Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Articles
1,921 Documents
Tingkat Efektivitas Penyampaian Informasi Pendaftaran Rawat Jalan Terhadap Kepatuhan Pasien Kontrol Membawa KIB di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat
Rifki Aulia Ramadan, Muhammad;
Sonia, Dina
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.265
Latar Belakang: Berdasarkan penelitian terdapat permasalahan tentang penyampaian informasi pendaftaran rawat jalan terhadap kepatuhan pasien kontrol membawa KIB di rumah sakit jiwa Provinsi Jawa Barat. Bagian pendaftaran sering terjadi masalah pasien yang lupa membawa kartu berobat sehingga menyebabkan lambatnya waktu antrian di sarana pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengontrol pasien apakah membawa kartu atau tidak membawa kartu kontrol berobat (KIB), mengidentifikasi cara pelayanan kepada pasien kontrol berobat, mengidentifikasi faktor penyebab tidak patuhnya pasien kontrol membawa kartu berobat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan random sampling di bagian pendaftaran. Objek penelitianya adalah proses menyampaian informasi oleh petugas pendaftaran dan kepatuhan pasien kontrol membawa kartu berobat. Jumlah data sampel didapat dari rumus slovin. Sampel penelitian sebanyak 94 pasien. Hasil: Faktor yang mempengaruhi pasien tidak patuh membawa KIB yaitu: 1) Petugas pendaftaran belum sepenuhnya memberi tahu kepada pasien tentang nilai guna KIB. 2) KIB yang dibawa oleh pasien biasanya rusak karena terlipat di dalam dompet, hal ini mengakibatkan tulisan pada KIB menjadi luntur dan sulit dibaca. 3) Pasien berpendapat bahwa mereka sudah menyimpan KIB, tetapi KIB dari bahan kertas bisa robek atau basah saat kehujanan. 4) Sosialisasi rumah sakit belum sepenuhnya dilakukan terhadap keluarga pasien yang mewakili, terkhusus yang sudah lanjut usia. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian di atas bahwa faktor kesadaran keluarga pasien jiwa akan pentingnya KIB dan dampak negatif apabila tidak membawa KIB saat kontrol berobat masih kurang, belum ada sosialisasi berkelanjutan dari pihak Rumah Sakit kepada Keluarga pasien, bahan baku KIB masih menggunakan kertas.
Tinjauan Pencegahan Penyebaran Virus COVID-19 Melalui Berkas RM Terhadap Kesehatan Perekam Medis di RS Sariningsih
Nuraeni, Nabilah;
Nurcahyani, Emilia;
Hidayati, Meira
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.267
Latar Belakang: Virus Corona yang disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) yaitu virus yang menyerang sistem pernafasan pada manusia. Virus corona penyebarannya begitu cepat tentunya juga beresiko tinggi menginfeksi para tenaga kesehatan termasuk perekam medis. contoh penularannya yaitu pada media kertas khususnya berkas rekam medis yang dimana virus COVID-19 dapat bertahan selama 5 hari. Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu meninjau pencegahan penyebaran virus COVID-19 pada dokumen rekam medis. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dilakukan dengan wawancara pada petugas rekam medis dirumah sakit sariningsih yang bertanggung jawab dibagian pendaftaran dan pengelolaan berkas rekam medis pasien yang terpapar virus COVID-19. Hasil: Rumah Sakit Sariningsih sendiri tetap melakukan pelayanan terhadap pasien COVID-19 yang di mana alur pelayanannya yaitu pasien datang membawa rujukan dari ppk 1 dengan diagnose COVID-19 lalu surat rujukan pasien diserahkan ke security, kemudian security tersebut membawa surat rujukan ke bagian rekam medis untuk didaftarkan, pasien langsung menunggu di poli COVID-19 untuk diperiksa. Kesimpulan: Pencegahan penyebaran virus COVID-19 melalui berkas rekam medis sangat diperlukan guna memutus rantai penularan virus yang bisa berpotensi menularkan kepada seluruh petugas medis khususnya perekam medis, baik petugas dibagian pendaftaran pasien maupun dibagian pengelolaan berkas pasca pasien COVID-19 diberi perawatan.
Analisis Kompetensi Perekam Medis Terhadap Kepuasan Pasien di Puskesmas Cicalengka DTP
Wulandari, Rani;
Sonia, Dina
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.268
Latar belakang: Rekam medis menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan di sebuah Puskesmas dalam hal pelayanan kepada pasien. Pendidikan merupakan salah satu aspek yang mempengaruhi pengetahuan dan pemahaman perekam medis dalam melaksanakan tugasnya. Pengetahuan tentang rekam medis akan berdampak besar pada kinerja sebagai perekam medis. Pelayanan yang diberikan dengan baik akan mempengaruhi tingkat kepuasan pasien. Tujuan: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Kompetensi Perekam Medis terhadap Kepuasan Pasien di Puskesmas Cicalengka DTP. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara Observasi dan Studi Pustaka melalui data dari Puskesmas Cicalengka DTP. Responden dalam penelitian ini adalah petugas perekam medis dan pasien di Puskesmas Cicalengka DTP. Hasil: Perekam medis di Puskesmas Cicalengka DTP memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda. Tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Cicalengka DTP menunjukkan hasil yang sudah baik dilihat dari 80% jumlah perekam medis yang sudah memahami tugas dan kinerjanya.. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian bahwa petugas rekam medis di Puskesmas Cicalengka DTP sudah kompeten. Kompetensi yang dimiliki perekam medis di Puskesmas Cicalengka DTP menunjukan hasil yang baik. Hal ini dilihat dari kemampuan perekam medis dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai SOP yang berlaku. Kompetensi yang dimiliki oleh perekam medis sangat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan. Dilihat dari IKM (indeks kepuasan masyarakat) bahwa layanan pendaftaran memiliki IKM sebesar (88,48%) dari 270 orang, kemudian pada poli umum sebesar (88,52%) dari 212 orang dan pada poli gigi menunjukan hasil (87,26%) dari 191 orang pasien.
Faktor Penyebab Kerusakan Fisik Dokumen Rekam Medis Terhadap Pasien Rawat Jalan di Klinik Dr.Alfred Majalaya
Gustiana, Uus;
Febriana, Marlina;
Gunawan, Erix
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.274
Latar Belakang: Rekam medis akan terlaksana dengan baik apabila bagian pengolahan data dan pencatatan melakukan tugasnya dengan baik. Salah satunya pengolahan data di bagian Penyimpanan (filing). Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di klinik dr. Alfred Majalaya diketahui bahwa pada bulan Januari sampai bulan Mei 2021 sebanyak 52 berkas mengalami kerusakan dan 21 berkas mengalami kelunturan pada berkas rekam medis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kerusakan fisik dokumen rekam medis terhadap pasien rawat jalan di klinik dr.Alfred Majalaya. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan berdasarkan wawancara dan observasi terkait penyimpanan berkas rekam medis agar terhindar dari kerusakan dengan menggunakan unsur 5 M yang terdiri dari man, money, material, machines and method. Populasi dalam penelitian ini yaitu menggunakan petugas rekam medis bagian filing, yang berjumlah 5 petugas. Hasil: Hasil yang didapat bahwa masih banyak petugas rekam medis yang memiliki latar belakang bukan D III rekam medis. SOP terkait penyimpanan berkas rekam medis belum pernah disosialisasikan bahkan belum pernah diadakan pelatihan terhadap petugas rekam medis, jumlah rak filing sangat terbatas, serta bahan dokumen rekam medis yang tipis sehingga mudah rusak dan robek pada bagian ujung atas bawah rekam medis. Kesimpulan: ada beberapa petugas yang tidak pernah mengikuti pelatihan khusus terkait dokumen rekam medis. Rak rekam medis di klinik dr. Alfred Majalaya jumlahnya sangat terbatas terbatas secara keseluruhan masih menggunakan kayu. Pihak klinik belum melaksanakan retensi. Klinik dr.Alfred belum melakukan sosialisasi terkait SOP penyimpanan berkas rekam medis.
Penyebab Pengembalian Berkas Klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Pasien Rawat Inap ditinjau dari Syarat-Syarat Pengajuan Klaim di Rumah Sakit Tk 02.07.02 Lahat
Pitaloka, Suci;
Ningsih, Nuriman
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.275
Latar Belakang: Pelayanan Kesehatan di Indonesia tidak lepas dari program pemerintah yaitu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan BPJS Kesehatan sebagai pelaksana programnya. Proses pengajuan klaim dari Rumah Sakit kepada BPJS Kesehatan memiliki tahap verifikasi administrasi kepesertaan, dan verifikasi administrasi pelayan kesehatan. Metode pembayaran yang digunakan menggunakan sistem prosfektif INA-CBGs yaitu menggunakan klaim yang akan mendapat penggantian biaya dari BPJS. Di Rumah Sakit TK IV 02.07.02 Lahat masih ditemukan berkas klaim yang tidak lengkap dalam proses verifikasi, sehingga menyebabkan pengembalian berkas klaim oleh BPJS Kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyebab pengembalian berkas klaim BPJS pasien rawat inap ditinjau dari syarat-syarat pengajuan klaim. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey deskriptif dengan pendekatan cross sectional. yang digunakan adalah berkas Sampel data klaim rawat inap yang dikembalikan BPJS Kesehatan bulan April-Mei 2021 sebanyak 25 berkas. Instrumen penelitian menggunakan checklist dan wawancara. Hasil: Hasil penelitian diperoleh gambaran pada verifikasi administrasi terdapat 15 berkas (60%) yang tidak lengkap, ketidaksesuaian pada verifikasi administrasi kepesertaan terdapat 22 berkas (88%) dan pada verifikasi administrasi pelayanan yang tidak sesuai sebanyak 13 berkas (52%). Kelengkapan dan kesesuaian administrasi menunjukan kurangnya berkas penunjang dan kesalahan pada input data pada aplikasi INA-CBGs, sedangkan pada verifikasi administrasi pelayanan ketidaksesuaian pada kode ICD, kurang jelasnya indikasi rawat inap, dan pelayanan yang harusnya satu episode. Pada pengajuan klaim ini rumah sakit belum mempunyai Standar Prosedur Operasional (SPO). Kesimpulan: Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang tidak lengkap pada verifikasi administrasi yaitu ketidaklengkapan formulir-formulir atau penunjang yang sudah menjadi syarat dan ketentuan dalam pengajuan yaitu 15 berkas (60%) dan pada tahap verifikasi administrasi kepesertaan terdapat 22 berkas (88%) yaitu ketidaksesuaian antara data pada Surat Eligibilitas Peserta (SEP) dengan data yang diinput pada aplikasi INA-CBGs. Sedangkan penyebab pengembalian pada verifikasi administrasi pelayanan ditemukan yang tidak sesuai 13 berkas (52%), diantaranya kurang jelas indikasi rawat inap atau penyebab secara klinis.
Pengaruh Kelengkapan Diagnosis Akhir Pada Ringkasan Pulang Terhadap Kualitas Ketepatan Kodifikasi di Rumah Sakit X Kota Bandung
Alfiani, Silvia;
Herfiyanti, Leni
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.276
Latar belakang: Rekam medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen antara lain identitas pasien, hasil pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Rumah Sakit kota Bandung, ditemukan kendala dalam kegiatan rekam medis salah satunya adalah kegiatan pengkodean (coding) antara lain penulisan diagnosa oleh dokter yang kurang jelas atau tidak lengkap Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelengkapan diagnosis akhir pada ringkasan pulang terhadap kualitas ketepatan kodifikasi di Rumah Sakit X Kota Bandung berdasarkan dokumen rekam medis triwulan 1 pada tahun 2021. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, kuesioner, dan studi pustaka. Pengolahan data menggunakan SPSS dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Populasi dalam penelitian ini adalah 1.238 rekam medis pada triwulan I tahun 2021. Sampel yang digunakan sebanyak 100 rekam medis. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Responden pada penelitian ini sejumlah 18 orang. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) 65% kelengkapan diagnosis akhir mempengaruhi ketepatan kodifikasi dan mempunyai pengaruh yang sangat kuat, (2) ketidaklengkapan diagnosis akhir sebanyak 21 rekam medis, (3) ketepatan kodifikasi sebesar 68% dan (4) ketidaktepatan kodifikasi sebesar 32%. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini yaitu kelengkapan diagnosis akhir pada ringkasan pulang berpengaruh terhadap kualitas ketepatan kodifikasi
Analisis Pencegahan COVID-19 Melalui Berkas RM Terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja di RS X
Satriyo, Satriyo;
Sonia, Dina
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.277
Latar Belakang: Virus COVID-19 adalah infeksi virus yang menyebabkan gangguan dengan gejala pernapasan, demam dan batuk-batuk. Oleh karena itu dalam mengurangi dampak dari virus COVID-19, tenaga medis perlu menggunakan APD. Penelitian berobjek kepada keselamatan dan kesehatan kerja, dikarenakan masih banyaknya tenaga medis yang kurang peduli terhadap keselamatan dan kesehatan kerja khususnya di RS X. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pencegahan penyebaran COVID-19 melalui berkas rekam medis terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di RS X dan untuk mengetahui pengelolaan pencegahan penyebaran COVID-19 melalui berkas rekam medis terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di RS X. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pencegahan berkas rekam medis melalui K3 sangat mempengaruhi apalagi di masa pandemi COVID-19 yang mengharuskan tenaga kesehatan ekstra dalam melakukan perlindungan diri hal ini dapat dibuktikan dengan adanya jaga jarak antar petugas medis baik itu di bagian pendaftaran maupun di ruangan rekam medis di RS X. Kesimpulan: Pencegahan berkas rekam medis melalui K3 sangat mempengaruhi apalagi di masa pandemi COVID-19 yang mengharuskan tenaga kesehatan ekstra dalam melakukan perlindungan diri hal ini dapat dibuktikan dengan adanya jaga jarak antar petugas medis baik itu di bagian pendaftaran maupun di ruangan rekam medis di RS X, selain itu juga penggunaan handsanitizer dan APD yang lengkap sehingga meminimalisir risiko penularan virus COVID-19 antar tenaga kesehatan.
Analisis Kelengkapan Pengisian Resume Pasien Guna Meningkatkan Mutu Pelayanan RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung
Salimudin Faslah, Riki;
Rusmana, Tarlan;
Hidayati, Meira
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.279
Latar Belakang: Kelengkapan rekam medis pasien menjadi salah satu indikator rumah sakit untuk meningkatkan mutu pelayanan. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kelengkapan resume pasien guna menunjang mutu rekam medis di Ruang Obstetri RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dengan menggunakan instrumen lembar observasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Total Sampling dari formulir resume bulan April-Juni 2021 sebanyak 304 sampel. Hasil: Hasil pengamatan sebanyak 304 dokumen rekam medis didapatkan bahwa bulan yang paling banyak memiliki angka ketidaklengkapan adalah bulan Juni yaitu sebanyak 7 form atau 10 % dari 72 sampel formulir resume yang penulis ambil. Komponen yang paling banyak tidak lengkap adalah tanda tangan dokter penanggung jawab (DPJP) serta nama terang dokter terdapat 40%. Ketidaklengkapan resume pada bulan April-Juni 2021 sebanyak 7%. Kesimpulan: Masih adanya ketidaklengkapan pengisian lembar resume medis dan mutu rekam medis belum optimal jika dilihat dari indikator kelengkapan pengisian dan ketepatan waktu.
Perancangan Sistem Informasi Rekam Medis Kunjungan Rawat Jalan Menggunakan Microsoft Visual Studio 2010
Tarenta Sari, Rizky;
Sari, Irda;
Abdussalaam, Falaah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.283
Latar Belakang: Rumah sakit merupakan salah satu institusi pelayanan kesehatan yang melakukan beberapa jenis pelayanan salah satunya pelayanan rekam medis pada pasien rawat jalan. Dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan agar lebih terintegrasi dengan baik. Saat ini di rumah sakit dalam penggunaan sistem sudah harus terkomputerisasi. Saat ini di Rumah Sakit Umum Daerah H. Sahudin Kutacane namun masih terdapat beberapa kendala pada sistem informasi yang digunakan seperti pada bagian pasien rawat jalan dalam mengidentifikasikan pasien yang akan mendaftar berobat dan juga dalam pembuatan laporannya. Tujuan: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sistem informasi rekam medis kunjungan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah H. Sahudin Kutacane. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan cara observasi, wawancara dan studi Pustaka. Untuk metode pengembangan sistem yang digunakan yaitu metode Waterfall dengan melalui tahapan analisis kebutuhan, design, pengkodean dan pengujian. Hasil: Hasil penelitian dilihat dari Analisa sistem rawat jalan. Menunjukkan bahwa proses pendaftaran pasien petugas masih mencatat secara manual pada buku pendaftaran, sehingga pada saat pencarian data pasien memerlukan waktu dikarenakan belum terkomputerisasi. dokter yang selesai memeriksa harus mencatat pada berkas rekam medis pasien setelah itu diberikan kepada petugas rekam medis untuk direkap membuat laporan. Pembuatan laporan masih manual. Kesimpulan: Dengan adanya sistem perangkat lunak ini, dapat memudahkan dan mempercepat kinerja petugas dalam mengolah data pasien rawat jalan, sistem di rumah sakit menjadi lebih efektif, efisien, tertata rapih dan terintegrasi dengan baik.
Pengaruh Earning Per Share (EPS), Return On Asset (ROA), dan Return On Equit (ROE) terhadap Harga Saham
SW, Mega;
Janiman, Janiman
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.290
Latar Belakang: Pasar modal memiliki peranan penting untuk perekonomian dan entitas bisnis yang paling kompleks. Pasar modal menjadi salah satu sumber kemajuan ekonomi bagi perusahaan dan berperan sebagai sarana bagi masyarakat untuk berinvestasi saham. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Earning Per Share (EPS), Return On Asset (ROA), dan Return On Equity (ROE) terhadap harga saham pada perusahaan sub sektor konstruksi dan bangunan yang terdaftar di bursa efek indonesia (BEI) Tahun 2016 - 2020. Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dasar (basic research) dengan menggunakan metode kuantitatif. Populasi pada penelitian ini berjumlah 20 perusahaan Sub Sektor Kontruksi dan Bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2016 - 2020. Sampel pada penelitian ini berjumlah 9 perusahaan selama 5 tahun pengamatan, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 45 sampel. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik berupa uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis (uji t), dan uji koefisien determinasi (R2). Hasil: Hasil pengujian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Earning Per Share (EPS) berpengaruh terhadap harga saham, sedangkan Return On Asset (ROA) tidak berpengaruh terhadap harga saham dan Return On Equity (ROE) berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan sub sektor kontruksi dan bangunan yang terdaftar di bursa efek indonesia (BEI) tahun 2016 - 2020. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Earning Per Share (EPS) dan bahwa Return On Equity (ROE) berpengaruh terhadap harga saham, Return On Asset (ROA) tidak berpengaruh terhadap harga saham.