Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 02 (2022): Februari"
:
12 Documents
clear
Sosialisasi Pembuatan Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Nilai- Nilai Kearifan Lokal bagi Guru
Melian Umami A.P;
Didik Tri Setiyoko;
Diah Sunarsih;
Sholihah Sholihah
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 2 No. 02 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.281 KB)
|
DOI: 10.46772/jamu.v2i02.618
SD Negeri Bangsri 02 merupakan pendidikan formal yang berada di desa Bangsri, kecamatan Bulakamba, kabupaten Brebes. Sekolah tersebut telah memiliki banyak peserta didik.sekolah tersebut mempunyai sebanyak 7 rombel kelas. Melihat permasalahan yang ada melalui observasi ada banyak peserta didik yang belum paham dalam mendalami materi pembelajaran yang dipelajari karena guru masih megunakan kegiatan pembelajaran yang konvensional serta guru belum secara maksimal menggunakan media pembelajaran dalam proses kegiatan belajar mengajar. Selain itu juga, perlu adanya peningkatan nilai-nilai kearifan lokal bagi guru. Dengan demikian perlu diadakanya pelatihan pembuatan media pembelajaran untuk meningkatkan nilai-nilai kearifan lokal bagi guru di SD N Bangsri 02. Tujuan diadakanya pengabdian masyarakat ini guna memberikan pemahaman tentang pemanfaatan media pembelajaran dan mengembangkan kreativitas para guru untuk pemanfaatan media pembelajaran. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu berupa penerapan penggunaan media pembelajaran dalam peningkatan hasil kegiatan belajar mengajar bagi peserta didik di sekolah dasar serta peningkatan kreativitas guru dalam pemanfaatan media pembelajaran yang lebih inovatif serta kreatif dan juga tidak monoton. Oleh sebab itu, sangat penting untuk guru dapat menggunakan media pembelajaran serta penanaman nilai-nilai kearifan lokal dalam proses kegiatan belajar mengajar peserta didik agar adanya peningkatan.
Upaya Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah sebagai Pemimpin Pembelajaran pada Program Sekolah Penggerak di Nganjuk
Suesthi Rahayuningsih;
Achmad Rijanto
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 2 No. 02 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (288.905 KB)
|
DOI: 10.46772/jamu.v2i02.625
Sejak tahun 2021 di kabupaten Nganjuk sudah banyak sekolah yang telah berpredikat sebagai sekolah penggerak. Permasalahan yang dihadapi oleh Kepala Sekolah PSP adalah masih kurangnya pengetahuan Kepala Sekolah tentang model kompetensi kepemimpinan pada sekolah penggerak. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kompetensi Kepala Sekolah program sekolah penggerak sebagai pemimpin pembelajaran dalam upaya untuk meningkatkan mutu sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dalam bentuk lokakarya. Hasil yang dicapai setelah kegiatan ini adalah adanya pemahaman peningkatan pengetahuan Kepala Sekolah tentang model kompetensi sekolah yang terdiri dari empat kategori yaitu 1) pengembangan diri dan orang lain, 2) kepemimpinan pembelajaran, 3) kepemimpinan manajemen sekolah dan 4) kepemimpinan pengembangan sekolah. Dari keempat kategori model tersebut Kepala sekolah diberikan pendalaman materi peningkatan kompetensi sekolah, khususnya Kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran di sekolah. Kategori kepemimpinan ini mempunyai 4 kompetensi yaitu a) memimpin upaya pengembangan lingkungan belajar yang berpusat pada murid, b) memimpin perencanaan dan pelaksanaan proses belajar yang berpusat pada murid, c) memimpin refleksi dan perbaikan kualitas proses belajar yang berpusat pada murid, dan d) melibatkan orang tua/wali murid sebagai pendamping dan sumber belajar di sekolah.
Pelatihan Literasi dan Numerasi Peserta Didik SD Negeri Kragilan 2
Dine Vita Ayu Setyaputri;
Isnaini Nur Ilma Fadilla;
Laelia Nurpratiwiningsih;
Anis Santika
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 2 No. 02 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (329.308 KB)
Literasi dan numerasi merupakan hal yang penting bagi anak sekolah dasar dan merupakan salah satu program dalam Program Kampus Mengajar. Program ini dilaksanakan dari beberapa mahasiswa yang terpilih. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan dan mengipmlementasikan bentuk literasi dan numerasi dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dasar. Metode yang digunakan melalui observasi, dokumentasi dan ceramah. Pelatihan dilakukan dengan menyampaikan penjelasan terkait dengan jenis literasi, penerapan numerasi dalam kehidupan sehari dan menerapkan literasi dan numerasi dalam pembelajaran. Sasaran dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah peserta didik dari kelas I-VI di SD Negeri Kragilan 2. Hasil kegiatan dapat terlihat bahwa proses pengenalan dan implementasi literasi dan numerasi di SD Negeri Kragilan 2 dapat berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari peserta didik dapat memahami dan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari=hari. Selain itu, terdapat peningkatan bagi peserta didik dapat membaca dan berhitung dengan lancar.
Peningkatan Literasi Keuangan untuk Pekerja Migran di Taiwan
Agung Dharmawan Buchdadi;
Destria Kurnianti;
Dewi Susita;
Ramli Ramli;
Amelia Sholeha
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 2 No. 02 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (241.899 KB)
|
DOI: 10.46772/jamu.v2i02.672
Kemampuan manajemen keuangan dalam hal perencanaan keuangan menjadi salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh para buruh migran yang bekerja di luar negeri dengan meningkatkan literasi keuangan mereka. Sebab dengan kemampuan manajemen keuangan yang baik dapat melakukan perencanaan keuangan yang efektif, efisien, dan bermanfaat, sehingga para buruh migran diharapkan dapat meningkatkan tingkat kesejahteraannya saat kembali ke tanah air memiliki modal yang cukup selama merantau di luar negeri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan agar para pekerja migran di Taiwan memiliki pengetahuan literasi keuangan yang baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pemaparan materi, diskusi dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan ini adalah para pekerja migran dapat melakukan perencanaan keuangan rumah tangga. Dengan memiliki literasi keuangan yang baik, masyarakat Indonesia diharapkan menjadi lebih maju, sehat, dan sejahtera khususnya pekerja migran di Taiwan.
Pelatihan Tari untuk Membentuk Karakter bagi Peserta Didik SD Negeri Kedunguter 03
Annisa Nur Handayani;
Rizki Umi Nurbaeti
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 2 No. 02 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (459.132 KB)
|
DOI: 10.46772/jamu.v2i02.766
Pendidikan karakter dan pengenalan tari merupakan salah satu awal penanaman dan pembentukan karakter peserta didik melalui pelatihan pembentukan karakter. Nilai karakter hendaknya perlu diajarkan kepada peserta didik sebagai penerus generasi bangsa. Namun di Era sekarang, peserta didik tidak paham dalam nilai karakter bahkan tidak benar dalam berperilaku di lingkungan. Memberikan pembinaan pendidikan karakter dapat dikaitkan dengan menghubungkan pemberian pelatihan bagi peserta didik yang bisa mengarah pengenalan kebudayaan bangsa. Pengabdian pelatihan ini bertujuan sebagai memperbaiki karakter peserta didik melalui pelatihan tari yang dapat mengenalkan kebudayaan seni tari sekaligus agar peserta didik dapat membekali pengatahuan kebudayaan bangsa. Metode yang digunakan dalam pengabdian pelatihan tari berupa metode ceramah, metode diskusi, dan metode demostrasi. Adapun hasil dari pengabdian ini bahwa memperbaiki pendidikan karakter siswa yang disampaikan melalui penyampaian materi terkait karakter serta beberapa contoh penerapan nilai karakter yang baik. Pelatihan dengan menggabungkan nilai karakter melalui gerakan tarian mendapatkan respon yang sangat positif dari kepala sekolah serta dewan guru saat melihat pentunjukan karya pementasan seni tari sebagai tolak ukur keberhasilan peserta dalam memahami tarian yang diadakan di SD Negeri Kedunguter 03.
Pelatihan dan Bimbingan Desain Grafis pada Anggota IPNU/IPPNU Desa Batursari untuk meningkatkan Kualitas SDM
Imam Baehaqi;
Gian Fitralisma
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 2 No. 02 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (529.427 KB)
|
DOI: 10.46772/jamu.v2i02.767
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini telah berkembang sangat pesat dan hampir telah mempengaruhi semua aspek kehidupan manusia terutama perkembangan informasi dalam setiap organisasi, organisasi saat ini banyak melakukan peningkatan dalam penyebaran informasi kepada publik, salah satunya adalah memberikan informasi mengenai kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh organisasi. Penyampaian informasi mengenai kegiatan juga perlu adanya kreatifitas dalam penyampainnya dengan tujuan agar pembaca informasi juga merasa tertarik dengan informasi yang di sebarkan. Sosialisai di desa dengan keadaan sinyal internet yang susah sedikit menjadi penghambat dalam penyampaian informasi dimana di era sekarang ini penyampaian informasi semua melalui media online. Adapun pembuatan media untuk menyampaikan informasi ini juga terkendala karena sumber daya (SDM) yang kurang membuatnya dengan cepat dan menarik, sehingga penyampaian informasi yang telah di sebar akan menambah daya tarik pembaca informasi tersebut. Menjawab permasalahan SDM dari anggota IPNU/IPPNU Desa Batursari dilatih membuat desain grafis untuk meningkatkan kreatifitas dan keahlian dari anggota IPNU/IPPNU.
Pendampingan Belajar bagi Siswa Sekolah Dasar di Desa Larangan
Eli Marlina
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 2 No. 02 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (297.794 KB)
|
DOI: 10.46772/jamu.v2i02.769
Pendidikan merupakan sebuah proses pembelajaran dimana seorang guru mentransfer ilmu pengetahuan dan karakter kepada siswa dengan tujuan bertambahnya suatu pengetahuan dan perbaikan karakter. Pendidikan menjadi salah satu bidang yang terdampak pandemi Covid- 19, dengan berbagai upaya pemerintah telah memaksimalkan pencegahan penyebaran virus Covid- 19 yaitu pada bidang pendidikan dengan sistem belajar dalam jaringan (daring). Pembelajaran daring yang dianggap masyarakat awamkurang maksimal dijadikan sebuah program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMUS di Desa Larangan untuk mendampingi siswa sekolah dasar dalam belajar dirumah. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka dengan tetap memenuhi protokol kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan sebagai sarana mahasiswa untuk menyalurkan ilmu serta kepedulian terhadap anak- anak yang sedang menjalani masa sekolah. Tujuan kegiatan ini untuk membantu siswa agar lebih memahami materi pelajaran yang di berikan oleh guru di sekolah, membantu pendampingan siswa dalam mengerjakan tugas sekolah serta melatih keterampilan siswa di tengah pandemi covid-19. Dan kegiatan ini juga membantu orang tua yang tidak bisa mendampingi anaknya belajar di masa pandemi. Hasil kegiatan menunjukan bahwa orang tua merasa terbantu adanya pendampingan belajar serta anak- anak lebih antusias dan lebih termotivasi dalam belajar. Perbaikan yang perlu dilakukan yaitu dengan penyusunan jadwal pendampingan belajar dan pemenuhan fasilitas belajar.
Pendampingan Belajar Secara Luring bagi Siswa Sekolah Dasar di Dukuh Bantarsari Desa Bangsri
First Elly Masyitoh;
Farhan Saefudin Wahid
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 2 No. 02 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (421.907 KB)
|
DOI: 10.46772/jamu.v2i02.770
Pandemi covid-19 masih menjadi kekhawatiran bagi masyarakat. Sejak merebaknya wabah covid-19 banyak aspek yang terdampak, diantaranya adalah aspek ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Dalam aspek pendidikan, Indonesia mengeluarkan kebijakan baru yaitu melaksanakan pembelajaran daring. Namun, pada kenyatannya di lapangan mengalami kendala dalam pembelajaran daring, seperti akses jaringan internet yang lemah, kurangnya pemahaman siswa terkait materi, dan pendampingan orang tua yang kurang maksimal. Tujuan pengabdian pendampingan belajar secara luring sebagai upaya dalam membantu kesulitan belajar yang dialami siswa Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam proses pendampingan belajar adalah secara luring atau tatap muka. Dengan melalui dua tahapan, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Proses pengabdian kepada masyarakat di mulai dengan berdoa, ice breaking, penjelasan materi, tanya jawab dan reward. Hasil yang diperoleh dari pendampingan belajar secara luring ini berjalan dengan lancar. Siswa merasa terbantu dalam memahami materi, tugas dapat terselesaikan dengan baik dan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat serta meningkatnya hasil belajar siswa di sekolah.
Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Budidaya Bunga Telang pada Warga Desa Kedawung di Masa Pandemi Covid-19
Muhammad Choiril Anam;
Bayu Rizky Pratama
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 2 No. 02 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (320.364 KB)
|
DOI: 10.46772/jamu.v2i02.771
Pandemi Covid-19 mengharuskan masyarakat untuk tetap berada di rumah saja dan membatasi aktivitas kegiatan di luar rumah mereka. Akibat dari itu menyebabkan masyarakat menjadi bosan dan jenuh. Melihat permasalahan tersebut kami mahasiswa KKN UMUS melalui program kerja KKN ini mempunyai solusi untuk mengatasi salah satu permasalahan tersebut, yaitu dengan pemanfaatan lahan pekarangan. Salah satu pemanfaatan lahan pekarangan tersebut adalah untuk budidaya bunga telang pada warga Desa Kedawung di masa pandemi Covid-19. Bunga telang merupakan bunga yang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Melalui program kerja pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai tujuan untuk menarik minat generasi muda dalam bidang pertanian serta mendorong dan memberi motivasi kepada masyarakat agar dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan mereka. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat memahami dan mengerti tentang pemanfaatan lahan pekarangan mereka untuk budidaya bunga telang yang akan dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka guna pemenuhan kejenuhan akibat pandemi Covid-19.
Pengelolaan Limbah Ternak Sapi menjadi Pupuk Kompos di Desa Banjaratma Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes
Novi Tiara Yanti;
Suci Nur Utami
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 2 No. 02 (2022): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (510.405 KB)
|
DOI: 10.46772/jamu.v2i02.772
Kelompok Tani Bahagia IV merupakan usaha peternakan sapi yang terletak di Desa Banjaratma Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, jenis sapi yang diternak yaitu Sapi Simmental atau yang sering disebut dengan sapi metal. Sapi metal adalah jenis sapi yang jinak dan mudah untuk dikelola, sapi ini lebih populer sebagai sapi penghasil daging / sapi potong dan juga sapi perah / sapi susu. Namun di Kelompok Tani Bahagia IV ini hanya memanfaatkan kotorannya untuk bahan utama pembuatan pupuk kompos. Dalam proses pembuatan pupuk kompos membutuhkan waktu 1 bulan, adapun bahan – bahan yang digunakan adalah kotoran sapi, tebu, ragi, sekam padi. Zaman sekarang petani lebih mengandalkan pupuk kimia sebagai media utama dalam pembudidayaan. Namun, penggunaan pupuk kimia yang berkepanjangan dapat menyebabkan kerusakan pada tanah serta dapat menghilangkan unsur zat hara pada tanah, selain itu biaya pembelian pupuk kimia juga relatif mahal dibandingkan dengan pupuk kompos. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan serta memberikan contoh proses pembuatan pupuk kompos dengan bahan dasar kotoran sapi. Kegiatan penyuluhan dan praktek pembuatan pupuk kompos sudah dilaksanakan di kelompok tani tersebut. Hasil pupuk kompos yang diperoleh diharapkan dapat diaplikasikan pada lahan pertanian untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia agar dapat memperbaiki sifat fisik dan biologi tanah.