperawatan berupa strategi pelaksanaan harga diri rendah dapat meningkatkan harga diri dan menurunkan tanda gejala harga diri rendah.
Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Pendidikan Seks Pada Anak Autisme Usia Remaja Yersi Ahzani; Arneliwati; Dewi Kurnia Putri
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 2 No. 2 (2023): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Autisme merupakan kondisi dimana individu lebih tertarik dengan dunianya sendiri. Masa pubertas pada remaja autisme menyebabkan minat terhadap lawan jenis dan hasrat seksual meningkat. Ketidakmampuan mengontrol keadaan ini menyebabkan mereka mengekspresikan dengan perilaku yang tidak tepat sehingga meningkatkan resiko menjadi korban dan pelaku pelecehan seksual. Diperlukan upaya mengarahkan remaja autisme dalam mengekspresikan hasrat seksual mereka dengan tepat. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan seksualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan ibu tentang pendidikan seks pada anak autisme usia remaja. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan 30 responden dengan teknik sampling jenuh dan dianalisa secara univariat. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik responden diketahui 66,7% bekerja, pendidikan terakhir 63,3% tamatan SMA/SLTA, 70,0% berada dalam rentang usia dewasa madya (36-45) tahun. Karakteristik anak responden berdasarkan jenis kelamin didapatkan 76,7% laki-laki, dengan rata-rata berusia 15,3667 tahun. Tingkat pengetahuan mayoritas responden dalam kategori cukup sebanyak 53,3%, sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang mengajarkan nama anggota tubuh dengan nama antomi sebenarnya. Berdasarkan hasil ini diharapkan institusi pendidikan dan tempat penelitian dapat bekerjasama guna meningkatkan pengetahuan ibu tentang pendidikan seks pada anak autisme usia remaja khususnya materi tentang mengajarkan nama anggota tubuh dengan nama antomi sebenarnya.
Model Regresi Faktor Penentu Yang Dominan Mempengaruhi Kualitas Tidur Perawat Shift Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Pertamedika Iswadi; Aguspairi
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 2 No. 2 (2023): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petugas rumah sakit dituntut mampu memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat secara konsisten dan mampu menerapkan kewaspadaan universal serta menjamin keselamatan pasien selama dalam layanan. Faktor kelalaian, kelelahan sering menjadi pemicu utama terjadinya insiden keselamatan pasien. Kelalaian dan kelelahan tersebut sering dikaitkan dengan pelayanan 24 jam yang terus-menerus. Ketidak mamuan memjaga kualitas tidur dapat berdampak pada penurunan konsentrasi kerja. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan faktor penentu yang dominan dari beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kualitas tidur perawat yang bekerja secara shif di Rumah Sakit. Metode kajian dengan pendekatan kualitatif yang disajikan secara deskriptif. Data primer diperoleh melalui kuesioner pada sampel 57 responden, sementara data sekunder telaah dokumen file kepegawaian. Hasil kajian analisa bivariat menunjukkan dari lima variabel faktor yang mempengaruhi kualitas tidur didapatkan faktor laterasi tidur nilai p value 0.005 < 0.05, durasi tidur nilai p value 0.017 < 0.05, efisiensi tidur nilai p value 0.002 < 0.05, gangguan tidur nilai p value 0.000 < 0.05, dan disfungsi aktivitas sehari-hari nilai p value 0.000 < 0.05 artinya semua variabel berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas tidur perawat shif. Selanjutnya dilakukan analisa multivariat model regresi logistik didapatkan variabel efisiensi tidur merupakan faktor paling dominan berpengaruh terhadap kualitas tidur perawat shift dengan OR: 58.510 (95 % CI: 2.750-1244.999) dan p value 0,009 yang artinya kualitas tidur perawat shift kecenderungan 58.510 kali dipengaruhi oleh variabel efisiensi tidur bila dibandingkan dengan variabel lain. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perawat shif yang memiliki kualitas tidur yang buruk sangat dipengaruhi oleh efisiensi tidur yang tidak baik, cenderung menyebabkan kelelahan dan kelalaian kerja, sehingga berdampak pada penurunan kewaspadaan standar dan patien safety.
HUBUNGAN SELF MANAGEMENT/MANAJEMEN DIRI DENGAN STATUS TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA KLINIK INTERNATIONAL SOS KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2023 Nurhayati; Marinawati Ginting
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 2 No. 2 (2023): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang hipertensi di dunia meningkat setiap tahunnya. Ada sekitar 1,13 Miliar orang yang artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis hipertensi. Sala satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan manajemen diri sehingga dalam meningkatkan keberhasilan dalam mengatasi hipertensi.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross sectional yang bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan self management dengan status tekanan darah pasien hipertensi di Wilayah Kerja Klinik International SOS Kalimantan Timur 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi dengan jumlah sampel 58 orang menggunakan proportional random sampling dengan uji chi-Square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa self management pasien hipertensi berada dalam kategori baik sebanyak 36 orang (62,1 %), status tekanan darah pasien hipertensi berada dalam kategori terkontrol sebanyak 40 orang (69,0%), kategori tidak terkontrol sebanyak 18 orang (31,0%). Hasil uji statistik (Chi-Square) didapatkan bahwa p-value (0,005) < α (0,05) maka berarti terdapat hubungan yang bermakna antara manajemen diri dengan status tekanan darah pasien hipertensi di wilayah kerja Klinik Internasional SOS Kalimantan Timur Tahun 2023.Sebagai ujung tombak pemberi layanan, maka petugas kesehatan disarankan rutin melaksanakan monitoring dan evaluasi serta melakukan pemeriksaan secara berkala melalui kunjungan rumah untuk meningkatkan manajemen diri pasien hipertensi.