cover
Contact Name
Laurensia Masri Perangin angin
Contact Email
raynathan@unimed.ac.id
Phone
+6281263694123
Journal Mail Official
jurnalgurukita@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara - Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JGK (Jurnal Guru Kita)
ISSN : 2548883x     EISSN : 25491288     DOI : https://doi.org/10.24114/jgk
Jurnal Guru Kita contains writings from the results of research, education, lerning, science, culture, technology, language, art, social, phenomena, and community service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 53 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2: Maret 2025" : 53 Documents clear
Studi Kritis Tentang Perspektif Filsafat Pendidikan dan Dampaknya Terhadap Gaya Mengajar Guru Rizky Aprilliani Nurdin; Ismail Ismail
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025 (Article In Progress )
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64262

Abstract

Beberapa aliran filsafat pendidikan akan memiliki dampak terhadap gaya belajar yang digunakan dari seorang pendidik, misalnya dalam melakukan interaksi bersama dengan peserta didik. Tujuan penulisan ialah memberikan hasil analisa terkait dengan studi kritis tentang perspektif filsafat pendidikan dan dampaknya terhadap gaya mengajar guru. Metode penulisan ialah menggunakan penelitian kualitatif. Hasil dan simpulan ialah kegiatan pembelajaran yang dilakukan di kelas dipengaruhi oleh aspek gaya mengajar serta filosofi pendidikan. Melalui penerapan terkait filosofi pendidikan mampu memberikan pengetahuan terkait metode ataupun strategi yang dapat digunakan pendidik melalui penerapan beberapa prinsip dalam pembelajaran.
Perspektif Filsafat Pendidikan Pragmatisme dalam Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Abad 21 Huznul Amalia S; Ismail Ismail
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025 (Article In Progress )
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64263

Abstract

Artikel ini mengkaji filsafat pendidikan pragmatisme dalam konteks Kurikulum Merdeka untuk pembelajaran di abad 21. Kurikulum Merdeka dirancang sebagai respons terhadap tantangan pembelajaran yang dihadapi di Indonesia pada era ini. Konsep pendidikan pragmatisme berfokus pada pengembangan individu anak agar menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab, serta mampu mengatasi berbagai permasalahan dalam hidupnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka sejalan dengan perspektif pragmatisme. Filsafat pragmatisme memberikan dasar yang kokoh bagi pelaksanaan Kurikulum Merdeka.
Penerapan Filsafat Pendidikan Dalam Mengelola Beragam Tipe Guru di Lingkungan Sekolah Ainun Mardia HM; Ismail Ismail
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025 (Article In Progress )
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64295

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui ruang lingkup filsafat Pendidikan, untuk mengetahui beragam tipe guru, dan untuk mengetahui Penerapan Filsafat Pendidikan dalam Mengelola Beragam Tipe Guru di Lingkungan Sekolah. Penelitian ini adalah sebuah sistematik literatur review. Prosedur penelitian ini mangadopsi desain PRISMA (Preferred Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis). Populasi penelitian ini terdiri dari jurnal. Sampel penelitian ini terdiri dari 14 jurnal. Prosedur untuk penelitian ini terdiri dari empat langkah utama yaitu identifikasi, skrining, kelayakan, dan disertakan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Penerapan filsafat pendidikan dalam pengelolaan beragam tipe guru di sekolah memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, dinamis, dan efektif.
Peran Filsafat Konstruktivisme Terhadap Peningkatan Keterampilan Kolaborasi sebagai Salah Satu Keterampilan Pembelajaran Abad 21 Agista Aprilian Pailang; Ismail Ismail
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025 (Article In Progress )
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64296

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian penelitian kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang berfokus pada pengkajian literature yang relevan dengan topic yang dikaji. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji sejauh mana peran filsafat konstruktivisme terhadap keterampilan kolaborasi sebagai salah satu keterampilan abad 21. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pembelajaran abad 21 yang mengintegrasikan keterampilan kolaborasi di dalamnya sesuai dengan prinsip-prinsip konstruktivisme yakni sama-sama berfokus pada pembelajaran yang mengaktifkan siswa. Hal ini diwujudkan melalui pembelajaran yang kolaboratif yang secara langsung akan berkorelasi positif dalam mengasah keterampilan peserta didik dalam berkolaborasi.
Peran Filsafat Pendidikan Dalam Kurikulum Merdeka Khususnya Profil Pelajar Pancasila Ajeng Klarica Todingan; Ismail Ismail
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025 (Article In Progress )
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64297

Abstract

Karakter sopan santun dikalangan peserta didik semakin hari makin mengalami penurunan yang drastis. Oleh karena itu dibutuhkan profil pelajar Pancasila yang dikaitkan dengan filsafat Pendidikan. Melalui pendekatan studi pustaka, analisis dilakukan terhadap konsep filsafat pendidikan yang didalamnya mencakup kegiatan pembelajaran yang memberikan pedoman. Berguna sebagai pedoman, landasan, tujuan, dan metode hidup bangsa terutama perbaikan karakter peserta didik khususnya di Indonesia Strategi implementasi meliputi integrasi kurikulum, teladan moral kepada guru, pembelajaran kontekstual, dan penguatan multikulturalisme. Hasilnya menunjukkan bahwa filsafat pendidikan mampu menciptakan generasi yang kompeten secara akademik, bermoral, dan mampu beradaptasi dengan tantangan global tanpa kehilangan identitas budaya. Kesimpulan ini menegaskan pentingnya filsafat pendidikan sebagai landasan strategis dalam membangun karakter bangsa yang berdaulat dan bermartabat.
Pemanfaatan Simulasi Interaktif Phet Wave Interference Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Eksperimen Celah Ganda Pada Mahasiswa Pendidikan Fisika Nazwa O Aiska Purba; Syalomita Sihite; Yepta S. Lumban Raja
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025 (Article In Progress )
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64298

Abstract

Eksperimen celah ganda merupakan salah satu demonstrasi fundamental dalam fisika yang menunjukkan sifat gelombang cahaya melalui fenomena interferensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemahaman mahasiswa terhadap eksperimen celah ganda, tantangan yang dihadapi, serta efektivitas penggunaan simulasi PhET dalam pembelajaran. Penelitian ini Menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dimana data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED angkatan 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menghadapi kesulitan dalam memahami konsep yang abstrak seperti interferensi cahaya dan pola difraksi. Namun, penggunaan simulasi PhET secara signifikan membantu meningkatkan pemahaman mahasiswa dengan memberikan visualisasi interaktif terhadap fenomena yang sulit diamati secara langsung. Simulasi ini memungkinkan modifikasi parameter eksperimen untuk memperjelas konsep pola terang-gelap pada interferensi dan difraksi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi lebih luas dari simulasi PhET dalam pembelajaran fisika untuk mendukung pemahaman konsep abstrak dan meningkatkan keterlibatan aktif mahasiswa.
Analisis Implementasi Kurikulum Prototype dan Kurikulum Merdeka Dewi Nur Laksmi Astutiningtyas; Dewi Ratnawati; Dini Lestari; Ima Puji Astuti; Ngatini Ngatini; Sigit Rudiyanto; Ngasbun Egar
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025 (Article In Progress )
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64363

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui hasil implementasi kurikulum prototype. 2) untuk mengetahui faktor pendukung dalam pengimplementasian kurikulum prototype. 3) Untuk mengetahui faktor penghambat dalam pengimplementasian kurikulum prototype. 4) Untuk mengetahui upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan pada implementasi kurikulum prototype di Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Kendal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Jenis penelitian ini merupakan studi kasus. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan metode. Analisis data dengan tiga langkah: reduksi data, menyajikan data, dan menarik simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi kurikulum prototype menempuh tiga tahapan yaitu a) perencanaan sudah melaksanakan analisis capaian pembelajaran. b) pelaksanaan pendidik menggunakan pendekatan TaRL dengan bantuan perangkat ajar berupa buku paket. c) pada aspek penilaian ada dua yaitu penilaian formatif dan penilaian sumatif. 2) Faktor pendukung dalam implementasi kurikulum prototype yaitu: kepemimpinan kepala sekolah, kualitas pendidik serta adanya sarana dan prasarana. 3) faktor penghambat dalam implementasi kurikulum prototype diantaranya yaitu: warga sekolah yang heterogen, peserta didik masih beradaptasi dengan model pembelajaran baru. 4) upaya yang dapat dilakukan sekolah diantaranya yaitu: menjalin komunikasi dan kerjasama dengan dinas pendidikan terkait masalah yang ditemui, warga sekolah selalu upgrade wawasan agar lebih terbiasa dan terampil dalam menggunakan kurikulum prototype pada pembelajaran.
Analisis Mutu Pendidikan Sekolah SDN 4 Banyuringin Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal Dewi Nur Laksmi Astutiningtyas; Titik Haryati
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025 (Article In Progress )
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64382

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP) di SDN 4 Banyuringin, sebuah sekolah kecil di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Fokus utama adalah pada keterbatasan dana operasional yang memengaruhi pemenuhan standar pendidikan, seperti sarana prasarana, pelatihan guru, dan pengelolaan sekolah. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana BOS sebesar Rp 35.490.000,00 per tahun tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan operasional sekolah. Kendala utama termasuk minimnya pelatihan guru, kurangnya fasilitas pembelajaran, dan pengelolaan sekolah yang terbatas. Penelitian ini menawarkan solusi berupa optimalisasi dana BOS, pelatihan berkelanjutan untuk guru, kolaborasi dengan pihak ketiga, dan penguatan partisipasi masyarakat. Kontribusi penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan model pengelolaan pendidikan yang lebih efektif untuk sekolah-sekolah kecil di Indonesia.
Pemetaan Mutu Pendidikan Berdasarkan Capaian Rapor Pendidikan Tahun 2024 di SD Negeri Medono Ima Puji Astuti; Titik Haryati
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025 (Article In Progress )
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64395

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan menawarkan kebaruan dalam pemetaan kualitas sekolah secara komprehensif dengan memanfaatkan Rapor Pendidikan. Metode penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Medono. Hasil penelitian pemetaan mutu pendidikan di SD Negeri Medono menunjukkan rata-rata nilai 74,57 berdasarkan Rapor Pendidikan tahun 2024, dengan literasi siswa mencapai skor 82,45. Namun, tantangan masih terlihat pada indikator numerasi yang menurun 9,12 poin dan kesetaraan gender yang turun 5,17 poin. Di sisi lain, iklim keamanan dan kebinekaan menunjukkan hasil positif dengan skor masing-masing 85,31 dan 83,74, mencerminkan lingkungan belajar yang aman dan inklusif. Untuk mengatasi tantangan tersebut, sekolah perlu menerapkan program berbasis data seperti remedial numerasi, pelatihan kesetaraan gender, dan optimalisasi teknologi pembelajaran.
Dampak Positif Implementasi Pendidikan Berbasis Budaya Pada Era Globalisasi di SDN 113/IV Kota Jambi Ade Yolanda; Dian Astuti; Endang Fitria; Riski Rona Annisa; Syafrida Dwi Hestiana; Destrineli Destrineli; Muhammad Sofwan
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 2: Maret 2025 (Article In Progress )
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i2.64413

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak positif implementasi pendidikan berbasis budaya pada era globalisasi di SDN 113/IV Kota Jambi. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan guru dan siswa sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Teknik analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berbasis budaya memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan karakter, motivasi belajar, keterampilan sosial, dan hubungan siswa dengan guru serta masyarakat. Integrasi budaya lokal dalam pembelajaran meningkatkan apresiasi siswa terhadap warisan budaya, rasa percaya diri, dan partisipasi aktif dalam kegiatan. Guru merasa lebih kompeten berkat pelatihan dan dukungan sekolah. Selain itu, keterlibatan masyarakat menciptakan lingkungan belajar kondusif, memperkuat hubungan komunitas, serta menumbuhkan empati dan toleransi siswa. Pendidikan berbasis budaya terbukti memperkuat identitas lokal siswa di tengah tantangan globalisasi dan mendukung pelestarian budaya lokal melalui pendidikan.