cover
Contact Name
Nanda Novziransyah
Contact Email
jurnal.ibnunafis@fk.uisu.ac.id
Phone
+6281397312555
Journal Mail Official
jurnal.ibnunafis@fk.uisu.ac.id
Editorial Address
Jl. STM no.77 Kelurahaan Suka Maju Kecamatan Medan Johor Medan 20146 Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis
ISSN : 22526870     EISSN : 26139359     DOI : https://doi.org/10.30743/ibnunafis
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara. Jurnal ini diterbitkan setiap 6 bulan yaitu pada bulan Juni dan Desember yang menerima dan menerbitkan artikel penelitian, tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kedokteran dan kesehatan. Jurnal ini terbit pertama sekali pada bulan Juni 2012. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian akan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker. Proses review dilakukan dengan menggunakan metode double blind peer review. Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis merupakan jurnal yang memiliki cakupan keilmuan di bidang kedokteran, terutama kedokteran klinis.
Articles 133 Documents
OBSERVASI DAN EDUKASI STUNTING PADA MASYARAKAT DESA BANDAR SETIA, DELI SERDANG: AN OBSERVATION AND STUNTING EDUCATION AMONG BANDAR SETIA, DELI SERDANG VILLAGE COMMUNITY Anna Yusria; Handayani, Dewi Yanti; Rizqillah, Saadatur; Arika, Syakira; Amanda, Marsya; Mawaddah; Husna, Asmaul; Rahmansyah, Adi; Adiyanto; Daniela, Cecilia; Putri, Aprilya; Dwi, Fingki; Akmal, Saibatul
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i1.843

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan secara global di mana pertumbuhan baik secara fisik ataupun perkembangan mental anak terganggu akibat kekurangan gizi secara kronis. Kurangnya asupan gizi pada ibu selama kehamilan dan saat pertumbuhan anak serta pola asuh yang salah akibat kurang pengetahuan, infeksi, sanitasi lingkungan yang buruk, keterbatasan ekonomi dan akses fasilitas kesehatan merupakan antara penyebab terjadinya stunting. Kasus stunting di Kabupaten Deli Serdang meningkat dari 13,9% tahun 2022 menjadi 33,8% pada tahun 2023 sehingga menjadi prioritas masalah kesehatan di semua desa termasuk Desa Bandar Setia. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman tentang stunting, bahaya dan langkah pencegahan pada masyarakat. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, diskusi interaktif dan pemberian leaflet. Efektivitas kegiatan dievaluasi dari pre test dan post test. Terjadi peningkatan pemahaman masyarakat tentang stunting dari 65,3% menjadi 95,4% di akhir kegiatan.
PENGUATAN PERAN KADER DAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN RISIKO JATUH PADA LANSIA PASCA STROKE: STRENGTHENING THE ROLE OF CADRES AND FAMILIES IN PREVENTING THE RISK OF FALLS IN ELDERLY POST STROKE Nurhasanah, Aan; Riyanti, Eska; Hartini, Tien; Rosidawati
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i1.795

Abstract

Stroke adalah gangguan aliran darah ke otak yang dapat menyebabkan kecacatan permanen, berisiko tinggi menyebabkan jatuh pada lansia. Kondisi ini menyebabkan disabilitas, kehilangan sensasi, penurunan koordinasi, dan keseimbangan tubuh yang mempengaruhi kemampuan lansia untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Dukungan keluarga sangat penting untuk membantu proses pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup lansia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan keluarga dan kader dalam pencegahan jatuh pada lansia pasca-stroke. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan materi dengan presentasi Power Point (PPT) dan video selama dua hari, diikuti oleh lanjutan latihan Range of Motion (ROM) selama dua hari. Kemudian dilanjutkan dengan pendampingan keluarga lansia stroke selama empat minggu, dengan enam kader sebagai pendamping. Pemantauan dilakukan dengan buku pemantauan untuk 24 keluarga lansia pasca-stroke, melibatkan total 30 keluarga. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan keterampilan keluarga dalam mencegah jatuh pada lansia pasca stroke.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RW 09, LUBANG BUAYA, CIPAYUNG, JAKARTA TIMUR: IMPROVING CADRE KNOWLEDGE IN THE PREVENTION OF CORONARY HEART DISEASE IN RW 09, LUBANG BUAYA, CIPAYUNG, EAST JAKARTA Rosidawati; Suryati, Eros Siti; Fratidhina, Yudhia
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i1.797

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) adalah gangguan fungsi jantung akibat penyumbatan pembuluh darah koroner, yang menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukkan prevalensi PJK nasional sebesar 1,5%, dengan DKI Jakarta mencapai 1,9%. Salah satu upaya mengatasi masalah ini adalah meningkatkan pengetahuan kader kesehatan melalui pengabdian masyarakat dalam rangka pencegahan primer PJK. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam upaya pencegahan PJK di RW 09, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Metode kegiatan meliputi edukasi berupa penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan (tekanan darah, kolesterol, asam urat), latihan senam jantung sehat, dan simulasi penyuluhan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan dari April hingga Oktober 2024, dengan jumlah peserta sebanyak 20 kader. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dari 45% menjadi 85%. Keberhasilan ini terlihat dari keaktifan peserta, kemampuan menjawab post-test, dan kemampuan mempraktikkan penyuluhan dalam simulasi. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui observasi dan post-test, yang menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan kader berdampak positif dalam mendukung pencegahan PJK di masyarakat.
FAKTOR RISIKO PEKERJAAN TERHADAP MUNCULNYA KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH DI POLI REHABILITASI MEDIK RSUD LANGSA: OCCUPATIONAL RISK FACTORS OF APPEARANCE LBP COMPLAINTS IN THE MEDICAL REHABILITATION CLINIC OF RSUD LANGSA Raihan, Farah; Sitepu, John Frans
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i1.718

Abstract

Nyeri punggung bawah bisa terjadi bukan hanya karena faktor usia namun juga akibat dari sikap kerja. Pekerjaan dengan beban yang berat dapat memicu terjadinya nyeri punggung bawah di antaranya adalah pekerjaan dengan beban yang berat (gerakan yang menimbulkan cedera otot dan saraf, posisi tidak bergerak dalam waktu yang lama), dan waktu pemulihan yang tidak memadai akibat kurangnya waktu istirahat. Sampel penelitian ini berjumlah 142 reponden. Pada penelitian ini digunakan uji statistika Chi-square dengan hasil terdapat hubungan yang signifikan antara kategori pekerjaan dengan munculnya keluhan nyeri punggung bawah di Poli Rehabilitasi Medik RSUD Langsa dengan nilai p value=0,001 (<0,05), terdapat hubungan yang signifikan antara durasi kerja dengan munculnya keluhan nyeri punggung bawah di Poli Rehabilitasi Medik RSUD Langsa dengan nilai p value=0,006 (<0,05) dan terdapat adanya hubungan antara masa kerja dengan munculnya keluhan nyeri punggung bawah di Poli Rehabilitasi Medik RSUD Langsa dengan nilai p value=0,001 (<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara faktor risiko pekerjaan terhadap munculnya keluhan nyeri punggung bawah di Poli Rehabilitasi Medik RSUD Langsa meliputi kategori pekerjaan, durasi kerja dan masa kerjanya.
EDUKASI INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG KANKER PARU: KKN TEMATIK DI DESA PEMATANG KASIH: INTERACTIVE EDUCATION IN ENHANCING COMMUNITY KNOWLEDGE ABOUT LUNGCANCER: A THEMATIC KKN IN PEMATANG KASIHVILLAGE Mustika, Suryani Eka; Ira Cinta Lestari; Dwi Rita Anggraini; Pasaribu, Saadatur Rizqillah; Caesar, Fahrezi
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i1.748

