cover
Contact Name
Laurensia Masri Perangin angin
Contact Email
raynathan@unimed.ac.id
Phone
+6281263694123
Journal Mail Official
jurnalgurukita@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara - Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JGK (Jurnal Guru Kita)
ISSN : 2548883x     EISSN : 25491288     DOI : https://doi.org/10.24114/jgk
Jurnal Guru Kita contains writings from the results of research, education, lerning, science, culture, technology, language, art, social, phenomena, and community service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1: Desember 2019" : 9 Documents clear
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA ANTARA MODEL PICTUREN AND PICTURE DENGAN MODEL EXAMPLE NON EXAMPLE DI KELAS V SD NEGERI 066047 MEDAN T.A 2018/2019 Irsan Rangkuti; Asri Dwi Utami Br Tarigan; Arifin Siregar
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 1: Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.426 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i1.24828

Abstract

Abstract: This study aims to determine the differences in student learning outcomes between the Picture and Picture model and the Example Non Example model in class V. This type of research is a quasi experiment. The research was conducted at SD Negeri 066047 Medan. The research method used was a quasi-experimental research design with a two group pretest posttest design. Sampling in this study was non-probability sampling with the chosen technique, namely purposive sampling. And the determination of the experimental class 1 and experimental class 2 was carried out randomly (random) with a total population of three classes of 80 students. Based on this population, the sample of this study was 52 students in class V-A and V-B. In this case, 24 students of class V-A became experiment 1 class and class V-B became experiment class 2 with 28 students. The instrument used in this study used a test with multiple choice questions. Learning outcomes using the Picture and Picture model in the subject matter of the theme 8 Our Friends' Environment, sub-theme 1 Humans and the Environment and sub-theme 2 Environmental Change in class V SDNegeri 066047 Medan with an average value of 84 , 62 and Standard Deviation of 12.27. Learning outcomes using the Example Non Example model in the subject matter of the theme 8 Our Friends' Environment, sub-theme 1 Humans and the Environment and sub-theme 2 Environmental Change in class V SDNegeri 066047 Medan with an average value of 76.23 and a standard deviation of 16.45. In testing the pre-test data for the two classes, it was found that the data for the two classes were normally distributed and homogeneous. Judging from the average value of increase in the experimental class 1 is 12.19 while the average value of increase in the experimental class 2 is 8.41. Data analysis used t test at the significance level  = 0.05 with the prerequisite test for normality and homogeneity. The results of the t test of the posttest-pretest difference data obtained tcount = 3.24 while ttable = 2.00. Because tcount> ttable (3.24> 2.00), then H0 rejects and Ha is accepted, which means that student learning outcomes in the subject matter of the 8 Environment of Our Friends, sub-theme 1 Humans and the Environment and sub-theme 2 Environmental Change taught using the Picture and Picture model. better than the student learning outcomes taught by the Example Non Example model. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antaramodel Picture And Picture dengan model Example Non Example di kelas V. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 066047 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalahquasi experiment dengan desain penelitian two group pretest posttest design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan non probability samplingdengan teknik yang dipilih yaitu purposive sampling.Dan adapun penentuan kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2 dilakukan secara acak (random) dengan jumlah populasi tiga kelas sebanyak 80 siswa. Berdasarkan jumlah populasi tersebut, maka sampel penelitian ini adalah siswa kelas V-A dan V-B sebanyak 52 siswa. Dalam hal ini siswa kelas V-A menjadi kelas eksperimen 1 sebanyak 24 siswa dan kelas V-B menjadi kelas eksperimen 2 sebanyak 28 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini digunakan tes dengan soal pilihan berganda.Hasil belajar yang menggunakan model Picture And Picture pada materi tema 8 Lingkungan Sahabat Kita subtema 1 Manusia dan Lingkungan dan subtema 2 Perubahan Lingkungan dikelas V SDNegeri 066047 Medan dengan nilai rata-rata sebesar 84,62dan Standar Deviasi sebesar 12,27. Hasil belajar yang menggunakan model Example Non Example pada materi tema 8 Lingkungan Sahabat Kita subtema 1 Manusia dan Lingkungan dan subtema 2 Perubahan Lingkungan dikelas V SDNegeri 066047 Medan dengan nilai rata-rata sebesar 76,23dan Standar Deviasi sebesar 16,45. Pada pengujian data pre-test kedua kelas diperoleh bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogen. Dilihat dari nilai rata-rata peningkatan pada kelas eksperimen 1 sebesar 12,19 sementara nilai rata-rata peningkatan pada kelas eksperimen 2 sebesar 8,41. Analisis data menggunakan uji t pada taraf signifikansi a = 0,05 dengan uji prasyarat normalitas dan homogentias. Hasil uji t data selisih posttest-pretest diperoleh thitung= 3,24 sedangkan ttabel = 2,00. Karena thitung> ttabel (3,24 > 2,00), maka H0 tolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa hasil belajar siswa pada materi tema 8Lingkungan Sahabat Kita subtema 1 Manusia dan Lingkungan dan subtema 2 Perubahan Lingkungan yang diajar dengan model Picture And Picturelebih baik daripada hasil belajar siswa yang diajar dengan model Example Non Example.
MUZAX MEDIA BERHITUNG DI SEKOLAH DASARMUZAX MEDIA BERHITUNG DI SEKOLAH DASAR Eva Betty; Elvi Mailani; Mastiana Ritonga
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 1: Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.758 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i1.16243

Abstract

Abstract: Muzax Media Numeracy in Primary Schools. The assistance that will be carried out aims to improve the ability of teachers to design and use the "Muzax" Numeracy media in Elementary Schools. The programmed activities will be carried out through several stages, including: (1) assistance in designing and manufacturing "Muzax" media, (2) assistance in using "Muzax" media in the learning process, (3) simulations in the form of lesson study in the use of "Muzax media "In numeracy learning, (4) open class / real teaching use of the media" Muzax "in numeracy learning, (5) monitoring and evaluation, and (6) follow-up. Through the 6 (six) stages of the activities to be carried out, it is hoped that the ability of teachers will increase, especially those related to making “Muzax” media, and their effective use in numeracy learning in elementary schools. Then, the assistance program method will be carried out through several stages, including: (1) preparation, (2) implementation, (3) monitoring and evaluation, and (4) follow-up. Through the methods applied, it should be able to improve the ability of teachers to design and use "Muzax" as an effort to optimize learning to count in elementary school.Keywords: Muzax, Numeracy, Elementary SchoolAbstrak: Muzax Media Berhitung di Sekolah Dasar. Pendampingan yang akan dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang dan menggunakan “Muzax” media Berhitung di Sekolah Dasar. Kegiatan yang diprogramkan akan dilakukan melalui beberapa tahapan, di antaranya: (1) pendampingan perancangan dan pembuatan media “Muzax”, (2) pendampingan dalam penggunaan media “Muzax” dalam proses pembelajaran, (3) simulasi dalam bentuk lesson study penggunaan media “Muzax” dalam pembelajaran berhitung, (4) open class/real teaching penggunaan media “Muzax” pada pembelajaran berhitung, (5) monitoring dan evaluasi, dan (6) tindak lanjut. Melalui 6 (enam) tahapan kegiatan yang akan dilakukan, diharapkan kemampuan guru meningkat terutama yang berkaitan dengan pembuatan media “Muzax”, dan penggunaannya secara efektif dalam pembelajaran berhitung di SD. Kemudian, metode program pendampingan akan dilakukan melalui beberapa tahapan, di antaranya: (1) persiapan, (2) pelaksanaan, (3) monitoring dan evaluasi, dan (4) tindak lanjut. Melalui metode yang diterapkan, hendaknya mampu meningkatkan kemampuan guru dalam merancang dan menggunakan “Muzax” sebagai upaya optimalisasi pembelajaran berhitung di SD.Kata Kunci: Muzax, Berhitung, Sekolah Dasar
PENGEMBANGAN PERMAINAN DART AKSARA UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN CALISTUNG Ela Suryani; Syifa Fauziah
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 1: Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.127 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i1.18998

Abstract

Abstract: Development of the Script Darts Game to Increase the Effectiveness of Calistung Learning. This research aims to develop the media of dart literacy games and describe the feasibility of dart literacy media media in increasing the effectiveness of calistung learning. The type of research used is the Research and Development (R&D) model with preliminary, development and validation stages. The results of the research show that the game of literacy is valid. The development of game of literacy is declared valid and effective in increasing the learning of calistung. 2) there are differences in the values before and after using the script darts game with ????h???????????????????? <???????????????????????? (-3,209 <1,734 and -6,325 <1,734) and the significance level <0.05 is 0.003 <0.05 and 0.00 <0.05; 3) the average learning value of the experimental class using the darts game is higher than the average value of the control class learning (80.94> 72.63); 3) the average N-gain score of the experimental class using the script darts game is 0.57.Keywords: script dart, calistungAbstrak: Pengembangan Permainan Dart Aksara untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Calistung. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media permainan dart aksara dan mendeskripsikan kelayakan media permainan dart aksara dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran calistung. Jenis penelitian yang digunakan adalah model Research and Development (R&D) dengan tahapan studi pendahuluan, pengembangan, dan validasi. Hasil penelitian menunjukkan permainan dart aksara valid Pengembangan permainan dart aksara dinyatakan valid dan efektif dalam meningkatkan pembelajaran calistung, Hal ini dapat ditunjukan berdasarkan 1) rata-rata validasi ketiga ahli/ pakar sebesar 3.67 atau 91.79% dalam  kategori sangat baik; 2) terdapat perbedaan nilai sebelum dan sesudah menggunakan permainan dart aksara dengan ????h????????????????????< ???????????????????????? (-3.209  < 1,734 dan -6.325 < 1,734) dan taraf signifikansi < 0,05 yaitu 0.003 < 0.05 dan 0,00 < 0,05; 3) rata-rata nilai pembelajaran kelas eksperimen dengan menggunakan permainan dart aksara lebih tinggi daripada rata-rata nilai pembelajaran kelas kontrol (80.94 > 72.63); 3) rata-rata skor N-gain  kelas eksperimen yang menggunakan permainan dart aksara  sebesar 0.57.Kata Kunci: dart aksara, calistung
PENERAPAN MODEL BAMBOO DANCING TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG MATERI FPB DAN KPK Dwi Novita Sari; Ali Shodiqin; Filia Prima Artharina
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 1: Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.609 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i1.16239

Abstract

Abstract: Implementation of Bamboo Dancing Model on the Ability to Calculate FPB and KPK Materials.  In this study, the objective to be achieved is to know the students' ability to count using the learning model of bamboo dancing with the help of pastar media better than conventional learning of FPB material and Class IV KPK at SDN Kalicari 01 and know whether there is an effect of active attitude on the application of bamboo dancing learner model assisted by pastar media on the ability to calculate FPB material and grade IV KPK at SDN Kalicari 01. This study uses a quantitative approach. Samples taken were 24 students from class IVA and IVB. The results of his research are based on the hypothesis test 1 by using the t test it was found that students' ability to count using the Bamboo Dancing model assisted by PASTAR media was better than conventional learning of FPB and KPK material in grade IV SDN Kalicari 01. While based on the Hypothesis 2 test using the regression equation test and test simple regression coefficient, it can be said that there is an influence of active attitude on the application of bamboo dancing learner model assisted by pastar media on the ability to calculate FPB and KPK grade IV material at SDN Kalicari 01.Keywords: Models bamboo dancing, FPB and KPK, Ability to countAbstrak: Penerapan Model Bamboo Dancing Terhadap Kemampuan Berhitung Materi FPB dan KPK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berhitung siswa dengan menggunakan model pembelajaran bamboo dancing berbantu media pastar lebih baik dari pembelajaran konvensional materi FPB dan KPK kelas IV di SDN Kalicari 01 serta mengetahui adakah pengaruh sikap keaktifan pada penerapan model pembelajar bamboo dancing berbantu media pastar terhadap kemampuan berhitung materi FPB dan KPK kelas IV di SDN Kalicari 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel yang diambil adalah masung-masing 24 siswa dari kelas IVA dan IVB. Hasil penelitiannya adalah Berdasarkan uji hipotesis 1 dengan menggunakna uji t didapatkan kemampuan berhitung siswa dengan menggunakan model Bamboo Dancing berbantu media PASTAR lebih baik dari pembelajaran konvensional materi FPB dan KPK di kelas IV SDN Kalicari  01. Sedangkan Berdasarkan Uji hipotesis 2 menggunakan uji persamaan regresi dan uji koefesien regresi sederhana maka dapat dikatakan bahwa ada pengaruh sikap keaktifan pada penerapan model pembelajar bamboo dancing berbantu media pastar terhadap kemampuan berhitung materi FPB dan KPK kelas IV di SDN Kalicari 01.Kata Kunci: Model bamboo dancing, FPB dan KPK, Kemampuan berhitung.
METODE TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL Dea Maulita Putri Rico; Siti Fitriana; Farikha Wahyu Lestari
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 1: Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.5 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i1.16244

Abstract

Abstract: Two Stay Two Stray Method to Improve Interpersonal Communication Abilities. This research is motivated by students who are unable to appreciate friends or other people who are talking, cannot be good listeners, do not speak when meeting other people on the street, do not shake hands with the teacher they meet, students are less able to communicate in good language to the teacher or friend, unable to respond properly when invited to speak. This type of research is a quantitative research design in quasi experimental form of nonequivalent control group design with pre-test model post-test control group design. The population of this research is the students of class XI Accounting 1, XI Marketing 2, XI Animation SMK Muhammadiyah 1 Semarang. The sampling used in this study is cluster random sampling. The data analysis technique used is percentage analysis with t-test. It was concluded that there was an influence of classical guidance with the two stay two stray method on the interpersonal communication of class XI students of SMK Muhammadiyah 1 Semarang.Keywords: Classical Guidance, Two Stay Two Stray, Interpersonal CommunicationAbstrak: Metode Two Stay Two Stray untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Interpersonal. Penelitian ini dilatar belakangi oleh siswa yang tidak mampu menghargai teman atau orang lain yang sedang berbicara, tidak bisa menjadi pendengar yang baik, tidak bertegur sapa apabila bertemu orang lain dijalan, tidak berjabat tangan dengan guru yang ditemui, siswa kurang mampu berkomunikasi dengan bahasa yang baik terhadap guru ataupun teman, tidak mampu merespon dengan baik saat diajak berbicara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif desain quasi experimental bentuk nonequivalent control group design dengan model pre-test post-test control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI Akutansi 1, XI Pemasaran 2, XI Animasi SMK Muhammadiyah 1 Semarang. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Random Sampling. Teknik analisi data yang digunakan yakni analisis presentase dengan Uji t (t-test). Disimpulkan bahwa ada pengaruh bimbingan klasikal dengan metode two stay two stray terhadap komunikasi interpersonal siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 1 Semarang.Kata Kunci: Bimbingan Klasikal, Two Stay Two Stray, Komunikasi Interpersonal.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTU MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Feny Nur Oktaviani; Ali Shodiqin; Ikha Listyarini
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 1: Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.809 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i1.16240

Abstract

Abstract: Effectiveness of Talking Stick Learning Model helped Macromedia Flash on Learning Outcomes in Thematic Learning of Class V Elementary Students. The aim of this research is to find out the learning outcomes of talking stick learning models assisted with Macromedia Flash.This type of research uses quantitative research methods, the research design is true experimental design in the form of pretest posttest control group design. The study population was students of class V of SD Kalicari 01 Semarang in the 2019/2020 school year. Samples taken were 25 VA and VB grade students who used the Probability sampling technique, namely simple random sampling. Data in this study were obtained through interviews, tests, observations, and documentation. Based on the results of calculations using the t test obtained t count = 2.403 with t table = 2.021. Because tcount = 2.403> t table = 2.021, H0 is rejected and Ha is accepted. This means the learning outcomes of thematic learning with learning models talking sticks assisted with macromedia flash are better with learning outcomes with conventional methods in fifth grade elementary school students.Keywords: Talking Stick, Macromedia Flash, Thematic LearningAbstrak: Keefektifan Model Pembelajaran Talking Stick berbantu Macromedia Flash terhadap Hasil Belajar Pada Pembelajaran Tematik Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar dengan model pembelajaran talking stick berbantu Macromedia Flash. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan rancangan penelitian yaitu true experimental design bentuk pretest posttest control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Kalicari 01 Semarang tahun pelajaran 2019/2020. Sampel yang diambil adalah 25 siswa kelas VA dan VB yang menggunakan teknik Probability sampling, yaitu simple random sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, tes, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan uji t diperoleh thitung = 2,403 dengan ttabel = 2,021. Karena thitung = 2,403 > ttabel = 2,021 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti hasil belajar pembelajaran tematik dengan model pembelajaran talking stick berbantu macromedia flash lebih baik dengan hasil belajar dengan metode konvensional pada siswa kelas V sekolah dasar. Kata Kunci: Talking Stick, Macromedia Flash, Pembelajaran Tematik.
PENERAPAN MODEL PBL DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI SIFAT OPERASI HITUNG UNTUK SISWA SD Farida Widyastutik; Ryky Mandar Sari; Aries Tika Damayani
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 1: Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.938 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i1.16245

Abstract

Abstract: Aplication of PBL Model in Completing Problem Material Stories of Calculation Operastion for SD Students. This study aims to identify the presence or absence of differences in ability to solve story problems for elementary students after using the PBL model on the material nature of arithmetic operations. This study uses a quantitative approach to the experimental method with the Pre-Experimental Design research design in the form of One-Group Pretest-Posttest. The instrument used in this study is the interview guidelines, observation guidelines and test guidelines for the ability to solve story problems then analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). Based on the results of data analysis, it is known that the average posttest score is higher than the average pretest value (75.619> 33.333). T-test analysis results obtained t-test = 13.467 t-table = 2.021 at a significance level of 5%, so that Ho is rejected and H1 is accepted, which means that there are significant differences in the ability to solve mathematical story problems after using PBL models. Keywords: Problem based learning, a matter of storyAbstrak: Penerapan Model PBL dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Sifat Operasi Hitung untuk Siswa SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya perbedaan kemampuan dalam menyelesaikan soal cerita untuk siswa SD setelah menggunakan model PBL pada materi sifat operasi hitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen dengan desain penelitian Pre-Eksperimental Design dalam bentuk One-Group Pretest-Posttest. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan pedoman wawancara, pedoman observasi dan pedoman tes kemampuan menyelesaikan soal cerita kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa rata-rata nilai hasil posttest lebih tinggi dari pada rata-rata nilai pretest (75,619>33,333). Hasil  analisis  uji-t diperoleh  t-hitung= 13,467 t-tabel= 2,021 pada taraf signifikansi 5%, sehingga Ho ditolak dan H1 diterima yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan dalam kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika setelah menggunakan model pembelajaran PBL. Kata Kunci: PBL, Soal Cerita.
IMPLEMENTASI HOTS PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD/MI KELAS 6 Fuaddilah Ali Sofyan; Agela Ingries Fihtanti
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 1: Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.777 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i1.16241

Abstract

Abstract: Implementation of HOTS in Mathematics Learning for Elementary School / MI Class 6. This study aims to describe the implementation of learning based on High Order Thinking Skills (HOTS) in SD N 29 Palembang schools. What we already know in the 2013 curriculum requires that to implement HOTS-based learning because HOTS learning is very important for students, especially elementary school children. The lack of ability to think at a higher level is therefore to continue to be trained and honed so that they have the ability to think at a high level, especially for grade 6 children. This research is a descriptive study with a qualitative approach. and data collected with interview guidelines, observation sheets, and documentation. The results showed that the success rate of teachers in formulating HOTS-based learning planning was good enough and in the implementation of HOTS-based learning had been implemented and the categories were sufficient, and the success rate in the formulation of authentic HOTS-based assessments was also in the sufficient category. Thus it is still in the stage of improvement in the implementation of HOTS-based authentic learning and assessment in SD N 25 Palembang.Keywords: HOTS, LearnersAbstrak: Implementasi HOTS pada Pembelajaran Matematika SD/MI Kelas 6. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis High Order Thinking Skills (HOTS) di sekolah SDN 25 Palembang. Yang mana telah kita ketahui pada kurikulum 2013 itu mewajibkan untuk menerapkan pembelajaran berbasis HOTS karena pembelajaran HOTS ini sangatlah penting untuk peserta didik terutama anak SD. Kurangnya kemampuan dalam berpikir tingkat tinggi maka dari itu untuk terus dilatih dan diasah agar memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi terkhusus untuk peserta didik kelas 6 sekolah dasar. penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. dan data dikumpulkan dengan pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat keberhasilan guru dalam merumuskan perencanaan pembelajaran berbasis HOTS sudah baik dan dalam pelaksaan pembelajaran berbasis HOTS sudah terlaksana dan katagori cukup baik, serta tingkat keberhasilan dalam perumusan penilaian autentik berbasis HOTS juga berada dalam kategori cukup. Dengan demikian masih dalam tahap perbaikan dalam pelaksanaan pembelajaran dan penilaian autentik berbasis HOTS di SD N 25 Palembang.Kata Kunci: HOTS, Peserta Didik.
ANALISIS PENGETAHUAN PROSEDURAL PADA MATERI JARAK DAN KECEPATAN UNTUK SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Putri Wahyuning Candra Pitaloka; Ryky Mandar Sari; Aries Tika Damayani
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 1: Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.537 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i1.16242

Abstract

Abstract: Analysis of Procedural Knowledge on Distance and Speed Material for Grade V Elementary School Students. The purpose of this study was to describe procedural knowledge in the distance and speed material of Grade V students. The approach used was a qualitative research approach with a phenomenological method. Data collection techniques used were tests, interviews, observations, and documentation. The research instruments used were test sheets, interview sheets, observation sheets, and documentation. Based on the research results obtained that many students who have not mastered procedural knowledge on distance and speed material, by mastering procedural knowledge, students can understand the purpose of the problems contained in the problem so that later students can easily determine what steps should be used to solve problems that contained in the problem, after students understand what steps are used, it will later make it easier for students to solve problem problems with sequential steps. Keywords: Procedural knowledge, distance and speed, elementary schoolAbstrak: Analisis Pengetahuan Prosedural pada Materi Jarak dan Kecepatan untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengetahuan prosedural pada materi jarak dan kecepatan siswa kelas V. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar tes, lembar wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa banyak siswa yang belum menguasai pengetahuan prosedural pada materi jarak dan kecepatan, dengan menguasai pengetahuan prosedural maka siswa dapat memahami maksud dari permasalahan yang terdapat di dalam soal agar nantinya siswa dapat dengan mudah menentukan-langkah apa yang harus digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang terdapat di dalam soal, setelah siswa memahami langkah-langkah apa yang di gunakan, hal tersebut nantinya akan mempermudah siswa menyelesaikan permasalahan soal dengan langkah-langkah yang urut. Kata Kunci: Pengetahuan prosedural, Jarak dan kecepatan, Sekolah Dasar.

Page 1 of 1 | Total Record : 9