cover
Contact Name
Aef Herosandiana
Contact Email
lppm@unisa-bandung.ac.id
Phone
+628112289357
Journal Mail Official
jkeb.aisyiyahbdg@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kh. Ahmad Dahlan No.6 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
ISSN : 25024981     EISSN : 2549290X     DOI : https://doi.org/10.33867/jaia
Core Subject : Health, Social,
The topics to be discussed are topics related to mother and child care. For topics related to children are approved until the age of children <18 years
Articles 107 Documents
Hubungan Antara Regulasi Emosi Dan Religiusitas Dengan Tingkat Dismenore Pada Remaja Kamila, Ami; Eliza Nurul Zinnia; Dian Siti Awali
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/5rwk5d36

Abstract

Dismenore merupakan salah satu keluhan yang umum dialami oleh remaja putri saatmenstruasi dan dapat mengganggu aktivitas harian serta berdampak pada kesejahteraanpsikologis. Beberapa studi menunjukkan bahwa remaja dengan dismenore kerapmengalami kesulitan dalam mengelola emosinya, serta cenderung mencari dukunganspiritual sebagai mekanisme koping. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubunganregulasi emosi dan religiusitas dengan dismenore pada remaja. Penelitian ini merupakanstudi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan analisis korelasional. Sampelsebanyak 75 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling denganmetode simple random sampling. Penelitian dilakukan di SMPN 1 Baleendah KabupatenBandung pada bulan April-Mei 2024. Data dikumpulkan menggunakan kuesionerNumeric Rating Scale (NRS), kuesioner regulasi emosi, dan kuesioner religiusitas. Datadianalisis dengan menggunakan uji Korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkansebagian besar responden memiliki regulasi emosi sedang sebanyak 29 orang (37,7%)dan sebagian besar memiliki religiusitas tinggi sebanyak 27 (36%). Hasil uji korelasimenunjukkan terdapat hubungan antara regulasi emosi (p-value = 0.001) dan religiusitas(p-value = 0.002) dengan dismenore. Regulasi emosi dan religiusitas berperan dalammengurangi intensitas nyeri haid pada remaja. Disarankan agar pihak sekolah dapatbekerja sama dengan tenaga kesehatan setempat untuk mengadakan edukasi mengenaipengelolaan emosi dan penguatan religiusitas sebagai bagian dari upaya nonfarmakologisdalam penanganan dismenore pada remaja
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Onset Laktasi Pada Ibu Postpartum Bestari, Astuti Dyah; Pitaloka, Anita; Susanti, Ari Indra; Pramatirta, Achmad Yogi `; Nirmala, Sefita Aryuti
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JAIA.584

Abstract

Target cakupan Air Susu Ibu (ASI) ekslusif di Indonesia saat ini belum memenuhi targetyang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 80%. Salah satu faktor yang berkontribusiterhadap keberhasilan ASI ekslusif adalah waktu terjadinya onset laktasi. Onset laktasiatau laktogenesis II merupakan tahap awal untuk meningkatkan jumlah produksi ASIdidalam kelenjar payudara yang dapat diukur dengan persepsi ibu kapan air susunya keluaryang ditandai payudara terasa berat, keras, dan bengkak sampai keluarnya kolostrum.Keterlambatan onset laktasi tak jarang terjadi pada ibu post partum dan berkontribusi dalamkegagalan pemberian ASI eksklusif. Berdasarkan penelitian terdahulu dilaporkan bahwa31% ibu postpartum di Indonesia mengalami keterlambatan onset laktasi. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan onset laktasi padaibu postpartum di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Metode penelitian yang digunakanadalah desain Observasional Analitik dengan pendekatan Cross-Sectional, dilaksanakandi ruang Alamanda RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung pada bulan April-Mei 2024 dengan65 responden yang dipilih secara Accidental Sampling. Instrumen yang digunakan berupalembar observasi untuk mengukur onset laktasi berdasarkan persepsi ibu. Analisis statistikmenggunakan uji Spearman Rho dan koefisien kontingensi menunjukan adanya hubunganantara usia kehamilan saat persalinan (p-value<0,05), berat bayi lahir (p-value<0,05), danpemberian makanan prelakteal (p-value<0,05) terhadap onset laktasi. Dengan demikiansetiap calon ibu harus mempersiapkan kehamilannya sebaik mungkin untuk menurunkanresiko bayi lahir premature dan luaran neonatal menjadi lebih optimal.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi 3d Pada Materi Penanganan Distosia Bahu dengan Model ADDIE Hernawati, Erni; Saparina, Shifa
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JAIA.592

Abstract

Angka kematian ibu di Indonesia masih tergolong tinggi, salah satu penyebabnya adalahkegawatdaruratan obstetri, termasuk distosia bahu. Pendidikan kebidanan membutuhkanmetode pembelajaran yang mampu mendukung pemahaman dan keterampilan klinissecara visual serta aplikatif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaranberbasis video animasi tiga dimensi (3D) pada materi penanganan distosia bahu sertamenguji kelayakannya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research andDevelopment dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation,Evaluation). Media divalidasi oleh dua ahli materi dan satu ahli desain, kemudian diujicoba terbatas pada lima mahasiswa kebidanan tingkat akhir. Hasil validasi menunjukkanmedia tergolong layak, dengan penilaian ahli desain sebesar 87,5% (sangat baik) danahli materi sebesar 69,44% (baik). Uji coba terbatas memperlihatkan respons positifmahasiswa terhadap aspek visual, keterbacaan, dan interaktivitas. Media dinilai mampumembantu pemahaman prosedur manuver HELPERR secara lebih jelas dan mendalam.Kesimpulan penelitian ini adalah media video animasi 3D dinyatakan layak digunakansebagai alternatif media pembelajaran dalam pendidikan kebidanan, khususnya untukketerampilan klinis penanganan distosia bahu
Analisis Implementasi Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Dengan Emesis Gravidarum Melalui Pendekatan Holistik Terintegrasi Komplementer Puspitasari, Nike Arta; Yuliani, Anita; Maulani, Febrianti Diva; Fadillah, Bilqis Putri
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JAIA.604

Abstract

Kejadian emesis gravidarum merupakan masalah umum yang dapat menimbulkan efek buruk bagi kesehatan tubuh dan mental ibu hamil jika tidak ditangani secara menyeluruh. Jika pemenuhan kebutuhan holistik tidak terpenuhi akan memperburuk kondisi klinis. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengevaluasi pemenuhan kebutuhan holistik pada ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum (HEG) dan mengkaji pendekatan pelayanan holistik terintegrasi komplementer yang selama ini dilakukan sebagai evaluasi untuk menentukan rencana peningkatan layanan kebidanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi asuhan kebidanan dengan pendekatan holistik terintegrasi komplementer pada ibu hamil dengan emesis gravidarum oleh bidan pelaksana. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada delapan orang informan yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil wawancara mendalam, menunjukkan bahwa implementasi asuhan kebidanan dengan pendekatan holistik dan komplementer pada ibu hamil dengan emesis gravidarum belum sepenuhnya diterapkan oleh bidan. Hanya sebagian kecil informan, yang menunjukkan pemahaman dan pengalaman dalam menerapkan pendekatan tersebut. Sementara itu, sebagian besar informan belum mampu membedakan antara pelayanan holistik dan komplementer, sehingga pendekatan ini belum menjadi bagian dari praktik pelayanan kebidanan mereka sehari-hari. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan pengetahuan dan pemahaman bidan mengenai pendekatan holistik terintegrasi komplementer dalam layanan kebidanan
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Isyarat Pemberian Makan Bayi Dengan Praktik Pemberian ASI Ristiani, Rensa; Rahmaika Arumsari, Dita; Istiananingsih, Yuni; Turrahmi, Hirfa
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JAIA.626

Abstract

Pemberian ASI secara eksklusif dalam 6 bulan pertama kehidupan berperan krusial dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. Namun banyak ibu yang masih mengalami kesulitan dalam memberikan ASI eksklusif. Tingkat cakupan ASI eksklusif di Kabupaten Sukabumi pada tahun 2023 sebesar 63,58%, menurun hingga 11,12% dari tahun 2022 yaitu sebesar 74,7%. Salah satu aspek yang berperan dalam pemberian ASI adalah pengetahuan ibu terhadap isyarat pemberian makan bayi. Pengetahuan baik tentang isyarat tersebut memungkinkan ibu merespons kebutuhan bayi dengan lebih tepat, sehingga meningkatkan keberhasilan pemberian ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang isyarat pemberian makan bayi dan praktik pemberian ASI di wilayah kerja Puskesmas Nyalindung Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada bulan Oktober 2024. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 58 responden sesuai kriteria inklusi dengan teknik accidental sampling. Analisis statistik menggunakan uji Spearman Rank. Sebanyak 91,4% responden memiliki pengetahuan baik tentang isyarat pemberian makan bayi, dan 69% responden memberikan ASI. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara pengetahuan dan praktik pemberian ASI (p = 0,002; r = 0,407; kategori sedang). Edukasi tentang isyarat pemberian makan bayi perlu dimasukkan dalam konseling menyusui sejak masa kehamilan hingga pascapersalinan. Pendekatan ini dapat meningkatkan keberhasilan pemberian ASI secara eksklusif.
Hubungan Health Literacy Orang Tua Dengan Perilaku Konsumsi Makanan Manis Pada Anak Sekolah Dasar Sibualamu, Khalida Ziah; Wahdini, Rizqa; Chairunisa, Ratu; Ernawati; Handayani, Nur Windi
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JAIA.633

Abstract

Konsumsi makanan manis berlebihan merupakan faktor risiko utama obesitas dan penyakit tidak menular pada anak sekolah dasar. Literasi kesehatan orang tua yang rendah seringkali menjadi kendala dalam mengarahkan pola makan anak. Orang tua berperan dalam membentuk kebiasaan makan anak, dan hal ini berkaitan erat dengan tingkat litarasi kesehatan yang mereka miliki. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara health literacy orang tua dengan perilaku konsumsi makanan manis anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain crosssectional, melibatkan 50 orang tua dan anak kelas 5 di SDN 01 Pasar Manggis, Jakarta Selatan. Literasi kesehatan orang tua diukur menggunakan kuesioner HLS-EU-Q16 yang telah diadaptasi dengaan fokus pada asppek yang berkaitan dengan pola makan sehat anak, khususnya konsumsi makanan tinggi gula. Perilaku konsumsi makanan manis anak diukur melalui kuesioner berbasis SQ-FFQ, yang menilai frekuensi konsumsi makanan dan minuman manis selama tujuh hari terakhir. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Cramer’s V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua (62%) memiliki literasi kesehatan rendah, dan 52% anak memiliki konsumsi makanan manis tinggi. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara health literacy orang tua dengan perilaku konsumsi makanan manis pada anak (p<0,05), dengan kekuatan hubungan yang kuat (Cramer’s V= 0,732). Simpulan, literasi kesehatanorang tua berperan penting dalam mengendalikan perilaku konsumsi makanan manis pada anak. Disarankan perlu adanya intervensi edukatif yang terstruktur untuk meningkatkan kapasitas literasi kesehatan keluarga sebagai bagian dari strategi pencegahan penyakit tidak menular sejak usia dini.
Hubungan Frekuensi Bermain Game Digital Dengan Keterampilan Sosial Anak Usia Sekolah Romayuliana, Romayuliana; Sibualamu, Khalida Ziah; Br Saragih, Dameria
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/7zgyv754

Abstract

Perkembangan teknologi digital menyebabkan peningkatan jumlah anak usia sekolah yangbermain game digital. Data proporsi anak yang bermain game digital pada usia 5-15 tahunmeningkat dari tahun 2015 sebesar 45% hingga pada tahun 2019 sebesar 59%. Aktivitasini memiliki manfaat edukatif, namun jika berlebihan dapat menghambat perkembanganketerampilan sosial anak, yang penting untuk interaksi dan penyesuaian sosial. Penelitianini bertujuan menganalisis hubungan frekuensi bermain game digital dengan keterampilansosial siswa kelas III di SDN Sunter Jaya 09 Jakarta Utara. Menggunakan pendekatankuantitatif dengan metode cross-sectional, penelitian melibatkan 56 siswa kelas III yangdipilih dengan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner frekuensi bermaingame digital dan keterampilan sosial, kemudian dianalisis dengan uji Spearman. Hasilpenelitian menunjukkan mayoritas siswa memiliki frekuensi bermain dalam kategorisedang (67,86%) dan keterampilan sosial juga dalam kategori sedang (51,79%). Analisisstatistik menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara frekuensi bermain gamedigital dan keterampilan sosial (p > 0,05; r = 0,187). Kesimpulannya, frekuensi bermaingame digital tidak berhubungan signifikan dengan keterampilan sosial anak. Faktor lainseperti dukungan keluarga, lingkungan, dan karakter individu diduga berperan dalamperkembangan keterampilan sosial anak. Oleh karena itu, keterlibatan orang tua dansekolah sangat diperlukan untuk mengawasi serta mengedukasi penggunaan game digitaldan memperkuat keterampilan sosial anak
Hubungan Antara Konsumsi Makanan Manis Dan Regulasi Emosi Anak Prasekolah Novitasari, Novitasari; Sibualamu, Khalida Ziah; Br Saragih, Dameria
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jqapkx95

Abstract

Konsumsi makanan manis berlebih dapat berdampak pada regulasi emosi anakprasekolah. Regulasi emosi yang berperan penting dalam perkembangan sosial danpsikologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara konsumsimakanan manis dengan kemampuan regulasi emosi pada anak prasekolah di TK Al-QubaPademangan Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desaincross-sectional, melibatkan 65 responden anak prasekolah. Data konsumsi makananmanis diukur menggunakan kuesioner konsumsi makanan/minuman manis pada anakprasekolah, sedangkan regulasi emosi diukur dengan kuesioner Emotional RegulationChecklist (ERC). Analisis data dilakukan menggunakan uji spearman. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sebagian besar anak (76,9%) memiliki tingkat konsumsi makananmanis sedang, sementara (73,8%) anak menunjukkan regulasi emosi yang kurang baik.Uji spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara konsumsi makananmanis dengan kemampuan regulasi emosi (p<0,05). Simpulan, semakin tinggi konsumsimakanan manis, semakin rendah kemampuan regulasi emosi anak. Disarankan adanyaperan aktif dari pihak terkait dalam mengontrol pola makan anak serta memberikanstimulasi emosional yang tepat sebagai upaya pencegahan sejak dini.
Hubungan Teknik Menyusui Dan Frekuensi Menyusui Dengan Produksi Asi Ibu Post Partum Nurhalisa, Siti; Restanty, Dian Aby; Karnasih, I Gusti Ayu
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/2fx2jk73

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi pada enam bulan pertamakehidupan yang berperan penting dalam menurunkan risiko penyakit dan infeksi. ProduksiASI dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya teknik dan frekuensi menyusui.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara teknik menyusui danfrekuensi menyusui dengan produksi ASI pada ibu postpartum di Desa Tanggul Kulon.Penelitian menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional.Sampel berjumlah 31 responden yang dipilih secara purposive sampling dari 34 populasiibu postpartum. Penilaian keterampilan menyusui dilakukan menggunakan skor LATCH,frekuensi menyusui diukur dengan kuesioner, sedangkan produksi ASI dinilai melaluilembar observasi. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dan korelasi berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (42%) memiliki teknikmenyusui cukup efektif dengan frekuensi menyusui sering, sehingga menghasilkanproduksi ASI yang cukup. Terdapat hubungan bermakna antara teknik menyusui danfrekuensi menyusui dengan produksi ASI (p = 0,000). Kesimpulannya, peningkatanketerampilan teknik menyusui, khususnya perlekatan dan posisi bayi, serta pemeliharaanfrekuensi menyusui sesuai anjuran, sangat penting untuk mengoptimalkan produksi ASIpada ibu postpartum.
Video Edukasi Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai Keputihan Barbara, Maria A.D; Rahayu , Karina Nurul
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JAIA.602

Abstract

Keputihan merupakan keluhan yang sering dialami ibu hamil dan berpotensi menimbulkan komplikasi apabila tidak tertangani. Data Puskesmas Ciwaruga periode Januari–Desember 2024 menunjukkan terdapat 132 ibu hamil mengalami keputihan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media edukasi video terhadap pengetahuan ibu hamil tentang keputihan di Puskesmas Ciwaruga tahun 2025. Desain penelitian ini yaitu pra-eksperimen one group pretest-posttest. Jumlah responden yaitu 72 ibu hamil setiap trimester yang memeriksakan diri di Puskesmas Ciwaruga dan bersedia menjadi responden, dengan teknik random sampling. Uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan nilai > 0,05 menunjukkan distribusi data normal. Penelitian dilaksanakan pada Agustus 2025 menggunakan instrumen kuesioner. Prosedur penelitian meliputi pretest, pemberian edukasi melalui media video, dan posttest. Hasil penelitian diketahui rata-rata pengetahuan sebelum perlakukan sebesar 73,58 dan meningkat menjadi 85,56 sesudah perlakuan, dengan p-value < 0,05. Disimpulkan bahwa media edukasi video berpengaruh signifikan untuk pengetahuan ibu hamil tentang keputihan. Ibu hamil diharapkan lebih proaktif mencari informasi kesehatan, dan bidan diharapkan lebih interaktif dalam memanfaatkan media edukasi.

Page 10 of 11 | Total Record : 107