cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
EFEK PROTEKTIF EKSTRAK ETANOL UMBI BAWANG DAYAK TERHADAP DIAMETER DAN VOLUME TUMOR PAYUDARA TIKUS PUTIH RATTUS NORVEGICUS BETINA GALUR SPRAGUE-DAWLEY DIINDUKSI 7,12-DIMETHYLBENZ(?)ANTHRACENE Sonia Elshaddayana Sitompul; Muhammad In’am Ilmiawan; Sari Eka Pratiwi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i10.697

Abstract

Bawang dayak (Eleutherine bulbosa) merupakan tanaman herbal yang dipercaya masyarakat Indonesia memiliki efek anti kanker. Bawang dayak memiliki kandungan triterpenoid, flavonoid, antrakuinon dan naftokuinon yang memiliki aktivitas biologis sebagai antioksidan dan antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek daya hambat ekstrak etanol umbi bawang dayak (Eleutherine bulbosa) terhadap pertumbuhan jaringan tumor payudara secara makroskopis. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan desain posttest-only control group. Penelitian menggunakan 30 tikus betina galur Sprague Dawley, dibagi secara acak menjadi 6 kelompok, yaitu kelompok normal, kelompok kontrol positif (tamoxifen), kelompok kontrol negatif (DMSO 5%), kelompok perlakuan I (ekstrak umbi bawang dayak 180 mg/kg BB), kelompok perlakuan II (ekstrak umbi bawang dayak 360 mg/kg BB) dan kelompok perlakuan III (ekstrak umbi bawang dayak 720 mg/kg BB). Hasil penelitian ini didapatkan data diameter tumor dan volume tumor dianalisis menggunakan program SPSS dengan One-way ANOVA dan Post hoc LSD. Ekstrak etanol umbi bawang dayak berbeda bermakna (p<0,05) dalam penghambatan pertumbuhan diameter dan volume tumor payudara. Hasil uji Post Hoc LSD menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antar kelompok perlakuan I, II dan III terhadap kelompok kontrol negatif. Penelitian ini menyimpulkan ekstrak etanol umbi bawang dayak mempunyai daya hambat terhadap diameter dan volume tumor payudara
ANALISIS PROSEDUR DAN KETENTUAN UMUM DALAM PEMBUATAN VISUM ET REPERTUM TAHUN 2022 Suyoko Suyoko; Azahra Alya Nabila; Amable Firliana Putri; Utami Rahma Fadilah; Rosiyana Nurkhaliza
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.668

Abstract

Dalam mengejar keadilan, penyelidik memiliki wewenang untuk memulai permintaan Visum et Repertum sebagai bahan bukti dengan signifikansi hukum substansial yang diperoleh melalui prosedur, desain, dan format khusus. Penelitian ini secara komprehensif menganalisis penciptaan Visum et Repertum, dengan penekanan utama pada seluk-beluk prosedural dan keselarasan dengan ketentuan yang telah ditentukan. Dalam penelitian deskriptif kualitatif ini, wawancara dan observasi dilakukan di empat fasilitas medis berbeda pada Juni 2022: RSUD Dr. Asmir Salatiga, RS Jenderal Ahmad Yani Metro Lampung, Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara, dan RS Majenang. Informan adalah mereka yang ditugaskan untuk membuat Visum et Repertum. Analisis data selanjutnya dilakukan melalui teknik deskriptif. Temuan mengungkapkan variasi dalam prosedur Visum et Repertum di seluruh rumah sakit meskipun berakar dari kerangka teoritis yang sama. Beberapa rumah sakit menghilangkan rincian mengenai tingkat peringkat yang diizinkan dari penyelidik yang berwenang untuk meminta Visum et Repertum. Kepatuhan terhadap ketentuan umum Visum et Repertum mencapai 100%. Namun, masih ada kebutuhan untuk membuat peraturan yang tepat dalam kebijakan rumah sakit, terutama dalam hal menetapkan kualifikasi pangkat personel penegak hukum yang memenuhi syarat untuk meminta Visum et Repertum.
PREVALENSI INFORMED CONSENT TERTULIS PADA KASUS TRAUMA KEPALA YANG DI TATALAKSANA DI RS UNS TAHUN 2020-2022 Adji Suwandono; Agiona Angeline; Novianto Adi Nugroho
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.678

Abstract

Trauma (injury) dilihat dari pengertian secara medis sedikit berbeda dari aspek medicolegal dimana secara medis, trauma atau perlukaan diartikan tidak adanya kontuinitas jaringan. Pengetahuan tentang alat atau benda yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan seseorang merupakan pengertian trauma secara medicolegal. Berdasarkan Permenkes 290/2008, seluruh tindakan kedokteran, termasuk tindakan kedokteran yang mengandung resiko tinggi, memerlukan persetujuan tindakan kedokteran (Informed Consent). Penelitian ini berupa deskriptif observasional dengan teknik total sampling dimana sampel pada penelitiaan ini adalah seluruh kasus pada tatalaksana trauma kepala tahun 2020-2022 yang memiliki informed consent rekam medis di RS UNS. Analisa data dilakukan secara deskriptif. Didapatkan 106 kasus trauma kepala yang di tatalaksana di RS UNS tahun 2020-2022 dengan kasus terbanyak berupa trauma tumpul kepala sebanyak 99,23% berjenis kelamin laki-laki berusia 12-45 tahun dengan persentase data informed consent tertulis pada tatalaksana kasus tersebut sebanyak 84,91%. Prevalensi informed consent tertulis pada kasus trauma kepala yang di tatalaksana di RS UNS tahun 2020-2022 sebanyak 84,91% dengan kasus terbanyak berupa trauma tumpul kepala.
PENGARUH ECONOMIC VALUE ADDED (EVA), MARKET VALUE ADDED (MVA), REFINED ECONOMIC VALUE ADDED (REVA) TERHADAP HARGA SAHAM DAN RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA Dede Meriyani; Hariyanti; Diah Rachmawatie Novida
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i12.693

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji EVA, MVA, dan REVA terhadap harga saham dan return saham. Dalam penelitian ini menggunakan sampel penelitian sebanyak 104 perusahaan manufaktur yang di ambil melalui random sampling pada periode 2014-2016. Analisis data dan pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan metode Partial Least Square Path Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa EVA, MVA, dan REVA memiliki hubungan positif signifikan terhadap harga saham dan return saham. Dengan melihat hasil penelitian ini, memperlihatkan bahwa penilaian kinerja menggunakan metode EVA, MVA, dan REVA mempunyai pengaruh yang kuat terhada harga saham dan return saham. Hal ini memperlihatkan bahwa penilaian berdasarkan value menjadi penting karena setiap investasi tidak dapat melepaskan diri dari konsekuensi munculnya biaya modal sebagai kompensasi atas dana yang digunakan untuk membiayai investasi tersebut. Pengembalian dari suatu investasi akan baru berarti apabila besarnya pengembalian tersebut melebihi biaya modal yang dikeluarkan untuk terwujudnya investasi tersebut, pengukuran tentunya memerlukan metode penilaian yang akurat.
HUBUNGAN FAKTOR RISIKO DENGAN LUARAN PASIEN STROKE ISKEMIK DI RSUD DR. H. CHASAN BOESOIRIE Muhamad Afif Riondi; Endang Kristanti; Fera The
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i1.698

Abstract

Stroke iskemik merupakan penyakit serebrovaskular akibat aterosklerosis pada pembuluh darah otak. Stroke iskemik dapat berakhir dengan perburukan luaran klinis berupa disabilitas dan kematian karena adanya pengaruh beberapa faktor risiko, seperti usia, jenis kelamin, riwayat penyakit, tingkat kesadaran awal, tekanan darah, dan kadar kolesterol total. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor risiko dengan luaran klinis pasien stroke iskemik di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional menggunakan desain cross sectional dengan data sekunder yang diambil dengan teknik total sampling. Hasil penelitian yang didapatkan dari 34 pasien, 24 (70,6%) pasien mengalami hiperglikemi dengan luaran memburuk 21 (61,7%) pasien. Pasien dengan usia ?45 tahun dengan luaran memburuk sejumlah 19 (55,9%) pasien. Pasien dengan jenis kelamin perempuan 29 (85,3%) pasien dengan luaran memburuk 23 (67,6%) pasien. Pasien dengan riwayat penyakit diabetes mellitus 29 (85,3%) pasien dengan luaran memburuk 23 (67,6%) pasien. Pasien dengan tingkat kesadaran GCS ?8 sejumlah 29 (85,3%) pasien dengan luaran memburuk 23 (67,6%) pasien. Pasien dengan kondisi tekanan darah hipertensi 24 (70,6%) pasien dengan luaran memburuk 21 (61,7%) pasien. Pasien dengan hiperkolesterolemia dengan luaran memburuk 19 (55,9%) pasien. Kesimpulan dari penelitian ini semua variabel memiliki p-value < 0,05, yang berarti ada hubungan bermakna antara faktor risiko dengan luaran klinis pasien stroke iskemik.  
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KUNJUNGAN K4 ANC DI PUSKESMAS SEWON II TAHUN 2022 Gensri Handayani; Arlina Azka; Eka Oktavia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.700

Abstract

Kunjungan K4 merupakan pelayanan antenatal care selama kehamilan pada periode trimester III. Pelayanan K4 bertujuan mendeteksi gangguan ataupun kelainan semasa kehamilan guna meminimalisir risiko kematian ibu dan bayi. Di tahun 2021 Puskesmas Sewon II memiliki capaian K4 terendah sebesar (74,6%). Rendahnya kunjungan ibu hamil dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kunjungan Antenatal Care diantaranya umur, paritas, pendidikan, pekerjaan dan kepemiikan Jaminan Kesehatan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi capaian kunjungan K4 Antenatal care ibu hamil di Puskesmas Sewon II tahun 2022. Penelitian menggunakan metode Kuantitatif analitik observasional desain case control dengan populasi 592 responden. Teknik simple random sampling dan sample sebesar 48 responden, 24 kasus dan 24 kontrol, instrument berupa form pengumpulan data dan dianalisis menggunakan Uji Chi-square dan Uji Fisher. Hasil penelitian terdapat hubungan antara kunjungan K4 dengan umur (p=0,048) dan paritas (p=0,000), dan tidak ada hubungan antara pendidikan (p=0,701), pekerjaan (p=0,079) dan kepemilikan JKN (p= 0,701). Kesimpulan penelitian bahwa terdapat hubungan antara umur dan paritas dengan kunjungan K4, namun tidak ada hubungan antara Pendidikan, pekerjaan dan kepemilikan JKN dengan kunjungan K4.
THE IMPACT OF TRAINING AND ORGANIZATIONAL CULTURE ON EMPLOYEE PERFORMANCE THROUGH EMPLOYEE ENGAGEMENT AS AN INTERVENING VARIABLE IN PT TELKOM AKSES Syifaul Hamam
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.701

Abstract

The title of this research is the impact of training and organizational culture on employee performance through employee engagement as an intervening variable in PT Telkom Akses Yogyakarta. The study aims to determine the influence of employee engagement mediation in the relationship between organizational culture and training on employee performance. This research is performed quantitatively and uses questionnaires as data collection methods. Population of 339 employees. Research samples used as much as 80 employees. Therefore, sampling uses the slovin’s formula method. Methods of research analysis using T-Test, simple and multiple linear regression analysis. The results showed that training and organizational culture were positively and significantly influential for employee engagement, training and organizational culture were positively and significantly impacted by employee performance. There is a significant mediation influence from employee engagement in organizational cultural relationships to employee performance. There is a significant mediation influence of employee engagement on the training relationship to the employee's performance.
HISTOLOGI USUS IKAN GURAMI (OSPHRONEMUS GOURAMY) YANG DIBERI ARANG AKTIF TULANG IKAN TUNA (THUNNUS SP) PADA PAKAN Natasya NST; Suraiya Nazlia; T.M. Haja Almuqaramah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.702

Abstract

Penelitian ini diharapkan dapat menentukan pengaruh penambahan arang aktif tulang ikan tuna terhadap histologi panjang dan lebar vili usus ikan gurami dan menentukan dosis optimal penambahan arang aktif tulang ikan dalam pakan. Bertempat di Laboratorium Terpadu Fakultas Perikanan Universitas Abulyatama Aceh. Pengujian Histologi Usus dilakukan di Laboratorium Central Pet Care Rukoh, Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode komparatif yaitu dengan membandingkan hasil uji histologi panjang dan lebar vili usus ikan gurami yang diberi arang aktif tulang ikan tuna dengan dosis yang berbeda yaitu 0% (tanpa penambahan arang aktif), 1% (penambahan arang aktif 1%), 2% (penambahan arang aktif 2%) dan 3% (penambahan arang aktif 3%). Penelitian ini berlangsung selama 60 hari, menggunakan ikan gurami dengan berat 2-2,5 gram dan panjang 5-6 cm sebagai biota uji. Benih ikan gurami dipelihara dalam akuarium yang telah disetting resirkulasi dengan volume air 72 liter, yang ditebar 10 ekor per wadah. Selama penelitian berlangsung ikan diberi pakan secara AdSatiation dengan frekuensi dua kali sehari. Parameter yang diuji pada penelitian ini yaitu pengamatan histologi usus yang meliputi panjang dan lebar vili. Penambahan arang aktif tulang ikan tuna pada pakan memberikan nilai yang berbeda terhadap gambaran panjang dan lebar vili usus ikan gurami. Penambahan arang aktif tulang ikan tuna pada pakan dengan konsentrasi 2% merupakan hasil yang terbaik dengan nilai panjang dan lebar vili masing-masing 100,31 ?m dan 40,26 µm
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PROYEK PENGGANTIAN JEMBATAN SEI BAMBAN DENGAN ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) Indisianto Purba
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.703

Abstract

Kondisi Jembatan merupakan fasilitas insfrastruktur vital bagi kelangsungan perkembangan kegiatan sosial dan ekonomi suatu wilayah. Jembatan Sei Bamban ini merupakan penghubung antara Kabupaten Serdang Bedagai (Sei Rampah) dengan Kota Madya (Tebing Tinggi) yang bersatatus Jalan Nasional. Selama pelaksanaannya telah terjadi addendum masa pelaksanaan. Maka dari itu muncul pemikiran untuk menganalisa hal – hal yang menjadi faktor keterlambatan dalam pelaksanaan proyek ini. Adapun dalam menganalisa faktor tersebut akan digunakan Analytic Network Process (ANP). Adapun unsur yang menjadi kriteria dalam penelitian ini adalah Desain (D), Finansial (F), Manajemen (M), Faktor Lingkunan (FL), Faktor Eksternal (FE), dan Kesehatan dan Keselamatan (KK). Faktor yang mempengaruhi keterlambatan proyek penggantian jembatan Sei Bamban dengan metode ANP diperoleh faktor dengan bobot terbesar hingga terkecil adalah Faktor Finansial (0,433), Kesehatan dan Keselamatan (0,172), Manajemen (0,167), Desain (0,087), Faktor Lingkungan (0,085), dan Faktor Eksternal (0,056).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2022 Nurma Fidayanti; Elfrida Iriyani; Moch. Any Ashari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.706

Abstract

Menurut WHO, angka kematian bayi tahun 2020 mencapai 54 per 1000 kelahiran di dunia, sedangkan angka kematian bayi di dunia mencapai 2,4 juta kematian di tahun 2020 (6700 kematian bayi per hari). Selain itu, di Indonesia di tahun yang sama kenaikan 40% dibandingkan 2019 hingga menjadi 44.000 kasus angka kematian bayi. Pada tahun 2020, angka kematian bayi di Yogyakarta (0-28 hari) mencapai angka paling tinggi sebanyak 72% dibandingkan kategori usia 29-11 bulan dan 12-59 bulan. Angka kejadian asfiksia di RSU PKU Muhammadiyah mencapai 67 kasus di bulan Januari 2022 hingga Oktober 2022. Mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya asfiksia pada bayi baru lahir di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitaf dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan dan dirawat di RSU PKU Muhammadiyah januari hingga oktober 2022. Data diambil berdasarkan rekam medis sebanyak 67 kelahiran kejadian asfiksia. Pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik non probably sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan sampel 56 bayi. Hasil penelitian dianalisis melalui analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan dari 56 responden, didapatkan hasil sebagian besar kejadian bayi baru lahir dengan asfiksia (64,3%), hampir sebagian kejadian asfiksia dengan usia <20 & >35 tahun (32,1%), sebagian kecil dari kejadian asfiksia dengan eklamsi (12,5%), sebagian kecil kejadian asfiksia dengan usia kehamilan (3,6%), Sebagian kecil asfiksia dengan lilitan tali pusat (10,7%), sebagian kecil kejadian asfiksia dengan berat badan bayi (10,7%). Berdasarkan hasil penelitian yang mempengaruhi kejadian asfiksia pada bayi baru lahir dari beberapa faktor menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara eklamsia ibu dengan asfiksia bayi baru lahir, dan tidak ada hubungan yang bermakna faktor usia ibu, umur kehamilan, lilitan tali pusat, berat badan bayi dengan asfiksi bayi baru lahir

Page 44 of 193 | Total Record : 1921


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue