cover
Contact Name
Frangky Silitonga
Contact Email
frangkyka@gmail.com
Phone
+6285362229992
Journal Mail Official
jurnaljmrib@gmail.com
Editorial Address
ITEBA - Institut Teknologi Batam The Vitka City Complex Jl. Gajah Mada, Tiban, Batam, Kepulauan Riau, INDONESIA 29425 Phone : +62 778 3540889
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis
ISSN : 29619351     EISSN : 29618975     DOI : -
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Manajemen Rekayasa ITEBA. jurnal ilmiah ini open access dan peer-review yang diterbitkan dua kali setahun (Agustus dan Februari). bertujuan untuk mencapai teori dan aplikasi mutakhir. Jurnal ini merupakan media penyebaran informasi hasil penelitian bagi dosen, peneliti¸ mahasiswa dan praktisi. FOCUS AND SCOPE Leadership and Organizational Management/ Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Strategic Planning and Management/ Perencanaan dan Manajemen Strategis Financial Resource Management/ Manajemen Sumber Daya Keuangan Project Management/ Manajemen Proyek Quality Management System/ Sistem Manajemen Mutu Operations and Supply Chain Management/ Operasi dan Manajemen Rantai Pasok Management of Technology, Research, and Development/ Manajemen Teknologi, Penelitian, dan Pengembangan Systems Engineering/ Rekayasa Sistem Legal Issues in Engineering Management/ Masalah Hukum dalam Manajemen Teknik Professional Codes of Conduct and Ethics/ Kode Etik dan Etika Profesional
Articles 62 Documents
Optimasi Proses Produksi Pupuk Organik Dari Limbah Jerami Padi Dengan Campuran Daun Balakacida Di Batam Anry, Anry S P Sihombing; irwan, Hery
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 1 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i1.661

Abstract

Pupuk organik di definisikan sebagai pupuk yang sebagian atau seluruhnya berasal dari tanaman dan hewan yang telah melalui proses rekayasa, dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan mensuplai bahan organik untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Inovasi daun Balakacida terhadap limbah jerami padi dalam pembuatan pupuk organik, sangat bermanfaat untuk memperbaiki kesuburan tanah bagi peningkatan produksi pertanian baik kualitas maupun kuantitas, mengurangi pencemaran lingkungan dan meningkatkan kualitas tanaman secara berkelanjutan melalui pembibitan. Pemanfaatan daun Balakacidadan limbah jerami padi dapat mensuplai hara tanaman. Dengan inovasi pembuatan pupuk organik dari daun Balakacida dan limbah jerami padi akan menghasilkan pupuk organik yang menyediakan nutrisi pada tanaman dan juga menghasilkan pupuk organik yang baik untuk pembibitan tanaman yang suatu saat bisa mengembangkan pertanian di Batam dengan langkah awal pembibitan yang berkualitas.
PENERAPAN 5S SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN EFISIENSI TEMPAT KERJA DAN USAHA KECIL MENEGAH Hilmas Zulfi Amanda
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 1 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i1.663

Abstract

Dalam dunia industri modern, efisiensi kerja menjadi salah satu faktor kunci dalam mempertahankan daya saing perusahaan. Salah satu metode yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas adalah penerapan metode 5S. Metode ini berasal dari Jepang dan terdiri dari lima tahapan: Seiri (Sortir), Seiton (Susun), Seiso (Sapu), Seiketsu (Standarisasi), dan Shitsuke (Disiplin). Artikel ini membahas konsep dasar 5S, manfaat penerapannya, serta langkah-langkah implementasi dalam lingkungan kerja industri, khususnya dalam konteks usaha kecil dan menengah (UKM). Selain meningkatkan keteraturan tempat kerja, metode ini juga berdampak pada peningkatan budaya kerja yang lebih disiplin dan kolaboratif
Analisis pengendalian kualitas wiper dengan metode statistical process control (spc) dan failure mode and effect analysis (fmea) pada pt. Valeo ac batam Nanda Putra, Gilang
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 1 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i1.668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas produk wiper mobil pada PT. Valeo AC Batam menggunakan metode Statistical Process Control (SPC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat diketahui jenis, penyebab, dan tingkat keparahan dari cacat produk sehingga dapat dilakukan tindakan perbaikan yang tepat. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan produksi dan inspeksi kualitas selama bulan Mei 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa titik kritis dalam proses produksi yang menyebabkan cacat dominan seperti goresan pada karet dan kesalahan perakitan. Nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi diperoleh pada proses perakitan akhir. Rekomendasi yang diberikan adalah peningkatan SOP, pelatihan operator, dan monitoring SPC secara berkala.
Perancangan Conveyor Untuk Sorting Bibit Ikan Nila Berdasarkan Ukuran Panjang Menggunakan Sensor Pada Kolam Tambak Ikan UMKM Batriard Fish Farm Di Kabupaten Bandung setrayudha, wulung
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 1 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i1.697

Abstract

Indonesia has abundant fishery resources. In 2020, West Java Province produced 250,543 tons of fish. One of the fishery-based SMEs in Bandung Regency is Batriard Fish Farm. Based on interviews, this SME requires an automated system to count and sort tilapia fry by size. The fry to be sorted totals 500,000 fish, with a length range of 30–50 mm and a weight range of 7–20 grams. The system must operate with a 1,300 VA power supply, complete sorting in under 16 hours (faster than manual sorting), and keep the fish alive.Using the VDI 2222 method, the design process consists of four stages: planning, conceptualization, designing, and finalization. The planning stage involves gathering key specifications from interviews. Next, three conceptual variants were developed and evaluated, with the highest-scoring concept selected for further design. The chosen conveyor-based sorting system can process live tilapia fry with a response time of 87 milliseconds (from input to sorting), consumes 68 W of power, and applies a 0.1 N force via the sorting arm to ensure the fry remain unharmed.
Analisis Program Keselamatan Kerja untuk Produktivitas dengan Pendekatan Fault Tree Analysis Sinaga, Dina; Irwan, Hery; Arifin, Zaenal; Purbasari, Annisa
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i2.805

Abstract

Salah satu aktivitas esensial yang dilakukan oleh individu atau komunitas untuk mempertahankan eksistensi adalah bekerja. Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memegang peranan krusial dalam dunia industri, baik yang berskala kecil maupun besar. Maka dari itu, perlu adanya perbaikan serta pengembangan program terkait kesehatan dan keselamatan kerja di dalam perusahaan untuk mencapai produktivitas yang maksimal. Dalam studi ini, metode yang dipakai adalah analisis pohon kesalahan. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung. Untuk analisis, pendekatan yang digunakan mencakup analisis kualitatif deskriptif dan kuantitatif. Penilaian hasil keselamatan kerja dan status keselamatan menunjukkan angka frekuensi yang mencerminkan total kecelakaan yang terjadi per 1.000.000 jam kerja dalam tiga tahun terakhir. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kecelakaan kerja berimbas pada produktivitas. Sekitar 10, 7, dan 3 kecelakaan dilaporkan dari tahun 2022 sampai 2024. Sementara tingkat frekuensi untuk periode tersebut adalah 44,3; 39,9; dan 13,52 per satu juta jam kerja. Angka keparahan yang tercatat dari tahun 2022 hingga 2024 adalah 1.552,4; 395,25; dan 94,69 per satu juta jam kerja. Pada tahun 2023, diketahui Nts sebesar -304,79, sedangkan pada tahun 2024 ada di -1966,79. Dari data yang diterima, dapat diambil kesimpulan bahwa penurunan angka kecelakaan kerja berkontribusi pada peningkatan produktivitas dari tahun ke tahun.
Pengaruh Dukungan eksternal, kepercayaan, dan hambatan terhadap teknologi digital UMKM dengan Structural Equation Modeling khairunnisa; Shalihin, Ahmad; Hutauruk, Friska Juliana
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i2.810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan eksternal, kepercayaan, dan hambatan terhadap adopsi teknologi digital pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 82 pelaku UMKM yang dipilih dari populasi sebanyak 455 unit usaha menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares untuk mengevaluasi model pengukuran dan model struktural secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konstruk memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Secara struktural, dukungan eksternal dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi teknologi digital, sedangkan hambatan berpengaruh negatif dan signifikan. Ketiga variabel tersebut secara bersama-sama mampu menjelaskan 62% variasi adopsi teknologi digital UMKM, dengan kepercayaan sebagai faktor yang paling dominan dalam memengaruhi keputusan adopsi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kepercayaan terhadap sistem digital, perluasan program pendampingan, serta pengurangan hambatan biaya dan teknis merupakan kunci utama dalam mendorong transformasi digital UMKM. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan dan strategi praktis dalam mempercepat digitalisasi UMKM secara berkelanjutan.
Analisis Kepuasan Pelanggan Menggunakan Pendekatan Service Quality (SERVQUAL), Importance Performance Analysis (IPA) Dan Customer Satisfaction Index (CSI) haryati, Haryati; Sumarya, Edi; Purbasari, Annisa
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i2.811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan PT. Pos Indonesia persero KCU Batam menggunakan tiga metode, Service Quality (SERVQUAL), Importance Performance Analysis (IPA), dan Customer Satisfaction Index (CSI). Penelitian ini menggunakan pendekatan analilis deskriptif kuantitatif. Metode penggumpulan data menggunakan kuesiner dalam bentuk skala Likert. Total responden dalam penelitian ini 125 responden. Hasil penelitian tingkat kesesuaian sebesar 98.96% pada Diagram Kartesius dari 30 atribut terdapat 5 atribut yang memerlukan perbaikan dan peningkatan yaitu atribut 7, 8, 20, 29, dan 30. Indexs kepuasan pelanggan PT. Pos Indonesia persero KCU Batam mendapatkan skor sebesar 82.73 % menunjukan bahwa pelanggan PT. Pos Indonesia persero KCU Batam telah merasa “sangat puas” rentan skor berada pada rentang skala 0,80 % sampai dengan 0,100%, dapat diketahui bahwa kinerja PT. Pos Indonesia persero KCU Batam sudah bagus.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Menggunakan Metode DMAIC dan FMEA Pada Proses Produksi Industri 4.0 tampubolon, joni tampubolon; Sumarya , Edi; Purbasari, Annisa
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i2.804

Abstract

Kualitas produk merupakan faktor penting dalam menjaga daya saing perusahaan manufaktur, khususnya pada industri rokok yang memiliki standar mutu yang ketat. PT. Alcotraindo Batam mengalami peningkatan tingkat cacat produk yang melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 1,5%, sehingga diperlukan upaya pengendalian kualitas yang sistematis dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya cacat produk rokok serta merancang perbaikan proses produksi yang efektif guna menurunkan tingkat kecacatan produk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) yang didukung oleh Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Tahap Define dan Measure digunakan untuk mengidentifikasi jenis cacat dominan dan mengukur kinerja proses produksi. Tahap Analyze dilakukan melalui Root Cause Analysis menggunakan diagram Fishbone dan analisis 5W+1H untuk menentukan akar penyebab kecacatan. Selanjutnya, tahap Improve difokuskan pada perancangan dan implementasi perbaikan teknis, sedangkan tahap Control digunakan untuk menjaga kestabilan proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat dominan berasal dari ketidakkonsistenan pengaturan mesin, ketidakstabilan kadar air tembakau, serta metode kerja yang belum optimal. Implementasi usulan perbaikan berupa kalibrasi mesin, penyusunan SOP, pelatihan operator, dan pengendalian kadar air tembakau dapat menurunkan tingkat kecacatan produk dan meningkatkan efisiensi serta efektivitas proses produksi di PT. Alcotraindo Batam.
Implementation Of Root Cause Analysis And 5w On Dorado Products To Reduce Product Defects afwan, Aulia
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i2.807

Abstract

The growth of the manufacturing sector requires companies to continuously ensure and enhance product quality in order to remain competitive and satisfy customer expectations. At PT Ennovi Integrated Engineering Servising Batam, quality problems were identified in Dorado products, particularly during the manual damper (sticker) installation process. Production records from March to May 2025 indicated that defects accounted for 27% of total output, with porosity, bent pins, and missing pins being the most frequently observed defects.This research was conducted to classify the types of defects, analyze their root causes, and propose improvement actions to minimize the rejection rate of Dorado products. The study employed Root Cause Analysis (RCA) supported by Pareto charts, fishbone diagrams, and the Five Whys technique. Data were gathered through direct observation of the production process, interviews with relevant personnel, and examination of internal production reports.The findings reveal that the dominant causes of defects are associated with human factors, work methods, and workplace conditions, particularly the absence of appropriate tools and the lack of standardized procedures for sticker installation. Improvements were implemented by developing a dedicated jig for sticker application and refining the work instructions. These measures successfully reduced the defect rate and improved production performance. Therefore, the use of Root Cause Analysis proved to be an effective approach for identifying quality issues and supporting continuous improvement in manufacturing operations.  
Penurunan Defect Leakage Sikat Gigi Elektrik Dengan Six Sigma Dmaic (Studi Kasus PT. PIB) Hutasoit, Meika Clara Nauli; Irwan, Hery; Sumarya, Edi
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i2.827

Abstract

This paper condenses a Six Sigma DMAIC project implemented in an electric toothbrush assembly line at PT PIB, Batam. Baseline January–September 2025 records 967,700 units with 36,281 defects; leakage contributes ≈60% (21,774 units) and becomes the CTQ. Using Pareto, SIPOC, P-Chart, and fishbone, root causes were traced to unstable air pressure at the leakage tester, rubber-seal mismatch, missing controlled oiling at top-seal assembly, and operator variation. Post-implementation (Oct–Dec 2025) DPMO fell from ≈5,356 ppm (≈4σ) to ≈200 ppm (≈5σ), P-Chart points stayed in-control. These results demonstrate DMAIC effectiveness to reduce leakage defects and stabilize process capability.