Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Articles
1,921 Documents
Pengaruh Kepuasan Kerja, Stres Kerja, dan Lingkungan Kerja Terhadap Turnover Intention di IFRS Dewi Sri Karawang
Yazidthalib, Nawal;
Dadan Ridwanuloh;
Himyatul Hidayah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i6.103
Masalah dalam penelitian ini adalah tingkat Turnover karyawan pada Instalasi Farmasi Rumah Sakit Dewi Sri Karawang. Turnover merupakan masalah klasik yang selalu dihadapi para pengusaha. Seperti halnya replacement yang terus berjalan, baik replacement pergantian karena faktor umur maupun pengunduran diri. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitiaan kuantitatif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik sampling jenuh diperoleh sampel sebanyak 27 karyawan. Teknis analisi yang digunakan adalah uji statistik untuk menguji seberapa jauh pengaruh satu variabel penjelas atau independen secara individual dalam menerangkan variasi variabel dependen menggunakan program SPSS. Pengambilan keputusan berdasarkan perbandingan nilai t hitung dan nilai kritis sesuai dengan tingkat signifikan yang digunakan yaitu 0,05. Berdasarkan hasil penelitian diketahui ada pengaruh negatif signifikan secara parsial kepuasan kerja, stress kerja dan lingkungan kerja terhadap turnover intention di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Dewi Sri Karawang. Berdasarkan uji t, kepuasan kerja diperoleh sig 0.456, stres kerja diperoleh sig 0.398, lingkungan kerja diperoleh sig 0.372 terhadap turnover intention > 0,05 maka H1, H2 dan H3 diterima.
Hubungan Hiperglikemia Reaktif dengan Kemampuan Kegiatan Hidup Sehari-Hari Pada Pasien Stroke Iskemik Akut
Zandrazulkifli, Nidia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i6.104
hiperglikemia merupakan kondisi yang sering terjadi pada stroke akut, umumnya disebut dengan hiperglikemia reaktif. Hiperglikemia yang terjadi secara akut dapat mempengaruhi status fungsional pasien, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hiperglikemia reaktif dengan kemampuan Activity Daily Living (ADL) pada pasien stroke iskemik akut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional dan teknik sampling yang digunakan yaitu consecutive sampling dengan jumlah sampel 50 orang pasien stroke iskemik akut. Data kadar gula darah diperoleh melalui rekam medis dan ADL pasien diukur menggunakan kuisioner Barthel Index. Hasil penelitian ini menunjukkan sampel dengan kondisi hiperglikemia memiliki tingkat ketergantungan sedang/berat sebanyak 12 orang (63,2%), 6 orang (50,0%) mengalami ketergantungan total dan 2 orang (10,5%) memiliki tingkat ketergantungan ringan/mandiri sedangkan pasien dengan kondisi normoglikemi memiliki tingkat ketergantungan ringan/mandiri sebanyak 17 orang (56,7%), 7 diantaranya (23,3%) memiliki ketergantungan sedang/berat dan 6 orang (20,0%) memiliki tingkat ketergantungan total. Uji bivariat menggunakan uji chi-square dengan menilai hubungan hiperglikemia reaktif dengan kemampuan ADL pasien stroke iskemik akut didapatkan nilai p=0,003 (KI=95%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara hiperglikemia reaktif dengan kemampuan ADL pada pasien stroke iskemik akut.
Analisis Kebijakan Pengelolaan Pulau-pulau Kecil Terluar dalam Mendukung Potensi Bisnis Transportasi Laut Kepulauan Riau
Kusnita, Noni;
Yogi Sumarsono Wibowo;
Irwan Syari Tanjung;
Riant Nugroho
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i6.105
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pengelolaan pulau-pulau kecil terluar dalam mendukung potensi bisnis transportasi laut kepulauan Riau sebagai Kota Pelabuhan, dan bagaimana pengelolaan tersebut dioptimalkan oleh pemerintah daerah Kepulauan Riau dan juga mendukung pertumbuhan bisnis transportasi laut dan kesejahteraan masyarakatnya. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menganalisa isi kebijakan pengelolaan pulau-pulau kecil terluar melalui metode analisis kebijakan William Dunn. Dengan dibukanya usaha Pelabuhan tersebut bagi pemerintah daerah baik BUMD maupun oleh pihak swasta, tentu diharapkan dapat menjadi salah satu keran pendapatan bagi daerah. Ada potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 6 triliun yang bisa masuk ke kas daerah di wilayah 12 mill laut di Kepri. Sedangkan, khusus Tanjung Pinang, karena Tanjung Pinang merupakan ibu kota provinsi Riau pada zaman dahulu kemudian menjadi Ibu Kota Provinsi Kepri, maka kota Tanjung Pinang sangat potensial dijadikan sebagai City port.
Pengaruh Insensitivitas Budaya Community Worker dalam Pemberdayaan Masyarakat di Kampung USKU Papua
Wahyususanti1, Herwini
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i6.106
Community Worker mempunyai peran penting dalam pemberdayaan masyarrakat. Sebagai enabler (pemercepat perubahan) yang bekerja pada masyarakat adat, kepekaan budaya (sensitivitas budaya) menjadi faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan suatu program pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi peran community worker dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat di Kampung Usku, (2) mengidentifikasi ketidakpekaan (insensitivitas) budaya community worker dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat di Kampung Usku, (3) menganalisis pengaruh insensitivitas budaya community worker terhadap tingkat keberhasilan pemberdayaan masyarakat di Kampung Usku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, melalui studi kasus untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang peran dan insensitivitas budaya community worker dalam proses pemberdayaan masyarakat di Kampung Usku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) community worker pada pemberdayaan masyarakat di Kampung Usku mempunyai peran yang cukup dominan, yaitu sebagai ahli pertanian, pelatih, penggerak masyarakat, dan pemimpin lapangan. 2) Insensitivitas budaya community worker terlihat dari caranya dalam memaksakan masuknya budaya luar kepada masyarakat lokal, kurangnya penghargaan terhadap pengetahuan, keterampilan dan budaya masyarakat lokal. 3) Insensitivitas budaya community worker menyebabkan pemberdayaan masyarakat di Kampung Usku kurang berhasil, yang ditunjukkan oleh rendahnya partisipasi masyarakat dan tidak berlanjutnya program yang dijalankan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, bahwa insensitivitas budaya community worker mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap kurang berhasilnya program pemberdayaan masyarakat di Kampung Usku.
Arm Sling Versus Figure of Eight for Treating Midshaft Clavicle Fracture in Adults – A Systematic Review
Arga Saputro, Teddy
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i6.107
Introduction: The clavicle is a long, dual-curved bone that forms the only direct link between the axial and appendicular skeletons. Clavicle fracture is the most frequent trauma of the scapular girdle, and involves the midshaft. Although the proportion managed operatively has increased in recent years, the majority (80%) occur at the midshaft are treated non-operatively. Conservative treatments (including figure of eight and arm sling) has a high union rate and good clinical outcome in majority of cases, but very few randomized studies have compared the two. Therefore, a systematic review is needed to compare between arm sling and figure of eight bandage for treat the midshaft clavicle fracture in adults. The author hopes that this systematic review can be the consideration for the better treatment in closed clavicle fracture in adults. Method: The following strategy was used terms on several journals of comparison between arm sling with figure of eight bandage for threatening midshaft clavicle fracture in adults. Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines were used to perform the comprehensive data collection. The authors used 5 years publication date and English language to select an appropriate journal. Result: The result is presented by comparison between arm sling and figure of egiht for the treatment outcomes. The author identified 11 relevant articles about comparison between arm sling and figure of eight to treat midshaft clavicle fracture in adults. The total number of patients was 3064 samples. The articles compare about the level of pain by VAS score, level of shortening and mean time of union. Conclusion: The arm sling has better advantages for non-operative treatment to midshaft clavicle fracture in adults than figure of eight bandage. It shows from the level of pain, level of shortening and mean time of union. The arm sling treatment has less level of pain, less level of shortening and less mean time of union than figure of eight bandage.
Pengaruh Desinfeksi Model Gipsum Tipe III Menggunakan Sodium Hypochlorite dan Microwave Terhadap Kekuatan Kompresi dan Kekerasan Permukaan
Iyal Naidu, Sharmila Naidu A/P;
Dahar, Eddy
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i6.108
Saat prosedur pengambilan cetakan dilakukan, darah dan saliva akan menempel pada hasil cetakan dan hal ini memungkinkan terjadinya infeksi silang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh desinfeksi model gipsum tipe III menggunakan sodium hypochlorite dan microwave terhadap kekuatan kompresi dan kekerasan permukaan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratoris dan total sampel pada penelitian ini adalah 60 sampel gipsum tipe III, yang mana 30 sampel digunakan untuk meneliti kekuatan kompresi dan 30 sampel digunakan untuk meneliti kekerasan permukaan yang mana dua kelompok penelitian ini dibagi kepada tiga kelompok yaitu kelompok kontrol ( 10 sampel yang tidak desinfeksi), 10 sampel yang didesinfeksi dengan 0,5% sodium hypochlorite selama 10 menit dan 10 sampel didesinfeksi dengan microwave pada 550 Watt selama 10 menit dan data yang diperoleh dianalisa menggunakan uji ANOVA dan LSD. Hasil penelitian ditunjukkan terdapat perbedaan pengaruh desinfeksi model gipsum tipe III menggunakan 0,5% sodium hypochlorite selama 10 menit dan microwave pada 550 Watt selama 10 menit terhadap kekuatan kompresi dan kekerasan permukaan(p=0,0001<0,05).
Analisis Perlindungan Dokumen Rekam Medis Sebagai Media Penularan Covid 19 di Puskesmas Perkotaan
jaelani
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i6.111
Perlindungan dokumen rekam medis disituasi pandemi COVID-19 ini sangat penting untuk memutuskan rantai penyebaran COVID-19. Penyebaran COVID-19 oleh droplet yang dikeluarkan oleh pasien yang positif COVID-19 yang tersebar dengan cara batuk dan bersin, droplet ini akan menempel pada benda-benda sekitar salah satunya adalah dokumen rekam medis, dan juga masih banyak Puskesmas yang belum membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang perlindungan dokumen rekam medis. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui tinjauan tentang perlindungan dokumen rekam medis sebagai media penularan COVID-19 di Puskesmas Perkotaan. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menggunakan instrumen lembar check-list, teknik sampel yang digunakan accidental sampel yaitu 31 sampel dari 1.755 dokumen rekam medis. penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Gunung Sari Kota Cirebon pada bulan April 2021. Hasil penelitian dari 31 sampel yang digunakan 100% belum terlaksananya perlindungan dokumen rekam medis seperti dokumen rekam medis dimasukan kedalam map plastik, dokumen rekam medis disemprotkan dengan cairan desinfektan. Perlindungan dimasukan kedalam box container, dokumen rekam medis didiamkan selama 4-6 hari, sampul dokumen rekam medis dokumen rekam medis di Puskesmas Gunung Sari Kota Cirebon masih belum terlaksana, upaya yang dilakukan dengan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang perindungan dokumen rekam medis disituasi pandemi COVID-19.
Tinjauan Fiqh Muamalah dan Hukum Perlindungan Konsumen Terhadap Jual Beli di Toko Online pada Masa Pandemi Covid-19
Janah, Samrotul
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i6.112
Seluruh dunia sedang mengalami suatu bencana non alam yang dahsyat yaitu bertebarannya wabah covid-19 yang berdampak pada lonjakan pengunjung toko online sejak tahun 2019 lalu. Karena itu terjadi perubahan interaksi baru dari tansaksi jual beli secara langsung terpaksa beralih ke transaksi jual beli online. Metode penelitian ini adalah penelitian normatif yang merujuk pada peraturan perundang-undangan, pendekatan koseptual serta studi kasus. Data-data utama dan pendukung diperoleh dari studi pustaka yang bersumber dari buku dan karya ilmiah lainnya. Hasil penelitian ini adalah dalam islam hukum asal jual beli adalah boleh sepanjang tidak ada dalil alquran dan hadits yang melarangnya. Sepanjang massa covid-19 berlangsung berbagai pihak memanfaatkan situasi untuk memperoleh keuntungan duniawi dengan cara memalsukan barang dan memang barang tidak sesuai nilai yang ditawarkan bahkan barang tidak dikirimkan oleh penjual kepada pembeli. Para ulama sepakat bahwa hukum asal penipuan adalah berdosa serta mengilangkan keberkahan atas suatu barang dan uang haram tidak boleh dimanfaatkan oleh pemiliknya (pelaku usaha haram tersebut ). Akibat penipuan tersebut pembeli mempunyai hak untuk khiyar yaitu melanjutkan transaksi jual beli atau membatalkannya. Apabila terjadi sengketa akibat transaksi tersebut ada dua jalur penyelesaian masalah yaitu melalui jalur musyawarah internal para pihak dan penyelesaian permasalahan jalur hukum.
Hambatan dalam Implementasi Program Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan: A Review
Aprilia Dwi Purwanti
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i6.113
Stunting merupakan suatu bentuk dari kegagalan pertumbuhan pada anak yang diakibatkan ketidakcukupan nutrisi mulai dari kehamilan sampai usia 24 bulan. Intervensi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan berfokus pada dua jenis intervensi, yaitu intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan dalam implementasi program Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review. Hal yang belum tercapai seperti pada intervensi spesifik tingginya prevalensi anemia pada ibu hamil karena rendahnya cakupan Tablet Tambah Darah pada remaja dan ibu hamil dan rendahnya cakupan suplemen Fe, rendahnya partisipasi ibu yang memberi ASI eksklusif, rendahnya partisipasi masyarakat ke Posyandu, cakupan imunisasi dasar belum mencapai target, dan intervensi sensitif yaitu rendahnya Kelompok Bina Keluarga Remaja dan rendahnya Kelompok Bina Keluarga Lansia. Hambatan dari implementasi program Gerakan 1000 Hari Pertama yaitu masih belum adanya keterlibatan pemangku kepentingan, masih terbatasnya kecukupan dukungan sarana, prasarana, dan tenaga, belum adanya penganggaran khusus, minimnya monitoring dan evaluasi kegiatan program Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan.
Gambaran Fungsi Kognitif Yang di Ukur dengan MMSE Pada Pasien Riwayat Stroke di Poli Saraf RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2021
Kheru, Akhmad;
Fitriyani, Fitriyani;
Fadillah, Putri
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i6.114
gambaran fungsi kognitif yang di ukur dengan MMSE pada pasien riwayat stroke di poli saraf RSUD dr.h.abdul moeloek bandar lampung tahun 2021. stroke merupakan salah satu penyakit yang dapat mengakibatkan disabilitas dan mortalitas (kematian) terbanyak dengan urutan ketiga di dunia (who, 2019). morbiditas pasien pasca stroke dapat berupa masalah fisik, psikis dan kognitif. hal ini meningkatkan resiko berupa penurunan fungsi kognitif. salah satu pemeriksaan fungsi kognitif yang sering digunakan adalah mini mental state examination (MMSE). penelitian ini ditujukan untuk mengetahui gangguan fungsi kognitif yang di ukur dengan MMSE pada pasien riwayat stroke di rsud dr.h.abdul moeloek bandar lampung tahun 2021. jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif dan rancangan penelitian cross sectional. jumlah sampel 30 subyek yang memenuhi kriteria penelitian dengan teknik consecutive sampling. data penelitian diperoleh dari catatan rekam medis dengan pengisian kuesioner MMSE dan diolah dengan bantuan SPSS. dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pasien yang berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 9 responden (30%) pasien memiliki gangguan kognitif berat pada rentang usia 56-65 tahun (lansia akhir) yaitu sebanyak 8 responden (26,7%), gangguan kognitif berat pada pasien dengan jenjang pendidikan sd yaitu sebanyak 10 responden (33,3%) terjadi kerusakan pada hemisfer bilateral sebanyak 8 responden (26,7%), lesi infark sebanyak 11 responden (36,7%). terdapat gangguan kognitif berat pada pasien riwayat stroke dengan komponen fungsi kognitif yang memiliki rerata nilai yang tinggi, yaitu komponen orientasi 7 (0-10).