Claim Missing Document
Check
Articles

Restrukturisasi Pinjaman Sebagai Bentuk Perlindungan Nasabah Pembiayaan Dalam Masa Pandemi Covid-19 Dina Sonia; Januar Agung Saputera
JURNAL HUKUM STAATRECHTS Vol 4, No 1 (2021): JURNAL STAATRECHTS
Publisher : Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/sr.v3i2.4887

Abstract

Setiap warga negara memiliki hak yang di atur di dalam Undang-undang Dasar 1945. Hak yangdimiliki seseorang termasuk nasabah perlu mendapatkan perlindungan demi terciptanyakesejahteraan. Namun masih terdapat nasabah yang tidak terpenuhi hak nya seperti pada nasabahpembiayaan terdampak covid-19 yang mengalami kesulitan mengakses program restrukturisasipinjaman, Hal tersebut bukan semata-mata karena perusahaan pembiayaan yang tidak patuh akanPOJK Nomor 11/POJK.03/2020. Namun substansi dari POJK sendiri yang sifatnnya masihmultitafsir dan tidak berlaku final sebagai peraturan. Dengan demikian, perlu adanya perlindunganhukum terhadap nasabah pembiayaan terdampak covid-19. Belum efektifnya Norma POJK Nomor11/POJK.03/2020 dikarenakan adanya kekosongan Norma yang membuat nasabah pembiayanterdampak covid-19 perlu mendapatkan kepastian hukum. Atas Kesenjangan berdasarkan latarbelakang di atas. Peneliti merumuskan dua permasalahan penelitian: (1) Bagaimanakah kebijakanrestrukturisasi kredit yang tepat untuk memberi perlindungan hukum terhadap nasabah pembiayaanyang terdampak pandemi? (2) Bagaimana efektifitas POJK Nomor 11/POJK.03/2020 dalamrestrukturisasi pembiayaan pada nasabah terdampak covid-19?. Peneliti menggunakan metodepenelitian Yuridis Normatif dengan menggunakan data sekunder. Hasil Penelitian menjelaskan (1)Kebijakan Restrukturisasi yang tepat bagi nasabah pembiayaan yang terdampak covid-19 danmengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya, adalah kebijakan yang di tentukan oleh OJK,kebijakan restrukturisasi tersebut diberikan oleh pemerintah bukan dilihat dari penilaian kualitasasset Bank/ atau perusahaan pembiayaan, supaya nasabah pembiayaan terdampak covid-19mendapatkan perlindungan hukum. (2) Belum efektifnya POJK Nomor 11/POJK.03/2020 telahmelahirkan ketidakpastian hukum. Dengan demikian, perlu adanya penyempurnaan Norma yangmenjadi pedoman bagi masyarakat dan perusahaan pembiayaan. Peraturan perundang-undanganyang memuat norma hukum harus menjadi pedoman bagi masyarakat demi terciptanya kepastianhukum sesuai dengan pasal 6 ayat (1) huruf I Undang-undang Nomor 15 Tahun 2019 TentangPerubahan Atas Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan PeraturanPerundang-Undangan menyebutkan bahwa materi muatan peraturan perundang-undanganmencerminkan ketertiban dan kepastian hukumKata kunci : Nasabah, Perlindungan Hukum, Restrukturisasi
KINERJA KARYAWAN DAN KEPEMIMPINAN: SUATU STUDI LITERATUR Anisa Nurjulaeni; Chika Putri Nur Adila; Danang Nugroho; Dina Sonia; I made Dharma Farellio; Mochamad Ladi Maulana
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 1 No. 2 (2024): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v1i2.1225

Abstract

The role of a leader in influencing his subordinates through leadership supports the success of a company. If a leader cannot talk to his employees, it will have a negative impact on their performance and the company. As a result, critical messages will be less accepted by employees, the communication atmosphere will become more defensive, and ultimately will hinder organizational performance. Studies show that effective leadership drives organizational success because it can increase motivation, discipline and productivity. Leadership and employee performance are closely related. This includes that leadership that is able to protect employees while working is able to improve their performance in accordance with company goals.
Analisis Kuantitatif Rekam Medis Elektronik Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Tambora Tarisa Maharani; Dina Sonia; Muhammad Fuad Iqbal; Daniel Happy Putra
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i2.5789

Abstract

Puskesmas harus menjaga mutu pelayanan dengan menyediakan rekam medis elektronik lengkap yang kualitasnya dijaga melalui analisis kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan pengisian rekam medis elektronik di Puskesmas Tambora dengan metode kuantitatif deskriptif yang menggunakan sampel 99 rekam medis dari total 14.823 kunjungan rawat jalan bulan April 2024. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti didapatkan informasi bahwa Puskesmas Tambora sudah memiliki SOP tentang kelengkapan rekam medis elektronik yang berjudul “SOP Penilaian Capaian Indikator Mutu Kelengkapan dan Ketepatan Isi Rekam Medis”. Hasil analisis kuantitatif rekam medis elektronik pasien rawat jalan di Puskesmas Tambora pada bulan April 2024 menunjukkan bahwa persentase kelengkapan mencapai 97,83%. Persentase kelengkapan tertinggi terdapat pada komponen kelengkapan e-form yang penting sebesar 99,83%, sedangkan persentase kelengkapan terendah terdapat pada komponen pendokumentasian yang baik sebesar 95%. Saran untuk penelitian ini yaitu petugas pendaftaran diharapkan lebih teliti dengan menceklis kolom verifikasi untuk memastikan kelengkapan data. Selain itu, sosialisasi kembali kepada PPA (Profesional Pemberi Asuhan) terkait pentingnya kelengkapan rekam medis elektronik dan follow up secara rutin.
Analisis Ketepatan Kode Diagnosis Ibu Bersalin Pasien Umum di Rumah Sakit Emhaka Tahun 2023-2024 Maria Catherina Palar; Siswati, Siswati; Dina Sonia; Nanda Aula Rumana
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i1.4769

Abstract

Coding in medical data and information processing is a process that transforms diagnosis into alphanumerical code based on The International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD). Validity is one of the coding quality elements that must be maintained. ICD codes for childbirth cases consist of maternal condition (O10-O75, O98-O99), methods of delivery (O80-O84), and outcome of delivery (Z37.-). This study aims to obtain an overview of the accuracy of maternal diagnosis codes for general patients at Emhaka Hospital Bekasi City in 2023 - 2024. The research method used is mixed methods with data collection techniques in the form of observation and interviews. From the 41 childbirth medical records that were analyzed, it was found that the percentage of inaccuracy of the mother's condition code was 75,61%, the delivery method code inaccuracy was 78,05%, and the outcome of delivery code inaccuracy was 65,85%. After analyzing the 5M management factors, the causes of code inaccuracy are the man, money, materials, and methods factors. It is necessary to update regulations used as a basis for making hospital policies, review, develop, evaluate and monitor existing SOPs, develop medical records officers through training, and review the distribution of officer workload.
Tinjauan Penerapan E-Puskesmas Pada Puskesmas Babelan I Kabupaten Bekasi Magdalena, Selvy; Yulia, Noor; Sonia, Dina; Fannya, Puteri
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 11, No 2 (2023): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/inohim.v11i2.524

Abstract

AbstractHealth Centers take advantage of advances in information technology to meet the demands for fast and accurate health services. The ePuskesmas application manifests technology and communication, significantly enhancing excellent patient service. The objective is to review the implementation of ePuskesmas at the Babelan I Health Center in Bekasi Regency. Descriptive Research Methods with a qualitative approach to analysis. Data collection techniques through observation and interviews with six research informants using interview guide instruments. Research Results: The contents of the SPO of ePuskesmas administration do not follow the ePuskesmas ManualBook. At the Puskesmas, units still have not implemented ePuskesmas (Medical Record Unit, HIV Poly, Leprosy Poly, Pharmacy Unit). In practice, not all officers can use ePuskesmas optimally. The main obstacle factor is that the Man (Human Resources) is still lacking in terms of quality and quantity, the ePuskesmas filling method is not under the Manual Book, the data input material to ePuskesmas is not complete, sometimes the system is not integrated, Machine The availability of facilities and infrastructure is still lacking. The conclusion is that implementing ePuskesmas in the Babelan I Health Center Outpatient Unit is not optimal because not all units use ePuskesmas according to the Manual Book. Suggestion: The SOP for the procedures for implementing ePuskesmas is revised and disseminated to all units.Keywords: ePuskesmas, SPO, Constraint factor AbstrakPuskesmas memanfaatkan kemajuan informasi teknologi dalam memenuhi tuntutan pelayanan kesehatan yang cepat dan akurat. Aplikasi ePuskesmas merupakan wujud penerapan teknologi dan komunikasi yang memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan pelayanan prima kepada pasien. Tujuan Penelitian: meninjau Penerapan ePuskesmas pada Puskesmas Babelan I Kabupaten Bekasi. Metode Penelitian Deskriptif dengan analisa pendekatan secara kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara kepada 6 orang informan penelitian dengan menggunakan instrumen pedoman wawancara. Hasil Penelitian: Isi dari SPO tata laksana ePuskesmas belum sesuai dengan ManualBook ePuskesmas, di Puskesmas masih ada unit yang belum menerapkan ePuskesmas (Unit Rekam Medis, Poli HIV, Poli Kusta, Unit Farmasi), dalam pelaksanaannya belum semua petugas dapat menggunakan ePuskesmas secara optimal, Faktor kendala utama adalah Man (Sumber Daya Manusia) masih kurang dari segi kualitas dan kuantitas, Method (Metode) pengisian ePuskesmas belum sesuai ManualBook, Material (Bahan) data yang di input ke ePuskesmas belum lengkap, kadang sistem tidak terintegrasi, Machine (Mesin) Ketersediaan sarana dan prasarana masih kurang. Kesimpulan: Penerapan ePuskesmas di Unit Rawat Jalan Puskesmas Babelan I belum optimal karena belum semua Unit menggunakan ePuskesmas sesuai dengan ManualBook. Saran: SPO tata cara penerapan ePuskesmas direvisi dan disosialisasikan untuk semua unit.Kata Kunci: ePuskesmas, SPO, Faktor kendala 
Pencegahan Stunting melalui Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Nugget Ampas Tahu dalam Program PEDULI di Desa Sumberdanti, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember Susanti, Dhina Ayu; Syach, Choirul Anam; Putri, Antonia Venta Nathaniela; Maulanasari, Devi; Salomo, Titus; Fitria, Lailatul; Prasetyo, Muhammad Jefri; Lailia, Siti Afkarina; Halimah, Sitti; Wahyuni, Putri; Karolina, Caren; Maufirah, Fitria Nur; Nurfadila, Riski Aisah; Yuniar, Ananda Eka Alya; Nurhadi, Muhammad; Fitrianingsih, Wulandari; Kusuma, Muhammad Akmal; Sonia, Dina
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11494

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak karena kekurangna gizi kronis yang berdampak pada perkembangan fisik, kognitif dan psikologis anak. Stunting masih menjadi permasalahan utama di Desa Sumberdanti dengan jumlah kasus stunting 26 anak, 7 anak di bawah garis merah (BGM) dan 1 anak gizi buruk. Program PEDULI merupakan program inovatif dari Kelompok KKN Kolaboratif 218 dalam pencegahan stunting melalui edukasi dan pelatihan pembuatan nugget ampas tahu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu terkait stunting dan meningkatkan keterampilan ibu dalam memanfaatkan limbah ampas tahu menjadi PMT bernilai ekonomis. Kegiatan PEDULI dilaksanakan di Balai Desa Sumberdanti dan diikuti oleh 48 peserta yang terdiri dari 1 bidan, 19 kader posyandu, dan 28 ibu hamil, menyusui, dan ibu dengan anak usia dibawah tiga tahun. PEDULI terbagi dalam 2 kegiatan yaitu edukasi stunting dan isi piringku, serta pelatihan pembuatan nugget ampas tahu. Kegiatan diawali dengan pengisian pretest, edukasi stunting dan isi piringku, posttest, dan demonstrasi pembuatan nugget dari ampas tahu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu terkait stunting sebesar 7,14 %. Pembuatan nugget dari ampas tahu dapat menjadi alternatif PMT karena ampas tahu memiliki kandungan protein tinggi yaitu setiap gram ampas tahu mengandung 0,26 gram protein.
Gambaran Kegiatan Kerja PMIK pada Pelaksanaan Pelepasan Informasi Medis kepada Pihak Asurasi di RSUD Tarakan Jakarta Rani Yulistianingsih; Muhammad Fuad Iqbal; Dina Sonia; Noor Yulia
Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 2 No. 2 (2025): April : Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/vimed.v2i2.1434

Abstract

The release of medical information is the process of disclosing or sharing information about a patient's health condition, medical history, or medical examination results with other parties. Due to the sensitive nature of the information contained in medical records, healthcare providers are obligated to ensure that all information is appropriately accountable. This study aims to explore the work activities of medical record officers and health information management in the process of releasing medical information to insurance parties at Tarakan Regional General Hospital (RSUD Tarakan). This research uses a descriptive method with a qualitative approach by explaining the results of interviews regarding the work activities of medical record officers and health information management in the process of releasing medical information to insurance parties. RSUD Tarakan already has standard operating procedures related to the release of medical information, both to insurance parties that cooperate and to those that do not cooperate. In the work activities of the officers, the stages of data collection for insurance types, the request flow stage, data collection stage, data processing stage, and data presentation stage involve the insurance services and fundraising departments in the release process for cooperating insurance parties. Meanwhile, the medical records department and the information department are only involved in the release of medical information to non-cooperating insurance parties. The challenges in releasing medical information to non-cooperating insurance parties include the lack of requirements provided by patients, as they are often unaware of the necessary documents and the process for requesting the release of medical information, which can cause delays in the process.
ANALISIS DAMPAK COVID-19 TERHADAP EFISIENSI PENGGUNAAN TEMPAT TIDUR BERDASARKAN GRAFIK BARBER JOHNSON DI RUMAH SAKIT X KOTA BANDUNG TAHUN 2020 Hasni Nurul Tazkiyah; Mia Assariyanti; Dina Sonia
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2021): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i4.1568

Abstract

Salah satu pelayanan yang diberikan rumah sakit adalah pelayanan rawat inap. Layanan penerimaan yang tidak efektif pada tahun 2020 menjadi latar belakang untuk analisis efisiensi penggunaan tempat tidur dengan cara menghitung indikator BOR, LOS, TOI dan BTO dan menyajikannya pada grafik Barber Johnson sebagai bahan untuk penilaian dan perencanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi penggunaan tempat tidur berdasarkan indikator Barber Johnson di Rumah Sakit X pada Tahun 2020. This type of research is descriptive with a quantitative approach.Hasil penelitian menunjukan bahwa dampak COVID-19 setidaknya mempengaruhi nilai ideal indikator rumah sakitt, seperti misalnya pada bulan April dan Mei mengalami penurunan dan kenaikan sebagai berikut BOR= 49%, LOS= 4, TOI= 4, dan BTO= 4/bulan, untuk bulan April, sedangkan untuk bulan Mei BOR= 47%, LOS= 5, TOI= 5, dan BTO= 3/bulan. Tetapi untuk semua bulan masih belum ada yang masuk ke dalam garis efisiensi. Oleh sebab itu, perlu dilakukan realokasi tempat tidur berdasarkan jumlah pasien yang datang.
ANALISIS AVERAGE LENGTH OF STAY (AVLOS) KASUS COVID-19 DI RUMAH SAKIT X BANDUNG Nurhayatun , Susi; Fitriyanti , Nuriyah; Sonia, Dina
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v4i3.988

Abstract

Perhitungan AvLOS diperlukan untuk mengukur efisiensi pelayanan rumah sakit. Coronavirus merupakan penyakit pandemi yang sedang mewabah di seluruh dunia termasuk Indonesia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui angka AvLOS yang terpapar COVID-19 berdasarkan faktor umur dan jenis kelamin di RS X Bandung Triwulan I tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif yaitu melalui observasi dan studi dokumentasi sensus harian pasien COVID-19. Sampel penelitian dipilih dengan cara sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah pasien keluar pada kasus COVID-19 sebanyak 280 pasien. Berdasarkan golongan umur 0≤28 hari terdapat 1 pasien laki-laki dengan AvLOS 6 hari, umur 1-4 tahun terdapat 1 pasien laki-laki dengan AvLOS 7 hari, umur 5-14 tahun terdapat 2 pasien perempuan dengan AvLOS 4 hari, umur 15-24 tahun terdapat 3 perempuan dengan AvLOS 9 hari, umur 25-44 tahun terdapat 41 pasien, 24 laki-laki dengan AvLOS 6 hari dan 17 perempuan dengan AvLOS 6 hari, umur 45-64 tahun terdapat 153 pasien, 79 laki-laki dengan AvLOS 9 hari dan 74 perempuan dengan AvLOS 8 hari. Berdasarkan golongan umur AvLOS paling tinggi pada kasus COVID-19 pada umur +65 tahun yaitu 10 hari. Berdasarkan jenis kelamin AvLOS paling tinggi pada jenis kelamin perempuan yaitu 9 hari.
PENGARUH PENULISAN FORMULIR CATATAN PERKEMBANGAN PASIEN TERINTEGRASI TERHADAP MIRM 13.3 DI KOTA BANDUNG Ismi Suci Oktavia Az; Sonia, Dina
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v4i3.1010

Abstract

Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi merupakan salah satu berkas yang ada di lembar rekam medis. Lembar ini berisi identitas pasien, tanggal, jam, catatan perkembangan pasien, atau evaluasi tindak lanjut. Metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, studi literatur, dokumentasi. Hasil penlitian menunjukan bahwa belum adanya SOP atau struktur khusus organisasi pengisian CPPT, Tidak lengkapnya identitas pasien, jam, tanggal, no.rm pada lembar CPPT. Permasalahan nya yaitu keterbatasan waktu, miss komunikasi, kurang disiplinan dokter/ PPA, dan kurang pengetahuan pedoman MIRM 13.3. kesimpulan: membentuk tim review rekam medis, memberikan sanksi kepada petugas yang tidak melengkapi, memberikan reward/punishment kepada yang mengisi sesuai dengan dilakukan.
Co-Authors Agustin, Rosalia Ahmad Bukhori Ahmad Rizky Ai Ainun Nur’aeni Aini Nuroctaviani Aldo Rizky Mahendra Aldo Rizky Mahendra Alfiah Nurripdah Anisa Nurjulaeni Annisa Azzahra, Annisa Bangga Agung Satrya Brigitha Dea Yuliseva Budiantono Budiantono Budiantono, Budiantono Chika Putri Nur Adila Danang Nugroho Dang Kusnandi Daniel Happy Putra Daniel Happy Putra Dea Restika Derry Jamaludin Devi Permatasari Devina Lulu Nursilmi Dewi, Puja Sintia Dina Nur Haliza Dyah Melisa Setianingrum Eka Rahmasari Elis Putri Mulyani Elta Miliana Emy Wardatunisa Endah Wardani Eresha, Widya Ervina Permata Satia Fanny Nuraininabilah Fannya, Puteri Fannya, Putery Farid, Zaki Much Fatimatuzzahra, Joevancha Livancha Febriyani, Madinah Fernando, Nauvaldy Rayhan Firly Oktavia Lestari Firmansyah, Muhamad Ruslan Fitria, Lailatul Fitrianingsih, Wulandari Fitriyanti , Nuriyah Gita Sugiarti Gita, Elsa Chandra Halimah, Sitti Haliza, Dina Nur Hasni Nurul Tazkiyah I made Dharma Farellio Indawati, Laela Intan Nurhadiyati Nugraha Intan Suciani Iqbal, Muhammad Fuad Ismi Suci Oktavia Az Ivonia Kenahin Bahi Januar Agung Saputera Karolina, Caren Kusnandi, Dang Kusuma, Muhammad Akmal Lailia, Siti Afkarina Lestari, Firly Oktavia Lilis Nurindah Sari Magdalena, Selvy Manullang, Febe Cristiani Maria Catherina Palar Maufirah, Fitria Nur Maulana, Panji Maulanasari, Devi Maulinabila, Ayulia Melani Aulia Mufida Mia Assariyanti Miliana, Elta Mochamad Ladi Maulana Muhamad Ruslan Firmansyah Muhammad Rifki Aulia Ramadan Nauvaldy Rayhan Fernando Noerfitri Nugraha, Intan Nurhadiyati Nuraininabilah, Fanny Nur’aeni, Ai Ainun Nur’aini, Nur’aini Nurfadila, Riski Aisah Nurhadi, Muhammad Nurhayatun , Susi Nurindah Sari, Lilis Nurmeryalvika Nurmeryalvika Nuroctaviani, Aini Nurripdah, Alfiah Nursilmi, Devina Lulu Nuryani, Sinta Nur’aeni, Ai Ainun Nur’aini Nur’aini Nur’aini, Nur’aini Palar, Maria Catherina Pangesti, Wulan Aprilia Panji Maulana Permata Satia, Ervina Prasetyo, Muhammad Jefri Puja Sintia Dewi PUTRI WAHYUNI Putri, Antonia Venta Nathaniela Rani Wulandari Rani Wulandari Rani Yulistianingsih Rezal, Muhammad Rifki Aulia Ramadan, Muhammad Rizal Fauzi Rizal Fauzi Rosita, Annida Ulfiar Sabina, Diva Salomo, Titus Satriyo Satriyo Satriyo Satriyo Sela abdiyana Septiani, Sundari Shabita Safhira Sinta Nuryani Siswati Siswati Siswati Siswati Siswati Siswati Suciani, Intan Sundari Septiani Susanti, Dhina Ayu Syach, Choirul Anam Tarisa Maharani Viatiningsih, Wiwik Widjaja, Lily Wilda Indriyani Yulia, Noor Yuniar, Ananda Eka Alya Zaki Much Farid