cover
Contact Name
Muhammad Anggie J. Daulay
Contact Email
anggie.fbsunimed@yahoo.com
Phone
+6281370069751
Journal Mail Official
jurnalsasindounimed@unimed.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sastra Indonesia Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar Pasar 5 Medan Estate Kode Pos 20221 Provinsi Sumatra Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Sastra Indonesia
urnal Sastra Indonesia (Sasindo) merupakan media publikasi hasil penelitian dan kajian konseptual dalam bidang sastra, media pembelajaran sastra, linguistik, seni budaya, multimedia senimatografi, dan kajian media massa. Bidang sastra memuat tentang ilmu sastra, sejarah sastra, kritik sastra, dan apresiasi sastra serta pembelajarannya. Bidang lingustik memuat kajian fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, serta terapannya. Bidang seni budaya berkaitan dengan dunia kesusastraan. Bidang multimedia senimatografi memuat kajian film dan dasar-dasar senimatografi, serta pada bidang media massa meliputi kajian jurnalistik sastrawi.
Articles 318 Documents
ANALISIS PENANDA KOHESI GRAMATIKAL ARTIKEL POLITIK PADA MEDIA ONLINE KOMPASIANA.COM Asrul Khairi Hasibuan; Biner Ambarita
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 5, No 1 (2016): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v5i1.3943

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penanda kohesi gramatikal yang terdapat di dalam artikel politik pada media online kompasiana.com, bertujuan untuk mengetahui penanda kohesi gramatikal apa saja yang terdapat di dalam artikel politik pada media online kompasiana.com dan kohesi gramatikal apa yang paling banyak ditemukan dalam artikel tersebut. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis data yang telah di dapat. Sumber data dalam penelitian ini adalah penanda kohesi gramatikal yang terdapat di dalam artikel politik pada media online kompasiana.com. Dari hasil penelitian tujuh artikel politik pada media online kompasiana.com, pada data I ditemukan kohesi gramatikal referensi sebanyak 45, substitusi 4, elipsis 19 dan konjungsi 50. Pada data II ditemukan kohesi gramatikal referensi sebanyak 21, substitusi 2, elipsis tidak ditemukan dan konjungsi 25. Pada data III ditemukan kohesi gramatikal referensi sebanyak 91, substitusi 19, elipsis 31 dan konjungsi 67. Pada data IV ditemukan kohesi gramatikal referensi sebanyak 36, substitusi 2, elipsis 3 dan konjungsi 14. Pada data V ditemukan kohesi gramatikal referensi sebanyak 23, substitusi 1, elipsis 4 dan konjungsi 36. Pada data VI ditemukan kohesi gramatikal referensi sebanyak 30, substitusi 2, elipsis 3 dan konjungsi 12. Pada data VII ditemukan kohesi gramatikal referensi sebanyak 21, substitusi 6, elipsis tidak ditemukan dan konjungsi 21. Dengan demikian disimpulkan bahwa data III, data IV dan data VI memiliki kohesi gramatikal lebih banyak daripada yang lainnya. Pada data I, data II dan data V memiliki kohesi gramatikal konjungsi lebih banyak daripada yang lain. Sedangkan pada data VII kohesi gramatikal knjungsi dan referensi memiliki jumlah yang sama.   Kata Kunci : Kohesi Gramatikal, Artikel, Media Online.
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM UPACARA PERKAWINAN MASYARAKAT BATAK TOBA Mikawati Indriani Hutabarat
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v1i01.138

Abstract

Upacara adat Batak Toba adalah upacara yang dihadiri oleh ketiga unsur Dalihan Na Tolu yaitu hula-hula (pihak perempuan), dongan sabutuha (kerabat semarga), dan boru (pihak laki-laki) yang berpartisipasi aktif dalam upacara adat. Upacara adat biasanya didahului oleh makan bersama kemudian dilanjutkan dengan acara marhata (bicara adat). Kesantunan berbahasa yang digunakan oleh pihak hula-hula (pihak perempuan), dongan sabutuha (kerabat semarga), dan boru (pihak laki-laki) adalah berbeda sesuai dengan posisinya pada acara tersebut. Dalam penelitian ini dibahas mengenai kesantunan berbahasa yang digunakan hula-hula (pihak perempuan), dongan sabutuha (kerabat semarga), dan boru (pihak laki-laki), jenis dan fungsi kesantunan berbahasa masing-masing unsur, dan bagaimana pembentukan kesantunan berbahasa masing-masing unsur dalam upacara perkawinan masyarakat Batak Toba. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dimana akan dibuat deskripsi yang sistematis dan akurat mengenai data yang diteliti. Metode deskriptif dipilih karena penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menggambarkan dengan jelas tentang objek yang diteliti secara alamiah. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa kesantunan berbahasa dalam upacara perkawinan masyarakat Batak Toba berbeda dengan kesantunan berbahasa yang digunakan masing-masing unsur di luar acara perkawinan. Penulis menggunakan 13 jenis tindak tutur yaitu tindak tutur bersalam, memberkati, memohon, memuji, meminta, berjanji, menyarankan, memperingatkan, mengesahkan, berterima kasih, menjawab, menjelaskan, dan bertanya untuk melihat bagaimana kesantunan berbahasa yang digunakan masing-masing unsur dalam upacara perkawinan. Kesantunan berbahasa dalam acara marhata di pesta marunjuk (adat penuh) sangat berbeda dengan kesantunan berbahasa yang diucapkan dengan bahasa sehari-hari dalam masyarakat Batak Toba.   Kata Kunci : Batak Toba, Upacara, Berbahasa, Perkawinan
MAKNA IDIOM YANG DITULIS PADA MOBIL TRUK DI SEPANJANG JALAN WAGE RUDOLF SUPRATMAN RANTAU PRAPAT Dewi Yani; Abdurrahman Adisaputera
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 7, No 2 (2018): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.009 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v7i2.11750

