cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
Analisa Penggalian Kaidah Hukum Secara Progresif Dalam Menghadapi Keadilan Virtual Pardamean Hasiholan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Hukum Progresif dalam konteks penegakan hukum di era media sosial serta implikasinya terhadap keadilan masyarakat. Hukum Progresif muncul sebagai kritik terhadap Hukum Positivisme yang mengutamakan asas fiksi hukum demi mencapai kepastian hukum, menekankan pentingnya penggalian nilai-nilai dalam kaidah hukum dan norma yang berlaku di masyarakat untuk mencapai keadilan yang lebih substansial. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen dan studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi penegak hukum dalam menerapkan prinsip-prinsip Hukum Progresif. Temuan menunjukkan bahwa penegak hukum perlu aktif menggali nilai-nilai dan menggunakan hati nurani dalam penegakan hukum, tetapi di tengah maraknya media sosial, keadilan sering kali dipahami sebagai keadilan virtual yang berlandaskan pendapat pribadi. Untuk menghindari jebakan ini, penegak hukum harus mempertahankan kaidah hukum, termasuk asas fiksi hukum, sebagai dasar untuk mencapai kepastian hukum. Kemandekan dalam memahami hukum dapat menciptakan tren di mana pelaku tidak terjerat pidana karena ketidaktahuan. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya pelatihan dan pemahaman yang lebih baik mengenai kaidah hukum di kalangan penegak hukum untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum yang adil dan bijaksana.
Analisis Dampak Berlakunya KUHP Nasional Pada Pemidanaan Kekerasan Psikis Pada Anak Dalam Lingkup Rumah Tangga Rika Yunita
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas peraturan perundang-undangan dalam memberikan perlindungan bagi anak dari kekerasan psikis, serta implikasi dari penerapan Pasal 70 KUHP Nasional terhadap kepastian hukum dan keadilan. Dalam pembentukan peraturan, pemerintah seharusnya mengedepankan tujuan hukum yaitu kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan. Saat ini, masyarakat semakin menyadari pentingnya kesehatan mental, yang tidak dapat dicapai jika individu, terutama anak, mengalami kekerasan psikis. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan menganalisis Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Pasal 70 KUHP Nasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 memberikan pidana penjara maksimal 3 (tiga) tahun bagi pelaku kekerasan psikis, penerapan Pasal 70 KUHP Nasional dapat mengakibatkan pelaku tidak dijatuhi pidana penjara. Tindak pidana yang terjadi dalam lingkup keluarga sering kali menjadi alasan untuk tidak memberikan sanksi penjara, yang berpotensi memperburuk kondisi anak sebagai korban. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peraturan yang ada saat ini belum memberikan perlindungan optimal bagi anak dari kekerasan psikis. Oleh karena itu, perlu dilakukan revisi terhadap ketentuan hukum yang ada untuk memastikan adanya sanksi tegas bagi pelaku, serta penguatan mekanisme perlindungan yang lebih efektif. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya penegakan hukum yang lebih responsif terhadap kekerasan psikis, guna menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung kesehatan mental anak.
Dinamika Mediamorfosis: Strategi Prambors Radio Dalam Mengadaptasi Tantangan Digitalisasi Pada Media Massa Konvensional Agnita Ayucendika Damanik; Amri Dunan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konvergensi media yang dilakukan oleh Prambors Radio dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan perubahan kebiasaan pendengar, khususnya di kalangan Generasi Z dan milenial. Dengan berkembangnya teknologi informasi, radio telah beralih dari format analog ke digital, di mana mayoritas pendengar kini lebih memilih mengakses konten melalui perangkat pribadi. Prambors Radio, yang dikenal sebagai radio populer di kalangan anak muda, telah mengembangkan aplikasi yang menawarkan beragam konten. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melibatkan subjek penelitian seperti General Manager Onair & Digital, Manajer Digital, Produser Podcast, Penyiar, dan pendengar Prambors, serta fokus pada mediamorfosis yang dilakukan dari media konvensional ke media baru. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta menggunakan triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prambors Radio telah menerapkan strategi yang efektif dalam menghadapi tantangan digitalisasi media massa, terbukti dengan peluncuran Prambors Radio Apps yang berhasil menjalankan tahap-tahap dari teori mediamorfosis dan difusi inovasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Prambors Radio telah berhasil beradaptasi dengan era digital melalui pengembangan aplikasinya, tanpa meninggalkan format media konvensional, yang memiliki implikasi penting bagi radio lainnya dalam merespons perubahan teknologi dan preferensi pendengar.
Pengaruh Job Description Dan Job Specification Terhadap Kinerja Personil Ditlantas Polda Kaltim Melalui Kepuasan Kerja Karina Adisyafitri
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2365

Abstract

Kinerja personil merupakan elemen krusial dalam keberhasilan organisasi, terutama dalam konteks pelayanan publik seperti Ditlantas Polda Kalimantan Timur. Namun, evaluasi kinerja menunjukkan fluktuasi yang memerlukan perhatian terhadap peran job description dan job specification dalam meningkatkan kinerja melalui kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh job description dan job specification terhadap kinerja personil Ditlantas Polda Kaltim, dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode survei yang melibatkan 134 personil sebagai sampel, dipilih menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan model Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa job description dan job specification memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja dan kepuasan kerja personil. Selain itu, kepuasan kerja terbukti memediasi pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya penyusunan deskripsi pekerjaan yang jelas dan spesifikasi jabatan yang sesuai untuk meningkatkan kinerja organisasi. Rekomendasi meliputi optimalisasi pelatihan dan pengembangan kompetensi personil untuk mendukung peningkatan produktivitas dan efektivitas kerja.
Homoseksual Dalam Islam: Analisis Q.S Al-A’raf Ayat 80-84 Dalam Perspektif Metode Double Movement Fazlur Rahman Mona Aripah; Abdul Ghaffar; Mohd. Arifullah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2366

Abstract

Homoseksual adalah salah satu isu kontemporer yang kontroversial dan berbenturan dengan nilai-nilai dan norma sosial di masyarakat. Dalam Islam Homoseksual sendiri dipandang sebagai sebuah deviasi dari fitrah manusia dan merupakan sebuah tindakan keji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Homoseksual dalam perspektif Islam berdasarkan penafsiran dari Q.s Al-A’raf ayat 80-84 dengan menggunakan metode penafsiran Double Movement yang berusaha menelusuri konteks sosio-historis kisah Nabi Luth dan kaumnya, dan mengkontekstualisasikannya dengan fenomena LGBT dalam masyarakat modern. Pengaplikasian metode Double Movement dalam memahami Q.S Al-A’raf 80-84 yaitu, pada gerakan pertama dalam metode ini adalah menulusuri sosio-historis kisah kaum Nabi Luth untuk mengungkap ideal moral yang terkandung dalam ayat tersebut. Ideal moral yang didapat dari ayat ini berupa larangan tegas terhadap Homoseksual karena dikategorikan sebagai perbuatan keji dan mendatangkan banyak mudharat. Gerakan kedua dalam metode ini adalah  mengkontekstualisasikan ideal moral tersebut dengan fenomena yang terjadi dalam kehidupan modern. Dalam konteks modern, penyimpangan seksual yang terjadi dikenal dengan istilah LGBT yang digolongkan juga sebagai perbuatan keji, melampaui batas, dan perbuatan yang sangat buruk. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa larangan Homoseksual yang tertuang dalam Q.S Al-A’raf ayat 80-84 ini bersifat universal, artinya tidak terbatas pada situasi, kondisi, ataupun komunitas tertentu, sehingga larangan ini berlaku pada masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang.
Kajian Hukum Pidana Internasional Terhadap Kasus Ilegal Fishing Di Wilayah Laut Indonesia Elen Anedya Frahma
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan dan peraturan hukum Indonesia dalam menghadapi illegal fishing di wilayah perairan nasional. Aktivitas illegal fishing tidak hanya menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan, tetapi juga mengancam keberlanjutan ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Dengan pendekatan undang-undang (statute approach), kasus (case approach), dan konseptual (conceptual approach), penelitian ini mengidentifikasi berbagai regulasi dan kebijakan yang relevan, termasuk Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985 tentang ratifikasi UNCLOS, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1983 tentang Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), serta Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan langkah-langkah strategis untuk memberantas illegal fishing, seperti penenggelaman kapal-kapal pelaku pelanggaran, pelarangan alat tangkap yang merusak ekosistem, dan penguatan sistem pengawasan melalui teknologi modern. Selain itu, Indonesia juga menjalin kerja sama internasional untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan wilayah maritimnya. Kebijakan-kebijakan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga kedaulatan dan keberlanjutan sumber daya laut. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa terdapat tantangan dalam pelaksanaannya, seperti kurangnya koordinasi antarinstansi, keterbatasan infrastruktur pengawasan, dan tekanan diplomatik dari negara-negara asal pelaku illegal fishing. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi, peningkatan teknologi pengawasan, dan pendekatan yang lebih inklusif untuk memberdayakan masyarakat pesisir sebagai bagian dari solusi. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan hukum yang komprehensif dan pelaksanaan kebijakan yang konsisten untuk mengatasi illegal fishing. Dengan upaya yang berkelanjutan, pemerintah Indonesia dapat memastikan keberlanjutan ekosistem laut, melindungi kedaulatan maritim, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang berdaulat dan berkelanjutan.
Urgensi Pencatatan Perkawinan Di Indonesia Perspektif Maslahah Paisal Ahmad Dalimunthe; Akbarizan Akbarizan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2368

Abstract

Pencatatan perkawinan memiliki peran penting dalam sistem hukum dan sosial di Indonesia. Sebagai instrumen legal, pencatatan perkawinan tidak hanya memberikan kepastian hukum bagi pasangan suami istri, tetapi juga melindungi hak-hak anak dan mencegah konflik sosial. Namun, fenomena nikah sirri yang tidak tercatat secara resmi masih menjadi tantangan besar, dengan dampak negatif terhadap perlindungan hak individu dan stabilitas sosial. Dari perspektif maslahah, pencatatan perkawinan memiliki relevansi yang signifikan dalam mencapai tujuan syariat, yaitu menjaga keturunan (?if? al-nasl) dan kehormatan (?if? al-‘ird). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pencatatan perkawinan di Indonesia berdasarkan perspektif maslahah. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan normatif, menganalisis data dari peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, dan jurnal akademik yang relevan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif melalui pendekatan maq??id asy-syar?’ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan perkawinan memiliki dampak positif dalam memberikan perlindungan hukum, mendukung kebijakan pembangunan sosial, dan mencegah konflik hukum di masyarakat. Implementasi kebijakan pencatatan perkawinan yang sejalan dengan prinsip maslahah dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencatatan sebagai langkah preventif untuk melindungi hak-hak keluarga. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam meningkatkan edukasi publik dan memperkuat kebijakan terkait pencatatan perkawinan. Dengan demikian, pencatatan perkawinan tidak hanya menjadi kewajiban hukum, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial untuk menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera.  
Kontradiksi Regulasi Perijinan Optikal : Studi Komparatif Kepastian Hukum Tenaga Kesehatan Optometris Dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 01 Tahun 2016 Dan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 14 Tahun 2021 R. Sri Wahyu Budoyo Kusumo; Ardhitya Furqon Wicaksono
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2369

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah proses perijinan usaha yang menjadi aspek hukum krusial bagi setiap pelaku usaha, termasuk dalam penyelenggaraan optikal, di mana dualisme perundangan yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 14 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 01 Tahun 2016 menciptakan ketidakjelasan dalam pemahaman masyarakat, khususnya mengenai kepastian hukum tenaga kesehatan optometris sebagai salah satu syarat ketenagaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kepastian hukum dalam perijinan usaha optikal dan memahami implikasi dari dualisme peraturan terhadap pelaku usaha. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif-empiris, mencakup kajian produk perundangan terkait penyelenggaraan optikal dan kesesuaian data langsung ke objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakjelasan dalam pemahaman peraturan mengakibatkan kesulitan bagi pelaku usaha dalam memenuhi persyaratan perijinan, terutama terkait keberadaan tenaga kesehatan optometris di fasilitas optikal. Dengan demikian, keberadaan tenaga kesehatan optometris di optikal sebagai fasilitas pelayanan kesehatan adalah mutlak, dan perlu adanya harmonisasi antara peraturan untuk memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang perijinan usaha optikal.
Proposed Family Business Leadership Transition Strategy At Pt Sma Liana Aripin
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2380

Abstract

Effective leadership transitions are critical to the continuity and stability of family businesses, especially during generational shifts, which often bring significant challenges in conflict management. PT SMA, a family-owned food manufacturer, recently experienced a leadership change from the founder to a younger, less experienced leader. This transition caused conflict among stakeholders due to inadequate succession planning and differing perspectives across generations. This study examines strategies to address these conflicts and challenges at PT SMA. Key conflict points identified during leadership transitions include adjustments in leadership style and strategic vision, which can have a negative impact on organizational performance. This study proposes a structured approach to effective conflict management, emphasizing the development of a clear succession plan, facilitating conflict resolution, aligning organizational culture, and effective change management. By implementing these strategies, PT SMA aims to achieve a smoother transition, minimize conflict, and promote organizational stability. The findings will provide valuable insights for PT SMA and similar family businesses on the success of transition management and its impact on continued success. This study highlights the need to address challenges such as employee turnover and strategic disagreements, which can lead to dissatisfaction among long-term employees. Ultimately, effective conflict management is critical for new leaders to navigate these challenges and ensure a successful leadership transition. focus and advise on effective change management.
Manfaat Program Inklusi di Sekolah Terhadap Keterampilan Sosial Siswa Dengan Disabilitas di SLBN Jombang Iswatus Sa’adah; Ita Rahmania Kusumawati; Muhammad Dzikrullah H. Noho
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi manfaat program inklusi bagi siswa penyandang disabilitas di SLB Negeri Jombang. Program inklusi merupakan pendekatan pendidikan yang memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa, termasuk mereka yang memiliki disabilitas, sehingga penting untuk memahami kontribusinya terhadap perkembangan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana subjek penelitian terdiri dari siswa kelas 1 hingga 6 di SLB Negeri Jombang yang dipilih secara purposive karena terlibat langsung dalam program inklusi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman, yang mencakup pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program inklusi berkontribusi pada perkembangan siswa penyandang disabilitas dengan menanamkan nilai-nilai karakter, seperti pengenalan dan penghargaan terhadap perbedaan, tanggung jawab, rasa percaya diri, serta keterampilan sosial yang baik. Kesimpulannya, program inklusi di SLB Negeri Jombang efektif dalam merangsang perkembangan karakter siswa penyandang disabilitas. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembangan program pendidikan inklusi yang lebih baik dan menekankan pentingnya dukungan dari pihak sekolah serta masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi siswa penyandang disabilitas.  

Page 61 of 193 | Total Record : 1921


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue