cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Implementasi Sistem Produksi Berbasis Odoo Pada Pt. Primarindo Asia Infrastructure Tbk Dengan Metodologi Asap Yuanika Indanea; Rd. Rohmat Saedudin; R. Wahjoe Witjaksono
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi sepatu dengan merek Tomkins. Proses produksi menjadi inti proses bisnis pada PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk yang melibatkan beberapa unit kerja. Permasalahan yang dihadapi perusahaan yaitu, kesesuaian proses bisnis eksisting dengan proses bisnis pada sistem yang saat ini digunakan serta sebagian alur proses antar unit kerja yang saling terkait belum terealisasi ke dalam sistem. Berdasarkan permasalahan tersebut, solusi yang dapat diberikan yaitu, dengan pengimplementasian Enterprise Resource Planning (ERP) sebagai sistem yang saling terintegrasi. Implementasi ERP menggunakan sistem Odoo untuk modul Manufacturing sebagai kebutuhan terhadap kegiatan produksi sebagai proses bisnis inti perusahaan. Pengimplementasian ini menggunakan metodologi Accelerate SAP (ASAP) sebagai metodologi dengan kerangka kerja yang baik. Kemudian, dilakukan penyesuaian proses bisnis perusahaan dengan proses bisnis Odoo melalui GAP Analysis dan analisa risiko. Tahap implementasi selanjutnya, melakukan konfigurasi pada sistem Odoo untuk menyesuaikan kebutuhan perusahaan. Penyesuaian yang dilakukan terhadap proses bisnis, dapat memenuhi kebutuhan kegiatan produksi dan memudahkan pengambilan keputusan terhadap proses produksi yang sedang berjalan. Implementasi ERP, sistem Odoo untuk modul Manufacturing dapat tercapai dengan dukungan pihak manager (top level) PT. Primarindo Asia InfrastructureTbk. Kata Kunci: ERP, Produksi, Odoo, ASAP
Perancangan Fitur Sistem Sales And Distribution Pada Pabrik Gula Jatibarang Dengan Menggunakan Soft System Methodology Nadila Lintang Hapsari; Deden Witarsyah; R. Wahjoe Witjaksono
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ERP ( Enterprise Resource Planning ) merupakan sebuah system informasi berbasis computer yang dapat mengintegrasikan sumber daya dan proses bisnis yang terdapat pada perusahaan. Software yang digunakan dalam penerapan system ERP adalah OpenERP. OpenERP dapat membantu perusahaan dalam mengintegrasikan data secara real-time, user friendly, dan tidak berlisensi. Perancangan fitur OpenERP pada Pabrik Gula Jatibarang dengan modul sales and distribution dapat membantu proses penjualan gula yang saat ini menggunakan system pencatatan yang dilakukan secara manual dan berulang. Perancangan fitur OpenERP menggunakan SSM (Soft System Methodology) yaitu sebuah metode yang bersifat pembelajaran dari system lama ke system baru dengan pendekatan stakeholder. Kata kunci : ERP, OpenERP, Sales and Distribution, SSM
Analytical Processing Pada Graph Dataset Dengan Graph Olap Framework Ilham Kamil Noviandi; Kemas Rahmat Saleh Wiharja; Gede Agung Ary Wisudiawan
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehandalan penerapan Online Analytical Processing (OLAP) pada database relasional dalam menangani volume data yang besar. operasi data cube dan operasi-operasi pendukung khas OLAP seperti roll-up, drill-down, slice and dice memberikan multidimensional dan multi-level view yang memudahkan analisis kompleks pada bussiness intelligence, memunculkan banyaknya permintaan penerapan OLAP pada graph database. Graph database itu sendiri telah menjadi tren saat ini karena kemampuannya dalam memproses data yang bersifat struktural dan