cover
Contact Name
Nanda Novziransyah
Contact Email
jurnal.ibnunafis@fk.uisu.ac.id
Phone
+6281397312555
Journal Mail Official
jurnal.ibnunafis@fk.uisu.ac.id
Editorial Address
Jl. STM no.77 Kelurahaan Suka Maju Kecamatan Medan Johor Medan 20146 Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis
ISSN : 22526870     EISSN : 26139359     DOI : https://doi.org/10.30743/ibnunafis
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara. Jurnal ini diterbitkan setiap 6 bulan yaitu pada bulan Juni dan Desember yang menerima dan menerbitkan artikel penelitian, tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kedokteran dan kesehatan. Jurnal ini terbit pertama sekali pada bulan Juni 2012. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian akan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker. Proses review dilakukan dengan menggunakan metode double blind peer review. Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis merupakan jurnal yang memiliki cakupan keilmuan di bidang kedokteran, terutama kedokteran klinis.
Articles 132 Documents
ANALISIS DESKRIPTIF PEMANFAATAN APLIKASI HALODOC TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI KESEHATAN MASYARAKAT DI KOTA MEDAN: DESCRIPTIVE ANALYSIS OF THE USE OF THE HALODOC APPLICATION IN MEETING THE HEALTH INFORMATION NEEDS OF THE COMMUNITY IN MEDAN CITY Harahap, Aynil Paydah; Apriliani; Ginting, Rian Fedriko; Suryani; Harahap, Azija Sari; Silaban, Sry Wulan
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i2.1057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan aplikasi Halodoc dalam memenuhi kebutuhan informasi kesehatan masyarakat di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 45 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik deskriptif (distribusi frekuensi dan persentase). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (91,1%) berasal dari kalangan mahasiswa/pelajar dengan tingkat penggunaan aplikasi yang intensif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa seluruh responden (100%) merasa terbantu oleh fitur konsultasi dan informasi kesehatan di Halodoc, serta menganggap aplikasi tersebut sangat mudah diakses dan relevan dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Halodoc merupakan platform yang efektif bagi kelompok masyarakat berliterasi digital di Kota Medan dalam mendukung pengambilan keputusan kesehatan secara cepat dan efisien.
ANALISIS DETERMINAN RISIKO KEJADIAN KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR DI RSUP H. ADAM MALIK, MEDAN, INDONESIA: ANALYSIS OF DETERMINANTS OF CERVICAL CANCER RISK AMONG WOMEN OF REPRODUCTIVE AGE AT ADAM MALIK GENERAL HOSPITAL, MEDAN, INDONESIA Ginting, Sah Marianta; Nababan, Memo; Situmorang, Putri Yolanda; Rianda, Sylvira
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i2.1083

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker terbanyak keempat di dunia, dengan morbiditas 660.000 kasus baru pada tahun 2022. Pada tahun yang sama, sekitar 94% dari 350.000 kematian yang disebabkan oleh kanker serviks terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Kanker serviks merupakan kanker terbanyak kedua pada perempuan Indonesia, dengan 36.000 kasus baru dan 21.000 kematian setiap tahunnya. Penelitian ini dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur penderita kanker serviks baik rawat inap maupun rawat jalan di RSUP H. Adam Malik Medan, dengan jumlah sampel sebanyak 82 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan chi square dan regresi logistik ganda. Terdapat hubungan faktor risiko usia pertama kali berhubungan seksual (p value 0,003), riwayat penggunanaan kontrasepsi hormonal(0,002), dan jumlah pasangan berhubungan seksual (p value 0,001). Faktor risiko yang paling mempengaruhi terjadinya kanker serviks adalah penggunaan kontrasepsi hormonal (p value = 0,003) Disarankan agar tenaga kesehatan dan dapat meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang faktor risiko yang mempengaruhi kejadian kanker serviks dan pencegahannya