cover
Contact Name
Edisah Putra Nainggolan
Contact Email
medanijurnal@gmail.com
Phone
+6285158011646
Journal Mail Official
jurnalmedani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Karyajaya Perum Taman Karyajaya Indah Blok C.15 Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Lembaga Riset Ilmiah
ISSN : 29628032     EISSN : 29628032     DOI : -
Medani Jurnal Pengabdian Masyarakat is a publication media for the results of Community Service in the Social, Science, and Applied Sector. Medani received articles from community service to be published covering the scope of Economics, Social Affairs, Agriculture, Environment, Education, Health, and other community service results. All submitted articles will go through a peer-reviewed process to ensure publication quality. Medani published 3 times a year April, August, and December.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026" : 3 Documents clear
Pemanfaatan Limbah Kulit Jeruk Bali sebagai Inovasi Produk Lokal UMKM Desa Klampisan Almaisyaroh, Evani Chilvi; Lu’lu’a, Atiatu Kiky; Alves, Ronaldo Maria Pereira; Zahrani, Lyvia; Tribuana, Reza Johan; Zulfiani, Anita
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v5i1.1473

Abstract

Tumpukan limbah kulit jeruk Bali (Citrus maxima) di Desa Klampisan dapat mencemari lingkungan, namun limbah ini memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertujuan mendorong pemanfaatan limbah tersebut sebagai inovasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk pemberdayaan ekonomi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-eksplanatif melalui observasi dan demonstrasi partisipatif dari perwakilan ibu-ibu warga Klampisan pada 22 Januari 2026 di Balai Desa Klampisan. Keberhasilan program diukur melalui instrumen angket terhadap 30 responden untuk mengevaluasi aspek pengetahuan, keterampilan, dan minat keberlanjutan usaha. Hasil menunjukkan bahwa limbah kulit jeruk Bali dapat diolah menjadi “manisan Kulit Jeruk Bali” yang kenyal dan bercita rasa manis-asam. Hasil tingginya antusias masyarakat, dengan 80% responden menyatakan kesediaan untuk melanjutkan usaha ini sebagai inovasi produk lokal yang dapat memperkuat ekonomi kreatif di Desa Klampisan.   The accumulation of pomelo (Citrus maxima) peel waste in Klampisan Village poses a potential environmental pollution risk; however, this waste has the potential to be processed into value-added products. This Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata) aims to encourage the utilization of such waste as an innovation for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to foster economic empowerment. The method employed is a descriptive-explanatory qualitative approach through observation and participatory demonstrations involving representatives of the women of Klampisan Village on January 22, 2026, at the Klampisan Village Hall. The program's success was measured using a questionnaire distributed to 30 respondents to evaluate aspects of knowledge, skills, and interest in business sustainability. The results indicate that pomelo peel waste can be processed into "Candied Pomelo Peels" with a chewy texture and a sweet-and-sour flavor profile. The findings highlight high community enthusiasm, with 80% of respondents expressing a willingness to pursue this venture as a local product innovation that can strengthen the creative economy in Klampisan Village.
Pendampingan Perangkat Desa Dalam Promosi Wisata Berbasis Instagram di Desa Kawungluwuk, Subang Salsabila, Kesya Hersa; Makkaraka, Jovienca Hevianie; Erfinda, Yosi; Hasan, Rinie Octaviany; Daryono, Dadan
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v5i1.1487

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi wisata digital di Desa Kawungluwuk, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang. Potensi wisata alam dan budaya belum optimal karena keterbatasan keterampilan promosi digital. Metode yang digunakan adalah hands-on workshop melalui tahap persiapan, demonstrasi, serta praktik dan pendampingan pada 7–20 April 2026. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan perangkat desa dalam mengelola Instagram. Capaian meliputi terbentuknya akun resmi, penyusunan content plan satu bulan, serta kemampuan produksi konten mandiri. Kegiatan ini meningkatkan eksposur wisata desa dan membuka peluang ekonomi masyarakat melalui promosi produk dan jasa lokal, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan promosi digital desa secara berkelanjutan. Dari aspek keberlanjutan, program ini dirancang agar dapat terus berjalan dengan sumber daya terbatas melalui optimalisasi perangkat desa sebagai pengelola utama, pemanfaatan perangkat digital sederhana (smartphone), serta penyusunan panduan konten yang mudah diterapkan. Selain itu, keberlanjutan juga didukung oleh pembagian peran pengelola akun dan penjadwalan konten yang realistis. Pemanfaatan Instagram terbukti mampu meningkatkan visibilitas dan memperluas jangkauan promosi potensi wisata desa. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan promosi wisata desa berbasis digital yang berkelanjutan.   This community service initiative aims to enhance the capacity of village officials to utilize social media as a tool for digital tourism promotion in Kawungluwuk Village, Tanjungsiang Subdistrict, Subang Regency. The potential for natural and cultural tourism has not been fully realized due to limited digital promotion skills. The method employed was a hands-on workshop comprising preparation, demonstration, practice, and mentoring sessions held from April 7–20, 2026. The results show an improvement in the village officials’ ability to manage Instagram. Achievements include the creation of an official account, the development of a one-month content plan, and the ability to produce content independently. This activity increases the exposure of village tourism and opens economic opportunities for the community through the promotion of local products and services, as well as encourages active community participation in the sustainable management of the village’s digital promotion. From a sustainability perspective, this program is designed to continue operating with limited resources by optimizing the role of village officials as primary managers, utilizing simple digital tools (smartphones), and developing easy-to-implement content guidelines. Additionally, sustainability is supported by the division of account management roles and realistic content scheduling. The use of Instagram has proven effective in increasing visibility and expanding the promotional reach of the village’s tourism potential. Therefore, this community service initiative serves as a strategic step in supporting the development of sustainable, digital-based village tourism promotion.
Pendampingan Pembuatan Paket Wisata Hiking Bukit Pamoyanan Desa Wisata Kawungluwuk Kabupaten Subang Wafiy, Mohammed Fawwazal; Bhinneka, Aditya Dwimughni; Erfinda, Yosi; Hidayat, Ase; Safei, Safei; Sunardi, Didi
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v5i1.1501

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Wisata Kawungluwuk, khususnya Bukit Pamoyanan, berfokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan destinasi serta pengembangan produk wisata hiking sunrise yang lebih terstruktur dan siap dipasarkan. Dengan pendekatan Community-Based Tourism (CBT) dan metode partisipatif seperti wawancara, observasi, pemaparan, serta pendampingan, program ini berhasil meningkatkan pemahaman pengelola dalam perencanaan itinerary, penetapan harga, segmentasi pasar, dan strategi promosi. Hasilnya, tersusun paket wisata yang lebih sistematis, realistis, dan sesuai kondisi lapangan, dilengkapi alur perjalanan dan perhitungan biaya yang rasional. Selain itu, dikembangkan media promosi sederhana serta integrasi potensi lokal seperti kuliner dan keterlibatan masyarakat. Secara keseluruhan, program ini memperkuat kapasitas pengelola, menghasilkan produk wisata yang lebih siap jual, dan meningkatkan daya saing Bukit Pamoyanan sebagai destinasi berbasis masyarakat yang berkelanjutan.   The community service program in Kawungluwuk Tourism Village, particularly at Bukit Pamoyanan, focuses on strengthening human resource capacity in destination management and developing a more structured and market-ready sunrise hiking tourism product. Using a Community-Based Tourism (CBT) approach and participatory methods such as interviews, observations, presentations, and mentoring, the program successfully enhanced managers’ understanding of itinerary planning, pricing, market segmentation, and promotional strategies. As a result, a more systematic, realistic tourism package aligned with field conditions was developed, complete with detailed travel flows and rational cost calculations. In addition, simple promotional media were created, along with the integration of local potentials such as culinary offerings and community involvement. Overall, this program contributes to strengthening management capacity, producing more market-ready tourism products, and enhancing the competitiveness of Bukit Pamoyanan as a sustainable community-based destination.

Page 1 of 1 | Total Record : 3