cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Perbaikan Kualitas Pelayanan Produk T-cash Di Kota Bandung Menggunakan Integrasi Metode E-service Quality Dan Model Kano Dewa Ayu Putu Indah Prabasari; Husni Amani; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cita- cita pemerintah untuk mewujudkan cashless society perlu didukung oleh pelaku usaha, bukan hanya perbankan namun juga perusahaan rintisan financial technology. PT. Telekomunikasi Selular (Telkomsel) sebagai operator telekomunikasi selular terbesar di Indonesia turut serta dalam menyukseskan program pemerintah terkait dengan penggunaan uang elektronik dengan mengeluarkan produk T- Cash. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis kebutuhan konsumen layanan T-Cash di Kota Bandung menggunakan integrasi metode E-service Quality dan Model Kano. Pada penelitian ini terdapat 22 atribut kebutuhan konsumen T-Cash yang akan dimelompokkan dalam 6 dimensi. Penelitian menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat kepentingan, kenyataan, dan harapan serta untuk mengkategorikan setiap atribut.Kata Kunci: Atribut Kebutuhan, E-service Quality, Model Kano, Integrasi E-service Quality dan Model Kano, True Customer Needs, T-Cash.
Perancangan Alat Bantu Ergonomis Proses Pengemasan Buku Di Pt. Karya Kita Dengan Framework Mechanical Design Wiwit Mulyaningsih; Muhammad Iqbal; Yusuf Nugroho Doyo Yekti
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Karya Kita merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang percetakan yang berada di Soekarno-Hatta Bandung. Pada percetakan buku PT. Karya Kita memiliki 6 workstation dalam pelaksanaan tahap proses produksi. Untuk workstation pengemasan terdapat 5 orang operator dimana aktivitas di workstation tersebut masih dilakukan secara manual yang melibatkan operator membungkuk untuk memasukkan buku kedalam kardus. Sehingga hal tersebut menimbulkan risiko pada aktivitas pengemasan buku, hal ini dapat dilihat dengan metode RULA. Metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) merupakan metode cepat penilaian postur tubuh bagian atas [1]. Input metode ini adalah postur (telapak tangan, lengan atas, lengan bawah, punggung, dan leher), beban yang diangkat, tenaga yang dipakai (statis/dinamis), dan jumlah pekerjaan. Skor RULA yang didapat berdasarkan postur kerja operator proses pengemasan di PT. Karya Kita cukup tinggi yaitu 7 untuk aktivitas mengangkat buku, memidahkan buku dan memasukkan buku kedalam kardus. Skor rula yang bernilai 7 artinya kondisi ini berbahaya maka pemeriksaan dan perubahan diperlukan dengan segera (saat itu juga) [2]. Ketiga aktivitas yang ada di proses pengemasan dapat menimbulkan risiko MSDs yang dirasakan oleh operator. Musculuoskeletal Disorders (MSDs) merupakan gangguan otot, saraf, tendon, ligamen, sendi, tulang rawan dan cakram tulang belakang [3]. Berdasarkan permasalahan diatas, penulis merancang alat bantu pada proses pengemasan buku untuk mengurangi risiko MSDs dengan menggunakan Framework Mechanical Design dan tools yang digunakan mengadopsi dari UlrichEppinger. Hasil yang didapat dari tahapan Framework Mechanical Design berupa spesifikasi dari rancangan alat bantu yang akan dibuat. Alat bantu didesain dengan mempertimbangkan postur kerja operator yang diharapkan dapat mengurangi risiko MSDs yang dirasakan oleh operator. Kata kunci : Framework Mechanical Design, Spesifikasi Teknis, Ulrich-Eppinger, RULA, Rapid Upper Limb Assessment
Developing Monitoring System Dashboard Module Using Iterative Incremental Method For Monitoring Ziswaf Productive Reporting Performance Reicka Sofi Azura Ridhallah; Murahartawaty Murahartawaty; Ari Pratiwi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the problems that faced by Indonesia is the disparity (inequality) income distribution and poverty. In 2014 poor people in Indonesia reached 27.727,78 souls or 10,96%. The data is accompanied by an increase of unemployment in Indonesia. The concept of Zakat, Infak, Sodaqoh, and Waqf (ZISWAF) should be recognized by the government and all the people of Indonesia as one of the media in the realization of poverty reduction. Form of equitable distribution of income that can be one is to distribute the income of people who can afford to can not afford. One of the Islamic Financial institutions are tasked to collect the public fund and distribute them is Lembaga Amil Zakat (LAZ) or Badan Amil Zakat (BAZ). The existence of this institution aims at collecting funds from people who are afforded. ZISWAF potential in Indonesia in 2005 is estimated to reach Rp 19.3 trillion. Due percentage ZISWAF is an obligation for all Muslims able to or have reached ‘nisab’ in his property. Model portfolio ZISWAF by institutions there are two ways, namely consumtive and productive ways. In a productive way, with ZISWAF Fund processing includes planning, implementation, and coordination in the collection, distribution, and utilization of ZISWAF funds, Committed by both BAZ or LAZ. Other obstacles experienced by LAZ and BAZ in the distribution of funds to the poor is not very effective because the target is repeated or similar, is due to the absence of control within the data collection and reporting after the distribution of productive enterprise funds. The existence of the poor majority of the work on the micro business sector, the establishment of policies in providing funding productive activities is very influential with the hope to create new jobs and increase revenues. Based on the problem and to develop the Monitoring System that can help ZISWAF institutions in transparency to the public including the relevant parties. One of them is the Dashboard Micro Monitoring System, an application which is intended to establish Communications and interaction between the funders and built several Business sectors in an effort to increase its capacity in which the system functions to evaluate the distribution of fu nds reporting performance. Keywords: the poor in Indonesia, ZISWAF productive, LAZ and BAZ Institutes, Monitoring System.
Pengenalan Aksara Bali Dengan Metode Local Binary Pattern Ida Ayu Dian Purnama Sari; Bambang Hidayat; Unang Sunarya
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Aksara Bali merupakan salah satu tulisan daerah yang digunakan di Indonesia. Untuk membaca aksara Bali tidaklah mudah. Hal ini disebabkan karena kesulitan untuk mengenali bentuk atau pola dari suku kata dasar aksara tersebut. Suku kata dasar aksara Bali hampir memiliki struktur yang sama, sehingga di dalam pembacaannya akan menemukan kesulitan mengidentifikasi suku kata dasar. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk membuat suatu sistem yang mampu mengenali pola dari aksara Bali dimana aksara Bali yang digunakan adalah aksara Bali dasar. Sistem ini menggunakan teknik Local Binary Pattern (LBP) untuk ekstraksi cirinya. Salah satu sifat paling penting dari operator LBP ialah kesederhanaan perhitungannya, memiliki waktu komputasi yang lebih cepat, dan sifatnya yang invarian terhadap perubahan fotometri dari objek yang sama, dikarenakan LBP merupakan ukuran intensitas relatif suatu piksel dengan intensitas piksel disekitarnya. LBP didefinisikan sebagai perbandingan nilai piksel pada pusat citra dengan nilai piksel disekelilingnya sehingga diperoleh nilai biner pada matriks tersebut. Hasil dari LBP ini dijadikan masukan pada proses klasifikasi citra yang menggunakan Support Vector Machine dan K-Nearest Neighbor. Keunggulan dari metode KNN adalah tangguh terhadap data latih yang memiliki banyak noise dan efektif apabila data latihnya berukuran besar, sedangkan metode klasifikasi SVM mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya bisa memodelkan dan mengklasifikasikan hubungan antar variabel tanpa perlu asumsi yang ketat, efisien, dan interpretasinya mudah. Pada penelitian ini juga membandingkan proses klasifikasi antara metode Support Vector Machine dengan K- Nearest Neighbor. Hasil dari simulasi yang dilakukan sistem dapat mengenali Aksara Bali dengan tingkat akurasi tertinggi adalah 74,6%, ddengan waktu komputasi rata-rata sistem sebesar 2,3203 detik. Kata kunci : Aksara Bali, Local Binary Pattern (LBP), Support Vector Machine (SVM), K-Nearest Neighbor (KNN).
Perancangan Dan Realisasi Bandpass Filter Dengan Menggunakan Metode Hairpin Line Untuk Frekuensi Kerja 5,800 Ghz – 5,900 Ghz Dicky Saputra Caniago; Achmad Ali Muayyadi; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa sekarang perangkat Wi-Fi sudah menjadi kebutuhan pokok untuk akses internet .Salah satuband frekuensi unlicensed untuk high speed access adalah 5.8 GHZ , menggunakan Wi-Fi dengan standar IEEE 802.11n/ac . Sistem kerja Wi-Fi ditunjang oleh perangkat yang ada disisi AP ( Access Point ) dan sisi client , di setiap sisi masing – masing memiliki transmitter dan receiver .Pada tugas akhir ini di rancang band pass filter (BPF) untuk aplikasi Wi-Fi 5.8 GHZ . Band pass filter ini dirancang menggunakan metode hairpin line dan menggunakan respon frekuensi Chebyshev dengan ripple 0.1 dB, Filter ini dirancang menggunakan Roger 5880.Hasil pengukuran realisasi BPF tersebut menghasilkan BPF dengan nilai return loss : -17.252 dB , insertion loss : -5.117 dB dan impedansi : 53.664 + j42.196 Ohm . Pengukuran parameter-parameter tersebut mendekati target spesifikasi BPF untuk IEEE 802.11 n/ac .
Peringkasan Multi-dokumen Berita Berbahasa Indonesia menggunakan Conditional Random Fields (CRF) Angga Auliya Akbar; Mira Kania Sabariah; Angelina Prima Kurniati
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peringkasan multi-dokumen dibutuhkan agar pencarian informasi dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Sistem peringkasan ini menggunakan framework ekstraksi yang telah secara luas digunakan untuk meringkas dokumen, dimana hasil ringkasan merupakan kalimat- kalimat yang telah diekstraksi dari dokumen. Peringkasan dokumen dapat dilakukan dengan melihat nilai informasi suatu kalimat dari dokumen tersebut berdasarkan fitur yang diterapkan pada kalimat yang ada. Fitur tersebut diantaranya adalah fitur linguistik dan statistikal seperti posisi kalimat. Conditional Random Fields (CRF) merupakan salah satu model probabilistik untuk mengatasi segmentasi dan pemberian label pada data sekuens. CRF digunakan untuk mengkombinasikan fitur- fitur untuk mendapatkan model yang akan digunakan untuk menilai tingkat kepentingan kalimat. Fitur yang digunakan adalah basic feature dan complex feature. Sistem akan dinilai akurasinya menggunakan F- Measure, dengan membandingkan ringkasan yang dibuat oleh sistem dengan ringkasan yang dibuat oleh ahli. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rata- rata akurasi yang dihasilkan sebesar 62,5% dengan menentukan nilai threshold sebesar 0.45 dimana nilai tersebut digunakan untuk mengklasifikasikan kalimat summary dan non- summary. Kata kunci : Peringkasan multi-dokumen, Conditional Random Fields, Basic Feature, Complex Feature, F- Measure
Adcs (attitude Determination And Control Subsystem) Pada Nanosatellite Tel-u Menggunakan Magnetic Torque Rizky Daryanto; Erwin Susanto; Angga Rusdinar
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Satellite adalah sebuah alat yang digunakan manusia untuk kebutuhan tertentu yang bergerak diluar angkasa dengan mengorbit pada suatu benda. Karena luar angkasa tidaklah sama dengan keadaan di bumi yang kita pijak ini. ADCS (Attitude Determination and Control Subsistem)  menggunakan plant magnet torsi yang akan dikendalikan oleh mikrokontroler dengan kriteria kendali PID.  Dalam perancangan sistem menggunakan metode PID, diperlukan mencari nilai proportional, integral dan derivative untuk mendapatkan sistem yang stabil. Untuk mengetahui perubahan sudut hadap pada satelit nano, digunakan sensor magnetometer. Setelah mendapatkan pembacaan yang baik, data akan diproses dengan kontrolir PID untuk mengatur tegangan pada magnet torsi agar dapat mempertahankan orientasi sudut satelit nano. Dari hasil perhitungan didapat besar nilai maksimum medan dipol yang dihasilkan oleh magnet torsi sebesar Kekuatan dari magnet torsi yang dibuat sebesar 𝑚  = 310,592 � �� � 2. Parameter PID, Kp = 3, Ki = 0.5, dan Kd = 1. Kata Kunci : PID, ADCS, Magnetic Tourqe
Design Of Work Method In Order To Decreaseillness Rate Caused By Muscle And Nerve Dueto Unproper Work Method Using Ocra Index Ininstallation Department Pos Install Woodenlh And Routing Wiring In Pt. Xyz Muhammad Nusem Hudiantoko; Rino Andias Anugraha; Yusuf Nugroho Doyo Yekti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Health is an important form of human capital. It can enhance worker’s productivity by increasing their physical capacities, such as strength and endurance, as well as their mental capacities, such as cognitive functioning and reasoning ability. Such in Vehicle logistics division, there is still 16% of total disease in PT XYZ are caused by nerve and muscle. By divide it into departement category, the most common disease is in Installation Operation which contributed 60%, it means that from the 16% disease caused by nerve and muscle 60% of infected operator are work in Installation Operation. In Installation Department operation there are five lines that have responsibility to install the available or given car. From the five lines, the most common is in line 2 which contribute 25%. Then identify each job in line 2 is the next step, and the most common is in Pos 2D which responsibility to install the wooden LH and routing. Then, the exisitng condition is assess by OCRA Index which evaluate four main collective risk factors based on their respective duration, which are repetitiveness, force, awkward posture and movements, and lack of proper recovery periods. Then, from the given result of assessment will be used as parameter to give an improvement which in term of an improvement work method. By improving the work system, the gap that has been categorized in OCRA Index has been fixed. In other words the OCRA Index for improvement condition is lower than the existing one. Means that the improvement process are sucessfully decreased the risk of illness from 2,449 to 1,054 by the OCRA Index assessment process. Key words: OCRA Index, Wooden LH, Nerve and Muscle, Routing, Repetitiveness, Awkward posture
Analisis Sistem Komunikasi Rof (radio Over Fiber) Berbasis Wdm (wavelength Division Multiplexing) Dengan Oadm (optical Add Drop Multiplexing) Untuk Jarak Jauh Gede Teguh Laksana; Akhmad Hambali; Afief Dias Pambudi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radio over fiber merupakan suatu proses pengiriman sinyal radio melalui kabel serat optik. Melihat perkembangan komunikasi di dunia yang sangat pesat, Radio over Fiber dapat diaplikasikan guna mendukung layanan multimedia. Dalam rangka mendukung layanan multimedia, Radio over Fiber diharapkan dapat mendukung komunikasi untuk jarak jauh. Oleh karena itu dilakukan analisis terhadap Radio over Fiber untuk komunikasi jarak jauh yang dikombinasikan dengan teknik WDM (Wavelength Division Multiplexing) dan dipadukan dengan perangkat OADM (Optical Add Drop Multiplexer). Radio over Fiber disimulasikan oleh sinyal frekuensi radio 2.5 GHz yang ditumpangkan kedalam suatu panjang gelombang. Laju data yang digunakan sebesar 1 Gbps. Untuk mencapai penerima pada jarak yang jauh akan dilakukan penguatan oleh Optical Amplifier berupa EDFA (Erbium Doped Fiber Amplifier). Teknologi Radio over Fiber untuk komunikasi jarak jauh sangat rentan terhadap nilai BER dan redaman yang tinggi sehingga dibutuhkan perancangan sistem yang matang dan spesifikasi perangkat yang memadai. Adapun performansi yang didapatkan oleh keempat panjang gelombang pada jarak terjauh yaitu 155.5 km masih berada diatas sensitivitas penerima yaitu -17.217 dBm. Keempat panjang gelombang juga masih mencapai nilai BER minimal untuk layanan multimedia yaitu 10-9. Kata kunci: radio over fiber, optical add drop multiplexer, wavelength division multiplexing, komunikasi jarak jauh
Penentuan Optimal Selling Rules Untuk Saham Sektor Telekomunikasi Dengan Algoritma Genetika Jeshurun Eliezer Cussoy; Rian Febrian Umbara; Aniq Atiqi Rohmawati
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjualan saham menjadi perhatian yang sangat penting di kalangan pemilik saham atau investor saham. Permasalahan yang sering dijumpai oleh para investor adalah optimal selling rules. Dengan adanya pendekatan metode analitik dibantu dengan metode algoritma genetika, permasalahan optimal selling rules dapat dianalisa dan hasil dari perhitungan dapat menjadi analisa keputusan para investor. Tujuan secara umum dari tugas akhir ini adalah dapat menentukan optimal selling rules dengan algoritma genetika. Dasar-dasar pengerjaan optimal selling rules meliputi metode Gerak Brown Geometrik yang digabungkan dengan metode rantai markov. Dalam membuat optimal selling rules, parameter untuk menghitung target price dan stop loss limit dapat diperoleh dengan membuat intervalnya terlebih dahulu. Parameter-parameter tersebut digunakan untuk memaksimalkan fungsi reward sebagai fungsi objektif. Pada algoritma genetika, parameter-parameter yang dipilih untuk memaksimalkan fungsi reward adalah �� 1 dan �� 2 dengan interval yang sudah dibuat sebelumnya. �� 1 untuk menghitung stop loss limit dan �� 2 untuk menghitung target price. Dalam tugas akhir ini dihitung juga perkiraan waktu menahan saham untuk dijual (expected holding time) serta probabilitas keuntungan dan probabilitas kerugiannya untuk rencana investasi modal di masa depan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ketika discount factor ditetapkan dan dirubah nilainya, target price tidak bergantung pada discount factor dikarenakan pada saat proses algoritma genetika sudah mencapai titik optimalnya sedangkan stop loss limit tetap bergantung pada discount factor. Untuk expected holding time dengan probabilitas keuntungan dan kerugian juga akan mengalami kebergantungan pada discount factor. Kata kunci: Gerak Brown Geometrik, Rantai Markov, Optimal Selling Rules, Algoritma Genetika.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue