cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
GAMBARAN UMUR IBU DAN JUMLAH PARITAS PADA KASUS ABORTUS DI RSKIA UMMI KHASANAH BANTUL TAHUN 2022 Harista Rikhanis; Arlina Azka; Mochamad Any Ashari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.707

Abstract

Masalah kesehatan ibu merupakan masalah yang perlu mendapatkan prioritas utama. Salah satu masalah kesehatan adalah tingginya angka kematian ibu (AKI). Hampir 95% dari semua kematian ibu terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah pada tahun 2020. Abortus sebagai salah satu penyebab kematian ibu merupakan masalah yang sangat membutuhkan perhatian. WHO memperkirakan sebesar 15-50% kematian ibu berkaitan dengan abortus. Beberapa faktor risiko terjadinya abortus adalah umur ibu dan juga jumlah paritas. Untuk mengetahui gambaran usia ibu dan jumlah paritas pada kasus abortus di RSKIA Ummi Khasanah tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di RSKIA Ummi Khasanah di tahun 2022 sebanyak 359 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling. Instrument yang digunakan adalah rekam medis. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dengan bantuan software SPSS. Mayoritas ibu hamil yang mengalami abortus berdasarkan umur adalah ibu yang berusia 20-34 tahun yaitu 48 orang (58.50%), menurut paritas adalah kelompok nullipara yaitu 34 orang (41.50%). Dan sebagian besar adalah abortus karena blighted ovum yaitu 36 orang (43.90%). Mayoritas ibu yang mengalami abortus berusia antara 20-34 tahun, yaitu sebanyak 48 (58.50%), ibu dengan nullipara yaitu 34 orang (41.50%) dan dengan abortus yang dikarenakan blighted ovum, yaitu 36 orang (43.90%).
FAKTOR RISIKO PARTUS LAMA PADA IBU BERSALIN DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL PERIODE JANUARI SAMPAI DESEMBER 2022 Wuri Anggraini; Any Ashari; Elfrida Iriyani
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.708

Abstract

Indikator yang dipakai untuk mengukur derajat kesehatan suatu negara salah satunya adalah Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Salah satu komplikasi pada persalinan adalah persalinan lama, analisis data World Health Organization menunjukkan pada tahun 2021 persalinan lama menjadi penyebab langsung komplikasi persalinan dengan jumlah kejadian sebesar 69.000 atau 2,8% kematian dari semua kematian ibu di seluruh dunia. Persalinan lama (partus kasep) adalah persalinan yang berjalan lebih dari 24 jam untuk primigravida dan atau 18 jam bagi multigravida. Persalinan lama ikut dalam memberikan kontribusi terhadap angka kematian maternal dan neonatal. Untuk menganalisis apa saja faktor risiko partus lama pada ibu bersarlin di RSUD Panembahan Senopati Bantul periode bulan Januari sampai Desember 2022. Penelitian ini merupakan jenis survey analitik dengan rancangan case control dan pendekatan retrospektif. Hasil penelitian didapatkan faktor risiko partus lama pada ibu bersalin dengan tingkat pendidikan SD – SMP ada 6 (18,8%) SMA – S1 ada 26 (81,2%). Ibu yang bekerja ada 19 (59,4%), yang tidak bekerja ada13 (40,6%). Ibu umur < 20 dan > 35 tahun ada 9 (28,1%) , umur 20 – 35 ada 23 (71,9%). Ibu primipara ada 18 (56%), multipara ada14 (44%). Ibu jarak kehamilan < 2 tahun ada19 (59,4%), > 2 tahun ada 13 (40,6%). Ibu dengan KPD ada 6 (18,8%), tidak KPD ada 26 (81,2%). Ibu HB <11 gr/dl ada 15 (46,9%), HB > 11 gr/dl ada 17 (53,1%). Hasil penelitian didapatkan bahwa faktor pendidikan, pekerjaan, umur, dan KPD tidak memiliki hubungan yang bermakna pada kejadian partus lama, sedangkan faktor paritas, jarak kehamilan dan hemoglobin memiliki hubungan yang bermakna pada kejadian partus lama
PENGARUH MANAJEMEN KURIKULUM DAN KINERJA SEKOLAH TERHADAP MUTU PENDIDIKAN PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI (SMAN) KOTA BOGOR Ade Dewi Kemala; Teddy Oswari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i11.709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen kurikulum dan kinerja sekolah secara parsial dan simultan terhadap mutu pendidikan dan faktor yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap mutu pendidikan di SMA Negeri Kota Bogor. Populasi pada penelitian ini adalah guru PNS yang ada di SMA Negeri di Kota Bogor dengan sampel sebanyak 200 orang. Dalam penelitian ini teknik yang digunakan yaitu metode angket dengan kuesioner atau menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden. Metode analisis menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS versi 23. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa persamaan regresi adalah Y = 1,453 + 0,212X1 + 0,736X2. Secara parsial masing-masing variabel (manajemen kurikulum dan kinerja sekolah) berpengaruh terhadap mutu pendidikan karena t hitung > t tabel dan nilai signifikasi yaitu < 0,05, Berdasarkan uji F (simultan) diperoleh bahwa variabel manajemen kurikulum dan kinerja sekolah berpengaruh signifikan terhadap mutu pendidikan karena F hitung sebesar 56,158 > F tabel 3,04 dan nilai siginikan 0,000. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi nilai adjusted R square yang diperoleh sebesar 36,3% sedangkan sisanya 63,37% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PERANCANGAN TEBAL LAPIS TAMBAH MENGGUNAKAN LAPISAN ASPAL PADA JALAN BETON BERDASARKAN STANDAR AASHTO 1993 (GUIDE FOR DESIGN OF PAVEMENT STRUCTURE) Dian Andriyana; Mochamad Dafa Syafrizal; Moch Azis Saputra; Siegfried Syafier
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i12.713

Abstract

Perancangan tebal lapis tambah (overlay) harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti beban lalu lintas, karakteristik tanah, kondisi eksisting perkerasan, dan rencana perubahan desain jalan. Prosedur perhitungan overlay ini biasanya dilakukan menggunakan metode perancangan perkerasan yang diakui secara teknis, seperti metode perhitungan AASHTO 1993 (Guide for Design of Pavement Structure). Penelitian yang dilakukan merupakan metode untuk menentukan algoritma perancangan tebal lapis tambah menggunakan lapisan aspal pada jalan beton berdasarkan standar AASHTO 1993. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data desain perkerasan jalan dan data lendutan Falling Weight Deflectometer (FWD). Nilai kumulatif beban lalu lintas yang digunakan sebesar 35,000,000 juta lalu dihitung menggunakan faktor distribusi lajur dan arah maka dihasilkan nilai w18 adalah 8,750,000 juta, maka hasil perhitungan tebal pelat untuk melayani lalu lintas masa depan (Df) adalah 11,64 inci atau 29.57 cm dan nilai tebal pelat efektif (Deff) adalah 9,45 inci atau 24,01 cm, Faktor A dari konversi ketebalan beton menjadi ketebalan aspal adalah 1.93 inci atau 4.91 cm, maka hasil tebal lapis tambah (Dol) adalah 4.24 inci atau 10.77 cm. Perancangan ini dipengaruhi oleh data lendutan Falling Weight Deflectometer (FWD) sehingga perhitungan tebal lapis tambah ini dianalisa setiap titik station (STA).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NGASEM KAB KEDIRI Meyrinda Tobing; Eko Winarti
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i12.714

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana terjadi gagal tumbuh pada anak balita (bawah lima tahun) disebabkan oleh kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Target pemerintah dalam RPJMN tahun 2019 adalah sebesar 28%.Data status gizi balita Kabupaten Kediri tahun 2021 menyatakan bahwa anak kurang gii disebabkan oleh kekurangan makronutrisi yaitu karbohidrat, lemak, dan protein; atau mikronutrisi, yaitu vitamin dan mineral. Banyak faktor yang mempengaruhi ketidaktahuan orangtua, sosial ekonomi, kebersihan yang buruk, dan adanya penyakit penyerta dengan gizi kurus 12,5% sedangkan balita pendek (TB/U) sebesar 14,4%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ngasem Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita usia 24-59 bulan yang melakukan pemeriksan dan tercatat datanya di Puskesmas Ngasem. Jumlah Populasi pada penelitian ini adalah 1.433 balita, 251 sampel. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling dengan metode purposive sampling. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara riwayat BBLR (p=0,000), riwayat pemberian ASI Eksklusif (p=0,000), riwayat pemberian MPASI (p=0,000), usia ibu saat hamil (p=0,001), usia kehamilan ibu (p=0,000), tinggi badan ibu (p=0,000), tinggi badan ayah (p=0,000), status gizi ibu saat hamil (p=0,000), jarak kelahiran (0,021), status pendidikan ibu (p=0,001) dan riwayat ISPA (0,000) dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ngasem
PENYELESAIAN SENGKETA PASAR MODAL DALAM MEMBERIKAN REFERENSI PERENCANAAN INVESTASI SAHAM SEBAGAI BAGIAN DARI PERLINDUNGAN TERHADAP INVESTOR DALAM PERSPEKTIF HUKUM INDONESIA MELALUI LEMBAGA ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA ALTERNATIF (LAPS) SEKTOR JASA KEU Ghaly Abiyyu Irfansyah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i12.715

Abstract

Pasar modal syariah sendiri bisa dibilang baru di sektor keuangan. Produk syariah sendiri mulai menunjukkan eksistensinya saat krisis moneter 1998. Krisis moneter 1998 telah membuktikan bahwa produk syariah memiliki ketahanan yang baik terhadap fluktuasi ekonomi yang tidak stabil. Hal ini mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap produk jasa keuangan syariah; hal ini mendorong peningkatan penggunaan produk jasa keuangan syariah. Permasalahan yang menyertainya juga mengikuti tingginya minat masyarakat terhadap berbagai produk syariah. Jadi, dalam hal ini diperlukan mekanisme penyelesaian sengketa antara para pihak di sektor jasa keuangan di sektor pasar modal. Dalam berbagai sengketa perdata, pengadilan negeri seringkali menjadi satu-satunya pilihan bagi para pihak untuk menyelesaikan sengketa. Kompleksitas kasus perdata di luar KUH Perdata tidak diragukan lagi merupakan tantangan baru saat ini. Hal ini berkaitan dengan kompetensi dan wawasan hakim dalam memahami perkara. Untuk menjawab kompleksitas permasalahan terkait kompetensi lembaga penyelesaian sengketa, hadir Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS) Sektor Jasa Keuangan. Artikel ini akan membahas alternatif penyelesaian sengketa pasar modal syariah melalui SJK LAPS di bidang pasar modal syariah
PERAN ILO DALAM MENGATASI KESENJANGAN UPAH BURUH ANTAR GENDER DI INDONESIA PADA TAHUN 2020 Shangilia Sifrainsani Gloria Silalahi; Maria Medelin C. Pius Sare
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i12.716

Abstract

Persoalan kesetaraan upah antara laki-laki dan perempuan merupakan isu penting, tidak hanya secara global tetapi juga di Indonesia. Faktanya, tampaknya lebih sulit bagi perempuan untuk mendapatkan lebih banyak uang. Baik laki-laki maupun perempuan menganggap pilihan karier yang berbeda ini cukup populer, namun konsekuensi jangka panjang dari pilihan karier perempuan adalah bahwa mereka secara konsisten memperoleh penghasilan yang lebih rendah dibandingkan pekerja laki-laki. Pemerintah Indonesia masih berupaya menyeimbangkan upah pekerja. Indonesia menghadapi banyak tantangan, termasuk menghilangkan prasangka buruk di masyarakat terhadap perempuan, karena pada kenyataannya masyarakat juga mengalami situasi serupa. Ketimpangan upah juga bisa muncul akibat iklan baris, paket gaji, dan pekerjaan yang cenderung terlalu fleksibel. Ketimpangan upah juga bisa muncul akibat iklan baris, paket gaji, dan pekerjaan yang cenderung terlalu fleksibel. Ini adalah masalah yang sulit lebih mungkin berdampak negatif terhadap karier perempuan dibandingkan laki-laki. Oleh karena itu, ILO menetapkan Konvensi ILO C111 yang telah diratifikasi oleh Indonesia dan menghapuskan segala bentuk diskriminasi terhadap pekerja perempuan. Selain Konvensi C111, ILO juga menerbitkan Rekomendasi 111 tentang diskriminasi yang belum diratifikasi oleh Indonesia
IDENTIFIKASI KETERLAMBATAN PROYEK DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) SNI 31010 TAHUN 2016 Reza Agung Nurjaman; Fauzia Mulyawati; Siegfried Syafier
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i12.717

Abstract

pada tahun 2021 ada suatu program yang bernama project 942 yang bertujuan untuk meminimalisir dampak banjir yang terjadi di daerah DKI Jakarta, salasatu project yang akan dilaksanakan yaitu pembangunan Waduk Lebak Bulus, yang mana proyek ini di rencanakan selesai pada akhir tahun 2022, namun pada pelaksanaan nya proyek ini rampung pada awal tahun 2023, terjadi suatu keterlambatan dalam pelaksanaan pembangunan proyek Waduk Lebak Bulus ini, maka dari itu masalah ini menarik untuk di teliti mengenai faktor apa saya yang menjadi dasar terjadinya suatu keterlambatan, menggunakan metode FTA yang mengutamakan penguraian suatu kesalahan hingga menghasilkan dasar dari sebuah kesalahan dan FMEA mengutamakan penilaian RPN untuk mengkaji nilai dari sebuah kesalahan, dimana hasil dari analisa menggunakan kedua metode ini, diperoleh sebuah hasil jika faktor yang mendasari suatu keterlambatan ini adalah perubahan desain pada beberapa pekerjaan yang dilakukan, keterlambatan dalam menyiapkan area kerja, kekurangan SDM dan tidak sesuainya mutu pada beberapa pekerjaan, yang menyebabkan dalam pelaksanaan mengalami keterlambatan, meski begitu pembangunan Waduk Lebek Bulus tetap selesai dalam pengerjaanya
PERANCANGAN PROGRAM ANALISA DAYA DUKUNG DAN PERENCANAAN PONDASI TELAPAK BERDASARKAN SNI 2847:2013 Fajar Syiar Jaelani; Siegfried Syafier
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i12.718

Abstract

Pondasi telapak memiliki peran penting dalam mengalurkan beban dari struktur bangunan ke lapisan tanah di bawahnya. Untuk memastikan kekuatan dan keselamatan pondasi telapak, diperlukan analisis daya dukung dan perencanaan yang teliti. Namun, metode manual dalam melakukan analisis daya dukung dan perencanaan pondasi telapak pada bangunan gedung dapat memakan waktu yang lama dan memiliki risiko kesalahan manusia. Dalam upaya mengatasi hal tersebut, dikembangkanlah program analisa daya dukung dan perencanaan pondasi telapak berdasarkan SNI 2847:2013. Program ini merupakan solusi berbasis web yang bertujuan untuk mendukung proses analisis dan perencanaan pondasi telapak dalam proyek konstruksi. Dengan mengacu pada standar nasional Indonesia (SNI) yang mengatur persyaratan untuk beton struktural bangunan, program ini mengimplementasikan metode perhitungan Terzaghi dan Mayerhof. Hasil validasi yang dilakukan menunjukkan bahwa selisih antara perhitungan manual dan menggunakan program hanya sekitar 0,0002, yang utamanya disebabkan oleh pembulatan angka. Hal ini mengindikasikan tingkat keakuratan yang tinggi dalam program ini. Diharapkan bahwa program ini dapat menjadi alat yang efektif dan efisien dalam mendukung perencanaan pondasi telapak yang sesuai dengan standar keselamatan dan peraturan yang berlaku
DESIGN AND IMPLEMENTATION OF SNACK FOOD BUSINESS Anggita Novie Rianawati; Abdur Rafik
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i12.719

Abstract

Bisnis makanan memang banyak dicoba oleh para pelaku usaha. Peluang bisnis makanan di Indonesia cukup tinggi, bisa dilihat dari banyaknya bisnis kuliner yang baru bermunculan dan berkembang dengan pesat. Biasanya bisnis makanan memiliki modal yang tidak terlalu besar, makanya banyak sekali pelaku usaha yang menggelutinya. Selain itu, makanan juga merupakan kebutuhan manusia setiap saat, karenanya usaha di bidang makanan memiliki banyak peminat. Inovasi terkait makanan pun semakin bertambah. Usaha ini memberikan alternatif pilihan lain untuk camilan bagi orang yang suka nyemil. Karena banyak orang yang menyukai camilan, produk ini hadir untuk menjadi alternatif pilihan camilan yang berbeda. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan suatu usaha dengan produk makanan ringan yang dilakukan oleh penulis. Penulisan ini berisi perjalanan melaksanakan usaha mulai dari melakukan perencanaan sampai melaksanakannya dan mengatasi permasalahan yang ada dan terjadi. Dalam penulisan ini terkandung empat aspek manajemen yakni aspek operasional, aspek sumber daya manusia, aspek pemasaran dan aspek keuangan.

Page 45 of 193 | Total Record : 1921


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue