cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
Hubungan Kebersihan Diri Dengan Penyakit Tinea Kruris Pada Santri Pesantren Di Serang Dan Pandangan Islam Hasni, Siti; Purbo Astuti, Ike Irmawati; Karimulloh; Ferlianti, Rika
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i2.2449

Abstract

Tinea kruris merupakan dermatofitosis yang bermanifestasi di selangkangan. Penyakit ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kebersihan diri dan lingkungan yang buruk, obesitas, dan daerah padat penduduk. Kebersihan diri yang buruk dapat mendukung perkembangbiakan dari jamur dermatofita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kebersihan Diri dengan Terjadinya Tinea Kruris pada Santri di Pesantren Riyadlul Awamil Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei analitik dan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel berjumlah 67 santri dan diambil menggunakan teknik simple random sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian didapatkan p value (0,018<0,05), maka disimpulkan terdapat hubungan antara kebersihan diri dengan kejadian tinea kruris. Dalam Islam, kebersihan sangat diperhatikan mulai dari kebersihan jasmani hingga rohani.
Determinan Cyberloafing Pada Aparatur Sipil Negara Indra Narotama, Ida Bagus; Dian Sudewi, Ni Nyoman
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2450

Abstract

Cyberloafing merupakan segala bentuk perilaku pegawai yang menggunakan fasilitas akses internet instansi atau tempat kerja untuk tujuan pribadi yang tidak berhubungan dengan pekerjaan saat jam kerja masih berlangsung. Cyberloafing seringkali dilakukan secara tidak sadar oleh para pegawai Aparatur Sipil Negara saat bekerja di dalam suatu istansi yang membawa dampak negatif baik bagi individu maupun instansi atau tempat kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi cyberloafing pada Aparatur Sipil Negara. Penelitian ini merupakan systematic literature review dengan menggunakan pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Literature Reviews and Meta-Analyses). Sampel dari penelitian ini berupa data sekunder yang diperoleh secara online melalui penelusuran jurnal-jurnal yang ada pada database Google Scholar dari tahun 2020 sampai tahun 2024. Jurnal-jurnal yang ditemukan kemudian diseleksi dengan kriteria inklusi yang mengacu pada PICOS Framework serta penilaian kualitas yang mengacu pada The Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tools, sehingga diperoleh empat literatur penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam faktor atau komponen yang dapat memengaruhi cyberloafing pada Aparatur Sipil Negara, yaitu kontrol diri, kepuasan kerja, ambiguitas peran, stres kerja, beban kerja dan konflik peran.
Pengaruh Pelayanan Pastoral Paroki Terhadap Partisipasi Umat Dalam Sakramen Tobat Di Stasi St. Johanes Ranoiapo Paroki St. Paulus Tompaso Baru Waha Labuan, Bernadina; Paulus, Pauline M.
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pelayanan pastoral paroki terhadap partisipasi umat dalam sakramen tobat, menggunakan metode penelitian kuantitatif. Dilaksanakan pada bulan April 2024 di Stasi St. Johanes Ranoiapo Paroki St. Paulus Tompaso Baru, penelitian ini melibatkan 132 responden yang dipilih secara acak dari 198 umat yang memenuhi syarat untuk menerima sakramen tobat. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan skala Likert, dan analisis data dilakukan menggunakan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara pelayanan pastoral paroki terhadap partisipasi umat dalam sakramen tobat, dengan nilai Fhitung sebesar 14,261 dan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,005). Meskipun demikian, nilai korelasi yang diperoleh adalah 0,314, dan koefisien determinasi sebesar 9,9%, yang menunjukkan bahwa pengaruh ini tergolong rendah. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa meskipun pelayanan pastoral paroki memiliki pengaruh yang signifikan, tingkat partisipasi umat dalam sakramen tobat masih dapat ditingkatkan. Oleh karena itu, penting bagi pengurus paroki untuk mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan pelayanan pastoral, guna memfasilitasi partisipasi umat secara lebih optimal dalam sakramen tobat di Stasi St. Johanes Ranoiapo Paroki St. Paulus Tompaso Baru.
Laporan Kasus: Sindrom Nefritik Akut Et Causa Glomerulonefritis Akut Pasca Streptokokus Prameswari, Nadisa Ardikha; Mustakim, Mustakim; Souvriyanti, Elsye
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2454

Abstract

Sindrom nefritik adalah kondisi yang disebabkan oleh gangguan atau kerusakan pada glomerulus, yang dalam istilah histopatologi dikenal sebagai glomerulonefritis akut (GNA). Sindrom nefritik yang berkaitan dengan GNA umumnya terjadi akibat kerusakan dan peradangan pada glomerulus setelah infeksi bakteri grup A beta hemolytic streptococcus, dikenal sebagai glomerulonefritis akut pasca streptokokus (GNAPS). Gejala yang muncul mencakup proteinuria, hematuria, azotemia, silinder eritrosit, oliguria, dan hipertensi. Laporan kasus ini menggambarkan sindrom nefritik akut akibat glomerulonefritis akut pasca streptokokus di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Slamet Garut. Pada kasus ini, pasien menunjukkan keluhan bengkak pada mata dan tungkai, dengan BAK berwarna seperti teh dan riwayat sakit tenggorokan berulang. Diagnosis ditegakkan melalui pemeriksaan urin rutin yang menunjukkan hematuria, proteinuria, dan silinder eritrosit, serta hasil positif pada pemeriksaan imunologi Anti Streptolysin Titer O (ASTO). Pemeriksaan fisik mengungkapkan edema pada palpebra kedua mata dan kedua tungkai. Pasien mendapatkan terapi berupa injeksi ampicilin 4 x 800 mg, kaptopril 2 x 12,5 mg, dan furosemid 2 x 20 mg selama perawatan di rumah sakit. Sindrom nefritik akut akibat glomerulonefritis akut pasca streptokokus merupakan penyebab utama glomerulonefritis akut pada anak-anak dan dapat berpotensi menyebabkan gagal ginjal akut hingga gagal ginjal stadium akhir. Implikasi klinis dari laporan ini menegaskan pentingnya diagnosis dan terapi yang cepat dan adekuat untuk mencegah komplikasi serius, serta perlunya pemantauan berkelanjutan terhadap fungsi ginjal pasien untuk memastikan hasil yang optimal dan mencegah perkembangan penyakit lebih lanjut.
Strategi Penghidupan Petani Kopi Kelompok Tani Hutan Makabori Di Hutan Kemasyarakatan Paladingan Abdullah, Andini; Ridwan, Ridwan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2456

Abstract

Masyarakat sekitar kawasan hutan umumnya menghadapi masalah kemiskinan dan tingkat pendidikan yang rendah, sehingga petani kopi perlu menerapkan strategi penghidupan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Strategi penghidupan adalah upaya yang dilakukan petani untuk memenuhi kebutuhan hidup dan keluar dari masalah kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lima modal penghidupan yang dimiliki oleh petani kopi di Kelompok Tani Hutan Makabori, yaitu modal manusia, modal alam, modal sosial, modal fisik, dan modal finansial, serta menganalisis strategi penghidupan yang diterapkan oleh petani kopi di Desa Paladingan, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa. Penelitian ini melibatkan 20 orang petani kopi anggota kelompok tani hutan Makabori sebagai sampel, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal penghidupan tertinggi adalah modal fisik dengan nilai 49,7, sementara modal terendah adalah modal manusia dengan nilai 31,68. Rekomendasi strategi penghidupan bagi petani kopi mencakup pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan tanaman kopi, pengembangan usaha kopi, serta penerapan keterampilan tersebut guna meningkatkan pendapatan dengan memperluas jangkauan pasar dan mengurangi biaya produksi.
Case Report: Chronic Embolic Stroke With Bronchopneumonia In Geriatric Patients Andrew, Johanes; Sampurno, Dana Profit; Iridansyah Siregar, Rayhan Al-ghifari; Eric, Eric
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2457

