cover
Contact Name
Muhsinun
Contact Email
jurnal.armada@gmail.com
Phone
+6281882840231
Journal Mail Official
armada@45mataram.ac.id
Editorial Address
Tawak-Tawak Street, East Mataram Sub-district, Mataram District, Mataram City, West Nusa Tenggara, 83127, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 29642981     DOI : doi.org/10.55681/armada
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin is a multidisciplinary journal published by LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram every month a year with online version of E-ISSN 2964-2981 and can be accessed openly. This journal is a peer reviewed, open access, scientific and scholarly journal which publishes research papers, review papers, case reports, case studies, books review, thesis, dissertation works, etc. ARMADA journal provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be examined empirically. This journal publishes research articles covering multidisciplinary sciences, including humanities and social sciences, education, religious sciences, philosophy, economics, engineering sciences, and health sciences.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 504 Documents
Model Manajemen Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Kepemimpinan Instruksional pada Jenjang Sekolah Menengah Pertama di DKI Jakarta Sirajuddin
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i5.2248

Abstract

Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut penerapan pembelajaran kolaboratif yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterampilan peserta didik, namun implementasinya di SMP masih belum berjalan optimal karena lemahnya manajemen pembelajaran dan kepemimpinan instruksional di sekolah. Kondisi tersebut menyebabkan pembelajaran kolaboratif cenderung berlangsung secara parsial dan belum terintegrasi secara sistematis dalam budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model manajemen pembelajaran kolaboratif berbasis kepemimpinan instruksional pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di DKI Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan metode campuran (mixed methods) melalui tahapan studi pendahuluan, pengembangan model, validasi ahli, revisi, dan uji coba terbatas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan aktivitas kolaboratif siswa, keterlibatan guru, supervisi akademik, dan kualitas pembelajaran. Model ini juga mampu memperkuat peran kepala sekolah sebagai pemimpin instruksional dalam menciptakan budaya pembelajaran kolaboratif di sekolah. Oleh karena itu, model yang dikembangkan direkomendasikan sebagai alternatif strategi peningkatan mutu pembelajaran pada jenjang SMP.
Analisis Penerapan Prinsip Etika Bisnis Islam Pada Pelaku Usaha Ayam Geprek Di Kelurahan Sarae Kota Bima Irman Wahyuningsih
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i5.2251

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip etika bisnis Islam oleh pelaku usaha ayam geprek di Kelurahan Sarae, Kota Bima, dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada 10 informan. Prinsip yang dianalisis mencakup tauhid, keadilan, kehendak bebas, tanggung jawab, dan kejujuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika bisnis Islam masih belum optimal; prinsip kehendak bebas menjadi yang paling baik diterapkan, sedangkan kejujuran dan tanggung jawab merupakan aspek yang paling lemah. Kendala utama meliputi pemahaman yang terbatas tentang konsep halal dan thayyib, tekanan ekonomi, persaingan yang ketat, minimnya pengetahuan terkait sertifikasi halal, serta kebiasaan dan budaya yang sulit diubah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendampingan dan peningkatan literasi syariah bagi pelaku UMKM.
Representasi Ekologis Dalam Puisi Indonesia Kajian Ekokritik Dan Implementasi Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Ike Suharwati; Akhmad Tabrani; Moh Badrih
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i5.2260

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan reprsentasi isu ekologis dalam puisi Indonesia dengan menggunkan perspektif ekokritik Greg Gerrard serta bagaiaman implemntasinya dalam pembalajarn bahasa Indonesia. Fokus penelitian mencakup pencemaran, hutan belantara, bencana, perumahan/tempat tinggal, dan binatang. Penelitian ini menggunakan pendeketakan kualitatif deskriptif. Data berupa penggalan puisi Indonesia yang mengandung persoalan ekologis. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literature meliputi inventarisasi teks, pembecaan intensif, klasifikasi, dan pencatatan data. Instrument penelitian adalah peneliti sebagai instrument kunci. Data dianalisis melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan cara mengidentifikasi representasi ekologis, menafsirkan hubungan manusia dan alam berdasarkan perspektif ekokritik Greg Gerrard, dan menjelaskan implementasi nilai ekologis dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukan bahwa puisi indoensia merepresentasikan pencemaran sebagai kerusakan udara dan air, hutan sebagai bentuk keseimbangan alam, binatang sebagai korban eksploitasi, tempat tinggal sebagai runag ekologis yang membentuk identitas manusia, dan bencana sebagai dampak keruskan lingkungan. Nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan kedalam pembalajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan apresiasi sastra dan menumbuhkan sikap kesadaran lingkungan.
Exploration of The Whole Language Approach in Comprehensive Literacy Learning in SD/MI (A Systematic Literature Review) Firna Nahwa Firdausi; Mohamad Zubad Nurul Yaqin; Bintoro Widodo
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i5.2263

Abstract

This study aims to explored the implementation of the whole language approach in comprehensive literacy learning in elementary school through the Systematic Literature Review (SLR) study. A total of 15 articles published in the 2021-2025 range were systematically analyzed using a selection protocol based on inclusion and exclusion criteria. The results of the study show that the whole language approach makes a positive contribution to the four literacy skills simultaneously, including reading, writing, speaking, and listening, through key components such as shared reading, guided writing, group discussions, storytelling, and daily journal writing. This approach has also proven to be relevant to strengthening 21st century competencies that include critical thinking, communication, collaboration, and creativity, as well as being in line with the principles of differentiated learning and strengthening the Pancasila Student Profile in the Independent Curriculum. Further research is recommended to explore the integration of digital and multimodal literacy within the framework of whole language to respond to the demands of the contemporary education ecosystem.
Patterns of Self-Regulated Learning Strategies Employed by English Language Teachers in Five Selected Senior High Schools in North Lombok Regency Untung Waluyo; Henny Soepriyanti; Udin; Thalia Qaulan Tsaqiila; Nurul Idiani
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i5.2267

Abstract

This research focuses on the patterns of self-regulated learning (SRL) strategies identified in English change agent teachers (guru penggerak) from five selected senior high schools in North Lombok Regency. Using a qualitative multiple-case study design, this research was conducted on ten English teachers which consist of five change agent teachers and 5 regular teachers who applied the Merdeka Curriculum learning activities. The study utilized in-depth interviews, classroom observations and document reviews for data collection. The data were analyzed thematically with triangulation to eliminate risk decision validity and credibility. Findings show that students’ preparedness falls into basic to intermediate level, with gradual enhancement (one step forward) for contextualized project-based tasks such as producing conversation video and acquaintance with tourists. The challenges to the implementation of Self-Regulated Learning (SRL), as identified in the study, include lack of resource, low student motivation and socio-cultural considerations. The study revealed that change agent teachers using SRL had enabled learners to take part in the classroom interaction enthusiastically. These findings are in line with the perspective of SRL supporting independent learning when teachers provide ongoing scaffolding, relevant project-based assignments and straightforward cycles of SRL
Assessing Adaptive Capability of English Teachers in Implementing Differentiated Instruction Models in Selected Junior High Schools in Mataram Henny Soepriyanti; Untung Waluyo; Eka Fitriana; Hartati Suryaningsih; Refa Andini
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i5.2268

Abstract

The study addresses the recurrent difficulties teachers experience in response to curriculum reforms that require flexibility, creativity and technology use to respond to heterogeneous student populations. With a qualitative multi case study as its design, the research involved fifteen English teachers of five junior high schools who had applied the Merdeka Curriculum for at least one year. Methods Data were obtained through in-depth interviews and classroom observations as well as documents analysis to ensure validity and reliability. Results indicate a wide discrepancy in teachers’ adaptative capacities, depending on the access to professional formation, technological preparedness and institutional support. More flexible teachers were found to design creative approaches in adapting content, process and product for meeting the learning profiles of students. Others had limited facilities, no motivation and minimal parental participation. However, despite these barriers, most of the teachers demonstrated a positive attitude and ongoing efforts toward self-improvement through self-study and peer support. Adaptive teaching is identified in the study as also crucially for achieving the aims of Merdeka Curriculum and therefore there should be ongoing (contextual) teacher training that supports reflective practice and differentiated pedagogy.
Digitalisasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Society 5.0 Dzilva Roszana; Nurul Laelatul Khusniyah; Dwi Wahyudiati
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i5.2282

Abstract

Kemajuan teknologi digital yang pesat telah mengubah wajah dunia pendidikan secara mendasar, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Dalam konteks Society 5.0 yang menempatkan teknologi sebagai pelayan kebutuhan manusia, PAI dituntut untuk bertransformasi tanpa melepaskan misi utamanya dalam pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik. Penelitian ini menggunakan rancangan studi kepustakaan dengan analisis konten dan tematik untuk memetakan dimensi konseptual, implementasi, dan strategi digitalisasi pembelajaran PAI dalam kerangka Society 5.0. Berbeda dari kajian sebelumnya yang umumnya bersifat parsial, penelitian ini menggunakan pendekatan analisis integratif yang mencakup dimensi teknologis, pedagogis, kurikuler, dan nilai-nilai keislaman sekaligus. Hasil kajian mengungkapkan bahwa digitalisasi PAI berkembang melalui penggunaan platform daring, media audio visual, multimedia interaktif, serta pembelajaran personal berbasis data, disertai perhatian yang semakin besar terhadap etika dan literasi digital. Namun demikian, sejumlah tantangan masih menjadi hambatan, antara lain rendahnya kompetensi digital guru, ketimpangan infrastruktur, potensi terkikisnya dimensi spiritual, serta paparan konten keagamaan yang tidak kredibel di ruang digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi PAI yang bermakna mensyaratkan harmonisasi antara teknologi dan nilai-nilai Islam demi membentuk generasi muslim yang cakap secara digital sekaligus kokoh dalam akhlak dan keimanan.
Malay-Based Islamic Education: Character Building in the Digitized Era Nur Azmira; Haris Riadi
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i5.2284

Abstract

Malay Islamic education plays an important role in shaping the character, morality, and identity of society; however, in the era of social media, these values face challenges arising from the rapid flow of information, changing interaction patterns, and the weakening of scientific authority. On the other hand, digitalisation also provides opportunities for the development of Islamic preaching, learning, and technology-based access to knowledge. This study aims to examine the role of Malay Islamic education in strengthening the character of younger generations in the digital era. The study employed a qualitative descriptive method through a literature review of classical and contemporary sources related to Malay Islamic education, adab, digital culture, and technological literacy. The findings reveal that Malay Islamic education, developed through surau, madrasahs, and Islamic boarding schools, not only strengthens religious understanding but also instils character values, social ethics, and adab as moral filters in the use of digital technology. These values are relevant in shaping younger generations who are moral, critical, and wise in responding to technological developments in the social media era. Therefore, the strengthening of Malay Islamic education should continue to be integrated with digital literacy in a contextual and sustainable manner.
Paradoks Standarisasi Penilaian Kinerja Guru di Wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal): Problematika Struktural dan Kesenjangan Digitalisasi di Sulawesi Selatan Yasysyar Hidayat; Muhammad Ardiansyah
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i5.2285

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi paradoks yang muncul dari penerapan standar penilaian kinerja guru yang seragam di wilayah 3T Sulawesi Selatan, memetakan problematika struktural yang melatarbelakangi inefektivitasnya, serta menganalisis peran kesenjangan digitalisasi sebagai faktor penjelas yang memediasi antara kebijakan standarisasi dan kapasitas implementasi di lapangan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sistem Penilaian Kinerja Guru (PKG) berbasis Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan e-Kinerja BKN menciptakan regulasi yang merugikan guru di wilayah 3T, di mana 65% sekolah tidak memiliki akses internet dan 35% tidak memiliki listrik memadai. Problematika struktural mencakup distribusi guru yang tidak merata, rendahnya kesejahteraan, minimnya pelatihan profesional, dan lemahnya koordinasi kebijakan antara pusat dan daerah. Kesenjangan digitalisasi terbukti menjadi mediator kritis yang memperlebar jarak antara desain kebijakan nasional dan realitas implementasi lokal. Penelitian ini merekomendasikan desain PKG berbasis track paralel, percepatan infrastruktur digital, pendekatan place based policy, serta insentif substansial bagi guru di wilayah 3T.
Religious Moderation In The Framework Of Malay Islam M. Zakariya Al Ansori; Haris Riadi; Raihana Aulia Sukhairani
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i5.2289

Abstract

This study aims to examine the concept and practice of religious moderation within the framework of Malay Islam and its relevance in maintaining social harmony in the modern era. This research employs a qualitative approach using library research, drawing on various scholarly sources such as journals, books, and related documents. The findings reveal that religious moderation in Malay society is reflected through the integration of Islamic values with local culture, based on the principle “custom is founded upon Islamic law, and Islamic law is founded upon the Qur’an.” Values such as tolerance, balance, justice, and deliberation serve as the foundation for building harmonious social life. However, religious moderation also faces challenges in the modern era, including globalization, digital media influence, and the emergence of extreme religious ideologies. Therefore, strengthening strategies are needed through education, the role of religious and traditional leaders, as well as the wise use of digital media. This study concludes that religious moderation within the Malay Islamic framework plays a significant role in creating a tolerant, inclusive, and civilized society.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026 Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026 Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026 Vol. 4 No. 4 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, April 2026 Vol. 4 No. 3 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, March 2026 Vol. 4 No. 2 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Febuary 2026 Vol. 4 No. 1 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, January 2026 Vol. 3 No. 12 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, December 2025 Vol. 3 No. 11 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, November 2025 Vol. 3 No. 10 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Oktober 2025 Vol. 3 No. 9 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, September 2025 Vol. 3 No. 8 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juli 2025 Vol. 3 No. 6 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2025 Vol. 3 No. 5 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2025 Vol. 3 No. 4 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, April 2025 Vol. 3 No. 3 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Maret 2025 Vol. 3 No. 2 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Febuari 2025 Vol. 3 No. 1 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Januari 2025 Vol. 2 No. 12 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Desember 2024 Vol. 2 No. 11 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, November 2024 Vol. 2 No. 10 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Oktober 2024 Vol. 2 No. 9 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, September 2024 Vol. 2 No. 8 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2024 Vol. 2 No. 7 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juli 2024 Vol. 2 No. 6 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2024 Vol. 2 No. 5 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2024 Vol. 2 No. 4 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, April 2024 Vol. 2 No. 3 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Maret 2024 Vol. 2 No. 2 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Februari 2024 Vol. 2 No. 1 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Januari 2024 Vol. 1 No. 12 (2023): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Desember 2023 Vol. 1 No. 8 (2023): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2023 Vol. 1 No. 2 (2023): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Februari 2023 More Issue