cover
Contact Name
Aef Herosandiana
Contact Email
lppm@unisa-bandung.ac.id
Phone
+628112289357
Journal Mail Official
jkeb.aisyiyahbdg@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kh. Ahmad Dahlan No.6 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
ISSN : 25024981     EISSN : 2549290X     DOI : https://doi.org/10.33867/jaia
Core Subject : Health, Social,
The topics to be discussed are topics related to mother and child care. For topics related to children are approved until the age of children <18 years
Articles 99 Documents
HUBUNGAN USIA DAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA KLINIS SELAMA KEHAMILAN Vevi Gusnidarsih
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.682 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v5i1.155

Abstract

ABSTRACT Pregnancy anemia called "potential denger to mother and child" (potentially harmful to mothers and children), because that is anemia requires serious attention from all related parties in health care. Data from the World Health Organizazion (WHO), globally the prevalence of anemia in pregnant women around the world was 41.8%, in 2018 increased to 48.9% (Rikesdas, 2018). One cause of occurrence and clinical anemia during pregnancy is the age and distance of pregnancy. The research methodology used in this study is an analytical survey using cross sectional methods. The population of this study includes all expectant mothers who are in the working area of Talang Randai public health center in south Bengkulu period of February-March 2018 amounted to 58 people. Data is analyzed using Chi-square. The results of the study obtained 53.4% of the respondents had anemia, 41.4% of the respondents with age at risk is < 20 and > 35 year, 37.5% of respondents with pregnancy distance at risk is < 2 years. The Chi-Square statistical shows the α value of < 0.005 meaning there is a meaningful relationship between the ages (P = 0,002) and the gestational distance (P = 0,003) with the incidence of clinical anemia during pregnancy in the working area of Talang Randai public health center in South Bengkulu Regency. Keywords: Anemia, age, pregnancy distance
PERBEDAAN KUANTITAS TIDUR SEBELUM DAN SESUDAH PIJAT BAYI Maria A.D Barbara; Sarah S. Rahayu
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.456 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v5i2.177

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Di Indonesia, bayi yang mengalami masalah tidur sekitar 44%. Masalah tidur dapat mengganggu pertumbuhan, menurunkan imunitas dan mengganggu sistem endokrin. Salah satu cara agar bayi tidur nyenyak ialah dengan melakukan pijatan. Karena pijatan membuat tidur lebih lelap dan mengurangi masalah tidur. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui perbedaan kuantitas tidur bayi usia 6-12 bulan sebelum dan sesudah dilakukan pijat bayi di Wilayah Desa Cihanjuang Rahayu Kecamatan Parongpong tahun 2019. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode Quasi-experiment dengan rancangan one group pre and post test design. Sampel yang digunakan yaitu seluruh bayi di Desa Cihanjuang Rahayu Kecamatan Parongpong berjumlah 29 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar angket. Analisis data yaitu univariat bivariat untuk melihat distribusi freskuensi dan perbedaan kuantitas tidur bayi sebelum dan sesudah dilakukan pijatan. Hasil: Rata-rata kuantitas tidur bayi sebelum dilakukan pemijatan adalah 13,59 jam/hari dan setelah dilakukan pemijatan meningkat menjadi 14,88 jam/hari. Hasil uji statistik diperoleh terdapat perbedaan antara kuantitas tidur bayi sebelum dan sesudah dilakukan pemijatan dengan nilai p-value 0,000<ɑ=0,05 yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara kuantitas tidur bayi sebelum dan sesudah dilakukan pijatan. Simpulan: Terdapat perbedaan antara kuantitas tidur bayi sebelum dan sesudah dilakukan pijatan. Kata kunci : Kuantitas tidur bayi; pijat bayi. Abstract Background : In Indonesia, babies who experience sleep problems are around 44%. Sleep probless can interfere with growth, decrease immunity and interfere with the endocrine system. One way for babies sleep soundly is by doing massage, because massage makes sleep more soundly and reduce sleep problems. Purpose: To determine differences in the quantity of infant sleep aged 6-12 months before and after baby massage in the village of Cihanjuang Rahayu Parongpong Sub-District in 2019 Method: This method uses a` Quasi-experiment design with one group pre and post test design. The sample used were all babies in Cihanjuang Rahayu Village Parongpong Sub-district. Sampling technique using total sampling. The number of sample of 29 respondents. Data collection techniques using a questionnaire sheets. Test analysis in this study is univariate bivariate to see the frequency distribution and differences in the quantity of infant sleep before and after massage. Result: The average quantity of infant sleep before massage was 13,59 hours/day and after massage increased to 14,88 hours/day. Statistical test results obtained there are differences between the quantity of baby sleep before and after massage with a value of p-value 0,000<ɑ=0,05 which means that there is a significant difference between the quantity of baby sleep before and after massage. Conclusion: There is a significant difference between the quantity of baby sleep before and after massage Keywords : Baby massage; quantity of baby’s sleep.
ANALISIS PERBEDAAN BREASTFEEDING EFFICACY SEBELUM DAN SETELAH DIBERIKAN TEKNIK RELAKSASI AUTOGENIC TRAINING Tesza Rezky Permata; Ayi Diah Damayani; Nandini Parahita Supraba
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.829 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v5i2.178

Abstract

Pemberian ASI Eksklusif dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah kesiapanibu dalam memberikan ASI. Tingginya pernikahan dini di Indonesia berdampak padapeningkatan risiko secara fisik dan psikologis yang dapat mengganggu proses menyusui.Salah satu cara untuk menanggulanginya adalah dengan meningkatkan rasa percaya diriibu dalam memberikan ASI yang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunyateknik relaksasi dengan metode autogenic training yang dapat menurunkan rasa cemasdan meningkatkan rasa nyaman ibu. Teknik ini dapat dilatih pada ibu yang baru melahirkandengan metode yang sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaanbreastfeeding self efficacy sebelum dan setelah diberikan teknik autogenic training diKabupaten Bangka Barat.Adapun manfaatnya dapat digunakan sebagai data dasar dalampengambilan kebijakan terkait peningkatan cakupan ASI eksklusif di Provinsi BangkaBelitung. Penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk mengadakan pelatihan teknikrelaksasi bagi pasangan muda agar memiliki breastfeeding self efficacy. Penelitian iniadalah penelitian rancangan one group pre-post test design. Pengumpulan data dilakukanbulan Agustus – Oktober 2019 pada 30 orang ibu hamil trimester 3 yang tinggal di wilayahKabupaten Bangka Barat, mengikuti pelatihan autogenic training dan hamil normal. Datahasil penelitian dianalisis menggunakan Paired T-Test. Berdasarkan hasil prates terdapat31 responden (77,5%) dengan breastfeeding self efficacy kategori cukup, sedangkan padahasil pascates terdapat 40 responden (100%) dengan breastfeeding self efficacy kategoribaik. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan breastfeeding selfefficacy sebelum dan sesudah diberikan teknik relaksasi autogenik training.
GAMBARAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Noorhayati Novayanti; Sri Wahyuni Sundari
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.473 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v5i2.183

Abstract

Kesehatan pada usia remaja merupakan salah satu aspek penting dalam siklus kehidupanindividu. Masalah kesehatan yang sering dialami oleh remaja adalah anemia. Anemiapada remaja dapat menimbulkan masalah kesehatan, jika tidak medapatkan penangananyang tepat maka dapat menimbulkan masalah dalam kesehatan reproduksi. Tujuanpenelitian ini adalah mengkaji status anemia pada remaja putri SMA. Penelitian inimenggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (CrossSectional), subjek pada penelitian ini adalah siswa SMA sejumlah 58 orang. Penelitiandilaksanakan di SMAN 8 dan SMAN 2 Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkanbahwa karakteristik responden berdasarkan umur sebagian besar 17 tahun sebanyak45 orang (77,6%). Hasil pengukuran antropometri menunjukkan bahwa sebagian besarberada pada status IMT normal sebanyak 75,9%, IMT kurus 20,7%, dan IMT gemuk3,4%. Prevalensi anemia sebesar 74,1% dengan rincian anemia ringan sebesar 32,5%,anemia sedang sebesar 65,1% dan anemia berat sebesar 2,3%. Simpulan dari penelitianini adalah jumlah remaja yang mengalami anemia sebesar 74,1%.
PERAN BIDAN SEBAGAI MOTIVATOR DALAM PROMOSI KESEHATAN PADA IBU HAMIL Liya Lugita Sari; Eka Rati Astuti
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.368 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v5i2.185

Abstract

Promosi dalam bidang kesehatan adalah cara pemerintah mengelola Sistem KesehatanNasional. Peran bidan dalam peningkatan peran serta masyarakat pada bidang kesehatandilakukan secara perorangan, kelompok, dan komunitas yang berada di masyarakat.Tujuan penelitian yang dilakukan untuk melihat gambaran peran bidan sebagai motivatordalam promosi kesehatan pada ibu hamil di area kerja Puskesmas Tungkal. Penelitianini menggunakan metode deskriptif jenis survei. Sampel dalam penelitian ini adalahbidan di wilayah kerja Puskesmas Tungkal yang berjumlah 24 orang. Instrumen yangdigunakan adalah checklist. Analisis data dilakukan secara univariat dengan memakainilai T. Hasil penelitian diperoleh nilai standar deviasi hasil penelitian ialah 0,28 dan nilaimean 33,00. Dapat disimpulkan bahwa peran bidan sebagai motivator dalam promosikesehatan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Tungkal pada tahun 2020 termasukkategori baik.
HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL Kristina Paskana; Vevi Gusnidarsih
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.676 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v5i2.187

Abstract

ABSTRAK Di Indonesia terdapat 50-90 % kasus hiperemesis gravidarum yang di alami oleh ibu hamil. Berdasarkan survey awal dari data register Rumah Sakit Hassanuddin Damrah Manna Bengkulu Selatan tahun 2019 kejadian hiperemesis gravidarum tercatat 78 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Paritas Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Di Rumah Sakit Hassanuddin Damrah. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Hassanuddin Damrah Manna Bengkulu Selatan pada tanggal 08 Juni sampai 13 Juni 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil usia ≤ 20 minggu yang dirawat di Rumah Sakit Hassanuddin Damrah Manna tahun 2019 yang berjumlah 200 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang di peroleh dari catatan medik Rumah Sakit Hassanuddin Damrah Manna, kemudian data diolah secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian 80,8% ibu hamil primigravida mengalami hipereemesis gravidarum, uji statistik chi-square didapatkan nilai p= 0,000 <0,05, yang artinya terdapat hubungan antara paritas ibu dengan kejadian hiperemesis gravidarum di Rumah Sakit Hassanuddin Damrah Manna Bengkulu Selatan.
KEJADIAN GANGGUAN MENSTRUASI BERDASARKAN STATUS GIZI PADA REMAJA Mira Miraturrofi’ah
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.059 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v5i2.191

Abstract

Gangguan menstruasi masih menjadi masalah yang sering ditemukan dengan angkakejadian cukup tinggi terutama pada remaja. Sebanyak 75% remaja mengalami gangguanterkait dengan menstruasi Kondisi tersebut diperparah dengan pola makan remaja yangbelum baik, yang berakibat pada peningkatan status gizi yang tidak normal. Apabilatidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut dapat memengaruhi kualitas, produktivitasdan aktivitas remaja sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kejadiangangguan menstruasi berdasarkan status gizi pada siswi remaja YPPS Bandung. Jenisdan rancangan yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif, menggunakanpendekatan cross sectional study. Populasi adalah siswi remaja usia 10-19 tahun denganjumlah sampel dengan menggunakan teknik total sampling adalah 102 orang. Instrumenpenelitian yang digunakan adalah kuesioner gangguan menstruasi dan timbangan beratbadan serta pengukur tinggi badan. Angka kejadian status gizi kurus sebesar 23,52%,normal 35,29%, gemuk 41,17%. Simpulan dari penelitian ini adalah gangguan menstruasibanyak dialami oleh remaja dengan status gizi lebih yaitu sebesar 91,17%. Adapunjenis dari gangguan menstruasi yang banyak dialami oleh siswi remaja disana adalahhipermenorea.
DETERMINAN KEPATUHAN IBU HAMIL MELAKUKAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN Dini Afriani; Erlin Merlina
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.44 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v6i1.220

Abstract

Pemeriksaan kehamilan (Antenatal Care) adalah pemeriksaan kehamilan berupapenanganan medis, observasi dan penyuluhan kepada ibu yang sedang hamil bertujuanuntuk memastikan ibu hamil menjalani kehamilan yang sehat dan mampu mempersiapkanpersalinannya. Pemeriksaan kehamilan dapat dilakukan di Praktik Mandiri Bidan,Puskesmas, klinik, atau rumah sakit. Metode Penelitian ini menggunakan metodekuantitatif non eksperimen, survei analitik dengan cross-sectional. Penelitian dilaksanakanpada bulan April 2020 di Puskesmas Sukagalih Sumedang dengan menggunakan tekniksampling yaitu total sampling dengan populasi sebanyak 46 ibu hamil. Pengumpulan datadiperoleh dengan menggunakan kuesioner yang sudah di adaptasi dari penelitian oranglain terkait kepatuhan ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan. Hasil penelitianmenunjukan bahwa dari tiga variable yang diteliti diketahui yang berhubungan danbermakna secara statistik (p-value<0,05) dengan kepatuhan ibu hamil trimester III dalampemeriksaan kehamilan yaitu variable pengetahuan (p-value=0,009) , dukungan petugaskesehatan (p-value=(0,001). Sedangkan yang tidak berhubungan dengan kepatuhanpemeriksaan kehamilan pada ibu hamil trimester III yaitu variable umur (p-value=0,093).Berdasarkan hasil penelitian diatas diharapkan Puskesmas Sukagalih dapat meningkatkanpromosi kesehatan dan melakukan kegiatan kontak lanjutan seperti Posyandu hingga ibuhamil bisa melakukan pemeriksaan kehamilan secara berkala dan mengetahui pentingnyapemeriksaan kehamilan dilakukan oleh ibu hamil trimester III.
MANFAAT AKUPRESUR DALAM MENCEGAH MENOMETRORHARGIA PADA WANITA USIA REPRODUKSI annisa ridlayanti; Imas Masdinarsyah; Anita Yuliani
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.104 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v6i1.222

Abstract

Akupresur merupakan terapi nonfarmakologi yang memiliki manfaat untuk mengurangirasa nyeri dan perdarahan banyak saat menstruasi. Menometrorhargia merupakankelainan siklus perdarahan dari dalam rahim yang abnormal dan tidak teratur. DiIndonesia, prevalensi kasus menometrorhargia terjadi sekitar 27%. Menometrorhargiadapat terjadi pada 20% wanita mulai usia remaja hingga 40% pre-menopause. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efek dari terapi akupresur dalam mencegahmenometrorhargia pada wanita usia reproduksi. Penelitian ini merupakan penelitianeksperimental semu dengan non-equivalent pretest-postest control group design. Sebanyak15 orang terkumpul sesuai kriteria inklusi. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 7kontrol dan 8 treatment. Akupresur diberikan pada kelompok treatment saat mentruasi.Efektivitas terapi dilakukan sebelum dan setelah tindakan dengan memberikan kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan dari 8 sampel yang diberikan akupresur efektif menurunkanintensitas nyeri dan perdarahan karena menometrorhargia dibandingkan dengan kelompokkontrol yang hanya 7 sampel akibat menometrorhargia. Hasil signifikansi 95%, denganp-value 0.02 < 0,05. Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi akupresur efektif dalammenurunkan nyeri dan perdarahaan akibat menometrorhargia pada wanita usia reproduksidi lingkungan Universitas ‘Aisyiyah Bandung. Terapi akupresur dapat dijadikan salahsatu alternatif dalam mencegah menometrorhargia.
PENGETAHUAN TERHADAP KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET FE PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Rochany Septiyaningsih; Frisca Dewi Yunadi; Septiana Indratmoko
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.694 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v6i1.225

Abstract

Anemia dalam kehamilan dapat mempengaruhi nilai kesejahteraan sosial ekonomimasyarakat dan kualitas sumber daya manusia, serta berpotensi membahayakan ibu dananak. Oleh karena itu, anemia dalam kehamilan perlu mendapatkan perhatian yang seriusdari semua pihak yang terkait dalam memberikan pelayanan kesehatan. World HealthOrganization menyatakan prevalensi anemia dalam kehamilan di seluruh dunia adalah41,8% pada tahun 2010. Prevalensi anemia dalam kehamilan di Indonesia mengalamipeningkatan yaitu pada tahun 2013 sebesar 37,1% dan meningkat pada tahun 2018 sebesar48,9%. Upaya Pemerintah yang sudah dilakukan adalah dengan program pemberiansuplementasi tablet besi pada ibu hamil. Pengetahuan yang dimiliki ibu hamil tentanganemia sangat penting, karena akan mempengaruhi perilaku kesehatan yang dilakukansehingga dapat menurunkan risiko anemia selama kehamilan. Penelitian ini penelitiankuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel menggunakan sampel minimalyaitu 30 ibu hamil trimester III, dengan teknik accidental sampling. Analisis dalampenelitian ini adalah Chi-Square. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa ada hubungantingkat pengetahuan dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe pada ibu hamil trimesterIII di Puskesmas Cilacap Selatan I (p-value=0,000). Ada hubungan pengetahuan dengankepatuhan mengkonsumsi tablet Fe pada ibu hamil trimester III di Puskesmas CilacapSelatan I.

Page 4 of 10 | Total Record : 99