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang dilaksanakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara pada tahun 2024 berlokasi di Desa Pematang Kasih, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan ini dimulai dengan proses observasi desa untuk mengetahui kondisi dan potensi desa yang akan menjadi sasaran utama dalam pelaksanaan KKN. Program-program dirancang secara sistematis, dimulai dari diskusi antara anggota kelompok KKN, perangkat desa, serta masyarakat setempat, khususnya mengenai program-program yang telah dirancang. Pelaksanaan program KKN mencakup kegiatan seperti program tenda sehat dan pengisian kuesioner, yang mungkin jarang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari warga desa. Program posyandu untuk lansia dirancang agar mereka dapat terhindar dari berbagai macam penyakit. Selain itu, dilakukan sosialisasi mengenai faktor risiko kanker paru-paru, sehingga masyarakat setempat dapat menghindari faktor-faktor pencetus penyakit tersebut.
ELEKTROKARDIOGRAM YANG MENYERUPAI ELEVASI SEGMEN ST: SUATU DIAGNOSIS BANDING : A COMPARATIVE REVIEW OF THE DIFFERENTIAL DIAGNOSIS OF ST-SEGMENT ELEVATION ON ELECTROCARDIOGRAM Laksono, Sidhi
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i1.765

Abstract

Infark miokard akut dengan peningkatan segmen ST (IMAEST) merupakan oklusi total pembuluh darah koroner yang harus diatasi segera dengan tatalaksana intervensi secara farmakologi atau perkutan, dimana penegakan diagnosis dalam waktu 10 menit sudah dapat dilakukan dengan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG). Namun, terdapat gambaran EKG lain yang menyerupai IMAEST sehingga diperlukan pengetahuan dokter untuk melakukan diagnosis. Gambaran tersebut dinamakan elevasi segmen ST non iskemik, dimana dapat berupa radang perikard atau miokard (pericarditis/miokarditis), kardiomiopati takotsubo, sindroma Brugada, repolarisasi dini, blok cabang berkas kiri, irama pacu jantung ventrikel kanan, hipertrofi ventrikel kiri dan hiperkalemia. Diharapkan para dokter dapat melakukan penegakan diagnosis yang tepat dari IMAEST dengan melihat gambaran EKG yang menyerupai elevasi segmen ST ini.
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH DI RUMAH SAKIT HAJI MEDAN: EVALUATION OF THE USE OF ANTIBIOTICS IN URINARY TRACT INFECTIONS PATIENTS IN MEDAN HAJJ HOSPITAL Zakirah, Nadyva Aulya; Rangkuti, Irma Yanti; Siregar, Julahir Hodmatua; Lubis, Ichwan Alamsyah
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i1.778

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi yang sering terjadi, dengan angka kejadian global mencapai 8,3 juta kasus per tahun. Di Indonesia, kasus ISK mencapai sekitar 180.000 kasus baru setiap tahun. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional pada ISK dapat meningkatkan biaya pengobatan serta risiko resistensi dan mortalitas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan antibiotik pada pasien ISK menggunakan metode deskriptif dengan kriteria Gyssens. Data diperoleh dari rekam medis 31 pasien ISK rawat inap di Rumah Sakit Haji Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia terbanyak adalah 46–54 tahun (32,2%), mayoritas pasien adalah perempuan (67,7%), dan diagnosis terbanyak adalah pielonefritis (74,2%). Sebanyak 68% penggunaan antibiotik berada dalam kategori 0, yang menunjukkan penggunaan yang rasional. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa mayoritas penggunaan antibiotik pada pasien ISK telah sesuai dengan pedoman terapi. Namun, evaluasi berkala tetap diperlukan untuk mencegah resistensi antibiotik dan memastikan efektivitas pengobatan.
PEMETAAN DAN PENANGGULANAN PENDERITA SINDROMA METABOLIK DI KECAMATAN MEDAN AREA KOTA MEDAN: MAPPING AND HANDLING OF METABOLIC SYNDRO ME PATIENTS IN MEDAN AREA DISTRICT, MEDAN CITY Pratama, Arief; Rambe, Aldy Safruddin; Widyawati, Tri; Darlan, Dewi Masyithah; Sembiring, Rosita Juwita
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i1.796

Abstract

Sindroma metabolik merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang terus meningkat prevalensinya di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan prevalensi dan faktor risiko sindroma metabolik di Kecamatan Medan Area, Kota Medan, melalui program pengabdian masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan, skrining fisik, dan pengukuran parameter laboratorium seperti gula darah dan kolesterol pada 150 peserta dengan usia rata-rata 45 tahun. Hasil menunjukkan bahwa 38% peserta memenuhi kriteria sindroma metabolik, dengan prevalensi obesitas abdominal sebesar 60%, hipertensi 45%, hiperglikemia 30%, dan hiperkolesterolemia 40%. Menyoroti pentingnya intervensi promotif dan preventif berbasis komunitas untuk menurunkan risiko sindroma metabolik. Data ini diharapkan menjadi dasar pengembangan kebijakan kesehatan di tingkat lokal dan regional.
KECEMASAN PASIEN YANG MENJALANI PEMINDAIAN CT-SCAN KEPALA: ANXIETY OF PATIENTS UNDERGOING HEAD CT-SCAN IMAGING Pratama, Tisna Sendy; Septianawati, Paramita; Maulana, Andi Muh.; Fakih, Mohammad; Dwi Yuliani, Massita
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i1.807

Abstract

Head computed tomography (CT) scan is one of the diagnostic procedures that is often used to evaluate the condition of the brain and other head structures. This study aims to analyze the relationship between demographic factors, medical history, and patient perceptions and experiences with anxiety levels during radiological examinations. Using a cross-sectional analytical approach, the study involved 36 patients who were going to undergo a head CT scan. Data collection was carried out through a comprehensive questionnaire covering demographic and psychological aspects using the DASS-21. The results of the study revealed that patient anxiety was significantly related to a history of chronic disease, concerns about the narrow scanner space, distrust of examination technology, lack of information, and fear of radiation exposure. In contrast, factors such as gender, age, and history of trauma did not show significant correlations. In conclusion, radiological examinations often cause patient anxiety due to the characteristics of the narrow scanner and the use of radiation. The level of anxiety is influenced by various personal and medical factors, including medical history, previous experiences, and individual perceptions of the examination procedure. Therefore, educational interventions that increase understanding and relieve patient concerns can be effective in reducing anxiety levels during radiological examinations.
STRATEGI EDUKASI KESEHATAN UNTUK PENINGKATAN PHBS DAN PENGENDALIAN KOLESTEROL: KKN TEMATIK DI DESA BESAR II TERJUN: HEALTH EDUCATION STRATEGIES FOR IMPROVING HYGIENE BEHAVIOR AND CHOLESTEROL: A THEMATIC KKN IN BESAR II TERJUN VILLAGES Lestari, Ira Cinta; Darungan, Tezar Samekto; Veronica, Sinta; Pasaribu, Saadatur Rizqillah; Nugroho, Muhammad Agung
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i1.817

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK UISU) dilaksanakan di Desa Besar II Terjun, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai. Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan kesehatan masyarakat dan memberikan solusi melalui edukasi kesehatan yang komprehensif. Berdasarkan hasil observasi, masalah utama yang ditemukan meliputi tingginya prevalensi hipertensi (60%), hiperkolesterolemia (38%), serta rendahnya kesadaran akan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di kalangan masyarakat. Pendekatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kesehatan, penyuluhan bahaya kolesterol, dan edukasi PHBS kepada siswa sekolah dasar. Edukasi dilakukan melalui metode partisipatif yang melibatkan kader Posyandu sebagai fasilitator di tingkat komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat dan penerapan PHBS untuk mencegah penyakit degeneratif. Temuan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa dalam menciptakan perubahan perilaku kesehatan yang berkelanjutan.

Page 11 of 14 | Total Record : 133