cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Penggalian Preferensi Kebutuhan Fungsional Dengan Conversational Recommender System Berbasis Ontologi Romy Adzani Adiputra; Z K Abdurrahman Baizal; Erliansyah Nasution
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin cepat menuntut pencarian informasi yang semakin mudah. Banyak sekali forum, blog, toko online, dan sebagainya yang menyediakan informasi mengenai suatu produk tertentu. Namun masalah yang sering terjadi saat ini adalah cara untuk mendapatkan suatu produk terbaik yang sesuai dengan kriteria pembeli dengan waktu yang singkat. Conversational Recommender System merupakan salah satu solusi yang bisa digunakan. Recommender system yang tersebar di dunia maya pada umumnya hanya berbasis filter spesifikasi tanpa menjelaskan kebutuhan yang akan pengguna butuhkan. Dengan adanya fitur conversation pada suatu recommender system, pengguna akan dipandu layaknya seorang calon pembeli yang sedang dibantu oleh seorang expert atau konsultan suatu produk dalam menemukan produk yang cocok dengan kebutuhan calon pembeli. Penggalian preferensi pada sistem akan memperluas kebebasan pengguna dalam menentukan preferensi yang diinginkan, sehingga perekomendasian produk akan semakin akurat. Dengan menyematkan basis atau model ontologi yang berbentuk jaringan semantik, sistem dapat melakukan learning terhadap kebutuhan pengguna dan mengkonversinya menjadi sebuah keputusan dalam merekomendasikan suatu produk layaknya seorang manusia dalam memberikan keputusan. Dengan begitu pengguna akan lebih nyaman dan cepat dalam menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhannya. Kata kunci : conversational recommender system, knowledge-based filtering, ontology, preference elicitation
Design And Simulation Of Lte Radio System For Broadband Wireless Access In Central Phnom Penh Siren Seven; Rina Pudji Astuti; Budi Prasetya
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract—The huge number of users and new applications need higher  access  speeds  and  lower  latency  of  wireless communication. As a result, operators need more capacity and higher efficiency to serve their costumer. LTE is designed to have wider channels up to 20MHz, with low latency and packet optimized radio access technology. The peak data rate envisaged for LTE is 100 Mbps in downlink and 50 Mbps in the uplink. In order to support the simultaneous use of legacy and new systems, the operator need to provide a better radio system, especially in central  Phnom  Penh.  The  aim  of  this  study  is  to  designs, simulates,  analyzes  and  expose  the  state  of  the  art  of  map planning LTE radio system. Special emphasis is laid on radio link budget  along  with  detailed  coverage  area  and  capacity.  The results cover the interference limited coverage calculation, the traffic capacity calculation and radio frequency assignment. The implementation is achieved on the software platform for the LTE Radio  Planning  and  also  can  see  the  simulation  antenna  in Google Earth. The study will present a detailed LTE radio dimensioning procedure such as coverage area and capacity in Phnom Penh city. The simulation and analysis of the coverage by signal level and overlapping zone also a part of this work. Keywords— Long Term Evolution; MIMO; Coverage area; Capacity; Cost 231-Hata.
Smart Traffic Light Menggunakan Image Processing Dan Metode Fuzzy Logic Sonia Dian Maniswari; Angga Rusdinar; Bedy Purnama
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Traffic Light berfungsi mengatur jumlah volume kendaraan di tiap persimpangan jalan sehingga memaksimalkan penggunaan jalan raya yang tujuannya meminimalkan kemacetan. Beberapa metode digunakan untuk sistem pengumpulan data kendaraan menggunakan sensor maupun detektor sehingga dapat diketahui kondisi terkini dan karakteristik kendaraan di tiap jalur. Pada jurnal ini dibahas penggunaan sensor kamera untuk mendapatkan data mengenai kondisi lalu lintas, data berupa citra tersebut kemudian diolah menggunakan teknik pengolahan citra (image processing). Tujuannya adalah mendeteksi berapa jumlah objek kendaraan melalui proses ekstraksi kontur. Jumlah objek tersebut menjadi input untuk sistem penghitungan lama waktu lampu lalu lintas menggunakan algoritma fuzzy logic, dengan mengklasifikasikan kepadatan di suatu jalur. Kata kunci : Traffic Light, Pengolahan Citra, Fuzzy Logic
Penentuan Jumlah Perencanaan Permintaan Cat Untuk Meningkatkan Tingkat Akurasi Peramalan Berdasarkan Peramalan Permintaan Cat Pada Pt.xyz Fadiah Shabrina Winarno; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT.XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi bahan bangunan jenis cat dan distribusikan ke seluruh daerah Indonesia. PT.XYZ masih memiliki tingkat akurasi peramalan yang rendah sehingga menyebabkan terjadinya overstock. Hal ini dapat terjadi diakibatkan PT.XYZ belum melakukan peramalan permintaan berdasarkan pola data atau keadaan yang terjadi pada PT.XYZ. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah tersebut maka perlu adanya peramalan permintaan dengan metode yang sesuai dengan pola data atau keadaan yang terjadi di PT.XYZ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Regresi Linier, Single Exponential Smoothing, Holt Exponential Smoothing, dan Winter Exponential Smoothing. Setelah dilakukan perhitungan peramalan permintaan dengan masing-masing metode, metode yang terpilih untuk setiap merk cat adalah metode Winter Exponential Smoothing. Metode ini terpilih karena memiliki nilai kesalahan peramalan terendah jika dibandingkan dengan metode lainnya. Nilai kesalahan peramalan diolah dengan melakukan perhitungan Mean Square Error (MSE). Dengan terpilihnya metode Winter Exponential Smoothing, maka tingkat akurasi peramalan permintaan existing naik sebesar 24.34% jika dibandingkan peramalan permintaan usulan. Dan overstock yang terjadi dapat menurun sebesar 26.68%. Dari hasil penelitian tersebut dapat dilakukan penerapan metode terpilih dalam melakukan peramalan permintaan pada PT.XYZ dan mengaplikasikannya dengan aplikasi yang mendukung. Kata kunci : Peramalan, Overstock, Regresi Linier, Single Exponential Smoothing, Holt Exponential Smoothing, Winter Exponential Smoothing, Mean Square Error (MSE)
Perancangan Enterprise Architecture E-commerce Pada Bagian Shipping And Warehouse Di Pt. Xyz Menggunakan Framework Togaf Adm Chintamy Christini; Liane Okdinawati; Basuki Rahmad
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT XYZ adalah salah satu enterprise terkemuka di Indonesia yang memiliki lini bisnis baru yaitu e-commerce yang bernama PQR. Untuk mendukung PQR agar dapat memberikan keuntungan bagi PT XYZ, dibutuhkan front-end dan back-end yang berjalan dengan baik. Pada penelitian ini, bagian yang dibahas adalah shipping dan warehouse yang merupakan back-end dari PQR yang masih memiliki beberapa masalah berupa layanan pengiriman hanya terdapat 1 jenis, ketidaktepatan waktu pengiriman, belum adanya gudang, dan kurangnya integrasi antar bagian. Untuk merancang konsep yang baik mengenai shipping dan warehouse, maka dibutuhkan Enterprise Architecture (EA) sebagai ilmu yang dapat mengintegrasikan teknologi dan bisnis. Perancangan EA membutuhkan sebuah tool dalam bentuk framework agar dapat memberikan gambaran yang jelas dari konsep bisnis dan teknologi yang dirancang. Framework yang digunakan adalah TOGAF ADM dimana memiliki kelebihan bahwa arsitek EA dapat memilih aktivitas yang akan dikerjakan secara bebas. Fase yang dirancang pada penelitian ini mulai dari fase A (Architecture Vision) hingga D (Technology Architecture) yang menghasilkan artifak-artifak yang dapat menjadi dasar pengembangan dan integrasi antar fungsi bisnis pada PQR terkhususnya pada bagian shipping dan warehouse. Kata kunci : enterprise architecture, e-commerce, shipping, warehouse, TOGAF ADM
Rendering Animasi Pada Lingkungan Komputasi Kinerja Tinggi Yogi Nugraha; Fitriyani Fitriyani; Nurul Ikhsan
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Render adalah proses perubahan sebuah scene objek yang berbentuk vektor menjadi pixel untuk ditampilkan menjadi file gambar atau video. Untuk merender objek yang memiliki kompleksitas yang tinggi akan memerlukan waktu proses yang lama. Oleh karena itu, render dapat dilakukan secara paralel untuk mempersingkat waktu proses rendering. Proses rendering secara paralel dilakukan pada lingkungan komputasi kinerja tinggi, yaitu pada cluster dan Graphics Processing Unit (GPU). Pada cluster terdapat banyak komputer yang terhubung pada jaringan yang dapat mengerjakan proses render secara bersamaan sehingga waktu prosesnya lebih singkat, dan pada GPU proses render dilakukan pada framebuffer GPU yang memiliki kecepatan lebih tinggi dibandingkan default buffer pada RAM yang dapat mempercepat proses render. Pengujian pada network render dilakukan dengan blender menggunakan file blender dolphin dengan 1 dan 10 objek untuk dirender dengan jumlah frame kelipatan 100 dari 100 hingga 1000 dan kelipatan 1000 dari 1000 hingga 10000. Hasil menunjukkan waktu render meningkat sesuai dengan bertambahnya jumlah frame, dan apabila render dilakukan dengan lebih banyak prosesor, maka waktu prosesnya membutuhkan waktu yang lebih singkat. Pengujian GPU dilakukan dengan menggunakan OpenGL pada objek dolphin yang sama yang sudah diekspor menjadi file .obj yang didalamnya terdapat koordinat vertex dan polygon untuk kemudian dibaca dan dirender menjadi sebuah objek dolphin. Hasil menunjukkan pada OpenGL GPU waktu proses render lebih singkat dan objek hasil rendernya terlihat lebih halus dan memiliki proporsi warna yang lebih baik dibandingkan pada OpenGL standar, karena pada OpenGL GPU terdapat proses tambahan yaitu shading dan texturing. Kata Kunci : Render, cluster, paralel, blender, OpenGL.
Penghapusan Derau Pada Sinyal Wicara Menggunakan Sistem Dua Mikrofon Dengan Algoritma Transformasi Kosinus Diskrit Least Mean Square Hasbiya Ghifari Alfarizi; Jangkung Raharjo; Jaspar Hasudungan Manurung
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Proses penapisan pada derau sinyal merupakan hal yang penting dalam sistem komunikasi. Kualitas sinyal akan menurun ketika sinyal terganggu oleh derau. Ketika seseorang berkomunikasi menggunakan perangkat komunikasi dan pada saat bersamaaan terdapat derau yang mengganggu maka kualitas sinyal wicara yang diterima tidak jelas. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem yang dapat mengurangi derau pada sinyal wicara yaitu menggunakan dual microphone system (DMS). DMS menggunakan skema filter adaptif yaitu sebuah filter yang karakteristiknya dapat mengadaptasi secara otomatis menurut algoritma tertentu. Penelitian pada Tugas Akhir ini menggunakan algoritma adaptif Discrete Cosine Transform Least Mean Square (DCTLMS). Algoritma DCTLMS merupakan salah satu pengembangan dari algoritma Least Mean Square (LMS) untuk meningkatkan konvergensi dan signal to noise ratio (SNR) dari algoritma LMS. Sistem penghapusan derau pada Tugas Akhir ini menghasilkan stepsize optimal di 0.2 . Selain itu, diperoleh MSE minimum sebesar 0.001383 serta SNR optimal sebesar 16.1906 dB. Kata kunci : DCTLMS, DMS, Adaptive Filter Abstract The filtering process of noise signal is important in communication system. Speech signal quality will decrease when speech signal is corrupted by noise signal. When someone communicates using communication device and the same time there is noise that disturb then received speech signal is not clear. Therefore, a required system that can eliminate noise from speech signal is noise cancellation using dual microphone system (DMS). DMS using adaptive filter scheme whose characteristics can adapt or adjust automatically according to definite algoritm. The research on this final assignment using Discrete Cosine Transform Least Mean Square (DCTLMS) adaptive algorithm. DCTLMS algorithm is one of development of Least Mean Square Algoritm (LMS) to improve convergence time and signal to noise ratio (SNR) from LMS algorithm. This noise cancellation system obtains optimum stepsize value in 0.02. In addition , minimum MSE is 0.001383 and optimal SNR is 16.1906 dB. Keywords: DCTLMS, DMS, Adaptive Filter
Penentuan Harga Opsi Multi Aset Tipe Eropa Melalui Model Multidimensional Black-scholes Muhammad Saddam Salsabillah; Irma Palupi; Rian Febrian Umbara
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Opsi multiaset merupakan suatu kontrak atau perjanjian antara dua pihak, dimana pihak pertama adalah sebagai pembeli yang memiliki hak bukan kewajiban untuk membeli atau menjual dari pihak kedua yaitu penjual terhadap beberapa aset tertentu pada harga dan waktu yang telah ditetapkan. Melihat permasalahan tersebut, berdasarkan waktu pelaksanaanya dalam penentuan nilai opsi tipe Eropa yang nilainya bergantung pada pada multiaset akan menggunakan modifikasi model Black-Scholes untuk lebih dari satu underlying aset. Pengambilan data pada penelitian ini berasal dari yahoofinance.com, dimana data saham yang diambil yaitu Microsoft Co. (MSFT) dan Coca-Cola Co. (KO). Pada penelitian ini, digunakan metode finite difference skema implisit untuk menyelesaikan persamaan diferensial model Black-scholes untuk opsi lebih dari satu underlying aset. Pada penelitian ini, multiaset yang digunakan hanya dibatasi oleh dua aset. Dalam penilitian ini, dilakukan skenario pengujian nilai opsi yang di dapat berdasarkan perhitungan komputasi dibandingkan dengan nilai opsi pasar (market) dari masing-masing saham tersebut. Nantinya harga opsi yang di dapat akan mendekati harga opsi pasar (market). Pada penilitian ini juga dilakukan pengujian terhadap single aset sebagai perbandingan nilai opsi yang dihasilkan p opsi multiaset. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, hasil perhitungan opsi yang nilainya multiaset dapat diterapkan setelah menggunakan metode finite difference skema implisit untuk menyelesaikan persamaan diferensial modifikasi Black-Scholes untuk opsi lebih dari satu underlying aset. Kata Kunci : Opsi Multiaset, Tipe Eropa, Model Black-Scholes
Penilaian Performansi Kinerja Reliability, Availability, dan Maintainability Dengan Menggunakan Simulasi Monte Carlo Pada Perangkat Pensinyalan Solid State Interlocking (SSI) Di DAOP 2 Bandung PT Kereta Api Indonesia Ni Kadek Dewi Pradnyawati; Sutrisno Sutrisno; Rd. Rohmat Saedudin
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kereta merupakan salah satu transportasi yang terdapat di Indonesia. Untuk mengoperasikan sebuah kereta dibutuhkan suatu system yang terdiri dari beberapa bagian seperti lokomotif, gerbong, roda, jalur kereta dan system persinyalan kereta. Solid State Interlocking (SSI) merupakan salah satu system persinyalan yang terdapat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui reliability, availability, dan maintainability pada system persinyalan SSI dengan menggunakan Blocksim 9.0, selain itu juga untuk mengetahui equipment yang memiliki persentase tinggi untuk menyebabkan system gagal berdasarkan RS FCI dan RS DTCI. Hasil yang akan didapatkan dari simulasi Blocksim adalah mampu mengetahui equipment yang memiliki tingkat kritis paling tinggi berdasarkan RS FCI dan RS DTCI. Berdasarkan hasil simulasi Blocksim dengan waktu 8760 jam didapatkan bahwa reliability system ketika 0% didapatkan pada waktu 1510 jam dengan availability 99.46%. Berdasarkan RS FCI equipment yang memiliki persentase tinggi untuk mengalami kerusakan adalah MPMC, MPM B, PPM A, MPM A, PPM B, sedangkan berdasarkan RS DTCI equipment yang memiliki persentase tinggi untuk menyebabkan system persinyalan SSI gagal adalah SIN, PPM A, PPM B, MPM A, dan MPM B. Untuk mencegah kegagalan system dapat dilakukan dengan menyiapkan equipment cadangan dan kemudian disusun secara parallel pada equipment dengan nilai RSFCI dan RS DTCI tertinggi. Kata kunci : Reliability, Availability, Maintainability, SSI, Blocksim 9.0
Estimasi Berat Karkas Sapi Berdasarkan Segmentasi K-means Clustering Dengan Menggunakan Metode Klasifikasi Support Vector Machine Multiclass Muhammad Taufiq Alkautsar; Bambang Hidayat; Sjafril Darana
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berat badan ternak sapi dapat diperoleh dengan cara mengukur lingkar dada dan panjang badan masing masing ternak sapi tersebut, yang ternyata mempunyai hubungan yang linear. Untuk mendapatkan cara yang lebih praktis dan efisien, bidang Teknologi, Informasi dan Komunikasi dapat diimplementasikan untuk membantu memberikan alternatif solusi atas permasalahan tersebut, dengan menggunakan pengolahan citra untuk mengetahui ukuran fisik tubuh ternak sapi yang tampak tersebut (lebar dada dan panjang badan). Pada Tugas Akhir ini akan dibahas mengenai estimasi berat karkas sapi jika dilakukan dengan pengolahan sinyal digital. Pengolahan citra digital dapat dilakuakan dengan menggunakan algoritma tertentu yang dapat mengenali objek. Tugas akhir ini merancang dan menerapkan aplikasi dengan penggunaan teknik pengolahan citra digital yang dapat memfpermudah prediksi dan klasifikasi dari berat sapi potong, dengan langkah-langkah : pre-processing, segmentasi citra, ektraksi ciri dan klasifikasi. Metode segmentasi yang digunakan pada tugas akhir ini adalah kombinasi dari K Means Clustering dengan Active Contour Model. Ekstraksi ciri yang didapat yaitu lingkar dada dan panjang badan serta menggunakan Multiclass SVM untuk mengklasifikasi. Jumlah data yang digunakan sebanyak 100 data latih dan 17 data uji. Dari penelitian yang ada pada tugas akhir ini, dengan menggunakan 17 Citra sapi dengan percobaan skala gambar dari 0.1 hingga 0.9 maka didapatkan hasil akurasi yang paling baik dari sistem yaitu pada rasio 0.5 sebesar 87,53% untuk mengetahui berat karkas sapi tersebut dengan waktu komputasi 8,26 detik Kata kunci : Berat karkas sapi, segmentasi citra, K Means Clustering, Multiclass Suppor Vector Machine

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue