Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Articles
1,921 Documents
Pelayanan Rekam Medis Saat Pelaksaanaan PKL Mahasiswa DIII RMIK di Rumah Sakit Dustira Cimahi
Nur’aini, Nur’aini;
Septiani, Sundari;
Sonia, Dina
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i8.170
Latar Belakang:Pelaksanaan PKL (Praktek Kerja Lapangan) dibidang kesehatan khususnya di unit rekam medis memberikan kontribusi tersendiri apalagi di tengah pandemi, pasalnya di tengah karyawan yang mengharuskan isolasi namun pelayanan rekam medis harus tetap berjalan efektif. Maka dari itu penulis melakukan penelitian pelayanan rekam medis saat pelaksanaan PKL mahasiswa DIII RMIK Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengukur tingkat efektivitas pelayanan rekam medis saat pelaksanaan PKL mahasiswa DIII RMIK. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yakni menjelaskan data dengan angka. Metode yang digunakan oleh penulis dalam proses penyusunan laporan penelitian ini adalah dengan menggunakan metode penelitian survei deskriptif. Teknik pengambilan sampel secara random sampling dengan sampel sebanyak 15 pegawai unit rekam medis. Hasil: Hasil penelitian dan uji validitas dan reliabilitas korelasi antara mahasiswa PKL DIII RMIK dengan meningkatnya efektivitas pelayanan rekam medis adalah 0,781 (thitung) > 0,57(ttabel) dengan taraf signifikan 5% dengan begitu koefisien korelasinya sangat kuat, di mana pelayanan rekam medis meningkat saat adanya pelaksanaan PKL mahasiswa DIII RMIK. Kesimpulan: Dampak pandemi COVID-19 di unit kerja rekam medis Rumah Sakit Dustira dapat menjadi penghambat dari pelayanan rekam medis, akibat adanya pegawai yang terpapar COVID-19 yang mengharuskan isolasi, adanya mahasiswa DIII RMIK yang melaksanakan PKL memberikan pengaruh terhadap meningkatnya efektivitas pelayanan rekam medis, karena dari hasil uji validitas dan reliabilitas dengan taraf signifikansi 5% menghasilkan output yang validitas dan reliabilitas dengan koefisien korelasi sangat kuat dengan thitung 0,785 > ttabel 0,514, dari segi waktu dan SDM efektivitas pelayanan rekam medis semakin meningkat dengan adanya mahasiswa DIII RMIK yang melaksanakan PKL di unit kera rekam medis.
Dampak PPKM Terhadap Penurunan Angka Pasien COVID-19 di Puskesmas Cikalong
Dewi, Puja Sintia;
Sonia, Dina
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.175
Latar Belakang: Lonjakan pasien positif COVID-19 di Indonesia semakin meningkat, tenaga kesehatan mulai kewalahan dalam menangani kenaikan pasien setiap harinya, sehingga dibutuhkan kebijakan yang cepat dan tepat untuk menghadapi permasalahan ini. Per tanggal 3 Juni 2021 pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk pelaksanaan PPKM Darurat di Jawa-Bali. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membahas dampak PPKM terhadap penurunan angka COVID-19 khususnya di Puskesmas Cikalong. Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan model analisis triangulasi sumber data. Penelitian ini dilakukan di Puseksmas Cikalong pada bulan April-Juni 2021. Populasi dalam penelitian ini data pasien COVID-19 di puskesmas Cikalong dari Maret 2020-Juli 2021 dengan sampel sebanyak 154 kasus. Hasil: Dari penelitian ini ditemukan bahwa dampak yang terjadi setelah diterapkannya kebijakan PPKM secara khusus di Puskesmas Cikalong jumlah pasien COVID-19 mengalami penurunan dari sebelum PPKM mencapai 79 kasus, setelah kebijakan PPKM berlangsung menjadi 44 kasus positif. Kesimpulan: Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dampak dari PPKM terhadap penurunan pasien COVID-19 mengalami penurunan kasus yang signifikan. Turunnya angka pasien COVID-19 di puskesmas Cikalong dibandingkan dengan sebelum adanya kebijakan PPKM Darurat.
Kerahasiaan dan Keamanan Rekam Medis di Rumah Sakit Hermina Arcamanik
Fauzi, Muhamad Rizal;
Fauzia, Rizky Miftah;
Setiatin, Sali
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.176
Latar Belakang: Ruangan penyimpanan rekam medis Rumah Sakit Hermina Arcamanik belum terjaga keamanannya walaupun pintu sudah dilengkapi dengan kunci, perawat atau petugas lainnya kadang masuk ruangan penyimpanan rekam medis dan mencari berkas rekam medis yang diperlukan sendiri tidak didampingi oleh Perekam Medis. Selain itu masih terdapat beberapa berkas rekam medis yang rusak dan hilang diluar ruangan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kerahasiaan dan keamanan di rekam medis Rumah Sakit Hermina Arcamanik. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif pendekatan deskriptif, dan teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara observasi dan wawancara. Kami mewawancarai 4 orang perekam medis di bagian yang berbeda. Hasil: Dari hasil penelitian yang kami temukan bahwa masih terdapat masalah, baik dari faktor internal maupun eksternal rekam medis di Rumah Sakit Hermina Arcamanik. Masih terdapat berkas yang hilang di luar ruangan rekam medis, rusak, dan rak yang penuh. Kesimpulan: Kesimpulan dari hasil penelitian yang telah kami teliti di Rumah Sakit Hermina Arcamanik bahwa Standar Prosedur Operasional sudah dijalankan, namun kerahasiaan dan keamanannya masih belum terjamin.
Evaluasi Penggunaan Antibiotika Rasional Pada Ibu Hamil di Apotek Anyadellasis Kota Indramayu
Triyati, Ani;
Emilia, Rida
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.177
Latar Belakang: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif yang meninjau penggunaan antibiotika pada peresepan ibu hamil rawat jalan di Apotik Anyadellasis. Data diambil dari bagian rekam medis Instalasi Rawat Jalan dari bulan November hingga Desember 2020. Dari data tersebut dilakukan identifikasi penggunaan antibiotika pada ibu hamil berdasarkan golongan dan jenis antibiotika, kategori keamanan obat serta ditinjau kesesuaian penggunaan antibiotika yang diresepkan dengan pedoman diagnosa dan terapi dari literatur. Tujuan: Mengetahui antibiotika yang diresepkan dan persentase penggunaanya dari seluruh peresepan pada pasien ibu hamil di apotek Anyadellasis kota Indramayu periode November – Desember 2020. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif dengan metode penilitian deskriftif . Pengumpulan data dilakukan yakni semua data yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Penggunaan Antibiotika Peresepan antibiotika pada ibu hamil digunakan untuk terapi penyakit infeksi. Berdasarkan kriteria inklusi, diperoleh resep sebanyak 75 dari 300 total peresepan pada ibu hamil rawat jalan di Apotik Anyadellasis yang dipergunakan dalam penelitian. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan antibiotika ditemukan sebanyak (75 resep) dengan penggunaan ?-laktam 43% (35 resep) terdiri dari amoksisilin 27% (20 resep), amoksisilin/klavulanat 8% (6 resep), sefiksim 9,33% (7 resep), kuinolon (siprofloksasin) 2,67% (2 resep); dan antibiotik golongan lain 56,34% (40 resep) terdiri dari klindamisin 14,67% (11 resep), metronidazol 38,67% (29 resep). Berdasarkan kategori keamanan obat, ditemukan obat kategori B sebanyak 94,67% (73 resep) dan kategori C sebanyak 2,67% (2 resep). Persentase kesesuaian pemberian terapi antibiotika pada resep dengan pedoman diagnosa dan terapi berdasarkan ketepatan indikasi adalah 100% (75 resep).
Efektivitas Penggunaan Rekam Medis Elektronik Terhadap Pelayanan Pasien Rawat Jalan di Klinik Darul Arqam Garut
Farid, Zaki Much;
Fernando, Nauvaldy Rayhan;
Sonia, Dina
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.178
Latar Belakang: Ditengah perkembangan era globalisasi dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini yang semakin pesat mampu memberikan berbagai dampak dan manfaat bagi kehidupan manusia, pelayanan rekam medis yang sangat penting bagi instansi kesehatan untuk mencatat, merekam dan mengelola informasi terhadap pasien karena informasi yang cepat dan akurat sangat dibutuhkan untuk membantu proses pengambilan keputusan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat Efektivitas Rekam Medis Elektronik Terhadap Pelayanan Pasien Rawat Jalan Di Klinik Darul Arqam Garut untuk mengetahui menganalisis faktor-faktor yang menjadi hambatan terhadap penggunaan rekam medis elektronik. Metode: Metode penelitian yang dilakukan oleh peneliti dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif mengunakan pendekatan kualitatif, serta teknik pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi karena berkenaan dengan manusia dan proses kerja, selain observasi peneliti juga menggunakan teknik wawancara kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sebelum digunakannya Aplikasi My Klinik di Klinik Darul Arqam Garut, pelayanan yang diberikan terhadap pasien sangat membutuhkan waktu yang relatif lama sehingga pasien harus bersabar menunggu antrian untuk melakukan pengobatan, dan setelah digunakannya Aplikasi My Klinik dapat terlihat tingkat perbedaan dari proses pemberian pelayanan yang diberikan oleh petugas kepada pasien yang datang untuk berobat. Dalam penelitian dapat dikatakan bahwa penggunaan Rekam Medis Elektronik sangat efektif dan dapat membantu proses pemberian pelayanan. Kesimpulan: Sehingga disimpulkan bahwa efektivitas Rekam Medis Elektronik terhadap pelayanan pasien rawat jalan di Klinik Darul Arqam Garut sudah dikatakan efektif dan sangat membantu proses pemberian pelayanan yang diberikan kepada pasien.
Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Rujukan Pasien Menggunakan Microsoft Visual Studio 2010 di Puskesmas
Wirastuti, Atsni;
Nurani, Tuti;
Hidayati, Meira
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.179
Latar Belakang: Puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama yang menyelenggarakan kegiatannya secara menyeluruh, terpadu yang berkesinambungan pada suatu masyarakat yang bertempat tinggal dalam suatu wilayah tertentu. Salah satu pelayanan yang ada dalam sistem pelayanan puskesmas adalah pelayanan rujukan pasien. Sistem rujukan adalah sistem yang dikelola secara strategis, proaktif, pragmatif dan koordinatif untuk menjamin pemerataan pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang paripurna dan komperensif bagi masyarakat yang membutuhkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem informasi rujukan pasien di puskesmas X, permasalahan dan bagaimana cara mengatasi permasalahan tersebut. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa observasi di lapangan, wawancara kepada petugas rekam medis yang bertugas dalam proses pembuatan rujukan pasien serta pelaporan rujukan pasien dan studi pustaka yang berkaitan dengan pokok permasalahan yang di kaji. pengembangan perangkat lunak menggunakan metode waterfall. Sedangkan perancangan sistem informasi menggunakan pemodelan DFD (Data Flow Diagram) yang di implementasikan dengan menggunakan Bahasa pemrograman Microsoft Visual Studio 2010 dan Microsoft Acces 2016 sebagai database. Hasil: dari hasil penelitian didapatkan beberapa masalah mengenai pelaporan rujukan pasien di puskesmas X yaitu rekapitulasi pasien yang dirujuk di puskesmas X setiap harinya di rekap dengan cara menghitung jumlah pasien yang dirujuk, proses penyusunan laporan yang masih kurang efisien karna harus di rekap ulang kedalam Microsoft Excel, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyajkan informasi. Kesimpulan: oleh sebab itu dibuatkan sistem informasi rujukan pasien untuk mempermudah petugas dalam proses pengolahan rujukan dan pelaporan rujukan pasien.
Tinjauan Pelaksanaan Assembling Dalam Pengendalian Ketidaklengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Inap di RSUD Soreang
Rohmawati, Ade;
Putri Supriadi, Tasya Saldira;
Wahab, Syaikhul
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.181
Latar Belakang: Pelaksanaan pengendalian dokumen rekam medis rawat inap di bagian assembling RSUD Soreang terdapat permasalahan yaitu masih ada dokumen rekam medis rawat inap yang belum lengkap masuk ke bagian assembling. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum pelaksanaan assembling dalam pengendalian ketidaklengkapan dokumen rekam medis rawat inap di RSUD Soreang. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah petugas rekam medis RSUD Soreang bagian assembling. Objek penelitian ini adalah dokumen rekam medis rawat inap yang berjumlah 87 dokumen. Pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan observasi. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di RSUD Soreang diketahui bahwa pelaksanaan assembling sudah sesuai dengan SPO, namun ada beberapa bagian yang belum dilaksanakan sesuai SPO sehingga mengakibatkan SPO belum berjalan efektif. Pada analisis kelengkapan menunjukan masih adanya ketidaklengkapan dalam pengisian dokumen rekam medis rawat inap. Kesimpulan: Pelaksanaan assembling dalam pengendalian dokumen rekam medis rawat inap di RSUD Soreang yaitu dilakukan dengan cara menerima dokumen rekam medis rawat inap dari ruang rawat inap, mengecek kelengkapan pengisian dokumen rekam medis rawat inap, merakit kembali dokumen rekam medis rawat inap, dan mengembalikan dokumen rekam medis rawat inap yang tidak lengkap ke masing-masing dokter penanggung jawab pasien (DPJP) yang bertanggung jawab atas ketidaklengkapan dokumen rekam medis.
Profil Kelengkapan Resep Antihipertensi Terhadap Pasien Antihipertensi di Apotek Nurani Majalaya
Romansyah, Edwin Fauzi;
Emelia, Rida
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.182
Latar Belakang: Pengkajian resep adalah proses pengkajian terhadap penulisan resep oleh tenaga kefarmasian yang dimulai dari seleksi persyaratan administrasi, farmasetik dan klinis baik resep rawat jalan maupun rawat inap. Pengkajian resep terdiri dari pengkajian secara administrasi, farmasetik dan klinis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memenuhi kesesuaian kelengkapan resep secara administrasi dan farmasetka dari dokter spesialis dalam di salah satu RSUD di Kabupaten Bandung. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan desain Cross Sectional. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah total resep Antihipertensi yang tidak memenuhi standar pelayanan kefarmasian dan kelengkapan administrasi meliputi umur pasien sebesar 0%, alamat pasien sebesar 0%, dan jenis kelamin berjumlah 0%. Sedangkan secara farmasetik yang tidak memenuhi standar pelayanan kefarmasian diantaranya kekuatan obat sebesar 0% dan stabililitas sebesar 0%. Kesimpulan: Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa pengkajian resep Antihipertensi secara administrasi dan farmasetik tidak memenuhi standar pelayanan kefarmasian.
Gambaran Penggunaan Obat Pada Pasien Appendicitis Terhadap Kesehatan Usus di Rumah Sakit Annisa Cikarang
Rahayu, Sri;
Loviana, Kiki;
Emelia, Rida
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.183
Latar Belakang: Appendicitis merupakan radang pada appendiks dan lebih dikenal dengan radang usus buntu yang dapat menyerang semua umur baik laki-laki ataupun perempuan sehingga menyebabkan nyeri abdomen yang dapat mengganggu aktifitas sehari-hari dan salah satu tindakan yang harus ditempuh adalah dengan appendiktomi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui obat anestesi apa saja yang digunakan serta obat-obat yang digunakan sebelum, sedang dan setelah operasi juga obat yang dibawa pulang pada saat pulang rawat inap. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan survey cross sectional yang dikumpulkan pada tahun 2020 dari seluruh populasi (415 orang) dan sampel (80 orang) dengan menggunakan data rekam medik. Penentuan sampel dengan menggunakan rumus Slovin. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan usia terbanyak yang mengalami appendicitis adalah 14-22 tahun sebanyak 32.5% (26 orang) dan terjadi pada perempuan sebanyak 71,25% (57 orang) dengan diagnosa appendicitis akut sebanyak 62,5% (50 orang) serta menggunakan anestesi lokal 90% (72 orang) dan dirawat selama 4 hari sebanyak 50% (40 orang). Pola terapi yang digunakan sebelum operasi adalah kombinasi Cairan RL + Ceftriaxone inj sebanyak 55% (44 orang), pada saat operasi kombinasi Cairan RL + Bunascan inj + Ondansetron 8 mg inj + Ranitidine inj + Tramadol inj sebanyak 43,75% (35 orang), setelah operasi kombinasi Cairan RL + Ceftriaxon inj + Ketorolac inj + Ranitidin inj sebanyak 23,75% (19 orang) dan kombinasi Cairan RL + Ceftriaxon inj + Ranitidin inj + Tofedex inj sebanyak 23,75% (19 orang), obat yang dibawa pulang rawat kombinasi Asam Mefenamat 500 mg tab + Cefixime 200 mg tab + Ranitidin tab sebanyak 27,5% (22 orang). Kesimpulan: Usia pasien terbanyak yang mengalami appendisitis di Rumah Sakit Annisa Cikarang yaitu pada usia 14 – 22 tahun sebanyak 32,5%(26 orang) dan terjadi pada pada perempuan sebanyak 71,25%(57 orang.
Tinjauan Pelaksanaan Penyusutan Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit “X” Bandung
Amirudhin, Ali;
Setiatin, Sali
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.184
Latar Belakang: PERMENKES 269 Tahun 2008 tentang rekam medis menyatakan bahwa rekam medis pasien rawat inap di Rumah Sakit wajib disimpan sekurang-kurangnya untuk jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung dari tanggal terakhir pasien berobat atau dipulangkan, Penyusutan rekam medis merupakan suatu kegiatan pengurangan dokumen dari rak penyimpanan dengan cara memindahkan berkas rekam medis in-aktif dari rak aktif ke rak in-aktif. Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penyusutan rekam medis terhadap ruang penyimpanan, mengetahui jenis formulir yang dilestarikan serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi Rumah Sakit “X” Bandung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode: Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil: Jenis formulir yang diselamatkan merupakan formulir rekam medis yang bernilaiguna seperti : ringkasan masuk dan keluar, resume, lembar operasi. Serta untuk mengoptimalkan penyusutan dokumen rekam medis maka diusulkan agar setiap dokumen rekam medis diberi kode warna, sesuai tahun terakhir berobat. Kesimpulan: Prosedur penyusutan dokumen Rekam medis di Rumah Sakit “X” Bandung dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu : Pemindahan, penilaian dan pemusnahan.