cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Desain Dan Realisasi Antena Bts Gsm Frekuensi 1710-1805 Mhz Omnidirectional Dengan Metode Discone Wire Riga Marga Limba; Heroe Wijanto; Budi Syihabuddin
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dikembangkan antenna yang dapat digunakan untuk telekomunikasi mobile. Antenna yang dirancang dengan modifikasi dari antenna discone, yang terdapat 2 bagian, patch dan ground. Patch yang berbentuk dish dan groun berbentuk cone. Perancangan antenna ini untuk dipergunakan pada teknologi pikocell atau microcell yang dapat di gunakan pada posisi blank area, seperti di dalam gedung bertingkat, di daerah perkantoran dan mall. Antenna yang dirancang pada frekuensi 1,71 GHz sampai dengan 1,805 GHz dengan memiliki kelebihan dari polaradiasi berbentuk omni direksional, kesegala arah pada satu bidang tertentu, dengan besar gain sebesar 1,786 dBi pada simulasi dan 2,444 dBi pada pengukuran fabrikasi. VSWR yang di dapat bernilai 1,22 untuk simulasi dan 1,071 untuk fabrikasi. Secara keseluruhan, antenna yang dirancang, di simulasikan dan fabrikasi tidak banyak mengalami perbedaan, dan spesifikasi antenna yang di rancang sesuai dengan kebutuhan dari antenna picocell dan microcell. Kata Kunci : GSM, Antena, Gain dan discone
Analisis Performansi Kompresi Wavelet Dan Kompresi Slantlet Pada Data Citra Biner, Grayscale Dan Rgb Berformat Bmp, Png Dan Jpeg Aulia Wibowo; Gelar Budiman; Ledya Novamizanti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kompresi adalah suatu teknik pemampatan data agar suatu data memiliki ukuran yang lebih kecil dari ukuranaslinya. Pada zaman sekaran ini dengan majunya teknologi internet dan kebiasaan masyarakat modern yang semakin sering melakukan download atau upload data ke internet baik itu ke media sosial atau pun keperluan pribadi menjadikan teknik kompresi mejadi suatu keharusan pada setiap aplikasi dan teknologi. Pada tugas akhir ini akan dilakukan analisis mengenai dua teknik kompresi yaitu teknik kompresi Wavelet yang sudah banyak dikenal dengan kompresi Slantlet yang masih sangat awam tetapi memiliki kemampuan yang baik dalam hal kompresi citra. Dalam pengujian kali ini yang menjadi parameter pembandingnya adalah PSNR, MSE, rasio kompresi, dan waktu proses. Berdasarkan hasil analisis dan uji coba pada beberapa citra, didapatkan metode Slantlet memiliki nilai rata-rata PSNR 35.67 dB dan 34.62 dB untuk Wavelet. Nilai rasio kompresi Slantlet dan Wavelet hampir sama yang berarti kedua teknik tersebut memiiliki kemampuan rata-rata kompresi yang hampir sama yaitu berkisar antara 45% - 95%. Waktu proses rata-rata Slantlet lebih cepat dibading Wavelet yaitu 182 detik untuk Slantlet dan 217 untuk Wavelet. Kata kunci : Kompresi Citra, Wavelet, Slantlet, SPIHT
Pertunjukan Marionette Manusia dengan Metode Multiple Retargeting Fiqri Ramadhan; Purba Daru Kusuma; Anton Siswo Raharjo Ansori
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Puppetry adalah bentuk teater atau pertunjukan yang melibatkan manipulasi wayang benda mati, yang seringkali menyerupai beberapa jenis figur manusia atau binatang, yang digerakkan atau dimanipulasi oleh manusia yang disebut dalang. Pertunjukan seperti itu juga dikenal sebagai wayang golek. Dalam praktiknya, bentuk teater yang dilakukan selalu menggunakan alat yang tradisional berupa boneka yang digerakan menggunakan tangan atau tali. Penelitian ini dilakukan agar pertunjukan teater marionette yang dilakukan secara sederhana dapat dinikmati secara digital dan dapat berguna sebagai media hiburan serta pembelajaran untuk semua kalangan. Dengan menggunakan metode multiple retargeting, pertunjukan akan menampilkan beberapa boneka yang akan mengikuti gerakan dari dalang secara alami, namun mereka akan mengikutinya dengan gerakan alami pada boneka yang memiliki keterbatasan karena marionette dan manusia berbeda. Presentasi keakurasian pada perancangan umum sistem dan pada pengujian berbeda karena beberapa faktor, salah satunya adalah kalibrasi alat pada saat program dijalankan, pada pengujian didapatkan pada peraga pertama 75.75 % dan pada peraga kedua 59.24 %. Kata Kunci : puppet show, puppetry, marionette, multiple retargeting Abstract Puppetry is a form of theater or show that involves the manipulation of the shadow puppet, which often resembles some kind of human or animal figure, which is manipulated or manipulated by a man called puppeteer. Such performances are also known as wayang golek. In practice, the form of the theater is always using a traditional tool in the form of dolls that are moved by hand or rope. This research is conducted so that the performance of marionette theater can be enjoyed in a digital way and can be useful as entertainment media and learning for all circles. Using multiple retargeting methods, the show will feature some puppets that will follow the movements of the puppeteers naturally, but they will follow in the natural movement of dolls that have limitations because marionettes and humans are different. Presentation of accuracy in general system design and testing is different due to several factors, one of which is the tool calibration at the time the program is run, the test is obtained in the first 75.75% and the second is 59.24%. Keywords: puppet show, puppetry, marionette, multiple retargeting
Pembangunan Portal Web Crowdsourcing Event Perguruan Tinggi Menggunakan Metode Iterative Incremental (modul Peserta Event) Alifia Indra Damarani; Irfan Darmawan; Taufik Nur Adi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Perguruan Tinggi merupakan instansi yang paling sering mengadakan event. Event dibutuhkan sebagai wadah untuk mahasiswa berkreasi, meningkatkan kemampuan dalam berorganisasi, menjadi ajang hiburan bagi mahasiswa dan masyarakat luas. Portal event perguruan tinggi yang ada pada saat ini belum mengakomodir kemudahan pencarian event dan belum memudahkan user dalam mendaftarkan diri di suatu event. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dibangun sebuah portal website event perguruan tinggi dengan menggunakan metode iterative & incremental disertai konsep crowdsourcing dimana website yang bersifat terbuka dengan menampilkan pengkategorian informasi yang jelas sehingga pengunjung tidak merasa kebingungan untuk menemukan informasi yang diinginkan dan meningkatkan kontribusi pengunjung atau peserta event pada portal web yang dibangun. Analisis dan perancangan dari portal website ini menggunakan UML dan pembangunan portal menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel. Portal website diuji dengan melakukan verifikasi fungsionalitas sistem dan validasi dari user feedback. Hasil pengujian menunjukan bahwa portal telah dibangun sesuai dengan perancangan dan dapat mempermudah pihak penyelenggara untuk berbagi informasi event dan penjualan tiket. Saran untuk penelitian ini adalah menambahkan beberapa fitur dan memperbaiki desain portal. Kata kunci : crowdsourcing, event, iterative incremental
Desain Dan Implementasi Video Codec Berbasis H.265 Dan Video Enkripsi Pada Autonomous Underwater Robot Faidhon Nur; Agung Nugroho Jati; Unang Sunarya
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract— UNEXAR is a mini autonomous underwater robot in a cubic shape similar to a drone. This robot can be used to monitor local environment and observe an object below much more closely than otherwise needing us to wear underwater suit which is bothersome. It can also be used as an exploration device, to map unreachable area somewhere that’s not in our line of sight. Robot can also be used to find an object with specific color using camera and image processing in debian based operating system. Other than that as an AUV it is able to carry some load and transport it somewhere near as long as the power is sufficient. AUV Design compromised by planting artificial intelligence, planning the mechanical structure and electronics design. Component primarily discussed are locomotion mechanism, particle density and buoyancy. Experiment data, measurement data, failures and lesson learned from the research are also included. Index Terms— Buoyancy, Engineering, Locomotion, Mechanical, Monitor, Particle density, Robot.
