cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafizkurniawan@unaja.ac.id
Phone
+628121882106
Journal Mail Official
lppm@unaja.ac.id
Editorial Address
Prodi Keperawatan UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI Jl. Sersan Muslim RT.24 Kelurahan Thehok Kecamatan jambi Selatan Kota Jambi, Jambi , Indonesia
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Nightingale: Journal of Nursing
ISSN : -     EISSN : 29640180     DOI : -
Core Subject : Health,
Nightingale: Journal of Nursing adalah jurnal keperawatan yang berisi karya ilmiah bagi akademisi dan praktisi. Nightingale: Journal of Nursing menerima artikel penelitian dalam lingkup bidang keperawatan seperti manajemen keperawatan, keperawatan medikal bedah, keperawatan gawat darurat, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan keperawatan komunitas. Nightingale: Journal of Nursing diterbitkan dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli. Nightingale: Journal of Nursing mengundang peneliti dari seluruh bagaian yang ada di dunia untuk mengirimkan artikel penelitian asli, untuk dipublikasikan di jurnal ini. Semua Artikel diterbitkan segera setelah diterima. Penerbit Nightingale: Journal of Nursing adalah Universitas Adiwangsa Jambi.
Articles 72 Documents
HUBUNGAN SIKAP PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN IDENTIFIKASI DALAM PATIENT SAFETY DI RUANGAN RAWATINAP RUMAH SAKIT MITRA TAHUN 2025 Paranita Utama; Pela Medyasa
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 4 No. 2 (2025): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on the IKP report at Mitra Hospital in 2022, there were 3 cases of KTD, 9 cases of KNC, and 2 cases of KTC. This study aimed to determine the relationship between nurses’ attitudes and the implementation of patient identification in patient safety at the inpatient ward of Mitra Hospital in 2025. The research method used was an observational analytic survey with a cross-sectional design. The sampling technique applied was total sampling, with a total of 36 respondents. Data were analyzed using the Spearman Rho statistical test. The results showed that among respondents with poor attitudes, patient identification was also poorly performed in 5 respondents (38.5%) and fairly well in 8 respondents (61.5%). Meanwhile, the majority of respondents with good attitudes performed patient identification fairly well in 9 respondents (39.1%), well in 11 respondents (47.8%), and very well in 3 respondents (13%). The Spearman Rho analysis revealed an r value = 0.680 with a p value = 0.001. Thus, it can be concluded that there is a significant relationship between nurses’ attitudes and the implementation of patient identification in patient safety at the inpatient ward of Mitra Hospital in 2025. The results of this study are expected to enhance nurses’ knowledge regarding patient identification as part of patient safety practices.
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKITMITRA JAMBI Zaimah Hilal; Edwin Lewis
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 4 No. 2 (2025): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dispepsia merupakan sekumpulan gejala yang ditandai dengan rasa nyeri atau ketidaknyamanan pada perut bagian atas, seperti perasaan cepat kenyang, kembung, mulas, bersendawa, mual, muntah, atau nyeri perut. Beberapa faktor yang berperan dalam timbulnya dispepsia antara lain pola makan dan tingkat stres. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola makan dan tingkat stres dengan kejadian dispepsia pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Mitra tahun 2025. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling sehingga diperoleh 20 responden pasien dispepsia. Analisis data dilakukan secara univariat dengan deskriptif frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian dispepsia (p value = 0,013) serta antara tingkat stres dengan kejadian dispepsia (p value = 0,002). Hal ini berarti pola makan dan stres memiliki pengaruh yang nyata terhadap timbulnya dispepsia pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Mitra tahun 2025. Kesimpulannya, pola makan yang teratur serta pengelolaan stres yang baik merupakan upaya penting dalam pencegahan dan penanganan dispepsia.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU MEROKOK ELEKTRIK PADA ANGGOTA SAT SAMAPTA POLRES MUARO JAMBI TAHUN 2025 Asmita Aulia; Matda Yunartha
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 4 No. 1 (2025): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok elektrik atau vape merupakan perangkat berdaya listrik dengan bermacam desain yang berfungsi memanaskan aerosol e-liquid yang mengandung nikotin, propilena, glikol, gliserin, dan berbagai perasa aditif untuk menghasilkan aerosol untuk dapat dihirup. Rokok elektrik populer karena klaim yang menyatakan rokok elektrik merupakan perangkat yang lebih aman dan sehat dibandingkan dengan rokok konvensional (Besaratinia & Tommasi, 2020; Tsai et al., 2020). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku merokok elektrik pada anggota Sat Samapta Polres Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi deskriptif analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Sat Samapta Polres Muaro Jambi yang merokok elektrik sebanyak 58 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 58 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah divalidasi sebelumnya, terdiri dari aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku merokok elektrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (34,5%), sikap negatif (53,4%), dan perilaku merokok elektrik dalam kategori cukup (41,4%). Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,003) dan sikap (p = 0,026) terhadap perilaku merokok elektrik.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN IBU HAMIL MINUM TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP SUBAN KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT TAHUN 2025 Novi Efriyanti; Sri Mulyati
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 4 No. 1 (2025): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia in pregnant women is a health problem that can lead to complications during pregnancy and childbirth. This study aims to determine the relationship between knowledge and compliance of pregnant women in taking Fe tablets with the incidence of anemia in the Work Area of Suban Inpatient Health Center, West Tanjung Jabung Regency in 2025. A quantitative method with a cross-sectional design was used, involving 55 respondents selected through purposive sampling. Data were analyzed using the chi-square test. The results showed a significant relationship between knowledge and compliance of pregnant women in taking Fe tablets and the incidence of anemia (p < 0.05). It is concluded that higher levels of knowledge and compliance in consuming Fe tablets are associated with a lower risk of anemia. Health workers are encouraged to continue providing education and motivation to pregnant women on the importance of regular Fe tablet consumption.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS RAWAT INAP SUBAN KABUPATEN TANJUNG JABUNGBARAT TAHUN 2025 Yana Heri; Sri Mulyati
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 4 No. 1 (2025): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia. Keberhasilan pengobatan TB sangat bergantung pada kepatuhan pasien dalam mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Pengetahuan pasien mengenai TB dan pentingnya pengobatan diyakini berperan dalam meningkatkan kepatuhan tersebut. Berdasarkan data Puskesmas Rawat Inap Suban Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pada tahun 2024 tercatat 68 penderita TB paru. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum OAT pada pasien TB paru tahun 2025. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan dilakukan pada 25 - 02 Mei 2025. Sampel berjumlah 32 orang, dipilih dengan teknik purposive sampling dari populasi sebanyak 68 pasien. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 15 responden (46,9%) memiliki pengetahuan baik dan tingkat kepatuhan tinggi. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum OAT (p < 0,05). Pengetahuan yang baik berkaitan erat dengan kepatuhan minum OAT. Oleh karena itu, peningkatan edukasi dan penyuluhan kepada pasien TB perlu ditingkatkan guna mendukung keberhasilan terapi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYAKIT ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMBUR NAIKTAHUN 2023 Suriani
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 3 No. 1 (2024): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acute Respiratory Infection (ARI) is an environmental-based disease that spreads through the air. This disease can be transmitted if the virus or bacteria contained in the droplets is inhaled by a healthy person. Infected droplets can be spread by coughing or sneezing. The aim of this research is to find out how these factors influence ARI in toddlers in the Simbur Naik Community Health Center working area. The design used in this research is correlational analytics with a cross sectional approach. The population in this study were mothers of toddlers who had a history of suffering from ISPA in the Simbur Naik Community Health Center working area, Muara Sabak Timur District, East Tanjung Jabung Regency. In this research, the sampling technique used was total sampling. Data were collected using a questionnaire using the Chi Square statistical test with SPSS 25 software where p<0.05. The results of the study showed that 40 respondents were known to have ARI incidents in the work area of the Simbur Naik Community Health Center, Muara Sabak Timur District, East Tanjung Regency, showing Age < 2 years (70%), Incomplete Immunization Status (72.5%), Poor Knowledge (72.5%) and unhealthy residential density (50%) with the incidence of ISPA in the Simbur Naik Community Health Center area. The results of the Chi Square Test showed that the influence of toddler age on the incidence of ISPA was p-value = 0.04, mother's knowledge on the incidence of ISPA was p-value = 0.01, immunization status was on the incidence of ISPA p-value = 0.01 and room occupancy density was incidence of ARI p-value = 0.01. This result shows that the direction of the correlation is positive with a significant influence. So H0 is rejected and H1 is accepted. The conclusion is that there is a significant and influential relationship between the factors that influence acute respiratory infections in toddlers in the Simbur Naik Community Health Center working area.
HUBUNGAN MOTIVASI DAN MASA KERJA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN PERAWAT DALAM MENGGUNAKAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA JAMBI Gusrani; Dini Suryani
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 3 No. 1 (2024): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitals are not only places of treatment but can be a source of infection. Infections that are acquired from hospitals are usually acquired by patients during the treatment process at health facilities which are called nosocomial infections (HAIs). HAIs are still a health problem faced by developing countries, including Indonesia. Efforts that can be made to prevent HAIs are nurses' compliance with using PPE. This study aims to determine the relationship between length of service and motivation in using PPE in the inpatient ward at Royal Prima Hospital Jambi in 2023. This research is a quantitative study with a cross-sectional approach. The research was carried out on 1 September 2023 – 10 September 2023 at the Royal Prima Jambi Hospital. The results analyzed using the chi-square test. The results show that there is no relationship between the length of service and nurses' compliance with using PPE in the inpatient room at Royal Prima Jambi Hospital in 2023 with a p-value of 0.614. On the other hand, research shows that there is a relationship between motivation and nurses' compliance with using PPE in the inpatient room at Royal Prima Jambi Hospital in 2023 with a p-value of 0.03. Conclusion Motivation is a factor that influences nurses' compliance with using PPE. So, to increase nurse compliance, hospitals are expected to hold outreach, and training and provide rewards to nurses who are compliant in using PPE.
Identifikasi Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Winna Kurnia sari, AZ; Nur Aviah
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 1 No. 01 (2022): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut data WHO sekitar 972 juta (26,4% ) orang di seluruh dunia mengidap hipertensi. Riskesdas 2018 menyatakan prevalensi hipertensi pada penduduk usia >18 tahun sebesar 34,1%. Penelitian ini bertujuan mengetahui identifikasi faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita hipertensi di puskesmas berjumlah 3611 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 42 orang diambil dengan tekhnik accidental sampling. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 42 responden, sebanyak 25 responden (59.5%) berusia > 45 tahun, sebanyak 24 responden (42.9 %) berjenis kelamin perempuan, sebanyak 23 responden (54.8%) mempunyai keturunan hipertensi, sebanyak 24 responden (57.1%) mengalami obesitas dan sebanyak 26 responden (61.9 %) terpapar rokok. Ada hubungan antara usia (p=0,000), keturunan (p=0,000) dan obesitas (p=0,000) dengan kejadian hipertensi dimana p value < 0,05. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p=0,087) dan merokok (p=0,463) dengan kejadian hipertensi dimana p value > 0,05. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa usia, keturunan dan obesitas mempengaruhi terjadinya hipertensi.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Efektivitas Komunikasi Perawat pada Pasien di Ruang Rawat Inap Rs Royal Prima Jambi Margareta Pratiwi
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 1 No. 01 (2022): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi terapeutik memegang peranan sangat penting dalam pelayanan keperawatan karena merupakan kegiatan mutlak dan menentukan bagi hubungan atau interaksi perawat dan pasien dalam menunjang kesembuhan pasien serta menemukan solusi dari permasalahan yang sedang dialami pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas komunikasi perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan terhadap pasien. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas komunikasi perawat-pasien di ruang rawat inap RS Royal Prima Jambi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan crossectional yang dilakukan pada periode rawat Tahun 60 perawat sebagai responden. Hasil penelitian menggambarkan 56,1% responden pasien menilai komunikasi perawat efektif, analisis lebih lanjut dengan regresi logistik menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dan pengetahuan dengan efektivitas komunikasi perawat dan pasien.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Kejadian Anemia pada Wanita Usia Subur (WUS) Oril Ardianto
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 1 No. 01 (2022): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia masih menjadi salah satu kesehatan masyarakat yang paling banyak dijumpai dibelahan dunia. Anak-anak dan wanita usia subur (WUS) adalah kelompok yang paling berisiko, dengan perkiraan prevalensi anemia pada balita sebesar 47 persen, pada wanita hamil sebesar 42 persen, dan pada wanita yang tidak hamil usia 15-49 tahun sebesar 30 persen. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Jambi, kejadian anemia di Puskesmas Putri Ayu sebanyak 141 orang Apabila anemia pada WUS tidak diatasi akan mengakibatkan risiko kematian maternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap kejadian anemia pada wanita usia subur (WUS) di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi yang akan dilakukan pada bulan September tahun 2021. Populasi penelitian adalah seluruh wanita usia subur yang berkunjung ke Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi pada bulan Agustus 2021. Sampel dalam penelitian ini sebanyak diambil dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak mengalami anemia sebanyak 26 responden (72,2%) dan sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang cukup sebanyak 31 responden (86,1%) tentang anemia. Tidak ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap kejadian anemia pada wanita usia subur (WUS) dengan p value 1,000 > 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap kejadian anemia pada wanita usia subur (WUS). Untuk itu, diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan informasi dan meningkatkan pelayanan kesehatan pada wanita usia subur yang memiliki tanda dan gejala anemia untuk mencegah terjadinya anemia sejak dini.