cover
Contact Name
Frangky Silitonga
Contact Email
frangkyka@gmail.com
Phone
+6285362229992
Journal Mail Official
jurnaljmrib@gmail.com
Editorial Address
ITEBA - Institut Teknologi Batam The Vitka City Complex Jl. Gajah Mada, Tiban, Batam, Kepulauan Riau, INDONESIA 29425 Phone : +62 778 3540889
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis
ISSN : 29619351     EISSN : 29618975     DOI : -
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Manajemen Rekayasa ITEBA. jurnal ilmiah ini open access dan peer-review yang diterbitkan dua kali setahun (Agustus dan Februari). bertujuan untuk mencapai teori dan aplikasi mutakhir. Jurnal ini merupakan media penyebaran informasi hasil penelitian bagi dosen, peneliti¸ mahasiswa dan praktisi. FOCUS AND SCOPE Leadership and Organizational Management/ Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Strategic Planning and Management/ Perencanaan dan Manajemen Strategis Financial Resource Management/ Manajemen Sumber Daya Keuangan Project Management/ Manajemen Proyek Quality Management System/ Sistem Manajemen Mutu Operations and Supply Chain Management/ Operasi dan Manajemen Rantai Pasok Management of Technology, Research, and Development/ Manajemen Teknologi, Penelitian, dan Pengembangan Systems Engineering/ Rekayasa Sistem Legal Issues in Engineering Management/ Masalah Hukum dalam Manajemen Teknik Professional Codes of Conduct and Ethics/ Kode Etik dan Etika Profesional
Articles 62 Documents
Analisa Penyebab Cacat Produk Menggunakan Metode Rca Dan Fmea Untuk Menurunkan Defect Pada Proses Assembly Harahap, Soleman; Zaenal; Vera
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i2.828

Abstract

PT Simatelex Manufactory Batam merupakan perusahaanmanufaktur yang memproduksi mesin kopi K-Supreme untuk pasar ekspor. Permasalahan yang terjadi adalah tingginya tingkat cacatproduk pada proses perakitan, khususnya cacat goresan pada permukaan dan noda putih pada body utama. Penelitian inibertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama cacat dan menentukan prioritas perbaikan menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Data dikumpulkan melalui observasi, check sheet, dan analisismenggunakan diagram Pareto serta diagram fishbone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama cacat goresanadalah tidak adanya jig pada proses perakitan sekrup dengankontribusi sebesar 55%, sedangkan penyebab utama noda putihberasal dari kualitas material supplier sebesar 24%. Implementasiusulan perbaikan berupa penggunaan jig dan evaluasi supplier diharapkan mampu menurunkan tingkat cacat secara signifikan dan meningkatkan efisiensi proses produksi.
Analisis Risiko Keselamatan Kerja Dan Ergonomi Dengan Metode Hirarc Pada Proses Produksi Di Kedai Farhana Haslindah, Andi; Hanafie, Ahmad Hanafie; Zainuddin , Sumardayanti
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i2.832

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menganalisis risiko bahaya, serta menentukan tingkat risiko pada lingkungan kerja bagian produksi di Kedai kue dan roti Farhana. Proses produksi meliputi beberapa tahapan, yaitu pemilihan bahan baku, penggilingan, penataan, pemanggangan, hingga proses pengemasan (packing). Dalam pelaksanaannya, kegiatan produksi menggunakan berbagai mesin, peralatan, serta bahan baku yang berpotensi menimbulkan bahaya terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa potensi bahaya dengan tingkat risiko yang berbeda. Risiko kategori rendah (low risk) meliputi kaki tersangkut box dan area kerja yang sempit sebesar 14%. Risiko kategori sedang (medium risk) meliputi kaki kesemutan, kaki tersandung kabel, kebisingan mesin, tergelincir, serta kelelahan otot akibat gerakan berulang sebesar 29%. Sementara itu, risiko kategori tinggi (high risk) meliputi terkena panas dari loyang, paparan suhu ruang yang tinggi, serta terpeleset saat pengambilan kue dari oven dengan persentase sebesar 57%. Tidak ditemukan risiko dengan kategori ekstrem (extreme risk) atau sebesar 0%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penerapan langkah-langkah pengendalian risiko guna meminimalkan potensi kecelakaan kerja serta meningkatkan aspek keselamatan dan ergonomi di lingkungan produksi Kedai kue dan roti Farhana