semi struktural dibandingkan dengan relational database yang menggunakan recursive join sehingga menyebabkan komputasi semakin kompleks. Banyaknya permintaan dan kelebihan dari graph database dalam memodelkan dataset yang berisi informasi terstruktur, maka pada penelitian tugas akhir ini akan menerapkan graph OLAP framework. Graph OLAP framework akan merepresentasikan graph database dalam bentuk snapshots graph dan beberapa operasi-operasi khas OLAP yang memberikan multidimensional dan multi-level view. Kata Kunci: Online Analytical Processing, data, roll-up, drill down, slice and dice, multidimensional, multilevel view, bussiness intelligence, graph database, graph OLAP framework, snapshots
Analisa Dan Perencanaan Implementasi Radio Trunking Digital Pada Uptd Pemadam Kebakaran Untuk Wilayah Dki Jakarta Harry Pratama; Heroe Wijanto; Kris Sujatmoko
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radio Trunking Digital adalah salah satu teknologi telekomunikasi wireless digital yang distandarkan oleh badan standardisasi eropa yaitu European Telecommunication Standard Institute ( ETSI ). Radio trunking digital diciptakan untuk memenuhi kebutuhan jaringan telekomunikasi wireless khusus. Di Negara eropa, teknologi ini ditujukan untuk keperluan militer, kepolisian, bandara, perusahaan pertambangan dan perusahaan transportasi. Tetra dapat melayani layanan voice dan data. Salah satu hasil pengerjaan tugas akhir ini adalah jumlah base station yang diperlukan untuk mengcover dan menampung permintaan trafik yang dibuthkan oleh Unit Pelaksana Teknis ( UPTD ) Pemadam Kebakaran di wilayah DKI Jakarta. Untuk mendapatkan jumlah sel yang paling optimum, digunakan dua buah metode yaitu Planning Base on Capacity dan metode Planning Base on Coverage. Metode planning Base on capacity adalah metode planning yang menitikberatkan pada kemampuan suatu site untuk melayani penggunaan kanal trafik. Sedangkan planning base on coverage adalah suatu metode planning yang menitikberatkan kemampuaan site untuk mengcover suatu lokasi yang diukur berdasarkan parameter-parameter radio. Setelah dilakukan perencanaan dengan kedua metode tersebut kemudian hasilnya dibandingkan dan selanjutnya ditentukan berapa jumlah site yang paling optimum untuk mengcover dan menampung penggunaan saluran di daerah tersebut. Untuk menyelesaikan permasalahan diatas, parameter yang harus diperhatikan adalah, sensitifitas penerima, Free Space Loss, MAPL, traffic tiap pelanggan, jumlah pelanggan, luas wilayah dan EIRP. Hasil pengerjaan tugas akhir ini adalah jumlah base station yang diperlukan untuk mencover area Wilayah DKI Jakarta serta dapat menampung permintaan trafik dari pengguna. Pada skenario 1, dibutuhkan 6 site dengan lokasi plotting pada Sudin dan pos pemadam agar memudahkan monitoring dan controling. Pada skenario ini dihasilkan sinyal terima paling rendah sebesar -95 dBm, number of server pada overlaping zone sebesar 4 server dan Bit of Error Rate sebesar 0<= BER< 0,09. Pada sisi backhaul, dari 6 link yang direncanakan terdapat 1 link yg mengalami pelemahan sinyal terima sebesar 0,4. Pada skenario 2, dibutuhkan 5 site dengan lokasi plotting pada Sudin, pos pemadam serta lokasi lain yang strategis.Skenario menghasilkan sinyal terima paling rendah sebesar -95 dBm, number of server pada ov erlaping zone sebesar 4 server serta Bit of Error Rate sebesar 0<= BER< 0,09. Pada sisi backhaul, semua link yang direncanakan memenuhi batas clearence dan tidak mengalami pelemahan sinyal terima. 
Optimasi Parameter Pada Proses Pemecahan Kacang Kedelai Untuk Meminimasi Defect Pada Proses Kering Produksi Tempe Menggunakan Metode Taguchi (studi Kasus Cv Zanada Corporation) Muhammad Yogaswara Wiraditya; Rino Andias Anugraha; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rumah Tempe Zanada (RTZ) merupakan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memproduksi tempe. RTZ merupakan anak perusahaan dari Rumah Tempe Indonesia. RTZ memproduksi tempe dengan menggunakan proses kering produksi tempe. Menurut data perusahaan pada proses kering produksi tempe terdapat defect sebanyak 14.5%. Defect terbesar adalah defect kedelai pecah menjadi bubuk pada proses pemecahan kedelai. Penelitian ini menggunakan metode six sigma untuk meminimasi defect kedelai menjadi bubuk. Tahapan yang dilakukan dalam menerapkan metode six sigma menggunakan model DMAIC (Define, Measure, Analyse, Improve, Control). Tahap define melakukan analisis CTQ, SIPOC, dan membuat diagram pareto untuk menentukan tujuan serta batasan penelitian. Tahap Measure menghitung kapabilitas proses dengan mencari nilai DPMO dan sigma level. Analisis pareto untuk mennetukan defect priority dilakukan pada tahap measure. Tahap analyse menggunakan metode Delphi untuk mengidentifikasi akar permasalahan penyebab defect pada proses pemecahan kedelai. Pada tahap improve menggunakan pendekatan Design of Experiment (DOE) dengan menggunakan metode Taguchi untuk mendapatkan parameter optimum. Objective function yang digunakan dalam menerapkan metode Taguchi adalah smaller-the-better. Orthogonal array yang digunakan adalah kombinasi 3 faktor dengan masingmasing memiliki 3 level dengan jumlah eksperimen 9 yang dilakukan 3 kali uji coba. Analysis of Variance (ANOVA) dilakukan untuk mendapatkan presentase kontribusi dari parameter yang terpilih. Usulan perbaikan berupa usulan untuk proses dapat mencapai parameter optimum. Kata kunci: Produksi Tempe, Six Sigma, CTQ, Delphi, Design Of Experiment, Taguchi Abstract Rumah Tempe Zanada (RTZ) is a Small and Medium Enterprises (SMEs) producing tempeh. RTZ is a subsidiary of Rumah Tempe Indonesia. RTZ produces tempeh using dry process of tempe production. According to company data on the dry process of tempeh production there is a defect of 14.5%. Defect is the largest defect of soybeans broken into powder in the process of solving soybeans. This research uses six sigma method to minimize the defect of soybean into powder. Stages performed in applying the six sigma method using DMAIC model (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). The define phase performs a CTQ, SIPOC, and pareto diagram to determine the objectives and limits of the study. The Measure stage calculates the process capability by finding DPMO and sigma level values. Pareto analysis to defect priority is done at phase measure. The analysis phase uses the Delphi method to identify the root cause of the defect in the soy-breaking process. At the improve stage use the Design of Experiment (DOE) approach using Taguchi method to get the optimum parameter. The objective function used in applying the Taguchi method is smaller-the-better. Orthogonal array used is a combination of 3 factors with each having 3 levels with the number of experiments 9 conducted 3 times trial. Analysis of Variance (ANOVA) is done to obtain the contribution percentage of selected parameters. Proposed improvements in the form of proposals for the process can achieve optimum parameters. Keywords: Production of Tempe, Six Sigma, CTQ, Delphi, Design Of Experiment, Taguchi.
Pengolahan Citra Radiograf Periapikal Pada Deteksi Penyakit Granuloma Menggunakan Metode Discrete Wavelet Transform & Principal Component Analysis Berbasis Android Lumastari Ajeng Wijayanti; Bambang Hidayat; Suhardjo Suhardjo
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radiograf periapikal adalah salah satu penerapan dari X-Ray yang digunakan oleh dokter gigi untuk mendeteksi kondisi dari gigi tersebut. Hasil radiograf yang tidak pasti dapat mengakibatkan perbedaan diagnosa dan penanganan yang kurang tepat. Salah satu penyakit gigi yang biasa dideteksi melalui gambar radiograf periapikal adalah granuloma. Granuloma merupakan penyakit peradangan yang berada disekitar apeks gigi yang sulit dideteksi oleh dokter gigi umum, sedangkan dokter spesialis radiologi gigi di Indonesia pun jumlahnya tidak banyak. Jenis  penelitian Tugas  Akhir  ini  adalah  eksperimen dengan  tingkat  eksplanasi deskriptif dengan  tujuan melakukan deteksi pada periapikal gigi dengan hipotesa granuloma menggunakan ekstraksi ciri DWT (Discrete Wavelet Transform) dan PCA (Principal Component Analysis) dan klasifikasi K-NN (K-Nearest Neighbour) dengan jumlah sampel sebanyak 16 citra latih dan 20 citra uji dari gigi acak. Hasil nilai akurasi 90% dengan waktu komputasi 1.389027 detik dan kategori MOS baik. Diharapkan dengan kemampuan sistem ini, dapat membantu para dokter gigi dan pakar ahli radiologi sehingga dapat dijadikan standar akurasi yang tepat dalam diagnosis penyakit granuloma. Kata kunci: periapikal radiograf, granuloma, DWT, PCA, K-NN
Usulan Perbaikan Proses Produksi Part Body Casing Meter Air Untuk Meminimasi Waste Waiting Di Pt. Multi Instrumentasi Dengan Menggunakan Pendekatan Lean Six Sigma Viorina Rachminda Putri; Marina Yustiana Lubis; Agus Alex Yanuar
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abs trak PT. Multi Ins trumentas i adalah s ebuah perus ahaan indus tri manufaktur yang memproduks i peralatan ukur yaitu Meter Air (Water Meter). Objek yang diteliti dalam penelitian adalah part body casing meter air. Dalam pros es produks i part body casing, ditemukan waste waiting yang mempengaruhi product delivery. Berdas arkan data perus ahaan diketahui bahwa downtime mes in yang terdapat pada pembuatan part body casing cukup tinggi dan berpengaruh terhadap ketidaks es uaian target dan has il produks i s ehingga mengakibatkan pengiriman produk yang tidak tepat waktu pada periode Januari-Des ember 2014. Dalam meminimas i waste waiting digunakan metode lean six sigma. Langkah yang perlu dilakukan dalam metode ini yaitu dengan tahap define, measure, analyze, dan improve pada DMAIC s erta menggunakan tools pada lean untuk melakukan perbaikan pros es produks i part body casing meter air. Tahap define, dilakukan penggambaran diagram SIPOC dan VSM untuk mengidentifikas i dan mendefinis ikan mas alah yang terjadi. Tahap measure, dilakukan penentuan CTD dan penentuan KPI pada waste waiting. Tahap analyze, dilakukan analis is akar penyebab waste waiting. Kemudian tahap akhir yaitu tahap improve, dilakukan us ulan perbaikan dari akar permas alahan pada tahap s ebelumnya yang bertujuan un tuk meminimas i cycle time. Berdas arkan has il pada tahap define, waste yang akan diminimas i adalah waste waiting dalam pros es produks i part body casing meter air. Pada tahap measure didapatkan nilai OEE s ebes ar 38.10% dengan equipment failure s ebagai kerugian terbes ar dalam pros es produks i. Pada tahap analyze diketahui akar penyebab mas alah waste waiting adalah kerus akan pada spare part, administrative delay, pencatatan kerus akan mes in yang tidak maks imal, dan jumlah karyawan maintenance terbatas . Pada tahap improve terdapat beberapa us ulan yang diberikan dalam meminimas i waste waiting diantaranya adalah analis is mengenai kerus akan mes in menggunakan perhitungan software pareto, merancang s ys tem andon, melakukan pencatatan kerus akan mes in s ecara lebih maks ima l dan detail, dan mengimplementas ikan autonomous maintenance. Kata kunci : Lean Six Sigma, Waste, Waiting, Downtime, Overall Equipment Effectiveness, Pareto Diagram, Visual Control, Autonomous Maintenance
Implementasi High Interaction Honeypot Pada Server Lukito Prima Aidin; Surya Michrandi Nasution; Fairuz Azmi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi internet s aat ini tidak lepas dari banyak mas alah ataupun celah keamanan. Banyaknya celah keamanan ini dimanfaatkan oleh orang yang tidak berhak untuk mencuri data-data penting. Kas us s erangan terjadi karena pihak yang dis erang juga tidak menyadari pentingnya keamanan jaringan untuk diterapkan pada s is tem yang dimilki. Honeypot adalah s uatu s is tem yang dides ain menyerupai production s ys tem as li dan dibuat dengan tujuan untuk dis erang / dis us upi. Honeypot diimplementas ikan menggunakan honeypot jenis high interaction yaitu high interaction analys is tools s erta menggunakan s oftware pendukung lainnya. Uji coba ketahanan dilakukan dengan cara penyerangan langs ung untuk mengetahui keamanan dari s ys tem. Has il dari penelitian ini adalah high interaction honeypot yang diimplementas ikan pada s erver yang akan memberikan s ebuah s is tem keamanan berlapis dengan menipu dan mendeteks i s erangan s erta ditujukan untuk keamanan web s erver. Kata kunci: honeypot, high interaction, web s erver, keamanan.
Identifikasi Pola Enamel Gigi Menggunakan Metode Discrete Wavelet Transform (dwt) Dan Self Organizing Maps (som) Untuk Aplikasi Forensik Kedokteran Gigi Shabrina Elha Putri; Bambang Hidayat; Fahmi Oscandar
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini, dilakukan identifikasi dengan membandingkan pola-pola enamel gigi yang berbeda-beda dengan menggunakan metode Discrete Wavelet Transform (DWT) dan metode pengklasifikasian yang digunakan adalah metode Self Organizing Map (SOM). Serta jumlah sampel yang digunakan yaitu 10 gigi incisivus (gigi seri) yang difoto dengan teknik khusus yaitu dengan hanya mengambil pola-pola enamel yang berada pada sepertiga dari akar yang terlihat saja. Gigi-gigi yang diambil pun tidak boleh memiliki tambalan dan karies, karena dapat sukar untuk melihat pola-pola enamel gigi tersebut. Dalam penelitian kali ini menggunakan gigi incisivus karena gigi tersebut memiliki luas yang lebih besar dibandingkan gigi-gigi yang lain dan lebih mudah ditemukan untuk diambil sampel. Hasil yang diperoleh dari serangkaian proses tersebut yaitu sebuah aplikasi berbasis Matlab yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan membandingkan metode-metode mana yang lebih efisien untuk digunakan. Dengan penelitian dan aplikasi yang dibuat, akan membantu para dokter gigi maupun forensik untuk mengidentifikasi karakteristik pola-pola enamel gigi yang dimiliki setiap individu. Sistem identifikasi individu berbasis pola enamel gigi memiliki akurasi 88.5%.
Audit Security Services Pada Pt. Xyz Aulia Primadani; Basuki Rahmad; M. Teguh Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Untuk mengetahui apakah layanan keamanan informasi yang terdapat pada PT. XYZ sudah memenuhi kriteria atau belum dilakukan penelitian audit terhadap layanan keamanan informasi pada PT. XYZ. Penelitian yang dilakukan meliputi layanan perlindungan terhadap malware, pengelolaan jaringan dan konektivitas jaringan, pengelolaan keamanan endpoints, pengelolaan identitas pengguna dan akses logik, pengelolaan akses fisik dan aset TI dan perhitungan capability level pada setiap layanan keamanan yang telah diterapkan pada PT. XYZ. Penelitian audit yang dilakukan melakukan framework COBIT 5 dan INTOSAI. Kata kunci : COBIT 5, INTOSAI, Audit Security Services, Capability Level

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue