cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
PRAKTEK PERJANJIAN PRA NIKAH DI KABUPATEN MANGGARAI (Studi Kasus di Kelurahan Pitak Kabupaten Manggarai) Irene Kiu Tjangkung; Sukardan Aloysius; Helsina F. Pello
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i6.617

Abstract

Perjanjian Pra Nikah sebagai salah satu bentuk perjanjian yang diatur dalam Undang-undang No.16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan sebelumnya diatur dalam Undang-undang No.1 Tahun 1974. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah (1)Bagaimanakah pengaturan perjanjian pra nikah menurut hukum perdata dan hukum adat di Kabupaten Manggarai, (2)Apakah dampak hukum apabilah salah satu pihak melakukan wanprestasi terhadap syarat-syarat perjanjian pra nikah di Kabupaten Manggarai. Penelitian ini dilakukan dengan teknik pengumpulan data yaitu, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Data yang telah terkumpul baik melalui wawancara maupun dokumen, diperiksa satu persatu dan disusun secara sistematis sehingga tercapainya tujuan dari penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaturan perjanjian pra nikah dalam hukum perdata diatur dalam KUHP Pasal 139 sampai dengan Pasal 154. Sedangkan dalam prakteknya perjanjian pra nikah di Kabupaten Manggarai khususnya di Kelurahan Pitak dilaksanakan berdasarkan hukum adat yang berlaku di masyarakat. Upacara Ba Pangkang hingga upacara Pongo atau Tuke Mbaru merupakan pelaksanaan perjanjian pra nikah di Kabupaten Manggarai.
GAMBARAN PERILAKU BERISIKO TERHADAP KESEHATAN PADA MAHASISWA ILMU KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA Syarifah A'ini; Arifin Shaleh Lubis; Kiara Aulia Pelawi; Dinda Sari Aprilliani
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i6.611

Abstract

Masa remaja ialah masa transasi dari aseksual menuju seksual. Pada masa ini remaja sedang tejadi perkembangan fisik, psikososial dan juga perkembangan secara kognitif yang dimulai dari rentang usia 10-13 tahun dan berakhir rentang uasia 18-22 tahun. Mahasiswa adalah seseorang yang dalam berada pada tahap remaja akhir dan menduduki bangku perkuliahan. Sebagian problematika kesehatan yang dihadapi remaja ialah berhubungan dengan perilaku berisiko terhadap kesehatan yakni, merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, penyalahgunaan narkoba, dan seks pranikah. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan gambaran perilaku berisiko terhadap kesehatan di kalangan mahasiswa prodi IKM UINSU angakatan 2020, 2021, 2022 terkait perilaku merokok, perilaku mengonsumsi minuman beralkohol, perilaku narkoba, dan perilaku seks pranikah. Jenis penelitian ini ialah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survei deskriptif dengan tujuan memberikan gambaran tentang perilaku berisiko terhadap kesehatan. Adapun yang menjadi populasi dan sampel penelitian ini ialah seluruh mahasiswa/i Program Studi IKM angkatan 2020, 2021, 2022 yang masih berstatus aktif dengan sampel yang memenuhi kriteria inklusif dan kriteria eksklusif sebanyak 125 orang. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner melalui Google Form. Didapatkan hasil penelitian ini bahwa perilaku berisiko pada mahasiswa prodi IKM UINSU angkatan 2020, 2021, 2022 yakni, perilaku merokok tergolong dalam kategori sedang (68,0%), perilaku mengonsumsi minuman beralkohol tergolong dalam kategori ringan (86,4%), perilaku narkoba tergolong dalam kategori berat (42,4%), dan perilaku seks pranikah tergolong dalam kategori sedang (55,2%). Hasil dari penelitian tersebut dapat dijadikan masukkan terkait perilaku berisiko dan permasalahannya yang segera ditangani dan dapat menjadi masukkan bagi Dinas Kesehatan Program Studi Sains serta Dinas Kesehatan dapat melakukan pengembangan dalam promosi kesehatan terkhusus strategi promosi kesehatan untuk remaja.
AN ANALYSIS OF EFFECT JOB DEMAND CONTROL-SUPPORT AND PROTECTION MOTIVATION ON COMPLIANCE IN FILLING INPATIENT CARE MEDICAL RECORD FILES AT RSU ESHMUN MEDAN Sri Lestari Ramadhani Nasution; Muhammad Maulidin; Ermi Girsang
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i6.615

Abstract

An important indicator to determine the quality of service in a hospital is about the completeness of the hospital's medical record files. There are many problems arise due to incomplete medical record files and do not recorded neatly and regularly. The incident is due to lack of medical team awareness in recording all information or actions that would be given to the patient. The aim of this study is to analyse the effect of Job Demand-Control-Support and Protection Motivation on compliance in filling out Medical Record files at RSU ESHMUN Medan 2023. This study uses quantitative research method which is analytical in nature. The total sampling of this study is 115 active nurses at RSU ESHMUN Medan. The result of the study informs that there are very strong and significant effect among Job Demand-Control-Support and Protection Motivation on compliance in filling out Medical Record files at RSU ESHMUN Medan 2023. The variable that has the most influence on Obedience with filling in inpatient medical record files at RSU ESHMUN in 2023 is the Protection Motivation variable. It is recommended to RSU ESHMUN Medan to improve the administration pattern in order to all of nurses have the same job demands and receive the same support
ANALISIS KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR BERKELANJUTAN (STUDI KASUS KELURAHAN SIMBANG KULON KECAMATAN BUARAN KABUPATEN PEKALONGAN) Aghi Vaiz Zakaria; A.H. Syaeful Anwar; Bambang Tri Harsanto
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i6.616

Abstract

Dalam pembangunan infrastruktur saat ini banyak masyarakat yang abai terhadap kesehatan, keselamatan dan kenyamanan mereka sendiri, selain karena ruang yang sudah banyak digunakan, faktor ekonomi juga menuntut mereka untuk hidup di lingkungan yang sebenarnya mengancam mereka. Pembangunan infratruktur di Simbang Kulon berjalan Bersama dengan industri batik. Industri batik dan kepadatan penduduk di Simbang Kulon dapat menciptakan kondisi permukiman yang tidak sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, meskipun dalam segi ekonomi adanya industri batik ini sangatlah berdampak positif bagi masyarakat, namun hal itu berbanding terbalik dengan dampaknya terhadap kondisi lingkungan dan tata ruang di Simbang Kulon itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kawasan permukiman kumuh dalam pembangunan berkelajutan di Simbang Kulon. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengukur tingkat kekumuhan dan mengetahui penyebab terciptanya permukiman kumuh dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Analisis SWOT dilakukan untuk merencanakan strategi peningkatan kualitas infrastruktur di Kelurahan Simbang Kulon, Buaran, Pekalongan. Penelitian dilaksanakan dari April hingga Juni 2022 di wilayah tersebut. Populasi penelitian meliputi masyarakat, dinas terkait, dan kawasan permukiman kumuh. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 22 orang. Variabel penelitian mencakup kondisi bangunan, jalan, kebutuhan air, flora dan fauna, pengelolaan sampah, proteksi kebakaran, dan kondisi sosial lainnya. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuisioner, FGD, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode interaktif Miles and Huberman. Hasil penelitian ini akan digunakan untuk mengembangkan strategi peningkatan kualitas infrastruktur berdasarkan analisis SWOT.
TINJAUAN YURIDIS MENGENAI WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN HUTANG-PIUTANG (STUDI PUTUSAN NOMOR: 129/PDT.G/PN KPG) Andra Almasari Hubi; Sukardan Aloysius; Yossie M.Y. Jacob
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i6.618

Abstract

Wanprestasi dalam Perjanjian Hutang Piutang artinya tidak memenuhi sesuatu yang diwajibkan seperti telah ditetapkan dalam perikatan, tidak terpenuhinya kewajiban oleh debitur. Rumusan masalah: (1) Bagaimanakah penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian hutang piutang? (2) Apakah pertimbangan hakim terhadap wanprestasi dalam perjanjian hutang piutang ( dalam putusan nomor 129/Pdt.G/2019/PN Kpg)? Penelitian ini merupakan penelitian normatif. Untuk mendapatkan hasil penelitian tersebut, maka penelitian ini akan dilakukan dengan studi kepustakaan yang meliputi buku, jurnal, dan sember-sumber tertulis lainnya. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan: (1) Penyelesaian Wanprestasi di pengadilan, diberlakukan penyelesaian berdasarkan hukum acara perdata sebagaimana penyelesaian perkara-perkara perdata lainnya. Hal ini berarti dalam proses penyelesaiannya dapat dikenakan ganti rugi maupun sita jaminan apabila memang diperlukan dilaksanakan sita sebagaimana yang diatur dalam Pasal 277 HIR. Penyelesaian melalui jalur pengadilan atau jalur litigasi ini dimulai dengan pengajuan gugatan pada pengadilan negeri sebagai pengadilan tingkat pertama yang memeriksa dan memutus perkara. Proses persidangan dimulai dari pembacaan gugatan, replik duplik, pemeriksaan alat bukti, kesimpulan hingga penjatuhan putusan oleh majelis hakim. (2) Pertimbangan hakim terhadap wanprestasi dalam perjanjian hutang piutang dalam kasus ini majelis hakim memutuskan untuk gugatan penggugat dinyatakan tidak dapat diterima niet onvantklijke verklaard, maka penggugat dihukum untuk membayar ongkos perkara. Saran dari penelitian ini adalah Bagi pihak Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang agar masalah hutang piutang yang terjadi di wilayah kota kupang diperhatikan agar bagi para pihak yang ingin membuat perjanjian bisa mengikuti dan menepati sebuah proses perjanjian yang dibuat. Dan untuk pihak tergugat atau debitur agar suatu perjanjian yang sudah dibuat dengan pihak kreditur atau penggugat agar ditepati, apabila dalam perjalanan ada kendala atau masalah segera melaporkan ke pihak berwajib. Diharapkan kepada pihak tergugat agar melakukan sebuah pembayarn kepada pihak penggugat yang sesuai dengan bunga yang sudah ditentukan berdasarkan dengan perjanjian yang sudah dibuat.
HUBUNGAN ANTARA ASAM URAT DAN HbA1c DENGAN NILAI NLR PADA PASIEN DM TIPE 2 Suryanto Suryanto
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i6.636

Abstract

World Health Organization (WHO) mengingatkan prevalensi diabetes di Indonesia berpotensi mengalami kenaikan drastis dari 8,4 juta orang pada tahun 2000 menjadi 21,3 juta penderita di 2030 nanti. NLR meningkat dengan meningkatnya tingkat keparahan intoleransi glukosa dan ditemukan berkorelasi positif dengan resistensi insulin yang berarti bahwa pada pasien diabetes melitus terjadi respon inflamasi. Hiperinsulinemia terjadi peningkatan kadar asam urat serum karena insulin berperan dalam meningkatkan reabsorbsi asam urat di tubulus proksimal ginjal. Semakin tinggi kadar HbA1c maka semakin tinggi pula resiko timbulnya komplikasi, demikian pula sebaliknya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kadar asam urat dan HbA1C dengan nilai NLR pada penderita diabetes melitus tipe 2. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah semua pasien yang terdiagnosis DM tipe 2 berdasarkan pasien rawat jalan dan rawat inap tahun 2019 di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan sampel berjumlah 48 orang. Uji statistik antara kadar asam urat dengan NLR menunjukkan hasil p = 0,014, dapat diartikan bahwa terdapat hubungan antara kadar asam urat dengan NLR. Nilai r = 0,354, menunjukkan korelasi positif dengan kekuatan korelasi lemah. Korelasi positif memiliki arti semakin tinggi kadar asam urat maka semakin tinggi juga nilai NLR dan sebaliknya. Hasil analisis hubungan antara kadar HbA1c dengan NLR mendapatkan hasil p = 0,010 dan memiliki arti terdapat hubungan antara kadar HbA1c dengan kadar NLR. Nilai r = 0,366, menujukkan korelatif postifi juga dengan kekuatan korelasi lemah. Terdapat hubungan antara kadar asam urat dan HbA1c dengan NLR pada pasien diabetes melitus tipe 2. Hasil ini bisa menjadi tolak ukur dalam memberi penanganan atau intervensi yang sesuai pada pasien diabetes mellitus tipe 2
DIFFERENCES IN S-RBD ANTIBODY TITERS OF SARS-CoV-2 POST-VACCINATION AND POST-COVID-19 IN UMY EMPLOYEES THAT DO GENERAL MEDICAL CHECK UP AT AMC MUHAMMADIYAH HOSPITAL YOGYAKARTA Suryanto Suryanto; Adang Muhammad Gugun
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i7.637

Abstract

COVID-19 is a global health problem today. Prevention is the best effort, including vaccination. The earliest evidence of the effectiveness of vaccination was marked by an increase in antibody levels. Research is needed to prove the effectiveness of vaccination by measuring levels of SARS-CoV-2 S-RBD antibodies and comparing them with individuals infected with COVID-19. This study aims to determine and prove differences in the levels of SARS-CoV-2 S-RBD antibodies in individuals with a history of COVID-19 vaccination in subjects who have been infected and who have not been infected with COVID-19. The type of research to be conducted is an analytic observational study with a cross sectional design. The variables studied were the levels of SARS-CoV-2 S-RBD antibodies in individuals who received the COVID-19 vaccination. Subjects consist of groups who have experienced infection and who have never been infected with COVID-19. The subjects used in this study were UMY employees who did general post-vaccination check-ups. The sampling technique used purposive sampling method with the inclusion criteria: (i) employees who are actively working (ii) Age 20-56 years (iii) There is a history of infection evidenced by PCR examination evidence (iv) getting vaccinated for more than 2 weeks. Exclusion criteria for employees who have a history of immune or autoimmune deficiency. This research was conducted at AMC Muhammadiyah Hospital. Examination of antibody levels of S-RBD SARS-CoV-2 was carried out using the Elisa method. Data analysis used descriptive method. The research subjects were 90, consisting of 45 subjects who had been exposed and 45 subjects who were not exposed to COVID-19. Subjects exposed to COVID-19 consisted of 25 men and 15 women, while subjects who were not exposed to COVID-19 consisted of 19 men and 26 women. The research subjects were 23 to 64 years old. From the results of the examination of S-RBD SARS-CoV-2 antibody levels, the results showed that the exposed group had a minimum level of 45.16 AU/mL while the maximum level was more than 1,000 AU/mL. In the unexposed group, 12 subjects had levels <3 AU/mL, while the rest had a minimum level of 3.01 AU/mL and a maximum level of 39.6 AU/mL. From this study, it can be concluded that there are differences in the levels of SARS-CoV-2 S-RBD antibodies which are higher in individuals who have been exposed to COVID-19 than individuals who have not been exposed. There are subjects who have not responded to the COVID-19 vaccination.
THE PROFILE OF DIAGNOSTIC OF UNCATEGORIZED SYNDROME TREATED BY ISLAMIC SPECIFIC PRAYER IN NUR HIDAYAH HOSPITAL Sagiran Sagiran; Tesaviani Kusumastiwi; Adang M.Gugun; Iman Permana
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i6.638

Abstract

In daily practice, there are many patients that medically are not sick but suffer from illness. Those syndrome categories to be psychosomatic disorder (ICD 10). Islam believes about the power of an evil spirit. It can invade and attack a person caused illness. Physical exam and laboratory finding can be normal. They need islamic specific praying to relieve their suffering. The research design is a cross sectional study. Subjects in this study are patients at Nur Hidayah Hospital in 2014 - 2019 to whom receiving Islamic specific praying (ruqyah syar’iyyah). There are 369 patients treated by Islamic specific praying, but in the beginning, there is no standardized recording. The complete data of 22 patient are collected and statistically analyzed. The medical diagnosis of the subjects is: gastrointestinal disorders (10; 45%); cephalgia-epilepsy (5; 22%) anxiety disorders (4; 18%), sexual disorders (3; 13%). The reaction of treatment is vomiting, headache, heat sensation, and delirium. After those kinds of reaction, the patient relief from suffering and cure their illness. It is studied the diagnostic profile of Islamic specific praying in Nur Hidayah Hospital. Ruqyah Syar’iyyah can be used as complementary treatment
SEGMENTASI PELANGGAN MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING STUDI KASUS PELANGGAN UHT MILK GREENFIELD Ira Ariati; Reza Nugraha Norsa; Lurinjani Akhsan; Jerry Heikal
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i7.639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan segmentasi pelanggan menggunakan metode K-Means Clustering dalam kasus pelanggan susu UHT Greenfield. Segmentasi pelanggan penting untuk memahami preferensi, kebutuhan, dan karakteristik pelanggan yang berbeda, sehingga perusahaan dapat mengarahkan upaya pemasaran dengan lebih efektif. Metode K-Means Clustering digunakan untuk mengelompokkan pelanggan berdasarkan atribut tertentu, seperti preferensi rasa, alamat pengiriman, dan depot penjualan. Data pelanggan Greenfield UHT Milk dikumpulkan, termasuk variabel seperti frekuensi pembelian, volume pembelian, dan preferensi rasa. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis K-Means Clustering. Hasil penelitian dikategorikan menjadi 3 klaster, yaitu: 1. Klaster Premium : Pengiriman terbanyak ke Pamengkasan, produk terbanyak yang dibeli adalah Greenfield UHT full cream 250 ml, Meskipun kuantitas pembelian tidak terlalu tinggi, mereka menghasilkan penjualan yang signifikan, karena mereka menyukai kemasan minuman tunggal yang lebih besar yaitu 250 ml2. Cluster Sedang: Pengiriman terbanyak ke Jembrana, produk yang paling banyak dibeli adalah Greenfield UHT full cream 125 ml, Jumlah penjualan yang sedikit, produk yang dibeli dengan ukuran terkecil, membuat cluster ini memberikan penjualan terkecil di antara cluster lainnya dan mereka fokus pada harga dalam pembelian mereka3. Cluster Curah Pengiriman terbanyak ke Jember, Produk yang banyak dibeli adalah Greenfield UHT full cream 250 ml, Intensitas pembelian mereka kecil tetapi jumlah pembelian mereka sangat besar sehingga menghasilkan nilai jual yang signifikan.
HUBUNGAN ANTARA LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN ATAS (ISPA) PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN WEDA Nurmala Jain; Dwi Handoko; Thoha Muhajir Albaar
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i7.640

Abstract

Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular di seluruh dunia. Berdasarkan hasil riset, mayoritas penduduk di wilayah Veda adalah penduduk tetap. Selain itu, kawasan Weda merupakan pusat pengembangan pemukiman perusahaan pertambangan, yang juga berdampak pada pertumbuhan penduduk dan tingginya tingkat polusi udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah ada hubungan antara jenis kamar, jenis lantai, jenis dinding, jenis atap, anggota keluarga yang merokok, polusi udara, asap dapur, ventilasi dan ISPA. Dalam penelitian kasus-kontrol ini, 60 sampel diambil secara acak, terdiri dari 30 sampel kasus dan 30 sampel kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara jenis kamar dan ISPA (p=0,192), jenis lantai dan ISPA (p=0,001), serta jenis dinding dan ISPA (p=0,015). Namun, terdapat hubungan antara jenis atap dan ISPA (p=0,001), perokok di dalam keluarga dan ISPA (p=0,005), serta polusi udara dan ISPA (p=0,011). Tidak terdapat kaitan antara asap dapur dan ISPA (p=1,000), serta ventilasi dan ISPA (p=0,067)

Page 39 of 193 | Total Record : 1921


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue