cover
Contact Name
Frangky Silitonga
Contact Email
frangkyka@gmail.com
Phone
+6281386209127
Journal Mail Official
dwijoko_akmil@manajemenhan.akmil.ac.id
Editorial Address
Kampus Akademi Militer/ AKMIL Jalan Gatot Subroto Jurangombo Selatan Magelang Selatan, Seneng Satu, Banyurojo, Kec. Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56172
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Nagara Bhakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by PPM SDIRJIANBANG AKMIL
ISSN : 29619335     EISSN : 29619343     DOI : -
Jurnal Nagara Bhakti merupakan bagian pendukung Program kerja yang diampu bagian PPM Sdirjianbang Akmil. Secara umum program – program yang mengimplementasikan Tri Darma Perguruan Tinggi dan salah satunya adalah kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Institusi). Jurnal Nagara Bhakti menjadi wadah yang tepat dalam publikasi setiap kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh civitas akademika Akmil secara utuh. Jurnal Nagara Bakti ini diterbitkan setiap dua kali dalam setahun pada bulan Agustus dan Februari. Jurnal ini dikelola secara profesional dan terukur oleh PPMSDIRJIANBANG AKMIL
Articles 51 Documents
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT AKMIL BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENDUKUNG KESEJAHTERAAN RAKYAT Setiawan, Deny; Nurtjahyono, Nurtjahyono
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 4 No. 1 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v4i1.377

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat adalah suatu usaha untuk mengubah kondisi masyarakat tertentu dalam memecahkan berbagai permasalahan terkait untuk peningkatan taraf hidup, kemadirian dan kesejahteraan. Pemberdayaan ekonomi masyarakat dilakukan untuk mendorong, memotivasi, dan menggali potensi yang ada di masyarakat. Dengan demikian kondisi masyarakat akan berubah dari yang tidak berdaya menjadi berdaya. Pemberdayaan ini dilakukan supaya masyarakat kurang mampu dapat melepaskan diri dari kemiskinan. Jogomulyo merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang yang terdiri dari 12 dusun. Dari dusun-dusun tersebut sebagian besar penduduknya bercocok tanam, sehingga apabila lahan pertanian dan perkebunan itu dikerjakan dengan baik, dan sumber daya manusia ditingkatkan dalam pertanian dan perkebunannya, maka desa Jogomulyo akan menjadi desa swasembada beras dan penghasil produk pertanian dan perkebunan yang besar di wilayah Kecamatan Tempuran bahkan di wilayah Kabupaten Magelang. Namun potensi dari desa tersebut belum diberdayakan secara maksimal. Prosentase kemiskinan masih tinggi, sehingga diperlukan adanya campur tangan dari lembaga eksternal untuk membantu memberikan kontribusi positif guna membantu memberdayakan masyarakatnya agar lebih maju dan produktif untuk menopang kehidupan keluarga. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan ceramah, diskusi, demonstrasi, praktek langsung dan observasi. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah secara langsung dapat terlihat dari besarnya antusias warga dalam mengikuti penyuluhan maupun praktik. Terbentuknya kelompok PKK untuk tiap-tiap dusun yang ada di desa Jogomulyo. Adanya komunikasi dua arah antara warga dengan Tim pengabdian kepada masyarakat, sehingga dapat memotivasi warga dalam mengembangkan keterampilan serta pengolahan hasil pertanian. Adanya pengemasan produk slondok yang menarik, sehingga mampu untuk mengembangkan deversifikasi produk yang dapat diunggulkan. Adanya pemahaman akan pentingnya perubahan mindset untuk memulai kehidupan yang lebih baik dengan memanfaatkan hasil produk pertanian maupun perkebunan local. Harapannya perlu pembinaan lebih lanjut dan berkesinambungan dari pihak terkait maupun dengan aparat desa setempat sehingga sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada di Desa Jogomulyo dapat meningkat. Adanya tindak lanjut dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya Desa Jogomulyo dalam meningkatkan keterampilan maupun dalam pengembangan deversifikasi produk lokal. Perlu melibatkan pihak-pihak muda untuk setiap kegiatan agar ada regenerasi, sehingga warisan budaya leluhur tidak terputus. Terbentuknya kelompok PKK diharapkan ada kelanjutan dalam pengelolaan sehingga mampu mengangkat taraf ekonomi penduduk.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DENGAN PELATIHAN KETERAMPILAN UNTUK MENOPANG EKONOMI KELUARGA DI DESA JOGOMULYO KEC. TEMPURAN, KAB. MAGELANG Mardjitulastri, Mardjitulastri
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 4 No. 1 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v4i1.378

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat adalah suatu usaha untuk mengubah kondisi masyarakat tertentu dalam memecahkan berbagai permasalahan terkait untuk peningkatan taraf hidup, kemadirian dan kesejahteraan. Pemberdayaan ekonomi masyarakat dilakukan untuk mendorong, memotivasi, dan menggali potensi yang ada di masyarakat. Dengan demikian kondisi masyarakat akan berubah dari yang tidak berdaya menjadi berdaya. Pemberdayaan ini dilakukan supaya masyarakat kurang mampu dapat melepaskan diri dari kemiskinan. Jogomulyo merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang yang terdiri dari 12 dusun. Dari dusun-dusun tersebut sebagian besar penduduknya bercocok tanam, sehingga apabila lahan pertanian dan perkebunan itu dikerjakan dengan baik, dan sumber daya manusia ditingkatkan dalam pertanian dan perkebunannya, maka desa Jogomulyo akan menjadi desa swasembada beras dan penghasil produk pertanian dan perkebunan yang besar di wilayah Kecamatan Tempuran bahkan di wilayah Kabupaten Magelang. Namun potensi dari desa tersebut belum diberdayakan secara maksimal. Prosentase kemiskinan masih tinggi, sehingga diperlukan adanya campur tangan dari lembaga eksternal untuk membantu memberikan kontribusi positif guna membantu memberdayakan masyarakatnya agar lebih maju dan produktif untuk menopang kehidupan keluarga. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan ceramah, diskusi, demonstrasi, praktek langsung dan observasi. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah secara langsung dapat terlihat dari besarnya antusias warga dalam mengikuti penyuluhan maupun praktik. Terbentuknya kelompok PKK untuk tiap-tiap dusun yang ada di desa Jogomulyo. Adanya komunikasi dua arah antara warga dengan Tim pengabdian kepada masyarakat, sehingga dapat memotivasi warga dalam mengembangkan keterampilan serta pengolahan hasil pertanian. Adanya pengemasan produk slondok yang menarik, sehingga mampu untuk mengembangkan deversifikasi produk yang dapat diunggulkan. Adanya pemahaman akan pentingnya perubahan mindset untuk memulai kehidupan yang lebih baik dengan memanfaatkan hasil produk pertanian maupun perkebunan local. Harapannya perlu pembinaan lebih lanjut dan berkesinambungan dari pihak terkait maupun dengan aparat desa setempat sehingga sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada di Desa Jogomulyo dapat meningkat. Adanya tindak lanjut dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya Desa Jogomulyo dalam meningkatkan keterampilan maupun dalam pengembangan deversifikasi produk lokal. Perlu melibatkan pihak-pihak muda untuk setiap kegiatan agar ada regenerasi, sehingga warisan budaya leluhur tidak terputus. Terbentuknya kelompok PKK diharapkan ada kelanjutan dalam pengelolaan sehingga mampu mengangkat taraf ekonomi penduduk.
MONITORING PENJAMIN MUTU LATIHAN INTEGRASI TARUNA WREDA NUSANTARA XLV/2025 DI KOTA DAN KABUPATEN SERANG PROVINSI BANTEN TP. 2024/2025 Adi, Suluh Usada; Nurtjahyono
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 4 No. 1 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v4i1.379

Abstract

Tujuan monitoring Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara XLV/2025 di Kota dan Kabupaten Serang Provinsi Banten, untuk mengetahui sejauhmana Taruna telah menjalankan kegiatan sesuai dengan yang telah direncanakan, dan untuk mengetahui kegiatan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu. Dalam hal ini, Taruna dimonitor dan sekaligus dievaluasi sampai sejauhmana capaian kegiatan yang sudah dilakukan. Latsitarda Nusantara menjadi sarana untuk menumbuhkan jiwa kejuangan, cinta tanah air serta semangat integrasi para Taruna dan mahasiswa untuk membangun sinergi dan soliditas TNI, Polri, IPDN, PSSN dan Cadet Unhan serta masyarakat. Pelaksanaan kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara XLV/2025 di Kota dan Kabupaten Serang Provinsi Banten dapat disimpulkan secara umum pelaksanaan kegiatan Latihan Integrasi Taruna Tingkat III dan IV Nusantara XLV/2025 dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dan kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Tingkat III dan IV Nusantara XLV/2025 dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.
Program Rehabilitasi Masjid Nurul Huda Dalam Rangka Memperkuat Kemanunggalan TNI–Rakyat Prapsetyo, Agung; Kristatnto, Luluk; Lestari, Kiki; Silitonga, Frangky; Nurtjahyono, Nurtjahyono
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v4i2.442

Abstract

Community service is a manifestation of the Tri Dharma of Higher Education, aiming to integrate science with the real needs of society. For military educational institutions, this activity has a strategic dimension as an instrument of Military Operations Other Than War (OMSP) to realize the unity of the Indonesian National Armed Forces (TNI) with the people. This article analyzes the physical rehabilitation of the Nurul Huda Mosque in Bendo Village, Boyolali, by the Military Academy's Civil Defense Engineering Study Program. Using the Participatory Action Research (PAR) method, this community service involved collaboration between 29 personnel (lecturers, cadets, and staff) and local residents. The activity stages included planning, preparation, physical implementation (painting and ceiling installation), and sustainability evaluation. The results showed a significant improvement in the quality of worship infrastructure and the creation of social cohesion through community service. Technically, the rehabilitation successfully optimized the use of local materials and self-employed labor for budget efficiency. Sociologically, this program strengthened public trust in the TNI and shaped the character of humanistic soldiers. The study's conclusions emphasize that adequate worship infrastructure is a central hub for spiritual development and regional resilience at the village level.
Penyuluhan Dan Servis Sepeda Motor Gratis Di Desa Kenalan Kec. Borobudur, Kabupaten Magelang Lufti, Aryananta; Harijanto, Budi; Sukahar; Muhammad Zainuddin
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v4i2.446

Abstract

This community service activity conducted by the Defense Mechanical Engineering Study Program of the Military Academy aimed to improve public awareness of motorcycle maintenance and to provide free motorcycle service to the community. The activity was implemented through two main components, namely motorcycle maintenance counseling and periodic motorcycle servicing. The implementation ran smoothly and systematically in accordance with the planned schedule, supported by the readiness of the implementation team and adequate technical equipment. The results indicated that the target was successfully achieved, with a total of 70 motorcycles receiving free service. Furthermore, the level of community enthusiasm was very high, as reflected in the strong participation of residents, active involvement during the counseling sessions, and utilization of vehicle maintenance consultations. This activity provided direct benefits to the community by ensuring safer and more reliable motorcycle conditions, while also strengthening the role of higher education institutions in fulfilling the Tri Dharma of Higher Education, particularly in community service.
Optimalisasi Infrastruktur Jalan, Drainase Dan Sarana Pendidikan Keagamaan Pedesaan Di Desa Kembang Limus Dan Desa Tegal Arum, Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang Luke, Mrluke; Yuwono
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v4i2.447

Abstract

Keterbatasan kualitas infrastruktur dasar dan sarana pendidikan keagamaan masih menjadi permasalahan utama di wilayah pedesaan yang berdampak pada aksesibilitas, keselamatan, serta ketahanan sosial masyarakat. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi infrastruktur jalan, drainase, serta sarana pendidikan keagamaan melalui pendekatan Teknik Sipil Pertahanan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kembang Limus dan Desa Tegal Arum, Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang, dengan metode partisipatif yang meliputi survei kondisi eksisting, perencanaan teknis sederhana, pelaksanaan perbaikan badan jalan dan drainase/gorong-gorong, rehabilitasi bangunan pengajian, serta pemberian buku belajar Al-Qur’an kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kualitas fisik infrastruktur berupa jalan yang lebih stabil dan aman dilalui, sistem drainase yang berfungsi optimal dalam mengurangi genangan, serta bangunan pengajian Al-Qur’an anak yang lebih layak dan nyaman digunakan. Selain itu, distribusi buku belajar Al-Qur’an memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas pembelajaran keagamaan anak-anak. Program ini juga meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan infrastruktur lingkungan. Secara keseluruhan, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berbasis Teknik Sipil Pertahanan ini berkontribusi pada peningkatan aksesibilitas, keselamatan, dan ketahanan sosial masyarakat pedesaan, serta mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan.
Pembuatan Runing Text Sebagai Indikator Waktu dan Identitas Desa di Balai Desa Kenalan Kecamatan Borobudur Magelang Ahsan, Ahmad Nur; Kristanto, Danang; Hafidz
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v4i2.453

Abstract

Penyampaian informasi identitas wilayah dan ketepatan waktu merupakan elemen penting dalam pelayanan publik di tingkat pemerintahan terkecil. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem running text berbasis LED di Balai Desa Kenalan Kecamatan Borobudur kabupaten Magelang, yang berfungsi sebagai media informasi nama desa serta penunjuk waktu (real time clock) yang akurat. Urgensi pembuatan alat ini terletak pada kebutuhan akan ikon identitas desa yang modern sekaligus fungsional bagi masyarakat yang melintas maupun yang sedang mengurus administrasi, guna menciptakan kesan pelayanan yang profesional dan terorganisir. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem ini terdiri dari tahap identifikasi kebutuhan, perancangan perangkat keras, dan pengujian lapangan. Perangkat ini dirancang menggunakan modul LED P10, mikrokontroler sebagai unit pemroses, dan modul RTC (Real Time Clock) untuk menjaga akurasi waktu meskipun perangkat mati. Pengaturan tampilan nama desa dan format waktu dilakukan melalui integrasi aplikasi nirkabel yang memudahkan perangkat desa dalam melakukan pembaruan data secara fleksibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasangan running text ini berhasil meningkatkan visibilitas Balai Desa Kenalan sebagai pusat informasi. Tampilan waktu yang presisi dan nama desa yang terbaca jelas, baik pada siang maupun malam hari, memberikan kemudahan akses informasi bagi warga. Selain itu, perangkat ini efektif meningkatkan estetika lingkungan kantor desa. Secara keseluruhan, penerapan teknologi ini berhasil memperkuat identitas desa dan memberikan manfaat praktis dalam penyajian informasi waktu yang sinkron bagi seluruh masyarakat.
Pendampingan Juru Bahasa Inggris Dalam Mendukung Percepatan dan Akurasi Proses Pemeriksaan di Gakkum Ditpolairud Polda Kepri Silitonga, Frangky; Simarmata, Marthin Edi Candra; Umami, Haerul; Nurtjahyono, Nurtjahyono; Siswanto, Dwi Joko; Agustus, Fierman Sjafirial
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v4i2.460

Abstract

The Riau Islands area as an international border area has a high intensity of marine activities, so it is prone to various forms of law violations. The Riau Islands Marine Police (Ditpolairud Polda Kepri) as a law enforcement institution in the waters often handles cases involving foreign citizens. One of the main obstacles in the examination process is the language difference. Therefore, the assistance of an English interpreter is an important factor in speeding up and smoothing the examination process. This service activity aims to increase the capacity of interpreters and Gakkum Ditpolairud Polda Kepri personnel in supporting the effectiveness of case investigations. The methods used include training, direct assistance, case simulation, and evaluation. The results of the activity showed that the assistance of interpreters was able to increase the efficiency of examination time, improve the quality of examination minutes, and strengthen the juridical aspect of the case. This activity makes a real contribution to the professionalism and accountability of law enforcement in the Riau Islands Marine Police
Model Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Berbasis Komunitas di Kecamatan Taktakan Kota Serang Sukahar, Sukahar; Lufti, Aryananta; Harijanto, Budi; Sugihandoko
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v4i2.462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis komunitas di Kecamatan Taktakan, Kota Serang, serta mengidentifikasi permasalahan dan upaya yang dilakukan dalam mendukung sistem pengelolaan yang efektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume sampah di Kecamatan Taktakan mencapai 5.600 kg per hari dengan dominasi sampah organik dari rumah tangga. Pemerintah bersama masyarakat telah mengembangkan 4 bank sampah induk dan 81 bank sampah unit, serta menerapkan metode pengolahan seperti incinerator dan controlled landfill di TPSA Cilowong. Partisipasi masyarakat meningkat seiring adanya manfaat ekonomi dari pengelolaan sampah. Namun, kendala masih ditemukan berupa keterbatasan infrastruktur, kapasitas angkut, dan keberadaan titik sampah liar. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan serta kesejahteraan masyarakat.
Mewujudkan Good Governance Melalui Tata Kelola Administrasi di Desa Sidoagung Kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang Supriyono, Tjatur; Yohana, Betricia; Putri, Windy Kartika; Muslim, Khairul
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v4i2.465

Abstract

This Community Service Program (PKM) aimed to strengthen the implementation of good governance principles through the optimization of administrative governance in Sidoagung Village, Tempuran District, Magelang Regency. Village administrative governance serves as a fundamental instrument in establishing transparent, accountable, effective, efficient, and participatory village government, as mandated by Law Number 6 of 2014 on Villages and Minister of Home Affairs Regulation Number 47 of 2016 concerning Village Government Administration. The preliminary assessment identified several issues, including unsystematic archival management, manual and poorly documented correspondence recording, limited understanding of administrative standards among village officials, and the absence of standardized administrative service procedures (SOP). The program applied a participatory and collaborative approach consisting of preliminary observation, needs assessment, socialization of good governance principles, technical training on village administration, drafting of service SOPs, implementation mentoring, and comparative evaluation before and after the intervention. The activity involved 13 lecturers and 11 supporting personnel, with 348 participants comprising village officials, village institutional representatives, and community members involved in administrative services. The results demonstrated significant improvement in village officials’ conceptual understanding of transparency, accountability, effectiveness, efficiency, and public participation principles. Technically, improvements were observed in archival classification and organization, systematic recording of incoming and outgoing correspondence, better documentation of population administration, and the formulation of draft administrative service SOPs as a foundation for service standardization. Post-activity evaluation indicated enhanced public service quality characterized by more structured procedures, increased responsiveness, and greater transparency. Beyond technical improvements, the program also fostered positive changes in the work culture of village officials toward a more professional and service-oriented governance model. Therefore, this community service initiative provides a tangible and sustainable contribution to strengthening village administrative governance as a foundation for implementing good governance at the local government level. Keywords: good governance, village administrative governance, public service, capacity building, community service program.