cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
Analisis Respon SM Entertain Terhadap Isu Pelecehan Seksual Taeil NCT Dalam Pemberitaan Media Online Icha Mar’atun Sholihah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2441

Abstract

Dunia hiburan Korea Selatan menghadapi skandal serius, termasuk isu kesetaraan gender yang berkaitan dengan budaya patriarki, yang mengakibatkan diskriminasi terhadap perempuan. Wanita Asia sering kali digambarkan secara sensual dan eksotis, sehingga memperkuat stereotip negatif. Data dari Korea Woman’s Hotline menunjukkan bahwa setiap hari, rata-rata 1,8 wanita dibunuh di Korea Selatan, dengan 98% dari mereka adalah wanita. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis respon SM Entertainment dalam menghadapi krisis yang diakibatkan oleh kasus kejahatan seksual yang melibatkan anggota NCT, Moon Tae-il, serta untuk memahami dampak sosial dari respon tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan model Teun A. Van Dijk. Subjek penelitian terdiri dari dua media online: starnewkorea.com dari Korea Selatan dan Liputan6.com dari Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa masing-masing media online menampilkan berita yang berbeda berdasarkan elemen-elemen yang terdapat dalam model Teun A. Van Dijk, mencerminkan perspektif yang beragam terhadap isu tersebut. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana media melaporkan skandal dalam dunia hiburan dan dampaknya terhadap persepsi publik mengenai kesetaraan gender serta respons lembaga terkait terhadap krisis sosial.
Determinan Cyberloafing Pada Aparatur Sipil Negara Ida Bagus Indra Narotama; Ni Nyoman Dian Sudewi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2450

Abstract

Cyberloafing merupakan segala bentuk perilaku pegawai yang menggunakan fasilitas akses internet instansi atau tempat kerja untuk tujuan pribadi yang tidak berhubungan dengan pekerjaan saat jam kerja masih berlangsung. Cyberloafing seringkali dilakukan secara tidak sadar oleh para pegawai Aparatur Sipil Negara saat bekerja di dalam suatu istansi yang membawa dampak negatif baik bagi individu maupun instansi atau tempat kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi cyberloafing pada Aparatur Sipil Negara. Penelitian ini merupakan systematic literature review dengan menggunakan pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Literature Reviews and Meta-Analyses). Sampel dari penelitian ini berupa data sekunder yang diperoleh secara online melalui penelusuran jurnal-jurnal yang ada pada database Google Scholar dari tahun 2020 sampai tahun 2024. Jurnal-jurnal yang ditemukan kemudian diseleksi dengan kriteria inklusi yang mengacu pada PICOS Framework serta penilaian kualitas yang mengacu pada The Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tools, sehingga diperoleh empat literatur penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam faktor atau komponen yang dapat memengaruhi cyberloafing pada Aparatur Sipil Negara, yaitu kontrol diri, kepuasan kerja, ambiguitas peran, stres kerja, beban kerja dan konflik peran.
Pengaruh Pelayanan Pastoral Paroki Terhadap Partisipasi Umat Dalam Sakramen Tobat Di Stasi St. Johanes Ranoiapo Paroki St. Paulus Tompaso Baru Bernadina Waha Labuan; Pauline M. Paulus
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pelayanan pastoral paroki terhadap partisipasi umat dalam sakramen tobat, menggunakan metode penelitian kuantitatif. Dilaksanakan pada bulan April 2024 di Stasi St. Johanes Ranoiapo Paroki St. Paulus Tompaso Baru, penelitian ini melibatkan 132 responden yang dipilih secara acak dari 198 umat yang memenuhi syarat untuk menerima sakramen tobat. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan skala Likert, dan analisis data dilakukan menggunakan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara pelayanan pastoral paroki terhadap partisipasi umat dalam sakramen tobat, dengan nilai Fhitung sebesar 14,261 dan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,005). Meskipun demikian, nilai korelasi yang diperoleh adalah 0,314, dan koefisien determinasi sebesar 9,9%, yang menunjukkan bahwa pengaruh ini tergolong rendah. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa meskipun pelayanan pastoral paroki memiliki pengaruh yang signifikan, tingkat partisipasi umat dalam sakramen tobat masih dapat ditingkatkan. Oleh karena itu, penting bagi pengurus paroki untuk mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan pelayanan pastoral, guna memfasilitasi partisipasi umat secara lebih optimal dalam sakramen tobat di Stasi St. Johanes Ranoiapo Paroki St. Paulus Tompaso Baru.
Laporan Kasus: Sindrom Nefritik Akut Et Causa Glomerulonefritis Akut Pasca Streptokokus Nadisa Ardikha Prameswari; Mustakim Mustakim; Elsye Souvriyanti
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2454

Abstract

Sindrom nefritik adalah kondisi yang disebabkan oleh gangguan atau kerusakan pada glomerulus, yang dalam istilah histopatologi dikenal sebagai glomerulonefritis akut (GNA). Sindrom nefritik yang berkaitan dengan GNA umumnya terjadi akibat kerusakan dan peradangan pada glomerulus setelah infeksi bakteri grup A beta hemolytic streptococcus, dikenal sebagai glomerulonefritis akut pasca streptokokus (GNAPS). Gejala yang muncul mencakup proteinuria, hematuria, azotemia, silinder eritrosit, oliguria, dan hipertensi. Laporan kasus ini menggambarkan sindrom nefritik akut akibat glomerulonefritis akut pasca streptokokus di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Slamet Garut. Pada kasus ini, pasien menunjukkan keluhan bengkak pada mata dan tungkai, dengan BAK berwarna seperti teh dan riwayat sakit tenggorokan berulang. Diagnosis ditegakkan melalui pemeriksaan urin rutin yang menunjukkan hematuria, proteinuria, dan silinder eritrosit, serta hasil positif pada pemeriksaan imunologi Anti Streptolysin Titer O (ASTO). Pemeriksaan fisik mengungkapkan edema pada palpebra kedua mata dan kedua tungkai. Pasien mendapatkan terapi berupa injeksi ampicilin 4 x 800 mg, kaptopril 2 x 12,5 mg, dan furosemid 2 x 20 mg selama perawatan di rumah sakit. Sindrom nefritik akut akibat glomerulonefritis akut pasca streptokokus merupakan penyebab utama glomerulonefritis akut pada anak-anak dan dapat berpotensi menyebabkan gagal ginjal akut hingga gagal ginjal stadium akhir. Implikasi klinis dari laporan ini menegaskan pentingnya diagnosis dan terapi yang cepat dan adekuat untuk mencegah komplikasi serius, serta perlunya pemantauan berkelanjutan terhadap fungsi ginjal pasien untuk memastikan hasil yang optimal dan mencegah perkembangan penyakit lebih lanjut.
Case Report: Chronic Embolic Stroke With Bronchopneumonia In Geriatric Patients Johanes Andrew; Dana Profit Sampurno; Rayhan Al-ghifari Iridansyah Siregar; Eric Eric
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2457

Abstract

Stroke is a neurological deficit of the central nervous system caused by vascular issues, affecting around 800,000 individuals annually. According to Riskesdas 2018, the prevalence of stroke is approximately 10.9%, with the highest rates in East Kalimantan and the lowest in Papua. In this study, we present a case of a 79-year-old male diagnosed with embolic stroke at Royal Taruma Hospital. The patient was admitted with a fever that persisted for four days prior to hospitalization. Comprehensive anamnesis, physical examination, and diagnostic tests confirmed a diagnosis of febris e.c. bronchopneumonia and hemiparesis duplex e.c. chronic CVDNH. Embolic strokes occur when a cerebral artery is occluded by a clot originating from the heart, aortic arch, or a major cerebral artery, often leading to maximal neurological deficits at the onset. This case underscores several risk factors for embolic stroke, including hypertension, dyslipidemia, and advanced age. The patient was treated with rivaroxaban (10 mg once daily) for anticoagulation and meropenem (1 g three times daily) to manage the infection. Post-treatment, a comprehensive geriatric assessment revealed no signs of urinary or fecal incontinence, and the patient did not exhibit polypharmacy. Following intervention, there was a notable improvement in neurological function and resolution of infectious symptoms. This case highlights effective management strategies for a 79-year-old male with complex medical conditions and emphasizes the necessity of timely interventions in elderly patients for better prognostic outcomes.
A 41-Year-Old-Man With Diffuse Axonal Injury: A Case Report Rayhan Al-ghifari Iridansyah Siregar
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2460

Abstract

Diffuse axonal injury (DAI) is a significant pathological feature of traumatic brain injury (TBI) and poses a considerable challenge in clinical neurology. This injury is characterized by microscopic damage to axons in neuronal tracts, especially within the corpus callosum and brainstem, leading to severe outcomes, including high morbidity and mortality. We report a case involving a 41-year-old male who presented to the emergency room of RT Hospital after a motorcycle accident, resulting in a prolonged loss of consciousness lasting over 12 days. The diagnosis of DAI was confirmed through detailed history taking, thorough physical and neurological examinations, and MRI brain imaging, which revealed characteristic axonal damage. This case underscores the prevalence of DAI among motorcycle accident victims, regardless of age, and the typical presentation of prolonged unconsciousness. The patient was treated with an intensive regimen aimed at reducing injury effects and promoting neurological recovery. This included mannitol to lower intracranial pressure, nimodipine for neuroprotection, and phenytoin to prevent seizures. Additionally, amantadine and alinamin F were used to enhance cognitive recovery. Supportive therapies comprised paracetamol for fever, ceftriaxone and levofloxacin as antibiotics, and pantoprazole for gastrointestinal protection. Despite these comprehensive efforts, the prognosis remains poor, with a high risk of lasting neurological deficits. This case highlights the critical implications of DAI in TBI management and underscores the need for early diagnosis and ongoing research to better understand and treat this severe condition.
Representasi Nilai-Nilai Keislaman Pada Film 99 Cahaya Di Langit Eropa Sausan Nur Shabrina; Maria M Widiantari; Fikri Hasan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2461

Abstract

Penelitian ini menyoroti pentingnya memahami representasi nilai-nilai keislaman dalam media massa, khususnya film, sebagai alat komunikasi budaya dan agama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis representasi nilai-nilai keislaman dalam film 99 Cahaya di Langit Eropa dan untuk mengeksplorasi bagaimana film ini dapat mempengaruhi persepsi masyarakat tentang Islam. Film ini dipilih karena mengangkat tema perjalanan spiritual seorang Muslim di Eropa, yang menggambarkan tantangan identitas dan integrasi budaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap film dan kajian literatur yang relevan. Data dianalisis menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes melalui tiga elemen utama: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman, seperti aqidah, akhlak, dan syariah, direpresentasikan melalui dialog, adegan, dan simbol budaya. Nilai aqidah tercermin dalam keimanan kepada Tuhan, nilai akhlak dalam interaksi sosial, dan nilai syariah dalam praktik ajaran Islam. Analisis mitos memperlihatkan Islam sebagai agama damai dan toleran, sekaligus melawan stereotip negatif tentang Muslim di Eropa. Kesimpulannya, 99 Cahaya di Langit Eropa tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan dakwah yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman kepada masyarakat luas.
Current Ratio Dan Debt To Equity Ratio Terhadap Return On Asset Perusahaan Sub Sektor Konstruksi Bangunan Romdonih Romdonih
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis dampak Current Ratio dan Debt to Equity Ratio terhadap Return On Asset pada perusahaan yang bergerak di sub-sektor konstruksi bangunan, yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dalam rentang waktu 2019 hingga 2023. Pendekatan yang digunakan adalah asosiatif dengan metode kuantitatif, menggunakan data sekunder dari laporan keuangan yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia. Populasi yang diteliti mencakup 29 perusahaan sub-sektor konstruksi bangunan, dengan teknik purposive sampling yang menghasilkan 14 perusahaan sebagai sampel. Analisis data dilakukan melalui regresi linear berganda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Current Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return On Asset, sedangkan Debt to Equity Ratio menunjukkan pengaruh negatif yang tidak signifikan terhadap Return On Asset. Implikasi dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan di sub-sektor konstruksi bangunan sebaiknya meningkatkan pengelolaan likuiditas, mengingat pengaruh positif Current Ratio terhadap Return On Asset. Hal ini dapat dicapai melalui peningkatan efisiensi operasional dan pengelolaan arus kas yang lebih baik. Sebaliknya, karena Debt to Equity Ratio tidak menunjukkan pengaruh signifikan, perusahaan mungkin perlu mengevaluasi struktur pendanaan mereka dan mempertimbangkan penggunaan utang yang lebih bijaksana untuk memastikan stabilitas finansial. Rekomendasi ini dapat membantu manajemen dalam pengambilan keputusan strategis yang lebih baik, serta memberikan wawasan bagi investor dalam melakukan evaluasi terhadap kinerja keuangan perusahaan di sektor ini.
Identifikasi Methicillin – Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA) pada Tenaga Kesehatan di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Dr. J.H Awaloei Manado Eka Julistri Ume; Olivia A. Waworuntu; Heriyannis Homenta
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i4.2468

Abstract

Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA) merupakan patogen penyebab Healthcare-Associated Infections (HAIs) yang resisten terhadap antibiotik beta-laktam, termasuk metisilin. Selain itu, penggunaan antibiotik spektrum luas di ICU dapat berkontribusi pada peningkatan beban resistensi antimikroba, yang mendukung munculnya Mikroorganisme Multidrug-Resisten (MDR), termasuk MRSA. Kontaminasi silang antara pasien dan tenaga kesehatan menjadi faktor risiko utama untuk kolonisasi MRSA. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya MRSA pada tenaga kesehatan di ruang ICU Rumah Sakit Dr. J.H Awaloei Manado. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil dari tenaga kesehatan di ruang ICU Rumah Sakit Dr. J. H. Awaloei Manado dan diuji untuk mengidentifikasi keberadaan MRSA menggunakan media MSA, uji katalase, koagulase, dan uji sensitivitas antibiotik. Dari 22 sampel yang diidentifikasi ditemukan bakteri Staphylococcus aureus (63,6%), Staphylococcus sp., (27,3%), Streptococcus sp., (9,09%) dan uji sensitivitas satu (4,54%) sampel yang resisten terhadap antibiotik cefoxitin. Simpulan dari penelitian ini yaitu ditemukan MRSA pada tenaga kesehatan di ruang ICU RS. Dr. J.H Awaloei Manado sebanyak 1(4,54%) dari 22 sampel. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya MRSA pada tenaga kesehatan di ruang ICU rumah sakit ini mengindikasikan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap infeksi MRSA, serta penerapan kebijakan pengendalian infeksi yang lebih efektif. Tindakan preventif seperti peningkatan kebersihan tangan, penggunaan alat pelindung diri yang lebih baik, dan pengelolaan antibiotik yang bijaksana dapat membantu mencegah penyebaran MRSA dan mengurangi infeksi nosokomial di rumah sakit, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan.
Design of Automatic Feeder with Adjustable Temperature, PH, and Weather for Catfish Pebri Antara; Ema Utami; Kusnawi Kusnawi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i4.2473

Abstract

This study aims to analyze the influence of service quality, tax collection strategies, and tax sanctions on taxpayer compliance in paying Land and Building Tax (PBB-P2) in Bekasi City. Data were collected through questionnaires distributed to 60 land and building taxpayers. The study employed multiple linear regression analysis using SPSS version 27 to process the data. The results showed that service quality had a positive and significant effect on taxpayer compliance, with a t-value of 2.083 greater than the t-table value of 2.002. Conversely, the tax collection strategy showed a t-value of 0.649, which is less than the t-table value, indicating no significant effect on taxpayer compliance. Meanwhile, tax sanctions had a t-value of 6.577, exceeding the t-table value, demonstrating a significant positive impact on compliance. Additionally, the F-test resulted in a value of 32.519, suggesting that when analyzed simultaneously, service quality, tax collection strategies, and tax sanctions collectively have a positive influence on taxpayer compliance. These findings highlight the importance of effective service delivery and enforcement mechanisms to enhance tax compliance for PBB-P2 in Bekasi City

Page 68 of 193 | Total Record : 1921


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue