cover
Contact Name
Frangky Silitonga
Contact Email
frangkyka@gmail.com
Phone
+6281386209127
Journal Mail Official
dwijoko_akmil@manajemenhan.akmil.ac.id
Editorial Address
Kampus Akademi Militer/ AKMIL Jalan Gatot Subroto Jurangombo Selatan Magelang Selatan, Seneng Satu, Banyurojo, Kec. Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56172
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Nagara Bhakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by PPM SDIRJIANBANG AKMIL
ISSN : 29619335     EISSN : 29619343     DOI : -
Jurnal Nagara Bhakti merupakan bagian pendukung Program kerja yang diampu bagian PPM Sdirjianbang Akmil. Secara umum program – program yang mengimplementasikan Tri Darma Perguruan Tinggi dan salah satunya adalah kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Institusi). Jurnal Nagara Bhakti menjadi wadah yang tepat dalam publikasi setiap kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh civitas akademika Akmil secara utuh. Jurnal Nagara Bakti ini diterbitkan setiap dua kali dalam setahun pada bulan Agustus dan Februari. Jurnal ini dikelola secara profesional dan terukur oleh PPMSDIRJIANBANG AKMIL
Articles 43 Documents
TENTARA NASIONAL INDONESIA MANUNGGAL MASUK DESA (TMMD) BERSINERGI DENGAN PRODI MANAJEMEN PERTAHANAN AKMIL PADA KEGIATAN PKM DI DS.KARANGSARI KEC.CLUWAK, PATI JATENG Muchlis; Gatot Subagya
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 2 No. 1 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v2i1.110

Abstract

Wujud implementasi nilai-nilai yang terkandung dalam Pembinaan Teritorial TNI adalah TMMD yang sangat bermanfaat bagi masyarakat tentang pentingnya kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Dewasa ini, masalah-masalah ekonomi, sosial dan budaya yang ada di masyarakat sangat dipengaruhi oleh demokrasi dan arus globalisasi, yang berdampak menurunnya sikap kesadaran berbangsa dan bernegara masyarakat kita, terutama kesadaran bela negara, penegakan hukum dan HAM, disiplin nasional serta wawasan kebangsaan. Hubungan kerjasama yang kompak antara TNI dengan masyarakat juga dilakukan oleh personil Koramil 08 Cluwak, belum lama ini. Aparat negara berseragam hijau loreng ini bahu membahu bersama warga Desa Karangsari Kecamatan Cluwak, membangun jalan aspal sepanjang 600 meter dan jalan macadam atau dengan lapisan batu sepanjang 1900 meter. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat desa karang sari adalah adanya jalan yang rusak dan perlu diperbaiki karena jalan desa merupakan tulang punggung perekonomian desa dalam meningkatkan perekonomian desa. Kendala yang dihadapi masyarakat desa karangsari adalah jalan desa yang selama ini rusak belum diprbaiki, salah satu faktor yang menyebabkan belum bisa mendukung pembangunan jalan karena belum disetujuinya dukungan anggaran untuk perbaikan jalan desa yang sudah lama rusak, sehingga mengganggu aktifitas warga dalam mencari mata pencaharian.Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan perekonomian desa karangsari dengan cara : Mengajukan permohonan anggaran kepada pemerintah untuk perbaikan jalan desa untuk meningkatkan perekonomian desa, Dengan pengajuan anggaran yang disetujui oleh pemerintah akan dimaksimalkan dengan baik untuk program pembangunan jalan desa, Koordinasi dengan pihak terkait agar pelaksanaan pembangunan jalan dapat berjalan sesuai rencana.
SOSIALISASI ANTENA DAN TV DIGITAL DI DESA KARANG ASEM KECAMATAN PALIYAN KABUPATEN GUNUNG KIDUL Muchammad Hifni; Asep Kusman; Akbar Sentosa Adi; Adrian Bagus
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 2 No. 1 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v2i1.111

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan kegiatan yang sangat berguna dalam penyebarluasan keilmuan di suatu program studi universitas. Permasalahan yang dialami oleh warga masyarakat di Desa Karang Asem Kecamatan Paliyan Kabupaten Gunung Kidul menjadikan Prodi Teknik Elektronika Pertahanan menetapkan lokasi pengabdian kepada masyarakatnya. Alasan lain juga karena Taruna Akmil sedang melaksanakan Latihan Widya Yuda di wilayah desa tersebut. Masyarakat Desa Karang asem mengalami kendala dalam instalasi antena dan TV digital, oleh karena itu dipilih judul PkM terkait hal tersebut. Metode pelaksanaan dilakukan tahap per tahap mulai tahap perencanaan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap pengakhiran. Selanjutnya dosen dan mahasiswa prodi teknik elektronika pertahanan Akademi Militer melakukan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat di Desa Karang Asem dengan melaksanakan sosialisasi antena dan TV digital. Kegiatan dilaksanakan dalam keadaan aman dan lancar.
EDUKASI WAWASAN KEBANGSAAN BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH UMUM (SMU) DI DESA GANDON KABUPATEN TEMANGGUNG Supriyono, Tjatur; Siregar, Paulina; Kuntarti, Rita
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 2 No. 1 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v2i1.112

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan bela negara kepada siswa SMU Kelurahan Gandon, Kabupaten Temanggung    dengan harapan  dapat meningkatkan   rasa   Wawasan Kebangsaan   di  kalangan  siswa.   Penyuluhan dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan simulasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang arti   pentingnya Wawasan Kebangsaan, dan juga mampu mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
PENINGKATAN SISTEM PERTAHANAN WILAYAH MELALUI SKEMA KEMASYARAKATAN Budi Mawardi Syam; Ahmad Yani; Prapsetyo, Agung; Irawan Agung Wibowo; Aditiawan Wisnu Susilo Putro; Muhammad Al Faroqi; Muhammad Zain Triputra
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 2 No. 1 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v2i1.113

Abstract

Selaras dengan Visi dan Misi Prodi Teknik Sipil Pertahanan Akademi Militer untuk mewujudkan Perwira yang memiliki kompetensi, mampu mengembangkan diri, dicintai dan mencintai rakyat serta sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, Bab I pasal 3 ayat (2) d Standar Nasional Pendidikan Tinggi wajib dijadikan dasar penyelenggaraan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bersifat aplikasi lapangan dan dituangkan dalam penulisan menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Tujuan kegiatan pada skema kemasyarakatan kali ini meliputi membentuk/mengembangkan sekelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sosial, membantu menciptakan ketentraman, dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat dan meningkatkan keterampilan konstruksi (hardskill). Sasaran kegiatan fisik dan nonfisik konstruksi yang meliputi perbaikan jalan dan saluran warga, pengecatan dinding, perbaikan lantai teras dan perbaikan instalasi air bersih pos keamanan warga serta penanaman pohon dan pembagian sembako telah dilaksanakan secara tepat guna dan memberikan manfaat bagi sektor infrastruktur pedesaan serta pengetahuan dalam peningkatan sumber daya setempat melalui skema kegiatan kemasyarakatan guna mendukung sistem pertahanan kewilayahan.
PENGUATAN EDUKASI DAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI DESA UMBULSARI KABUPATEN MAGELANG Fajar; Muhammad Yuslam Izulkhaq; Dody Dharmawan; Aji Herda Permana; Muhammad Ilham Setyo Utomo; Irvan Bari Alghani; Yudha Arya Dwi Kusuma; Firshafa Ade Maylena; Assyifa Fitriani Putri; Hilda Febria Damai
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 2 No. 2 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v2i2.161

Abstract

Persoalan mengenai stunting tidak hanya terjadi di Indonesia dan merupakan persoalan global yang mengancam kualitas sumber daya manusia, sehingga upaya percepatan untuk dapat menurunkan prevalensi stunting penting untuk dilakukan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Umbulsari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang pada 8 Januari – 9 Februari 2024. Persoalan kesehatan yang ditemukan di Desa Umbulsari salah satunya adalah stunting. Kasus stunting yang terjadi di Desa Umbulsari memiliki prevalensi sebesar 12 %. Persoalan di Desa Umbulsari merupakan kasus terendah dari seluruh desa di Kecamatan Windusari. Salah satu kegiatan yang dilakukan untuk menangani persoalan stunting di Desa Umbulsari adalah program Penguatan Edukasi Pencegahan dan Penanganan Stunting. Terdapat dua kegiatan yaitu Sosialisasi Nutrisi Anak Usia Dini Dalam Pencegahan Stunting dan Pemberian Bibit Tanaman Obat Keluarga yang telah berlangsung dengan lancar dan disambut antusias oleh kader posyandu dan masyarakat Desa Umbulsari. Dalam tahapan pra kegiatan antara lain: perizinan lokasi kegiatan, penyiapan materi, pembuatan media informasi kegiatan, dan persiapan kebutuhan perlengkapan yang diperlukan. Pada tahap pelaksanaan antara lain: sambutan, dan penyampaian materi edukasi. Untuk memaksimalkan implementasi pencegahan dan penanganan stunting dilakukan Pemberian Bibit Tanaman Obat Keluarga sehingga kegiatan ini memiliki manfaat yang berkelanjutan.
PEMANFAATAN HASIL KEBUN TANAMAN JAGUNG GUNA MEMBANGUN JIWA INTERPRENEUR IBU-IBU PKK BERBASIS POTENSI DI DESA MANGGIS KEC. MOJOSONGO KAB. BOYOLALI Sulistri Anuria; Yosep Natan Nitit; Muryanto; Akhyari; Herdin Yudha Puspita; Sertar Mohammad Thohry Thohir; Sertar Dandi Prama Putra
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 2 No. 2 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v2i2.162

Abstract

In Indonesia, corn is one of the important agricultural commodities that is strategic in the future as a carbohydrate substitute for rice in food diversification efforts, so it is not surprising that corn is also a commodity chosen by the government to support the national food security program in 2023. Corn is one of the most important cereal crops in Indonesia. Apart from being a staple food crop to replace rice, corn also has the benefits of almost the entire tree, starting from the leaves for animal feed and compost. The corn fruit consists of the cob, kernels and cob, all three of which have economic benefits. Corn cob has long been used as raw material for feed, compost and the cigarette industry. As a food ingredient, corn kernels have nutritional content, namely Calories, Protein, Fat, Carbohydrates, Calcium, Phosphorus, Iron, Vitamin A, Vitamin B1. Other benefits of corn can reduce hypertension so that it can prevent heart disease. The heart can control diabetes, improve digestion, prevent constipation and hemorrhoids because corn is rich in fiber, and can even reduce the risk of colon cancer. Phosphorus is good for bone health, this nutrient not only prevents bones from cracking due to age, but also improves kidney function.( Director General of Food Crops Kemen RI, Feb 15, 2020) . This is all just up to the various benefits of corn and there are many more that we can learn and benefit from the fruit of the seed.
PENGELOLAAN ADMINISTARSI DALAM BIDANG PENGARSIPAN PERKANTORAN BAGI JAJARAN APARAT DESA MANGGIS KECAMATAN MOJOSONGO KABUPATEN BOYOLALI Siswanto, Dwi Joko; M. Sigit Saksono; Jarwono; Titiek Herawati; Sertar Reynara Gery Nicora; Sertar Ananda Naufal Fadilah
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 2 No. 2 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v2i2.163

Abstract

The success of archive management is determined by several factors, including; storage systems, archiving employees, archiving equipment, and of course the work environment. The archive management carried out in Kwarakan Village, Kaloran Subdistrict, Temanggung Regency is very influential on the success or failure in the retrieval of archives. The success in archive management is determined by several factors, including; storage system, archiving staff, archiving equipment, and of course the work environment. The archive management carried out in Kwarakan Village Kaloran Sub district Temanggung Regency is very influential on the success or failure in the retrieval of archives. The goal in organizing PKM, to be able to present information more completely, quickly and correctly, there must be a good work system and procedures in the field of archive management. In the implementation of community service through the method of office archive management training for the Kwarakaan Village Kaloran Sub District Temanggung Regency which organized by the Akmil Defense Management Study Program Lecturer Team, in order to answer one of the problems that appeared, namely that there are still employees who have never received education and training on program so that they do not understand the program that are carried out. Problem solving or providing solutions to the community, the targets achieved The realization of office administration training for Kwarakan Village officials in Kaloran Sub-District, Temanggung Regency in improving office administration management capabilities and skills, training participants totaling 12 people. Then created more harmonious communication and relationships between Akmil personnel and the community of Ds. Kwarakan Kec. Kaloran Kab. Temanggung. Creating TNI-People unity, especially the people of Kwarakan Village, Kaloran District, Temanggung Regency.
MEWUJUDKAN KETAHANAN SOSIAL BAGI GENERASI MUDA BANGSA TERHADAP PENGARUH LITERASI MEDIA DIGITAL DI SMA 1 DAN SMA 3 KABUPATEN BOYOLALI Indarto Kusnohadi; Mardji Tulastri; Suluh Usaha Adi; Sertar Riyan Arief Hidayatullah; Sertar Arya Prima Wiratama
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 2 No. 2 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v2i2.164

Abstract

The rapid development of IT advancement cannot be denied that the use of social media has become a daily necessity for most Indonesian people, including the younger generation. Likewise, students who are the young generation of the nation's successors at the level of SMA 1 and 3, which are located in Boyolali Regency, cannot be separated from the purpose of using social media. The emergence of social media platforms or applications in cyberspace such as instagram, facebook, twiter, whatsapp, blogs, youtube, line and so on, in its development has led to the mixing of information. For this lesson we use lecture and question and answer methods about software that dramatizes a documentation of events or facts so that it causes hoaxes, bullying, provocation of fakenes and hate speech among the community and ends up tearing apart the social resilience that has long been maintained. So that it requires all community leaders, religious leaders, youth leaders and managers of schools, colleges and Boarding shools to create programs as well as include them in the curriculum related to digital media literacy. The activity program resulting in a community service carried out by the Military Academy Defense Management Study Program Lecturer Team has a target; increasing the use of digital media literacy to realize social resilience for the younger generation at SMA 1 and SMA 3 Boyolali. The next goal is to increase skills to realize social resilience for young people in high school.
FINANCIAL KNOWLEDGE HASIL PENDAPATAN TERHADAP PERILAKU PERENCANAAN DANA PENSIUN JAJARAN APARATUR DS. MANGGIS KEC. MOJOSONGO KAB. BOYOLALI Sopiin; Aris Basuki; Natalina Kristiani; Yulianto; Sertar Andrew Christian B. Panjaitan; Sertar Farhan Fadhilah Iriandi
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 2 No. 2 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v2i2.165

Abstract

Based on existing facts in the field, it shows that there are still those who are less serious in planning their finances as in the PKM that Sundjaja (2015) has done on financial planning for employees at private educational institutions in Bandung, it shows that there are still 27% of 52 people or around 14 people who have not made a monthly financial budget, and still cause difficulties in managing their finances in old age or retirement, the purpose of delivering financial knowledge and preparing finances at the time before retirement so that after retirement they can be more prosperous and calmer. Their understanding of post-retirement income to be conveyed through counseling by the PKM Team from the Kordos Akmil Manhan Study Program in the implementation of PKM to carry out counseling and discussions related to the topic of discussion regarding Financial Knowledge of Income Results on Retirement Fund Planning Behavior of Manggis Village Mojosongo Sub District Boyolali Regency. Financial knowledge planning that a person has can make them wise in managing their finances and also provide benefits to the individual economy. The higher the level of financial knowledge a person has, the lower the level of external locus of control they have. This is because they will be more able to manage their finances well.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA WANUREJO DALAM MENGATASI STUNTING, ATS, DAN POTENSI DESA MELALUI KEGIATAN KKN Fadhia Bimala Nur Insani; Emma Dwi Ratnasari; Haura Amorita; Annisa Sofia Fitriyanti; Cita Pranawengrum; Sabrina Nur Fauziah; Tegar Nur Sila; Fatkurohman; Althaf Rafif Jauharsyah; Riduwan Maulana; Finosa Farhan Teja
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 3 No. 2 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v3i2.216

Abstract

Wanurejo Village, located in Borobudur District, Magelang Regency, faces several critical challenges affecting the welfare of its community, including high rates of out-of-school children (ATS), stunting, and the utilization of tourism potential as well as leftover rice. This community service program aims to address these issues through several strategic interventions with a qualitative approach. The methods used include observation, in-depth interviews, and document studies. The results of the program show that technical issues in the ATS data verification system and internet connectivity have hampered the data collection process, but solutions such as training and infrastructure improvements have helped to improve the situation. Stunting mitigation was successful through the provision of supplementary food, socialization of the mother and child health (KIA) book, and regular posyandu (integrated health service) activities, which increased community awareness and understanding. Initiatives for tourism branding and training on utilizing leftover rice for crackers have also enhanced the village's economic potential and community awareness. These findings demonstrate a significant improvement in community welfare and provide a model of village empowerment that can be adapted by other villages facing similar challenges.