Analisis Filter Line Impedance Stabilization Network Pasif Untuk Mengurangi Harmonisa Pada Dc-dc Converter Aldila Ersa Samapta; Ekki Kurniawan; Prasetya Dwi Wibawa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem kekebalan alat elektronika terhadap lingkungan elektromagnetik pada saat ini merupakan salah satu masalah paling penting bagi industri elektronika. EMC (Electromagnetic Compatilbity) adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana meningkatkan kemampuan atau kekebalan peralatan elektronika, agar dapat berjalan dengan baik di lingkungan elektromagnetik. Selain itu, dengan sumber AC bagi kebutuhan rumah tangga adalah sumber AC satu fasa dengan tegangan jala-jala 220V dan frekuensi 50 Hz. Permasalahan dengan sumber AC tersebut adalah timbulnya harmonisa pada gelombang fundamental AC yang disebabkan oleh penggunaan beban-beban non linier yang menimbulkan distorsi pada gelombang fundamental AC. Sehingga gelombang fundamental AC yang tadinya murni sinusoidal menjadi tidak lagi menjadi sinus murni. LISN (Line Impedance Stabilization Network) merupakan filter yang digunakan untuk memberikan impedansi yang tepat bagi input daya dari EUT (Equipment Under Test), agar mendapatkan pengukuran dari noise EUT pada port LISN. Filter LISN ini di rancang untuk mengurangi Harmonisa pada EUT, dimana EUT pada tugas akhir ini terdiri dari Trafo, penyearah, DC-DC Converter dan beban. Pemasangan Filter ini berada di sebelum masukan pada Trafo dan pengukuran untuk mengetahui harmonisa menggunakan Harmonic meter dilakukan pada input dan output dari Trafo. Dari Tugas Akhir ini hasil dari pengukuran yang telah dilakukan, diperoleh bahwa pada pengujian filter LISN pasif untuk nilai % THDv dengan melakukan pemasangan filter LISN diperoleh hasil sebesar 4,2%, dan setelah dilakukan pemasangan filter LISN diperoleh hasil sebesar 3,8% - 3,7%. Kemudian untuk nilai % THDi sebelum dilakukan pemasangan filter LISN diperoleh hasil sebesar 109,6% – 70,8 %., dan setelah pemasangan filter LISN diperoleh hasil sebesar 85,14% - 51,47 %. Maka setelah dilakukan pemasangan filter LISN pasif pada pengujian filter LISN pasif, nilai tegangan dan arus yang diperoleh tidak memenuhi standar IEEE 519-1992 yaitu 3% untuk THDv dan 20% untuk THDi. Kata Kunci : LISN,DC-DC Converter, Harmonisa
Perbaikan Pelayanan E-warong Bandung Menggunakan Metode Quality Function Deployment (qfd) Ivan Ashiva; Husni Amani; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan adalah isu yang menjadi konsentrasi utama dalam program pembangunan di suatu negara, indonesia salah satu dari negara lain yang memiliki konsetrasi untuk mengurangi kemiskinanan. Indonesia sebagai Negara yang memiliki angka kemiskinan yang besar ini memberantas kemiskinan dengan tujuan merubah tingkat prekonomian. e-Warong merupakan salah satu program Kementrian Sosial yang diluncurkan pada tahun 2016 untuk memfasilitasi pelayanan Dana Bantuan Sosial Non-Tunai melului layanan warung elektronik. Layanan ini diterima oleh Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai golongan yang berhak mendapatkan Dana Bantuan Sosial. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan output berupa rekomendasi berdasarkan empat belas true customer needs yang perlu diperhatikan sebagai input untuk mengolah data pada metode QFD (Quality Function Development). Metode ini dilakukan melalui dua tahapan dan dilakukan dengan bantuan tahap pengembangan konsep. Tahap pertama penelitian yaitu house of quality untuk menemukan karakteristik teknis. Tahap kedua menentukan critical part. Critical part yang terpilih akan diprioritaskan menjadi rekomendasi. Kata Kunci: Kata Kunci: Electronic Warong, Program Keluarga Harapan, Quality Fungsion Deployment, Part Deployment
Minimasi Penyebab Produk Cacat Pada Workstation Production Di Pt. Xyz Dengan Pendekatan Metode Six Sigma Fransiscus Sucipto; Marina Yustiana Lubis; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi komponen-komponen otomotif berbahan karet. Salah satu komponen otomotif yang diproduksi adalah Cushion Seat Mount FU 150 (45149-25G00). Komponen ini cukup banyak dipesan dan menghasilkan banyak produk cacat sehingga merugikan pihak perusahaan dan konsumen. Berdasarkan data produksi dan jumlah cacat komponen Cushion Seat Mount FU 150 (45149-25G00) periode Maret 2014-Februari 2015, produk cacat yang dihasilkan selama setahun berada diatas batas toleransi yang ditetapkan perusahaan yaitu 0,5%. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dilakukan identifikasi faktor-faktor penyebab produk cacat dan pemberian usulan perbaikan yang dapat meminimasi atau menghilangkan penyebab produk cacat di PT. XYZ. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode six sigma yang terdiri dari lima tahap, yaitu define, measure, analyze, improve, dan control. Pada tahap define dilakukan identifikasi CTQ dan pemetaan proses produksi. Pada tahap measure dilakukan pengukuran stabilitas dan kapabilitas proses. Pada tahap analyze ditemukan empat penyebab produk cacat yang akan diberikan usulan perbaikan. Usulan perbaikan yang diusulkan pada tahap improve yaitu pengadaan digital thermometer kecil didalam pabrik, pengadaan display petunjuk penyesuaian waktu press, pengadaan display sebagai pengingat operator agar membersihkan mold dengan baik, sosialisasi mengenai cara bumping yang baik, dan membuatkan pintu pada pabrik dan menutup lubang pada dinding. Kata kunci: produk cacat, six sigma, DMAIC
Kendali Kecepatan Kipas Pembuangan Pada Ruang Khusus Merokok Sebagai Pembersih Dan Pengatur Sirkulasi Udara Berbasis Mikrokontroller Ferdian Agil Denny Effendy; Mas Sarwoko Suraatmadja; Budi Setiadi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang khusus merokok adalah tempat yang digunakan khusus oleh orang untuk merokok agar lingkungan sekitarnya tidak tercemar oleh asap rokok. Dalam ruang khusus merokok baik digedung perkantoran atau mall biasanya dilengkapi dengan kipas pembuangan sebagai penyedot asap rokok. Namun kipas yang digunakan menyala dengan kecepatan konstan sehingga boros energi listrik, meskipun ada yang bisa diatur kecepatannya masih membutuhkan bantuan manusia untuk mengubah kecepatan kipas tersebut. Untuk itu diperlukan sistem untuk mengatur kecepatan kipas pembuangan pada ruang khusus merokok secara otomatis dan mengatur sirkulasi udara diruangan tersebut dengan memberikan ionizer untuk membersihkan udara dengan ion negative. Pada sistem ini menggunakan mikrokontroller AVR ATMega 8535 sebagai pengendali. Sistem ini menggunakan sensor MQ-135 untuk mendeteksi asap rokok yang digunakan sebagai input untuk mikrokontroller, lalu diolah untuk dijadikan input pada blok pengaturan kecepatan kipas pembuangan dengan menggunakan trigger berupa sinyal PWM. Dari hasil penelitian, jika ditinjau dari segi kenyamanan, sistem yang telah dibuat ini memiliki respon waktu pembersihan lebih cepat menggunakan ionizer, sehinggga memberikan kenyamanan. Secara umum dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan sistem ini peningkatan efisiensi energi telah tercapai dengan tingkat penghematan daya mencapai 20-30% dibandingkan dengan tanpa pengontrolan. Kata kunci: Kipas Pembuangan, Asap Rokok, sensor MQ-135
Analisis Perbaikan Proses Bisnis Dan Perancangan Sop Pelaksanaan Pelatihan Untuk Memenuhi Requirement Iso 9001:2008 Klausul 6.2 Serly Dwi Ariyanti; Wiyono Sutari; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi XYZ merupakan gabungan dari dua organisasi yang semua struktur organisasi dan proses bisnisnya telah berganti menjadi yang baru, sehingga banyak proses bisnis yang tidak berjalan sesuai dengan fungsi dan standar yang ada. Salah satunya adalah proses bisnis pengembangan pegawai melalui pelatihan. Permasalahan seperti ini harus diindentifikasi dari segi manajemen level berdasarkan SOTK sebelum dijadikan dokumentasi berupa Standard Operating Prosedure (SOP) seperti yang diatur dalam ISO 9001:2008. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data proses bisnis existing pengembangan pegawai melalui pelatihan, SOTK dan peraturan kepegawaian. Setelah didapat data tersebut, dilakukan evaluasi perbandingan antara proses bisnis existing dengan framework APQC dan ISO 9001:2008 klausul 6.2 yang menghasilkan GAP. Kemudian dari hasil GAP tersebut digunakan untuk mengidentifikasi setiap prosesnya berdasarkan manajemen level sehingga terdapat tiga level yang terdiri dari strategic, taktis, dan operasional Selanjutnya merancangan SOP pada level operasional. Tahap ini menunjukkan perbaikan perbaikan yang akan dilakukan berdasarkan kondisi actual direktorat di Telkom Foundation. Hasil pada penelitian ini adalah (1) proses bisnis pada level strategi, taktis, dan operasional. Pembuatan SOP usulan pada level operasional saja yang terdiri dari (2) prosedur pelatihan internal, (3) prosedur pelatihan eksternal, dan (4) KPI proses pelatihan internal eksternal dan KPI outputnya. Kata kunci: Standard Operating Procedure, APQC, ISO 9001:2008 klausul 6.2., Proses Bisnis, Manajemen level

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue