cover
Contact Name
Aef Herosandiana
Contact Email
lppm@unisa-bandung.ac.id
Phone
+628112289357
Journal Mail Official
jkeb.aisyiyahbdg@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kh. Ahmad Dahlan No.6 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
ISSN : 25024981     EISSN : 2549290X     DOI : https://doi.org/10.33867/jaia
Core Subject : Health, Social,
The topics to be discussed are topics related to mother and child care. For topics related to children are approved until the age of children <18 years
Articles 99 Documents
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Ristiani Ristiani; Nelva Riza
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jaia.v8i2.405

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan utama yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan. Stunting termasuk pada kondisi gagal tumbuh pada anak balita akan kurangnya gizi yang bersifat kronis sehingga tinggi badan kurang berdasarkan usianya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting pada balita. Metode penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain penelitian crosssectional. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh ibu dengan balita yang berjumlah sebanyak 60 orang menggunakan teknik total sampling. Instrumen menggunakan kuesioner dan analisis statistik menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting pada balita (P = 0,009), riwayat ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita (P = 0,004), pengetahuan dengan kejadian stunting pada balita (P = 0,012) dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita (P = 0,001). Namun tidak terdapat hubungan antara pekerjaan ibu dengan kejadian stunting pada balita (P = 0,347). Kesimpulan terdapat hubungan pendidikan ibu, riwayat ASI eksklusif, pengetahuan dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stuting pada balita. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dipertimbangkan untuk menyesuaikan strategi di masa akan datang untuk mengurangi balita stunting.
Pengaruh Pemberian Jahe Merah Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Maulida Hanafiah; Mahruri Saputra; Reza Ayuni
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jaia.v8i2.411

Abstract

Dismenore umumnya menjadi keluhan umum pada perempuan dan meskipun jarang berbahaya, dapat mengganggu aktivitas mereka. Remaja putri yang mengalami dismenore saat berada dalam proses pembelajaran mungkin mengalami penurunan semangat, gangguan konsentrasi, bahkan sulitnya menerima materi pembelajaran dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian jahe merah dalam meredakan nyeri dismenore pada remaja di MAN 3 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pretest dan posttest pada satu kelompok. Instrumen yang digunakan meliputi SOP pembuatan minuman jahe merah dan lembar observasi NRS (Numeric Rating Score). Hasil Penelitian di dapatkan bahwa dari 63 responden di MAN 3 Banda Aceh sebelum diberikan jahe merah didapatkan bahwa yang berada pada skala nyeri 0 (tidak nyeri) sebanyak 20,6%, nyeri ringan sebanyak 23,8%, nyeri sedang sebanyak responden 34,9% dan nyeri berat sebanyak 17,5%.Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden mengalami skala nyeri sedang yaitu 34,9% sebelum diberikan jahe merah dan skala nyeri dismenore siswi MAN 3 Banda Aceh setelah dilakukan diberikan jahe merah, yang berada pada skala nyeri 0 (tidak nyeri) 74,6%, dan memiliki nyeri ringan sebanyak 7,9% responden. Kesimpulan adalah Pemberian jahe merah efektif digunakan dalam menurunkan nyeri dismenore. Uji Wilcoxon signed-rank menunjukkan hasil signifikan (Asymp.sig 2-tailed) sebesar 0,000 < ? = 0,05
Hubungan Pengetahuan Tentang Pola Asuh Dengan Status Perkembangan Balita Usia 4-5 Tahun Nurlatifah Nurlatifah; Rita Nurmawati; Annisa Ridlayanti
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jaia.v8i2.439

Abstract

Indonesia, peringkat ketiga tertinggi dalam prevalensi di Asia, perlu lebih fokus pada perkembangan balita karena jumlahnya yang besar. Data Kemenkes 2019 mencatat bahwa 18,9% balita di Indonesia di bawah lima tahun mengalami gangguan tumbuh kembang. Di Jawa Barat, hampir 30% anak mengalami keterlambatan perkembangan. Data terbaru 2020 dari Kabupaten Bandung Barat menunjukkan penurunan 70% dalam stimulasi pertumbuhan anak balita akibat pandemi, karena posyandu di beberapa daerah dihentikan atau dibatasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis Hubungan Pola Asuh dengan Perkembangan Balita usia 4-5 tahun di RA-Adzikro Kabupaten Bandung Barat. Menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pendekatan Cross Sectional, uji statistik yang digunakan adalah korelasi Rank-Spearman. Penelitian dilakukan di RA-Adzikro Kabupaten Bandung Barat, dimulai dari awal April hingga Juni 2023. Hasilnya menunjukkan p-value 0.001 < 0.05, mengindikasikan penolakan H0 dan penerimaan Ha, menyimpulkan adanya Hubungan Antara Pengetahuan Pola Asuh dan Perkembangan Balita Usia 4-5 Tahun. Disarankan untuk memahami dan mempersiapkan pola asuh yang baik bagi balita, serta memantau perkembangannya dan memberikan akses belajar yang lebih luas
Efektivitas Kombinasi Breast Pump Dan Breast Care Terhadap Kelancaran ASI Pada Ibu Primipara Tetik, Tetik Nurhayati; Indriyani, Nissauzahra; Hidayat, Unang Arifin
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jaia.v9i1.407

Abstract

Ibu primipara sering mengalami masalah produksi ASI yang tidak lancar akibat kelelahandan kurangnya pengetahuan tentang menyusui, yang menyebabkan stres dan produksiASI yang kurang. Upaya meningkatkan produksi ASI termasuk pemberian breast caredikombinasikan dengan breast pump, yang merangsang hormon prolaktin dan oksitosinuntuk melancarkan pengeluaran dan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menilaiefektivitas kombinasi tersebut terhadap kelancaran ASI pada ibu primipara di KelurahanSetiawargi, Wilayah Puskesmas Tamansari. Penelitian menggunakan desain kuantitatifpre eksperimental dengan satu kelompok pretest posttest. Populasi terdiri dari 36 ibuprimipara, dengan 14 orang sampel yang dipilih secara diundi. Instrumen penelitianmeliputi kuesioner kelancaran ASI dari penelitian Puspitasari 2016, pedoman pelaksanaanbreast pump dari penelitian Suprayanto Rosad 2020, dan Breast care dari Panggabean2022. Data dikumpulkan dari 5 Mei hingga 28 Mei 2023. Hasil penelitian menunjukkanpengaruh signifikan kombinasi breast pump dan breast care terhadap kelancaran ASIpada ibu primipara (p-value = 0.001). Sebelum intervensi, pengeluaran ASI tidak lancar(100%), sedangkan setelah intervensi, pengeluaran ASI menjadi lancar (100%) dengan6 indikator kelancaran ASI yang mencakup waktu menyusui, kondisi payudara, sensasipada ibu, respon bayi, BAK bayi, BAB bayi, dan nilai skor ? 80.5. Disarankan untukpenelitian selanjutnya mengukur volume ASI untuk melengkapi indikator kelancaranASI
Analisis Pemenuhan Kebutuhan Holistik Pada Ibu Hamil Dengan Hiperemesis Gravidarum Puspitasari, Nike Arta; Yuliani , Anita; Assidik, Qarrin Nafisya Rabbani
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jaia.v9i1.470

Abstract

Kasus hiperemesis gravidarum (HEG) meningkat signifikan di RS Bhayangkara Sartika Asih Kota Bandung dari 27 kasus (2021) menjadi 67 kasus (2022). Salah satu ibu hamil HEG menjalani rawat inap hingga 4 kali karena dehidrasi dan penurunan berat badan hingga 7 kg. Kasus HEG dapat menyebabkan morbiditas pada ibu dan berpengaruh pada kondisi bayi jika tidak ditangani dengan baik. Setelah di lakukan pengkajian, beberapa aspek kebutuhan dasar holistik pasien tidak terpenuhi. Tanda dan gejala yang dialami seseorang Ketika sakit mencerminkan keseimbangan biopsikososialnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemenuhan kebutuhan holistik pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Wawancara dilakukan di Rumah Sakit dengan menggunakan pedoman wawancara mendalam. Analisis hasil wawancara menggunakan analisis menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian didapatkan bahwa kebutuhan holistik pada ibu hamil dengan HEG belum terpenuhi dengan baik. Aspek yang belum terpenuhi adalah aspek biologis, psikologis, sosial dan spiritual. Aspek yang terpenuhi dan tidak memengaruhi kehamilan ibu adalah aspek kultural. Saran dalam penelitian ini adalah perlunya menerapkan pendekatan holistik dalam pengkajian dan penanganan pasien, diharapkan pasien dapat mendapatkan perawatan yang lebih komprehensif dan menyeluruh sesuai dengan kebutuhan.
Hubungan Teknik Meneran Yang Benar Dengan Kelancaran Persalinan Kala II Pada Ibu Primigravida Bahar, Nuraisyah
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jaia.v9i1.471

Abstract

Childbirth is the removal of the results of conception (fetus and placenta) that have been full term or can live outside the womb through the birth canal or other means, with assistance or without assistance (own strength). This process begins with the presence of true labor contractions, which are characterized by progressive changes in the cervix and end with the birth of the placenta. The success of the delivery process is influenced by several factors, namely power, passage, passenger, psychology, the location of the placenta, labor helpers, and the correct way to deliver. Stretching is the stage when the opening or dilation of the cervix reaches its peak, which is 10 cm. At that time the concentration feels stronger and the mother will instinctively feel a strong urge to strain to push the baby out, with the correct pressing technique the baby can be pushed out without the need to drain energy. The purpose of this study was to determine the relationship between correct straining techniques and smooth delivery of kala II in primigravida mothers. The research method used was cross sectional, with the subject of research 30 primigravida mothers who were in labor at II, in the implementation of the study using checklist sheets as an observation tool. The data analysis used is the chi-square test. Based on the results of data analysis, it was obtained that 25 mothers (83.3%) of the 25 mothers whose labor went smoothly as much as 24 (80%) and those who did not smoothly as much as 1 (3.3%), than mothers with the wrong pressing technique as many as 5 (16.7%) all experienced labor unsmoothness. Based on the results of the study, it was concluded that there was a relation with proper smoothness labor stage ii women primigravida with the results of the chi-square p test < ?. Keywords: Smoothness Labor, Techniques Straining
Pemanfaatan Pusat Informasi Konseling Remaja (Pik-R) Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja Kurniasih, Nita Ike Dwi; Setiati, Nova Winda; Asrina, A; Yunengsih, Aneng
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jaia.v9i1.477

Abstract

Remaja adalah individu yang sedang dalam proses berkembang menjadi lebih dewasaatau lebih mandiri. Masa remaja menghadirkan banyak masalah kesehatan, termasukmasalah fisik, biologis, mental, dan sosial. Perilaku seksual menjadi ancaman untuk masadepan remaja dan negara. Dijumpai sebanyak 5,6% remaja di Indonesia sudah melakukanseks pranikah dan di Jawa Barat sendiri sebanyak 2,40% remaja yang melakukanperilaku seks pranikah. Berdasarkan data Petugas Pencatat Nikah KUA di Kota Banjarmenunjukkan bahwa angka kasus kehamilan tidak diinginkan (KTD) kurang lebih 10orang pertahunya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Pemanfaatan PusatInformasi Konseling Remaja (PIK-R) dengan perilaku seksual remaja. Jenis penelitiananalitik pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa SMKMuhammadiyah Banjar sebanyak 359 siswa. Sampel penelitian berjumlah 82 orangdengan teknik simple random sampling sebanyak 82 orang. Instrumen yang digunakanberupa kkuisoner. Analisis yang digunakan untuk kedua variabel adalah Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pemanfaatan pusat informasikonseling remaja (PIK-R) dengan perilaku seksual remaja dengan p-value sebesar 0,000< Alpha 0,05. Diharapkan siswa dapat memanfaatkan PIK-R yang telah disediakansehingga dapat lebih selektif dalam menyikapi pemasalahan remaja
Pengaruh Pelvic Rocking Dengan Birthing Ball Terhadap Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif Setiati, Nova Winda; Kurniasih, Nita Ike Dwi; Asrina, A; Rusmiati, Dedah
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jaia.v9i1.478

Abstract

Angka Kematian Ibu menurun menjadi 70 per 100.000 kelahiran hidup, namun masihdi bawah target SDGs 2030. Tenaga kesehatan terlatih diperlukan untuk memberikanpelayanan yang baik. Dari studi pendahuluan di TPMB, 7 dari 10 ibu mengalami nyerisaat melahirkan, yang dapat meningkatkan morbiditas. Gerakan pelvic rocking denganbirthing ball membantu bagian terendah janin untuk segera turun ke panggul dandapat mengurangi nyeri dalam persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasipengaruh gerakan tersebut terhadap nyeri pada persalinan kala I fase aktif di TPMB BidanD Waringinsari, Langensari Kota Banjar pada tahun 2022. Desainnya quasi-eksperimentdengan kelompok kontrol. Populasi adalah semua ibu bersalin di TPMB Bidan D, dengan30 sampel yang dipilih secara purposif, 15 ibu diberi perlakuan dan 15 sebagai kontrol.Data dianalisis dengan T-Test, hasilnya menunjukkan p-value kelompok eksperimen0,001 ? Sig. 0,05, menunjukkan pengaruh pelvic rocking dengan birthing ball pada nyeripersalinan kala I fase aktif. Teknik ini sangat direkomendasikan untuk ibu bersalin dalammengurangi rasa nyeri dan meningkatkan kenyamanan
Hubungan Antara Preeklampsia Pada Ibu Bersalin Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Srimulyawati, Tia; Septina, Yona; Heriyanto, Merissa Laora; Ina Kartina
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jaia.v9i1.482

Abstract

Preeklampsia adalah suatu kondisi yang kompleks yang bisa menghambat aliran darah keplasenta, mengakibatkan berkurangnya pasokan nutrisi dan oksigen kepada janin. Dampakdari kondisi ini bisa berupa gangguan pertumbuhan janin atau persalinan prematur yangmenghasilkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR). Penelitian ini bertujuan untukmeneliti keterkaitan antara preeklampsia dan kejadian BBLR. Metode yang digunakanadalah penelitian analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian ini diambil dari datasekunder yaitu rekam medis pasien preeklampsia dengan menggunakan teknik totalsampling dan diperoleh 58 ibu bersalin yang dianalisis menggunakan Uji rank spearman.Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara preeklampsia danBerat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan nilai p kurang dari 0,05. Oleh karena itu,penting bagi tenaga kesehatan, terutama bidan, untuk meningkatkan pengetahuan merekadalam pencegahan dan penanganan preeklampsia serta perawatan bayi yang lahir denganBBLR. Wanita yang mengalami preeklampsia selama kehamilan memiliki risiko yanglebih tinggi untuk melahirkan bayi dengan BBLR
Pengaruh Senam Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Wanita Menopause Kurnia, Erisa Vatiatul; Maulina, Rifzul; Safitri, Rani
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/z36hf337

Abstract

WHO menyatakan bahwa penderita hipertensi di dunia sebanyak 1,13 miliar jiwa.Angka yang diprediksi akan terus bertambah pada tahun 2025 sebanyak 1,5 miliarpenduduk dunia. Di indonesia sendiri paling banyak penderita hipertensia yaitu wanitamenopause. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah senam lansia berpengaruhmenurunkan tekanan darah wanita menopause. Penelitian ini merupakan penelitianpraeksperimental yang menggunakan metode one-group pretest-posttest design. Sampelyang diambil menggunakan metode slovin terdiri dari 30 responden penderita darahtinggi. Instrumen penelitian berupa sphygmomanometer/tensimeter, lembar kuesioner,dan lembar observasi. Peneliti melakukan analisis hasil secara univariat dan bivariat.Dalam penelitian ditemukan bahwa nilai untuk tekanan sistol dan diastol berbeda sebelumdan sesudah intervensi senam lansia pada wanita menopause, nilai pre-test untuk keduanilai tersebut memiliki nilai p-value = 0,000 (< 0,05). Hal tersebut menunjukkan bahwaterdapat perbedaan tekanan darah wanita menopause sebelum dan sesudah intervensisenam lansia. Peneliti menyarankan agar bidan mengsosialisasikan senam lansia padawanita menopause sebagai bagian dari asuhan kebidanan non farmakologis secaraberkelanjutan

Page 8 of 10 | Total Record : 99