cover
Contact Name
Aef Herosandiana
Contact Email
lppm@unisa-bandung.ac.id
Phone
+628112289357
Journal Mail Official
jkeb.aisyiyahbdg@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kh. Ahmad Dahlan No.6 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
ISSN : 25024981     EISSN : 2549290X     DOI : https://doi.org/10.33867/jaia
Core Subject : Health, Social,
The topics to be discussed are topics related to mother and child care. For topics related to children are approved until the age of children <18 years
Articles 99 Documents
PENGALAMAN IBU YANG MELAHIRKAN DENGAN ASUHAN KEBIDANAN KOMPLEMENTER TAHUN 2021 Nike Arta Puspitasari; Himayatul Hukmilah
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.165 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v7i1.299

Abstract

Nyeri persalinan kala I merupakan pengalaman yang menimbulkan perasaan khawatirdan takut sehingga dapat memperberat rasa nyeri persalinan. Rasa cemas dan takut dapatmeningkatkan aktivitas sistem saraf simpatis, serta meningkatkan sekresi katekolamin,sehingga proses persalinan menjadi lebih lama Berbagai upaya dilakukan untukmengatasi nyeri persalinan, salah satunya penatalaksanaan nonfarmakologi seperti asuhankebidanan komplementer. Penelitian tentang pengalaman ibu yang melahirkan denganasuhan kebidanan komplementer belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untukmenemukan makna atau arti melahirkan dalam konteks asuhan kebidanan komplementer.Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik sampelyang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Wawancara dilakukan diklinik dan tempat tinggal Informan dengan menggunakan pedoman wawancara mendalam.Analisis hasil wawancara menggunakan analisis menurut Miles dan Huberman. Hasilpenelitian didapatkan bahwa 1) Alasan ibu melahirkan di klinik Bumi Sehat Bahagia (BSB)terdiri dari kualitas pelayanan, sumber informasi, pengalaman, dan jarak 2) Pengalamanibu melahirkan dengan asuhan kebidanan komplementer terdiri dari kontraksi semakinkuat, nyaman, tenang, lebih bertenaga, durasi persalinan lebih singkat, intensitas nyeriberkurang. Asuhan kebidanan komplementer yang diberikan terdiri dari pijat endorphin,pijat oksitosin, pemberian buah kurma, terapi birth ball, pemberian aromaterapi, terapimurottal Al-Qur’an 3) Makna bersalin dengan asuhan kebidanan komplementer terdiridari merasa diperhatikan, peran bidan yang maksimal, minim trauma, lebih bertenaga, dandurasi persalinan lebih singkat
AKUPRESUR DALAM MENGURANGI EMESIS GRAVIDARUM Imas Masdinarsah
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.237 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v7i1.302

Abstract

ABSTRAK Emesis gravidarum atau morning sikness yaitu keadaan ibu hamil trimester 1 mengeluh merasa mual muntah dalam 24 jam terjadi kurang dari 5 kali. Emesis gravidarum adalah rasa mual sera muntah yang dirasakan selama hamil, atau disebut juga dengan morning sickness. Hasil studi menyatakan lebih dari 80% wanita hamil mengalami emesis gravidarum sepanjang hari. Beberapa penelitian menyatakan emesis gravidarum terjadi pada primigravida 60-80%, pada multigravida 40-60% (Beatrice knight,2000). Rancangan penelitian ini quasi eksperimen dengan Pretest Only Design with Control Group. Subjek penelitian dibagi menjadi 2, yakni kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Pada kelompok perlakuan diberikan intervensi berupa akupresur dan pada kelompok kontrol diberikan vitamin B6. Akupresur diberikan kepada ibu hamil trimester 1 yang mengalami mual muntah selama 30 detik diulang selama 4 kali (lamanya sampai 2 menit). Sebelum dilakukan akupresur ibu diberikan pemahaman sugesti positif dalam menerima kehamilannya dahulu kemudian dilakukan akupresur. Tindakan akupresur untuk mengurangi mual muntah dilakukan pada titik P6 dan ST 32. Pada penelitian ini populasinya adalah seluruh ibu hamil Trimester I di Desa Jagabaya Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung, Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester 1 yang mengalami mual muntah . Metode pengumpulan data menggunakan data primer berupa tindakan akupresur pada ibu hamil trimester 1 di titik P6 dan ST 32. Pemantauan dilakukan pada 66 responden yaitu 33 orang responden sebagai kelompok perlakuan dan 33 orang responden sebagai kelompok kontrol dengan melihat keluhan dari ibu hamil trimester 1 yang mengalami emesis berkurang atau hilang. Analisa data menggunakan uji beda non parametrik (Mann Whitney Test) untuk melihat adanya perbedaan dari ibu yang mengalami emesis sebelum dilakukan akupresur dan sesudah dilakukan akupresur.
EFEKTIFITAS TERAPI KOMPLEMENTER : TUINA AKUPOIN DAN FACIAL LOVING TOUCH DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI ASI Mira Miraturrofi’ah
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.447 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v7i1.311

Abstract

Latar Belakang : Air Susu Ibu (ASI) adalah sumber gizi dan makanan paling aman serta ideal bagi bayi usia 0-6 bulan. ASI mengandung hampir 200 unsur zat makanan. WHO merekomendasikan pemberian ASI selama minimal 6 bulan. UNICEF memastikan bahwa bayi yang diberi susu formula memiliki kemungkinan meninggal pada bulan pertama sebesar 25 kali lebih besar dibandingkan bayi yang diberi ASI eksklusif. Dalam pelaksanaannya pemberian ASI eksklusif tidak selalu lancar. Penelitian di Australia mengemukakan bahwa 29% ibu nifas berhenti memberikan ASI akibat produksi ASI menurun. Penurunan ASI pada hari-hari pertama setelah melahirkan dapat disebabkan kurangnya stimulasi hormon prolaktin dan oksitosin yang berperan penting dalam kelancaran produksi ASI. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan terapi komplementer Tuina Akupoin dan Facial Loving Touch (FLT) dalam meningkatkan produksi ASI. Metode : Penelitian comparative design dengan rancangan two group pretest and posttest design. Pretest dilakukan melalui pengukuran produksi ASI dengan pumping elektrik selama 5 menit. Kemudian dilakukan intervensi. Grup I diberikan intervensi Tuina Akupoint, sementara Grup II diberikan intervensi FLT. Lama intervensi setiap kelompok 20 menit. Pengelompokan didasarkan pada responden mana memenuhi kriteria inklusi terlebih dahulu. Posttest dilakukan dengan mengukur produksi ASI selama 5 menit. Hasil : Kedua intervensi efektif meningkatkan produksi ASI (p-value Grup I = 0.000 < 0.05 & Grup II = 0.000 < 0.05), namun kelompok intervensi Tuina Akupoint memiliki nilai rata-rata produksi ASI lebih besar yaitu 8.0 dibandingkan kelompok intervensi FLT 4.05. Simpulan : Terapi komplementer Tuina Akupoint dapat dijadikan salah satu alternativ dalam meningkatkan produksi ASI.
SKRINING PERKEMBANGAN ANAK USIA 5 – 6 TAHUN DENGAN KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN (KPSP): Gambaran Perkembangan Anak Usia 5-6 Tahun Maria A.D Barbara
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.712 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v7i1.313

Abstract

Perkembangan anak merupakan sebuah proses kontinu yang terjadi sejak masa konsepsi hingga dewasa. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di RA ( Raudhatul athfal ) Ath-Thohiriyah terdapat 7 dari 10 orang anak yang masih belum bisa menggambar orang dengan minimal memuat 6 bagian tubuh, menyebutkan jenis-jenis warna, mengetahui fungsi benda, dan masih belum mengenali beberapa kata sifat benda. Menurut Kepala Sekolah RA Ath-Thohiriyah, diketahui bahwa di RA tersebut belum pernah dilakukan test deteksi dini tumbuh kembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan anak usia 5 – 6 tahun di RA Ath-Thohiriyah Cililin Tahun 2021. Rancangan penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel yang digunakan yaitu anak usia 5 – 6 tahun di RA Ath-Thohiriyah Cililin beserta ibu/pengasuhnya sebanyak 41 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Data yang digunakan yaitu data primer dengan menggunakan KPSP. Analisis data menggunakan univariat dalam bentuk presentase. Kategori perkembangan sesuai sebanyak (32%), kategori perkembangan meragukan sebanyak (36%), dan kategori perkembangan penyimpangan sebanyak (32%). Hampir setengahnya responden berada dalam kategori perkembangan meragukan.
PERBEDAAN NAFSU MAKAN BALITA USIA 2 – 3 TAHUN SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN PIJAT Lia Kamila
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.238 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v7i1.316

Abstract

FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA IBU HAMIL Resi Permadanti; Diani Aliansy; Elisa Situmorang
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.889 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v7i2.319

Abstract

Pandemi COVID-19 memberikan beragam dampak pada kesehatan manusia, salahsatunya pada ibu hamil. Pada ibu hamil, virus ini dapat menyebabkan masalah padakehamilan sampai dengan kematian baik ibu maupun janin. Ibu hamil yang terpaparCOVID-19 di Puskesmas Saguling berjumlah 2 orang pada tahun 2022 adanya ibuhamil yang terpapar COVID-19 ini salah satunya dipengaruhi oleh perilaku.pencegahan.penularan.COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktoryang berhubungan dengan perilaku pencegahan penularan COVID-19 pada ibu hamildi Puskesmas Saguling periode Januari 2022. Rancangan penelitian ini menggunakanrancangan deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan hingga45 ibu hamil sebagai responden dengan instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasilpenelitian menunjukan terdapat hubungan antara pengetahuan p=0,002, sikap p=0,002,sumber informasi p = 0,017, dan dukungan keluarga p= 0,008, dengan perilaku pencegahanpenularan COVID-19 pada ibu hamil
PENGARUH PEMBERIAN TABLET FE DAN JUS JAMBU BIJI MERAH (PSIDIUM GUAJAVA) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL TRIMESTER III Yulia Yulia; Een Setianah
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.934 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v7i2.339

Abstract

HUBUNGAN KEPUASAN IBU HAMIL DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE Fatikah Loyda F.Z; Hastin Catur Wulansar
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.415 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v7i2.342

Abstract

Sejak tahun 2007 sampai dengan 2020 cakupan pelayanan kesehatan ibu hamil K4cenderung meningkat. Namun pada tahun 2020 mengalami penurunan dari 88,54%menjadi 84,6% dibandingkan tahun 2019. Penurunan ini diyakini karena pelaksanaanprogram di daerah yang terkena dampak pandemi COVID-19. Selain akses ke fasilitaspelayanan kesehatan, kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan ibuhamil adalah kualitas pelayanan yang harus ditingkatkan, di antaranya pemenuhan semuakomponen pelayanan kesehatan ibu hamil harus diberikan saat kunjungan. Penelitianuntuk mengetahui Hubungan Kepuasan ibu hamil pada aspek tangible, reliability,responsive, assurance, empathy dengan kunjungan Antenatal. Desain penelitian inikuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian 69 ibu hamil trimester3 teknik pengambilan sampel dengan kuota sampling. Instrument yang digunakankuesioner dan analisis bivariat menggunakan chi-square. Dari 69 ibu hamil yang lebihbanyak kunjungan antenatal care yang baik 39 (56,5%), puas pada aspek bukti fisik(tangible) puas 59,4% , aspek kehandalan (reliability) puas 69,6%, aspek daya tanggap(responsive) puas 69,6%, aspek jaminan (assurance) puas 52,2 % dan aspek empatipuas 60,9%. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan kepuasan ibu hamildengan aspek bukti fisik (tangible) dengan kunjungan antenatal care (p- value 0,008.OR=4350), aspek reliability (p-value 261. OR=0,543), aspek responsive (p-value 0,005.OR=5500), aspek assurance (p-value 254. OR=1750) dan aspek empathy (p-value0,018. OR=0,264). Dapat disimpulkan yang berpengaruh terhadap kepuasan kunjunganantenatal care adalah aspek responsive, untuk memberi pelayanan dengan cepat,segera menanggapi keluhan pasien, memberikan informasi yang jelas tentang tindakanmedis, memeperhatikan setiap kebutuhan pasien, dan alur pelayanan terinformasikandengan jelas
EFEKTIVITAS MEDIA VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN TRIMESTER III BERDASARKAN KAJIAN HOLISTIK Evi Kusumahati; Sumarti
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.353 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v7i2.343

Abstract

Kebijakan pembatasan interaksi sosial di masa pandemi COVID-19 termasuk bagi ibuhamil, dapat membantu ibu hamil meminimalkan kontak dengan orang lain yang dapatmenyebabkan penularan virus corona, hal ini bertujuan untuk mencegah komplikasidan penularan virus kepada bayi, ibu, maupun kepada tenaga kesehatan (bidan) yangmemberikan asuhan kehamilan ataupun membantu proses persalinan. Video dinilaimerupakan alternatif yang efektif untuk menjadi media penyuluhan kesehatan, selainkarena melibatkan panca indra secara keseluruhan sehingga membuat materi lebih mudahdipahami, juga tidak mengharuskan adanya kontak fisik secara langsung. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui efektivitas media video terhadap pengetahuan ibu tentangtanda bahaya kehamilan trimester III berdasarkan kajian holistik. Desain penelitianmenggunakan desain kuantitatif dengan desain pre eksperimen, menggunakan pendekatanone group pre test-post test design tanpa kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 40 orangibu hamil trimester III menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis datamenggunakan Wilcoxon signed ranks. Hasil penelitian menunjukan setelah penayanganvideo 85% pengetahuan responden terhadap tanda bahaya kehamilan trimester IIIberkategori baik, Hasil uji statistik dengan uji Wilcoxon signed ranks test dengan nilaip-value 0,0001 dimana nilai p-value <0,05 sehingga secara statistik media video efektifterhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan trimesterIII berdasarkan kajian holistik.
FACTORS RELATED TO HEPATITIS B IN PREGNANT WOMEN Rani Widiyanti Surya Atmaja
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.023 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v7i2.344

Abstract

The prevalence of hepatitis is 0.4% of the population in Indonesia, of which 1-5% are pregnant women with hepatitis B virus. The purpose of this study was to determine the relationship between maternal characteristics, knowledge of hepatitis B, prevention attitudes, family history, immunization history, sexual activity, traditional medicine and rest with the incidence of Hepatitis B in Cirebon Regency in 2020. Analytical study with a case-control approach with Chi-square test and logistic regression. The number of samples using the Stanley Lemeshow formula obtained 42 people, taken by purposive sampling at the Waruroyom and Mundu Health Centers. Family history of hepatitis was only found in pregnant women with hepatitis B, namely 2 people (21.4%) with a p value of 0.32 and an OR value of 3.545 with a confidence interval between 2.149 to 5.850. The majority of pregnant women with hepatitis B did rest 6 hours/day that is 10 people (71.4%) while those who do not have hepatitis B majority do rest <6 hours/day that is 20 people (71.4%) with p value 0.021 and OR value 0.160 with a confidence interval of 0.039 to with 0.662. Variables related to the incidence of Hepatitis B in pregnant women are education, traditional medicine and rest. The greatest and smallest relationship strengths were education (OR:154,324) and rest (OR:18,932). Pregnant women with low education need to be given information or health education about hepatitis.

Page 6 of 10 | Total Record : 99