cover
Contact Name
Margaretha Praba Aulia
Contact Email
praba@uby.ac.id
Phone
+628112643322
Journal Mail Official
praba@uby.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Boyolali Jl. Pandanaran No.405, Dusun 1, Winong, Kec. Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah 57315
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
AGROTECH Research Journal
Published by Universitas Boyolali
ISSN : -     EISSN : 27234177     DOI : https://doi.org/10.36596/arj.v3i2
Core Subject : Agriculture,
AGROTECH Research Journal (ARJ) Scope of Study: Seed technology, Agrotechnology, Plant Physiology, Post Harvest Technology, Soil Fertility and Plant Nutrition, Seed Production, Post Harvest Physiology, Tissue Culture, and Plant Diseases Pests.
Articles 55 Documents
Analisis Potensi dan Tantangan Pengembangan Pepaya sebagai Produk Unggulan di Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali: Dari Potensi Budidaya hingga Pemasaran: Dimana Kita Berdiri Sekarang? Arya Putra Ardiansyah; Anis Khairun Nisa; Dwi Suci Lestariana
AGROTECH Research Journal Vol. 7 No.1 (2026)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/arj.v7i1.1890

Abstract

Kecamatan Mojosongo di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas hortikultura, khususnya pepaya varietas MJ 9. Varietas ini memiliki produktivitas tinggi dan kualitas unggul, sehingga menjadi komoditas andalan daerah. Namun, pengembangannya menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan sarana produksi, serangan hama dan penyakit, serta fluktuasi harga. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi dan tantangan dalam pengembangan pepaya serta motivasi petani di wilayah tersebut. Dengan pendekatan studi kasus di BPP Mojosongo, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil menunjukkan bahwa varietas MJ 9 memiliki peluang besar dikembangkan secara agribisnis, terutama dengan dukungan pasar yang strategis dan kelembagaan petani yang kuat. Implementasi strategi budidaya berkelanjutan dan pemberdayaan petani menjadi kunci dalam meningkatkan produksi dan pendapatan petani pepaya.
Identifikasi Penyakit Utama pada Tanaman Tembakau (Nicotiana tabacum) dan Cabai (Capsicum frutescens) di Desa Karang Tengah, Kecamatan Winong, Boyolali Muhammad Imam Fikri Murtadzo; Anis Khairun Nisa; Ragil Poddo Riyanto; Efriana Hirlanda Benu; Dwi Suci Lestariana
AGROTECH Research Journal Vol. 7 No.1 (2026)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/arj.v7i1.1893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis penyakit utama yang menyerang tanaman tembakau dan cabai di Desa Karang Tengah, Kecamatan Winong, Kabupaten Boyolali. Tanaman tembakau dan cabai merupakan komoditas hortikultura unggulan di wilayah tersebut, namun produksinya kerap terganggu oleh serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), khususnya patogen penyebab penyakit. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan terhadap gejala penyakit, identifikasi awal berdasarkan literatur, serta pencatatan jenis dan intensitas serangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman tembakau rentan terhadap penyakit busuk pangkal batang (Phytophthora nicotianae), layu (Fusarium dan Ralstonia), bercak daun (Cercospora), serta infeksi virus seperti Cucumber Mosaic Virus (CMV) dan Tobacco Leaf Curl Virus (TLCV). Sementara itu, tanaman cabai terserang penyakit batang busuk (Phytophthora capsici, Erwinia spp.), bercak daun (Alternaria, Cercospora, dan Xanthomonas), layu, serta virus mosaik (CMV, PepMV) dan bule (Begomovirus). Faktor lingkungan seperti kelembaban tinggi, drainase buruk, dan populasi vektor serangga turut memperparah tingkat serangan. Oleh karena itu, penerapan pengendalian terpadu seperti rotasi tanaman, penggunaan varietas tahan, dan pengendalian vektor sangat diperlukan untuk menjaga produktivitas tanaman di wilayah tersebut.
Pengaruh Jenis Dan Dosis Biopestisida Untuk Pencegahan Penyakit Layu Pada Tanaman Sawi (Brassisca Juncea L) Dalam Media Tanam Polybag Dian Piscesta Febriani; Etty Sri Hertini; Sigit Muryanto
AGROTECH Research Journal Vol. 7 No.1 (2026)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/arj.v7i1.2028

Abstract

Sawi (Brassisca Juncea L) merupakan tanaman sayur yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat,selain itu sawi juga memiliki kandungan gizi untuk menunjang kebutuhan manusia.Sawi yang sangat mudah dibudidayakan seringkali juga mengalami penyakit seperti halnya layu tanaman,maka tidak jarang petani yang mengantisipasi atau menggunakan pestisida kimia untuk mengatasi permasalahan tersebut.Akibat pengguaan pestisida kimia tersebut dapat mengakibatkan berbagai penyakit jangka panjang apabila dikonsumsi terus menerus oleh manusia.Salah satu alternative yang ditawarkan untuk meminimalisir penggunaan pestisida kimia kita bisa menggunakan bahan alami limbah kulit bawang merah sebagai biopestisida pengganti yang ramah dan lingkungan,juga dapat menggunakan bahan nabati lain seperti trichoderma.Trichoderma merupakan salah satu mikroba saprofit tanah yang berperan penting dalam pengendalian penyakit dan juga memacu laju pertumbuhan maupun hasil panen tanaman.Sedangkan limbah kulit daun bawang merah sendiri juga memiliki beberapa kandungan senyawa yang dapat mencegah layu tanaman,beberapa jenis hama seperti ulat dan memacu laju pertumbuhan hasil tanaman.Sebagai agen hayati atau biopestisida alami,trichoderma dan limbah kulit daun bawang merah mampu mendorong atau mengantisipasi penyakit tanaman sepert layu tanaman terutama pada tanaman sawi hijau.Oleh karena itu kita dapat mennjadikannya alternative untuk mengurangi penggunaan bahan kimia pada tanaman yang diharapkan tanaman di Indonesia terbebas dari residu kimia agar nantinya tercipta bahan pangan yang sehat,segar dan aman.Kedua bahan alami yang dipilih untuk dijadikan biopestisida tersebut mampu meminimalisir serangan pathogen pada tanaman sawi dan memberikan respon positif terhadap pertumbuhan tanaman sawi tersebut.
Pengaruh Pemberian Mikoriza Dan Pupuk Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Terung Hijau (Solanum melongena L.) Permana Mamuja; Kharis Triyono; Sumarmi Sumarmi
AGROTECH Research Journal Vol. 7 No.1 (2026)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/arj.v7i1.2116

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Pemberian Mikoriza dan Pupuk Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Terung Hijau (Solanum melongena L.)”. Tujuan penelitian untuk mengetahui respon dan interaksi pemberian mikoriza dan pupuk cair (KNO3) terhadap pertumbuhan dan hasil terung hijau. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Februari – April 2025 di Dusun Brumbung, Kelurahan Watangsono, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu pemberian mikoriza (M) dengan 3 taraf yaitu M0 (tanpa mikoriza), M1 (mikoriza 10 gr/tan), M2 (mikoriza 20 gr/tan). Faktor yang kedua yaitu pemberian pupuk cair (KNO3) dengan 4 taraf yaitu K0 (tanpa pupuk cair), K1 (pupuk cair 2 ml/liter), K2 (pupuk cair 4 ml/liter), K3 (pupuk cair 6 ml/liter). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, muncul bunga pertama, jumlah bunga pertanaman, jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman, panjang buah pertanaman, diameter buah pertanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Mikoriza memberikan hasil yang tidak berbeda nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, umur berbunga, jumlah bunga pertanaman, jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman, panjang buah pertanaman, diameter buah pertanaman (2) Pupuk cair (KNO3) memberikan hasil yang tidak berbeda nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, umur berbunga, jumlah bunga pertanaman, jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman, panjang buah pertanaman, diameter buah pertanaman, (3) Tidak terjadi interaksi antara pemberian mikoriza dan pupuk cair terhadap semua parameter. Kata kunci : terung; hasil; pupuk; pertumbuhan
Pengaruh Pemberian Bakteri Fotosintetik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Selada (Lactuca sativa L.) Dengan Sistem Hidroponik (NFT) Siti Alayda Fajriyanti Fajriyanti; Dewi Ratna Nurhayati; Avisema Sigit Saputro
AGROTECH Research Journal Vol. 7 No.1 (2026)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/arj.v7i1.2117

Abstract

Budidaya tanaman selada dalam sistem hidroponik menjadi alternatif pertanian yang efisien dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh aplikasi bakteri fotosintetik pada pertumbuhan serta hasil tiga varietas selada dalam sistem hidroponik Nutrient Film Technique (NFT). Peneltian dilaksanakan di ARD Farm, Boyolali, menggunakan rancangan split plot, dimana penelitian ini terdiri dari dua faktor : bakteri fotosintetik (10ml/L, 20ml/L, dan 30ml/L) sebagai petak utama, serta tiga varietas selada (Grand Rapids, Red Rapid, dan Romaine) sebagai petak anakan, dengan tiga ulangan. Adapun parameter yang diamati mencakup bagan warna daun, biomassa, brangkasan basah, jumlah daun, lebar daun, panjang akar, dan tinggi tanaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor varietas memberikan pengaruh sangat nyata terhadap bagan warna daun dan brangkasan basah, serta berpengaruh nyata terhadap biomassa dan jumlah daun. Sebaliknya, perlakuan bakteri fotosintetik dan interaksinya tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap seluruh parameter. Varietas Red Rapid menunjukkan performa terbaik dalam pertumbuhan dan kualitas hasil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa varietas memberikan pengaruh nyata terhadap performa selada dalam sistem hidroponik (NFT), sedangkan bakteri fotosintetik pada konsentrasi yang digu8nakan belum menunjukkan efektivitas yang signifikan.