Abstract

Penelitian ini dimulai dari banyaknya idiom yang ditulis pada mobil truk di sepanjang jalan Wage Rudolf Supratman Rantau Prapat.  Idiom yang ada pada mobil truk ditulis berdasarkan isi hati, pikiran dan apa yang mereka rasakkan. Mengandung makna yang tersembunyi, dan bisa berubah berdasarkan seseorang yang menerimanya. Melalui penelitian ini, penulis mengkaji makna idiom, kemunculan idiom, dan perubahan makna pada idiom yang ditulis pada mobil truk di spanjang jalan Wage Rudolf Supratman Rantau Prapat. Pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan bukti berupa dokumentasi dan wawancara. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa  terdapat beberapa makna yang terkandung pada idiom yang ditulis pada mobil truk di sepanjang jalan Wage Rudolf Supratman Rantau Prapat, yaitu makna sempit makna luas, makna referensial, makna konseptual, makna kognitif, makna gramatikal, makna intensi, makna ekstensi, makna kiasan. Idiom yang ditulis pada mobil truk di sepanjang jalan Wage Rudolf Supratman Rantau Prapat muncul beerdasarkan sebagian dari seluruh tanggapan, penyebutan berdasarkan sifat yang menonjol, berdasarkan asosiasi, berdasarkan tempat asal. Mengalami perubahan makna akibat tanggapan pemakai bahasa dan akibat asosiasi.Kata kunci: makna, idiom, kemunculan idiom
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PANCINGAN KATAKUNCI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SIGUMPAR TAHUN PEMBELAJARAN 2012/2013 ASTY DEBORA SIREGAR
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Sasindo
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v2i3.663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh metode pancingan kata kunci terhadap kemampuan menulis puisi oleh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sigumpar Tahun Pembelajaran 2012/2013. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sigumpar yang berjumlah 120 orang yang terbagi ke dalam empat kelas. Sampel dalam penelitian berjumlah 30 orang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dan instrumen yang digunakan adalah tes menulis puisi dalam bentuk penugasan. Dari perhitungan uji hipotesis diperoleh to = 4,70yang dikonsultasikan dengan tabel t pada taraf signifikan 5% atau 1% dengan dk = (N-1) = (30-1) = 29; pada tabel t dengan dk = 29 diperoleh taraf signifikan 5% = 2,04 dan taraf signifikan 1% = 2,76. Artinya to yang diperoleh lebih besar daripada ttabel, yaitu 2,04<4,70>2,76. Dengan demikian, Ha diterima artinya metode pancingan kata kunci berpengaruh terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas VII SMP Negeri Tahun Pembelajaran 2012/2013.Kata Kunci: metode pancingan kata kunci, kemampuan menulis puisi
CAMPUR KODE DALAM VIDEO DAKWAH USTAZ HANAN ATTAKI DI INSTAGRAM (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Ristia Ulfa; Syamsul Arif
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.24 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v9i1.19128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wujud campur kode yang muncul dalam video dakwah Ustaz Hanan Attaki, mengetahui faktor penyebab terjadinya campur kode, dan frekuensi munculnya peristiwa campur kode dalam video dakwah Ustaz Hanan Attaki di Instagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari video-video dakwah yang terdapat dalam akun instagram Ustaz Hanan Attaki. Data diperoleh dari tuturan Ustaz Hanan Attaki dalam video dakwahnya dengan terlebih dahulu mengunduh video dan mengubah tuturannya ke dalam bentuk teks. Teknik analisis data adalah mendengarkan rekaman data, mentranskrip data ke dalam bentuk tulisan, kemudian mengemukakan wujud, faktor penyebab terjadinya campur kode, dan frekuensi munculnya campur kode dengan memasukkan kedalam tabel. Selanjutnya memberikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan beberapa hal. Pertama, ditemukan 4 (empat) wujud campur kode dalam video dakwah Ustaz Hanan Attaki di Instagram yaitu, penyisipan berwujud kata, penyisipan berwujud baster, penyisipan berwujud idiom, dan penyisipan berwujud frasa. Faktor penyebab campur kode dalam video dakwah Ustaz Hanan Attaki adalah faktor kebiasaan, faktor adanya keinginan penutur untuk menjelaskan, serta faktor adanya keinginan penutur untuk menunjukkan prestise. Frekuensi munculnya campur kode yaitu, berwujud kata (68,19%), baster (18, 93%), idiom (1,52%), dan frasa (11,36%). Kata Kunci: Campur kode, video dakwah, Hanan Attaki
Pengaruh Penerapan Strategi Rantai Kejadian terhadap Peningkatan Kemampuan Menulis Karangan Narasi Siswa Kelas X SMA Yayasan Pendidikan Keluarga Medan Tahun Pembelajaran 2013/2014 ISNAYANTI LUBIS
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 3, No 2 (2014): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v3i2.1596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi rantai kejadian terhadappeningkatan kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas X SMA Yayasan PendidikanKeluarga Medan tahun pembelajaran 2013/2014. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswakelas X SMA Yayasan Pendidikan Keluarga Medan yang berjumlah 171 orang dengansampel sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara menentukan satukelas yang dijadikan wakil populasi. Metode dalam penelitian ini bersifat eksperimen denganmodel one group pre-test post-test design yang hanya dilaksanakan pada satu kelas(kelompok) saja. Instrumen yang digunakan untuk menjaring data adalah tes produk.Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji “t”. Dari pengolahan datadiperoleh hasil pre-test dengan rata-rata 64,27, standar deviasi 6.38, dengan kategori baik 33,33% dan kategori cukup 60%, hasil post-test diperoleh rata-rata 70, 27, standar deviasi 7.53,dengan kategori sangat baik 6.67%, kategori baik 63.33% dan kategori cukup 30%. Dari ujihomogenitas didapat bahwa sampel penelitian ini berasal dari populasi yang homogen.Setelah uji normalitas dan homogenitas, di dapatlah to sebesar 3,27. setelah to diketahui,kemudian dikonsultasikan dengan ttabel pada taraf signifikasi 5% dengan dk = (N1 + N2) – 2 =(30+30) – 2 = 58, dari df= 29 diperoleh taraf signifikan 5% = 2.01 dan taraf signifikan 1% =2.68. karena to yang diperoleh lebih besar dari ttabel yaitu 2,01<3,27>2,68 maka hipotesisalternative (Ha) diterima. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaanstrategi rantai kejadian berpengaruh secara posistif dan signifikan terhadap kemampuanmenulis karangan narasi oleh siswa kelas X SMA Yayasan Pendidikan Keluarga MedanTahun Pembelajaran 2013/2014.Kata Kunci: Pengaruh– Strategi Rantai Kejadian- Menulis- karangan Narasi
HIKAYA HILI LOLOMATUA: PERSPEKTIF KRITIK SASTRA FEMINIS Angela Yurmani Giawa; Wisman Hadi
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 11, No 1 (2022): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.726 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v11i1.36028

Abstract

AbstrakCerita rakyat Hikaya Hili Lolomatua memiliki ketidakadilan gender terhadap perempuan. Masyarakat Nias pada umumnya tidak mengetahui keberadaan cerita rakyat ini walaupun nilai-nilai yang terdapat di dalamnya masih hidup dalam masyarakat Nias hingga kini. Cerita rakyat Hikaya Hili Lolomatua menggambarkan realita kehidupan masyarakat Nias yang masih menganut patriarki yang berarti kekuasaan berada dipihak laki-laki. Maka, sewajarnya jika cerita rakyat ini diketahui oleh masyarakat Nias secara keseluruhan agar cerita rakyat Nias tidak hanya sekedar dilisankan melainkan memberitahukan berbagai fenomena misalnya ketidakadilan gender, adanya nilai edukatif terhadap generasi muda serta pengaruhnya terhadap peran perempuan masyarakat Nias. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan library research, wawancara, perekaman, dan pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa hal: (1) Ketidakadilan gender berupa stereotipe, subordinasi, marginalisasi, dan kekerasan. (2) Nilai edukatif terhadap generasi muda berupa nilai edukatif adat, sosial, agama/religius, dan historis. (3) Pengaruh cerita rakyat Hikaya Hili Lolomatua terhadap peran perempuan dalam masyarakat Nias berupa peran perempuan dalam tradisi yang terdiri dari tradisi perjodohan dan tradisi berpendapat. Kemudian, peran perempuan dalam ranah publik yang terdiri atas peran perempuan dalam ranah pendidikan, agama, serta politik. Kata Kunci : Hikaya Hili Lolomatua, Gender, Nilai Edukatif, Sosiofeminisme.
TINDAK TUTUR PEMBERIAN ULOS PADA ACARA KEMATIAN SAUR MATUA ADAT BATAK TOBA (KAJIAN PRAGMATIK) Iren Siska Rajagukguk; Tangson R. Pangaribuan
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v4i2.3934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tindak tutur yang digunakan dalam pemberian ulos pada acara kematian Saur Matua adat Batak Toba serta memaknai nilai-nilai budaya yang ada didalamnya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif.Teknik pengumpulan data adalah dengan teknik dengan menggunakan studi pustaka, observasi dan wawancara.Teknik analisis data adalah mempersiapkan objek kajian, mengidentifikasi dan menerjemahkan data kedalam bahasa Indonesia, melakukan pengamatan terhadap kata ataupun kalimat, mengklasifikasikan data, dan kemudian melakukan kesimpulan.Hasil penelitian menjelaskan bahwa tindak tutur direktif berupa permintaan yang berjumlah 17 data dengan persentase 45.9% .Tindak tutur representatif berada diurutan kedua yang berjumlah 15 data dengan persentase 40.5%.Tindak tutur ekspresif berada diurutan ketiga berjumlah 5 dengan persentase 13.5%. Tindak tutur pemberian ulos pada acara kematian Saur Matua adat Batak Toba didominasi oleh tindak tutur direktif, dimana tindak tutur direktif berupa tuturan perintah, permintaan dan pemberian saran..   Kata kunci: Tindak Tutur, Saur Matua, Pragmatik.  
NILAI-NILAI FEMINISME DALAM NOVEL GADO-GADO POLIGAMI KARYA LEYLA HANA DAN LINDA NURHAYATI Rayani Rayani; Abdurrahman Adisaputera
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Sasindo
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.035 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v6i2.7772

Abstract

ABSTRAKRayani, NIM 2132210010. Nilai-nilai Feminisme dalam Novel Gado-gado Poligami Karya Leyla Hana dan Linda Nurhayati. Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Medan Tahun 2017.Novel merupakan salah satu bentuk karya sastra. Karya sastra merupakan hasil ciptaan manusia yang mengekspresikan pikiran, gagasan, pemahaman dan tanggapan perasaan penciptanya tentang hakikat kehidupan dengan menggunakan bahasa yang imajinatif dan emosional. Sebagai hasil imajinatif, sastra sebagai hiburan yang menyenangkan juga berguna untuk menambah pengalaman batin para pembacanya. Novel bukan penuturan yang terjadi melainkan murni atas dasar ciptaan atau rekaan saja meski ditulis berdasarkan gejolak kehidupan nyata. Sebuah novel Gado-gado Poligami karya Leyla Hana dan Linda Nurhayati. Novel ini juga termasuk hasil karya yang dimenangkan pada saat sayembara menulis novel di dua penerbit berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai feminisme yang ada pada novel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Gado-gado Poligami. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca teks secara intensif lalu mengklasifikasi, menganalisis, dan memaknai data berupa nilai-nilai feminisme yang sudah dikumpulkan. Adapun kajian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kajian sosiologi sastra. Berdasarkan hasil analisis ada terdapat 40 data yang mengandung nilai-nilai feminisme. Data tersebut diperoleh dari novel Gado-gado Poligami. Sebelas nilai feminisme yang dijelaskan oleh Rany Mandrastuty, tidak semua terdapat dalam novel tersebut. Hanya ada 9 nilai yang berhasil dianalisis, yaitu nilai pengetahuan dan pengalaman personal sebanyak 2 data (5%), nilai tentang rumusan diri sendiri sebanyak 12 data (30%), nilai kekuasaan personal sebanyak 2 data (5%), nilai otentitas sebanyak 6 data (15%), nilai sintetis sebanyak 6 data (15%), nilai personal is political sebanyak 2 data (5%), nilai kesetaraan hak laki-laki dan perempuan sebanyak 4 data (10%), nilai hubungan sosial timbal balik sebanyak 4 data (10%), dan nilai identifikasi diri pada perempuan sebanyak 2 data (5%). Sedangkan nilai kebebasan seksual dan nilai kekuatan politik dalam masyarakat tidak terdapat dalam novel Gado-gado Poligami karya Leyla Hana dan Linda Nurhayati.Kata Kunci: Novel, nilai-nilai feminisme, gambaran perempuan.  
UNSUR RETORIKA DALAM NOVEL “MAESTRO” KARYA ALEX SUHENDRA (TINJAUAN STILISTIKA) Sri Marintan Marpaung
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Sasindo
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v2i2.643

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui unsur-unsur retorika; berupa pemajasan, penyiasatan dan pencitraan dengan tinjauan stilistika pada novel “Maestro” karya Alex Suhendra. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, mengutamakan makna dan konteks, menuntut peran peneliti yang tinggi. Sumber data novel “Maestro” karya Alex Suhendra. Berdasarkan hasil penelitian novel Maestro, adapun unsur- usur retorika yang terdapat dalam novel “Maestro” yaitu: (1) bentuk pemajasan berdasarkan unsur retorika yang terdapat pada novel ”Maestro” yaitu simile, metafora, personifikasi, metonimia, sinekdoke, hiperbola, dan paradoks. (2) bentuk penyiasatan struktur yang terdapat pada novel “Maestro” yaitu, repetisi, anafora, pararelisme, asidenton, polisidenton, antithesis, dan aliterasi, sedangkan klimaks, antiklimaks, dan pertanyaan retoris tidak terdapat pada novel “Maestro”. (3) bentuk-bentuk pencitraan yang terdapat pada novel “Maestro” yaitu citraan penglihatan, pendengaran, citraan gerak, citraan rabaan, dan citraan penciuman.Kata Kunci: sastra, novel, retorika, stilistika

Page 11 of 32 | Total Record : 318


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol. 14 No. 1` (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol. 13 No. 3 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol 13, No 2 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol. 13 No. 2 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol. 13 No. 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol 13, No 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol 12, No 3 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol. 12 No. 3 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol 12, No 2 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 12, No 1 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol 11, No 2 (2022): JURNAL SASINDO Vol 11, No 1 (2022): JURNAL SASINDO Vol 10, No 2 (2021): JURNAL SASINDO Vol 10, No 1 (2021): JURNAL SASINDO Vol 9, No 2 (2020): JURNAL SASINDO Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO Vol 8, No 2 (2019): JURNAL SASINDO Vol 8, No 1 (2019): JURNAL SASINDO Vol 7, No 2 (2018): JURNAL SASINDO Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Sasindo Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Sasindo Vol 5, No 2 (2016): JURNAL SASINDO Vol 5, No 1 (2016): JURNAL SASINDO Vol 4, No 3 (2015): JURNAL SASINDO Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SASINDO Vol 4, No 1 (2015): JURNAL SASINDO Vol 3, No 4 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 3 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 2 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 1 (2014): JURNAL SASINDO Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Sasindo Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Sasindo More Issue