Abstract

Stroke is a neurological deficit of the central nervous system caused by vascular issues, affecting around 800,000 individuals annually. According to Riskesdas 2018, the prevalence of stroke is approximately 10.9%, with the highest rates in East Kalimantan and the lowest in Papua. In this study, we present a case of a 79-year-old male diagnosed with embolic stroke at Royal Taruma Hospital. The patient was admitted with a fever that persisted for four days prior to hospitalization. Comprehensive anamnesis, physical examination, and diagnostic tests confirmed a diagnosis of febris e.c. bronchopneumonia and hemiparesis duplex e.c. chronic CVDNH. Embolic strokes occur when a cerebral artery is occluded by a clot originating from the heart, aortic arch, or a major cerebral artery, often leading to maximal neurological deficits at the onset. This case underscores several risk factors for embolic stroke, including hypertension, dyslipidemia, and advanced age. The patient was treated with rivaroxaban (10 mg once daily) for anticoagulation and meropenem (1 g three times daily) to manage the infection. Post-treatment, a comprehensive geriatric assessment revealed no signs of urinary or fecal incontinence, and the patient did not exhibit polypharmacy. Following intervention, there was a notable improvement in neurological function and resolution of infectious symptoms. This case highlights effective management strategies for a 79-year-old male with complex medical conditions and emphasizes the necessity of timely interventions in elderly patients for better prognostic outcomes.
A 41-Year-Old-Man With Diffuse Axonal Injury: A Case Report Iridansyah Siregar, Rayhan Al-ghifari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2460

Abstract

Diffuse axonal injury (DAI) is a significant pathological feature of traumatic brain injury (TBI) and poses a considerable challenge in clinical neurology. This injury is characterized by microscopic damage to axons in neuronal tracts, especially within the corpus callosum and brainstem, leading to severe outcomes, including high morbidity and mortality. We report a case involving a 41-year-old male who presented to the emergency room of RT Hospital after a motorcycle accident, resulting in a prolonged loss of consciousness lasting over 12 days. The diagnosis of DAI was confirmed through detailed history taking, thorough physical and neurological examinations, and MRI brain imaging, which revealed characteristic axonal damage. This case underscores the prevalence of DAI among motorcycle accident victims, regardless of age, and the typical presentation of prolonged unconsciousness. The patient was treated with an intensive regimen aimed at reducing injury effects and promoting neurological recovery. This included mannitol to lower intracranial pressure, nimodipine for neuroprotection, and phenytoin to prevent seizures. Additionally, amantadine and alinamin F were used to enhance cognitive recovery. Supportive therapies comprised paracetamol for fever, ceftriaxone and levofloxacin as antibiotics, and pantoprazole for gastrointestinal protection. Despite these comprehensive efforts, the prognosis remains poor, with a high risk of lasting neurological deficits. This case highlights the critical implications of DAI in TBI management and underscores the need for early diagnosis and ongoing research to better understand and treat this severe condition.
Representasi Nilai-Nilai Keislaman Pada Film 99 Cahaya Di Langit Eropa Nur Shabrina, Sausan; M Widiantari, Maria; Hasan, Fikri
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2461

Abstract

Penelitian ini menyoroti pentingnya memahami representasi nilai-nilai keislaman dalam media massa, khususnya film, sebagai alat komunikasi budaya dan agama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis representasi nilai-nilai keislaman dalam film 99 Cahaya di Langit Eropa dan untuk mengeksplorasi bagaimana film ini dapat mempengaruhi persepsi masyarakat tentang Islam. Film ini dipilih karena mengangkat tema perjalanan spiritual seorang Muslim di Eropa, yang menggambarkan tantangan identitas dan integrasi budaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap film dan kajian literatur yang relevan. Data dianalisis menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes melalui tiga elemen utama: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman, seperti aqidah, akhlak, dan syariah, direpresentasikan melalui dialog, adegan, dan simbol budaya. Nilai aqidah tercermin dalam keimanan kepada Tuhan, nilai akhlak dalam interaksi sosial, dan nilai syariah dalam praktik ajaran Islam. Analisis mitos memperlihatkan Islam sebagai agama damai dan toleran, sekaligus melawan stereotip negatif tentang Muslim di Eropa. Kesimpulannya, 99 Cahaya di Langit Eropa tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan dakwah yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman kepada masyarakat luas.
Literatur Review: Efektifitas dan Model Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara Sadli, Muhammad Akram
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan model pemberdayaan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Satuan Kerja Perangkat Daerah di tingkat kabupaten dalam meningkatkan kinerja, mengingat pemberdayaan ASN menjadi krusial dalam meningkatkan kinerja pemerintah daerah. Dengan memahami model pemberdayaan yang efektif, diharapkan kinerja ASN dapat ditingkatkan secara signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Systematic Literature Review (SLR), yang mencakup populasi literatur ilmiah terkait pemberdayaan ASN, dengan sampel sebanyak 13 literatur yang relevan. Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk mengidentifikasi model pemberdayaan yang efektif melalui teknik pengumpulan data berupa studi dokumen dan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pemberdayaan ASN yang efektif mencakup sistem pengembangan karir, pendidikan, pelatihan, kenaikan gaji dan tunjangan, promosi, mutasi, serta pemberian tanggung jawab, dengan indikator efektivitas yang meliputi tugas kerja, kualitas kerja, kuantitas kerja, dan ketepatan waktu. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi kendala dalam pengembangan sumber daya ASN, seperti kurangnya fasilitas kantor, keterbatasan kemampuan dan keterampilan ASN, masalah kedisiplinan, serta kurangnya evaluasi kinerja. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model pemberdayaan ASN yang komprehensif perlu diterapkan untuk meningkatkan kinerja, dan implikasinya adalah perlunya perhatian dari pihak pemerintah daerah untuk mengatasi kendala yang ada, guna menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan ASN secara berkelanjutan.
Perbedaan Pengaruh Pemberian Buerger Allen Exercise dan Senam kaki Terhadap Sirkulasi Darah Perifer Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Salihun, Saleha
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan efektivitas antara latihan Buerger Allen dan senam kaki dalam meningkatkan sirkulasi darah perifer pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini merupakan studi komparatif yang menerapkan desain pretest-posttest dengan dua kelompok yang dipasangkan. Sebanyak 32 pasien diabetes melitus tipe 2 terlibat, yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing terdiri dari 16 pasien. Kelompok pertama mendapatkan perlakuan latihan Buerger Allen, sedangkan kelompok kedua menerima perlakuan senam kaki. Sebelum perlakuan, kedua kelompok akan menjalani pretest untuk menilai sirkulasi darah perifer dengan menggunakan Ankle Brachial Index (ABI) pada minggu pertama. Posttest akan dilakukan pada minggu kedelapan setelah 24 kali perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan, berdasarkan uji analisis Paired t-test, terdapat peningkatan nilai ABI dengan nilai p = 0,001. Selanjutnya, hasil uji independent t-test menunjukkan bahwa latihan Buerger Allen memiliki selisih peningkatan sirkulasi darah perifer yang ditandai dengan peningkatan nilai ABI yang lebih tinggi dibandingkan dengan senam kaki. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa latihan Buerger Allen lebih efektif dibandingkan senam kaki dalam meningkatkan sirkulasi darah perifer. Implikasi dari hasil ini menunjukkan perlunya mempertimbangkan penggunaan latihan Buerger Allen sebagai intervensi utama dalam program rehabilitasi untuk pasien diabetes melitus tipe 2 guna meningkatkan kualitas hidup mereka melalui peningkatan sirkulasi darah.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue