Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara
Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Program Pascasarjana, Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau. Jurnal ini sebagai wahana informasi ilmiah bidang ilmu administrasi dan kebijakan publik baik di level nasional maupun regional. Lembaga Jurnal Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara terbit tiga nomor dalam satu tahun (April, Agustus, dan Desember).
Articles
52 Documents
Kerajinan Kain Tenun Pewarna Alam di Kabupaten Buton (Suatu Strategi Pengembangan)
Simiati Simiati
Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Volume 11, Nomor 2, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Program Pascasarjana, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (403.742 KB)
|
DOI: 10.55340/administratio.v11i2.1042
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Analisis data lebih ditekankan pada proses penyimpulan induktif dan analisis terhadap dinamika hubungan antar fenomena yang diamati dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan kain tenun ikat pewarna alam di Kabupaten Buton dapat dilihat pada strategi organisasi, yang telah dilakukan setiap tahun, visi, tujuan dan sasaran walaupun tetap mengacu pada visi dan tujuan, Dewan Provinsi Sulawesi Nasional atau Satuan Kerja Pemerintah Daerah terkait, tujuan organisasi kelompok penenun pewarna alam adalah membantu para pengrajin mengembangkan produk tenun setiap tahunnya sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan permintaan pembeli baik dalam daerah maupun luar daerah. Strategi program tersebut sesuai dengan visi, tujuan dan sasaran Dewan Kerajinan Nasional Daerah Sulawesi Tenggara atau Satuan Kerja Pemerintah Daerah, dan berimplikasi pada pengembangan kerajinan tenun pewarna alam baik secara individu maupun kelompok. Strategi dukungan sumber daya, pengetahuan masyarakat tentang tenun ikat pewarna alam belum sepenuhnya diketahui manfaat dan kegunaannya, bahan baku pembuatan tenun ikat pewarna alam belum dapat diproduksi di Kabupaten Buton sehingga pengrajin tenun masih tergantung pada ketersediaan stok bahan di luar daerah, kurangnya sumber daya modal (keuangan) yang memberikan dukungan terhadap pengembangan kerajinan tenun ikat pewarna alam, sumber daya tenaga kerja yang ada untuk memberikan dukungan terhadap pengembangan kerajinan kain tenun ikat pewarna alam, sumber daya peralatan (fasilitas) yang ada memberikan dukungan terhadap pengembangan kerajinan kain tenun ikat pewarna alam. Strategi kelembagaan pewarna alami Kabupaten Buton dapat menciptakan daya saing meskipun promosi dan pemasaran masih kurang.
Implementasi Kebijakan Pemerintah Tentang Sertifikasi Guru di Kota Baubau
Tri Yuliana Endrawati
Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Volume 11, Nomor 2, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Program Pascasarjana, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (302.57 KB)
|
DOI: 10.55340/administratio.v11i2.1043
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kebijakan pemerintah tentang sertifikasi guru di Kota Baubau dengan desain penelitian kualitatif serta data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Informan dipilih berdasarkan kriteria dan pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu: interview (wawancara) dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pemerintah tentang sertifikasi guru di Kota Baubau terlaksana dengan baiksesuai dengan aturan pemerintah. Organisasi yang terlibat dalam implementasi adalah Pemerintah Pusat hingga pemerintah daerah kota Baubau.
Konflik Pengurusan Kepemilikan Tanah di Kota Baubau
Wa Ode Nikmatia;
La Ode Syaiful Islamy;
La Ode Abdul Munafi
Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Volume 11, Nomor 2, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Program Pascasarjana, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (381.828 KB)
|
DOI: 10.55340/administratio.v11i2.1044
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konflik pengelolaan kepemilikan lahan di Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Analisis data deskriptif yang lebih menekankan pada analisis proses penyimpulan induktif dan analisis dinamika hubungan antar fenomena yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik kepemilikan tanah di Kota Baubau dapat dilihat dalam dua dimensi yaitu konflik horizontal seperti sering terjadinya sengketa antar warga tentang kepemilikan tanah di Kecamatan Betoambari, proses penyelesaian konflik antar warga dalam hal kepemilikan tanah yang baik melalui mediasi oleh pegawai Kantor Badan Pertanahan dan proses di pengadilan untuk mendapatkan keputusan yang adil berdasarkan bukti-bukti dan kesaksian dari saksi-saksi tanah dan nada upaya penertiban kepemilikan tanah di Kecamatan Betoambari untuk menghindari konflik tanah yang semakin meluas. Konflik vertikal seperti konflik kepemilikan tanah antara pemerintah daerah dengan masyarakat di Kecamatan Betoambari yang disebabkan oleh saling klaim antara warga kelurahan Lipu dengan pemerintah Kota Baubau, upaya pencegahan konflik kepemilikan tanah dan upaya penertiban konflik pertanahan dengan cara melakukan mediasi baik secara langsung bertemu dengan masyarakat, maupun pertemuan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Baubau, meskipun mediasi tersebut tidak menghasilkan keputusan yang memuaskan oleh masyarakat kelurahan Lipu, sehingga persoalan konflik kepemilikan tanah tersebut harus dibawa ke pengadilan untuk memutuskan kepemilikan tanah yang sebenarnya. Keputusan pengadilan memenangkan pemerintah Kota Baubau sebagai pemilik tanah yang sah berdasarkan bukti-bukti dan keterangan dari para saksi.
Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Buton
Wa Ode Usnia
Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Volume 11, Nomor 2, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Program Pascasarjana, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (572.168 KB)
|
DOI: 10.55340/administratio.v11i2.1045
This study aimed to describe the performance of the Buton Regional House of Representatives. The study used qualitative methods with a case study approach. Data collection was done through observation, interviews, literature studies and documentation. Data analysis used descriptive analysis which emphasized more on the analysis of the process of inductive inference and analysis of the dynamics of the relationship between observed phenomena. The results of the study showed that quantity: Quantity in the legislative function, namely the number of draft regulations per year that had been discussed by members of the Regional People's Representative Council in 2017 as many as 11 local regulations and complaints in 2017 as many as 20 proposals for complaints that were resolved 16 complaints. The quantity in the budgeting function, that was, every public complaint about the budget was carried out when the members of the Regional People's Legislative Assembly held a recess so that the community understood the regional budget in Buton Regency. Draft Regional Regulations concerning Amendments to the Regional Revenue and Expenditure Budget for the 2018 budget year had been stipulated as Regional Regulations. Determination was carried out during the Plenary Meeting with the District Level Talks on the Draft of the Buton Regency Regional Regulation concerning Amendments to the Regional People's Representatives Council. The quantity in the supervisory function was the amount of supervision carried out by the board members every time they carried out activities held every 2 times a year, supervisory activities carried out by board members in absorbing community demands such as complaints from the community regarding delays in the election of village heads. appoint executive village heads who would carry out their duties until 2020. Quality was: Quality in the legislative function, namely the ability of Buton District council members to absorb community aspirations had been carried out in accordance with the functions of the legislature that accommodated community input and criticism in the implementation of development, community and government in the area. The quality of the budget function was to accommodate the people's aspirations, especially in budget matters by capturing the aspirations of the people in their respective Electoral Districts, because each board member must have his constituents who must be considered of course striving for the Electoral District to get an annual budget allocation The quality of the supervisory function was that board members had a role in accepting and following up on community aspirations, apart from the existence of the Community Aspiration Recipient Special Committee. Members of the faction were very open space for the community to participate in the framework of decision making.
Pemberdayaan Masyarakat Pengrajin Kuningan dan Perak di Kelurahan Melai Kecamatan Murhum Kota Baubau
Alimin Alimin;
Asmiddin Asmiddin;
La Didi
Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Volume 11, Nomor 3, Desember 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Program Pascasarjana, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (426.161 KB)
|
DOI: 10.55340/administratio.v11i3.1046
Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan masyarakat pengrajin kuningan dan perak di Kelurahan Melai Kecamatan Murhum Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pertama, menyiapkan dan mengorganisasikan data (yaitu data teks seperti transkrip atau data gambar seperti foto) untuk dianalisis kedua, mereduksi data dan (ketiga) menyajikan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pemberdayaan masyarakat dilakukan mulai tahap enabling yaitu dengan memotivasi dan memberikan penyadaran pada pelaku industri akan pentingnya pengembangan industri kerajinan kuningan dan perak. Pemberdayaan masyarakat juga dilakukan secara invidu dengan memperkuat potensi yang dimilikinya melalui pelatihan, pemberian modal usaha, pemberian akses kesehatan secara mandiri dan mengikutsertakan beberapa pengrajin ke luar daerah. Namun modal usaha dari pemerintah masih terbatas, sehingga masyarakat mengajukan permodalan melalui perbankan. Pengrajin industri kerajinan kuningan dan perak dilindungi oleh pemerintah melalui kebijakan, namun belum ada kebijakan khusus.
Evaluasi Kebijakan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Kelurahan Sulaa Kota Baubau
Dirham Dirham;
La Didi;
Zainul Abiddin
Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Volume 11, Nomor 3, Desember 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Program Pascasarjana, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (324.369 KB)
|
DOI: 10.55340/administratio.v11i3.1047
Tujuan penelitian adalah mengevaluasi efektivitas implementasi kebijakan pertanahan di Kelurahan Sulaa Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder, informan dipilih dengan menggunakan teknik purposif sampling. Pengumpualn data dilakukan melalui proses wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menyiapkan data dan mengorganisir data, mereduksi data dan menyajikan data. Pemeriksaan faliditas data dilakukan dengan uji kepercayaan data, transfermabilitas, dependabilitas dan konformabilitas. Hasil penelitian menunjukan Evaluasi formatif kebijakan pendaftaran tanah sistematis lengkap dilaksanakan dengan efektif, efisien dan berdampak terhadap pemerintah dan masyarakat Kelurahaan Sulaa. Efektivitas pelaksanaan kebijakan pendaftaran tanah sistematis lengkap di Kelurahan Sulaa di lihat dari aspek capaian target PTSL dan waktu proses PTSL, ditemukannya kepemilikan tanah yang tumpang tindih akibat pemilik tanah yang tidak menetap di Kelurahan Sulaa. Pendaftaran tanah sistematis lengkap dilakukan secara efisien dimana waktu yang dibutuhkan hanya beberapa bulan, dengan biaya Rp.300 ribu rupiah. sedangkan tenaga kerja lapangan masih terbatas sehingga melibatkan pemerintah kelurahan dan memberdayakan masyarakat setempat. Program pendaftaran tanah sistematis lengkap berdampak pada pemerintah dan masyarakat.
Pemberdayaan Masyarakat Petani Penerima Sertifikat Tanah Melalui Program Kredit Usaha Tani Di Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton
Jan Sandy Harland;
La Didi;
Zainul Abiddin
Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Volume 11, Nomor 3, Desember 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Program Pascasarjana, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (408.393 KB)
|
DOI: 10.55340/administratio.v11i3.1048
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan warga tani penerima sertifikat tanah melalui program kredit usaha tani di Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Peneliti berperan sebagai instrumen utama. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder, informan dipilih dengan menggunakan teknik purposif sampling. Data dikumpulkan dengan teknik interviu, pengamatan dan dokumentasi. Teknis data dianalisis diawali menyediakan data dan mengola data, mereduksi data dan menyajian data. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan uji kredibilitas, transfermabilitas, dependabilitas dan konformabilitas. Hasil penelitian menunjukan pertama; adanya akses masyarakat petani Desa Lasembagi dalam kegiatan pemberdayaan melalui program sertifikasi tanah. Masyarakat telah mengakses permohonan bantuan pinjaman kepada perbankan yaitu BRI, BNI dan Mandiri serta akses masyarakat terhadap penyuluhan pertanian. Kedua; Partisipasi masyarakat petani melalui program sertifikasi tanah dilaksanakan secara antusias dan mengajukan permohonan kredit usaha dengan memberikan agunan dengan sertifkat tanah. Ketiga; masyarakat bertanggungjawab atas dana pinjaman, selain itu pemerintah dan perbankan ikut serta bertanggungjawab.
Partisipasi Publik dalam Proses Pembelajaran Di Era Pandemi Covid-19 (Studi Pada SMA Negeri 2 Kota Baubau)
La Didi;
Wa Ode Nasma;
Suryani Suryani
Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Volume 11, Nomor 3, Desember 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Program Pascasarjana, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (411.827 KB)
|
DOI: 10.55340/administratio.v11i3.1049
Tujuan penelitian adalah untuk mendeksripsikan partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran di era pandemi Covid-19 pada SMA Negeri 2 Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif. Peneliti berperan sebagai instrumen utama. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder, informan dipilih dengan menggunakan teknik purposif sampling. Pengumpualn data dilakukan melalui proses wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menyiapkan data dan mengorganisir data, mereduksi data dan menyajikan data. Pemeriksaan faliditas data dilaksanakan dengan uji kepercayaan data, transfermabilitas, dependabilitas dan konformabilitas. Temuan penelitian menunjukan Partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran di era pandemi Covid-19 Di SMA Negeri 2 Kota Baubau sebagian besar peserta didik disiplin, hadir belajar, mengukuti ulangan harian, ulangan tengah semester dan ulangan semester, namun masih ada sebagain peserta didik yang partisipasinya dalam pembelajaran tidak disiplin, rendah kehadiranya baik untuk belajar, ulangan harian maupun ulangan semester. Selain itu pendidik tidak memberikan tugas kelompok selama Pandemic Covid-19.
Kinerja Badan Pengawas Pemilu dalam Pelaksanaan Pemilu Tahun 2019 di Kabupaten Buton Selatan
Suharjono Suharjono;
Rahmawati Rahmawati;
La Ode Syaiful Islamy H.
Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Volume 11, Nomor 3, Desember 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Program Pascasarjana, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (598.117 KB)
|
DOI: 10.55340/administratio.v11i3.1051
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan mengekspalanasi kinerja Bawaslu Kabupaten Buton Selatan dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Peneliti berperan sebagai instrumen utama. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder, informan dipilih dengan menggunakan teknik purposif sampling. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknis data dianalisis dengan menyiapkan data dan mengorganisir data, mereduksi data dan menyajikan data. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan uji kredibilitas, transfermabilitas, dependabilitas dan konformabilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama kinerja Bawaslu dalam penyelenggaraan pemilu tahun 2019 telah dilaksanakan secara baik dengan tetap mengacu pada tugas pokok dan fungsinya, namun terdapat pengawas pemilu pada tingkat desa yang belum memahami tugas pokok dan fungsinya dengan baik. Kedua Bawaslu dalam penyelenggaraan pemilu masih memiliki keterbatasan inovasi. Inovasi Bawaslu dalam pelaksanaan pemilu lebih pada inovasi layanan publik dan itupun masih terbatas. Trik dan strategi untuk mensukseskan pemilu masih sebatas pengawasan dan tindakan yang selama ini pernah dilakukan oleh Bwaslu. Ketiga Bawaslu Buton Selatan telah bekerja sesuai dengan jadwal dan ketentuan waktu pengawasan, pencegahan dan penindakan pelanggaran pemilu, namun waktu yang digunakan terbatas sehingga keputusan yang diambil cenderung dipaksakan. Keputusan diambil terkadang memaksakan keadaan dan kurang memperhatikan kondisi yang berdampak buruk pada keputusan. Keempat Keakuratan kinerja Bawaslu Buton Selatan dalam melakukan pengawasan, pencegahan dan penindakan sudah akurat walaupun masih terdapat kekurangan. Kelima Bawaslu menjalin kerjasama yang baik dengan pihak Kepolisian Kabupaten Buton, Kejaksaaan, Gakkumdu, organisasi kemasyarakat lainnya.
Kualitas Pelayanan Pendidik dalam Proses Pembelajaran di Era Pandemi Covid-19 (Studi pada SMA Negeri 2 Kota Baubau)
Nuryeni Nuryeni;
Asmiddin Asmiddin;
La Didi
Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Volume 11, Nomor 3, Desember 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Program Pascasarjana, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (331.631 KB)
|
DOI: 10.55340/administratio.v11i3.1052
Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendeskripsikan kualitas pelayanan pendidik dalam proses pembelajaran di era pandemi Covid-19 pada SMA Negeri 2 Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder, informan dipilih dengan menggunakan teknik purposif sampling. Pengumpualn data dilakukan melalui proses wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menyiapkan data dan mengorganisir data, mereduksi data dan menyajikan data. Pemeriksaan faliditas data dilaksanakan dengan uji kepercayaan data, transfermabilitas, dependabilitas dan konformabilitas. Temuan penelitian menunjukan pertama kualitas pelayanan pembelajaran di era pandemic covid 19 dilaksanakan dengan tangibles (nyata) secara virtual, dan penuh percaya diri (reliable) walaupun kadang terlambat mengajar secara virtual, namun berupaya responsive. Selain itu pendidik sebagian besar telah memliki kemampuan (competence)/ tersertifikasi, sopan (courtesy) selama pembelajaran, jujur dan bertanggungjawab (credibility) serta humanis. Pendidik menjaga keamanan (security), memberikan akses, berkomunikasi secara virtual dan selalu memahami keadaan peserta didik (understanding the customer) dengan berkunjung kerumah peserta didik.