cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis Perbandingan Pulsa Gaussian Dengan Pulsa Secant-hiperbolik Pada Transmisi Soliton Mohamad Fadhian; Akhmad Hambali; Afief Dias Pambudi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi berbasis cahaya belakangan ini telah menjadi perkembangan yang semakin dibutuhkan, salah satunya adalah soliton. Soliton merupakan sebuah pulsa yang dapat mempertahankan bentuk pulsanya akibat saling menghilangkannya efek GVD dan SPM pada medium serat optik. Pulsa soliton sendiri dapat dibangkitkan oleh dua pembangkit yaitu Gaussian Pulse Generator (GPG) dan Sech Pulse Generator (SPG). Pada penelitian ini dilakukan analisis perbandingan antara kedua pembangkit tersebut dengan merubah parameter jarak dan bit rate untuk single link. Jarak dilakukan pengubahan dari 180 – 1800 km sedangkan bit rate 10 – 40 Gbps. Setelah itu dilakukan analisis pada DWDM dengan bit rate 10 Gbps, menggunakan 0.4 nm spasi kanal dan mengubah jumlah kanal dari 4, 8, 16, 32 panjang gelombang. Hasil simulasi menunjukkan pulsa soliton dengan GPG memiliki Q factor yang lebih tinggi pada bit rate 10 Gbps. Sedangkan bit rate diatasnya, SPG memiliki nilai Q factor yang lebih tinggi. Pada transmisi DWDM dengan parameter yang sama, pulsa soliton dengan SPG memiliki Q factor yang lebih tinggi (11.968) daripada GPG (10.709). Pada jaringan DWDM, muncul efek nonlinier lain yaitu Four Wave Mixing (FWM). Untuk 32 panjang gelombang muncul 1636 panjang gelombang baru yang tidak diinginkan. Kata kunci: Soliton, Pulsa Gaussian, Pulsa Sech, FWM, Q factor.
Perancangan Indikator Kinerja Perusahaan Dengan Metode Balanced Scorecard (Studi Kasus : Pt. Denso Indonesia) Juwita Darmayanti; Rosad Ma’ali El Hadi; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : PT. Denso Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang komponen otomotif. Pada kondisi existing perusahaan melakukan pengukuran kinerja dalam aspek karyawan sebagai acuan perbaikan kinerja dengan nama Performance Evaluation. Akan tetapi pengukuran kinerja dalam aspek ini tidak dapat mengontrol proses operasional yang ada di perusahaan, pelanggan dan keuangan. Maka itu, diperlukan pengukuran kinerja yang mencakup lini yang lebih luas dan dapat diselaraskan dengan strategi perusahaan untuk mencapai visi dan misi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun indikator kinerja yang tepat sebagai ukuran kinerja untuk tiap perspektif Balanced Scorecard dan menentukan bobot prioritas pada empat perspektif. Tahapan penyelesaian yang dilakukan adalah menentukan strategi berdasarkan visi dan misi setelah itu mendapatkan indikator kinerja. Kemudian melakukan pembobotan untuk mengetahui indikator mana yang lebih penting. Setelah melakukan pembobotan didapatkan bahwa perspektif finansial mendapatkan nilai 35.40%, perspektif customer 26.50%, perspektif proses bisnis internal 17.20%, perspektif learning and growth 20.90%. Perspektif finansial memiliki bobot tertinggi artinya adalah bahwa perspektif finansial lebih penting dibanding perspektif lain. Kata kunci : PT. Denso Indonesia, Balanced Scorecard, Indikator Kinerja dan Pembobotan Abstract: PT. Denso Indonesia is a company engaged in the field of automotive components. In the existing condition of the company perform performance measurement on the aspect of employees as a benchmark performance improvement by the name of Performance Evaluation. However, performance measurement in this aspect can not control the operational processes that exist in the company, customers and finance. Therefore, performance measurements that cover a broader line and can be aligned with the company's strategy to achieve the company's vision and mission. This study aims to develop appropriate performance indicators as performance measures for each Balanced Scorecard perspective and determine priority weights in four perspectives. Stages of completion is done to determine the strategy based on vision and mission after that get the performance indicators. Then do weighting to know which indicator is more important. After weighting is obtained that financial perspective get value 35.40%, customer perspective 26.50%, internal business process perspective 17.20%, learning and growth perspective 20.90%. The financial perspective that has the highest meanings is that the financial perspective is more important than other perspectives. Keywords : PT. Denso Indonesia, Balanced Scorecard, Performance Indicator and Weighting
Prediksi Penyakit Menggunakan Algoritma K-means Dan Ga Untuk Reduksi Dimensi Dengan Mengintegrasikan Svm Pada Data Berdimensi Tinggi Jodi Noordiansyah; Fhira Nhita; Danang Triantoro Murdiansyah
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dimensionality adalah salah satu tantangan dalam data mining, tantangan ini meliputi jumlah atribut yang begitu besar sehingga sering disebut dengan curse of dimensionality. Semakin besar jumlah atribut maka semakin memakan waktu dan memerlukan upaya komputasi yang berlebihan sehingga data sulit untuk ditangani. Hal yang diperlukan untuk mengatasi tantangan ini adalah dengan cara mereduksi dimensi dari data tersebut. Teknik reduksi yang dibahas pada tugas akhir ini adalah dengan menggunakan algoritma K-Means dengan cara pengelompokan data pada setiap cluster. Algoritma ini digunakan untuk mereduksi record yang kemudian dilanjutkan oleh GA sebagai feature selection untuk memilih atribut-atribut yang paling optimal berdasarkan nilai fitness tertinggi. Pencarian nilai fitness dilakukan dengan menggunakan metode klasifikasi yaitu SVM. Hasil dari pengujian sistem menghasilkan data yang direduksi oleh K-Means memiliki akurasi yang lebih rendah untuk dataset tertentu dibandingkan tanpa menggunakan K-Means. Atribut optimal yang dihasilkan GA bervariasi berdasarkan parameter yang digunakan. Data yang digunakan adalah data penyakit berdimensi tinggi berupa ekspresi gen yaitu colon tumor dan leukemia. Akurasi rata-rata terbaik yang didapat pada data colon tumor adalah 92.86% dengan jumlah atribut terpilih yaitu 983 atribut, sedangkan untuk data leukemia selalu menghasilkan atribut yang berkualitas dengan rata-rata akurasi 100%. Kata kunci : dimensionality, data mining, K-Means, GA, SVM
Analisis Dan Implementasi Aplikasi Pengenalan Gerak Bibir Menjadi Teks Menggunakan Metode Support Vector Machine Revi Febriana Simanjuntak; Budhi Irawan; Inung Wijayanto
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Membaca ujaran merupakan suatu metode komunikasi secara verbal dalam memahami pembicaraan orang lain dengan melihat gerakan bibirnya. Dalam proses membaca ujaran diperlukan kunci untuk dapat mengenali kata yaitu huruf vokal. Biasanya membaca ujaran digunakan untuk berkomunikasi oleh penyandang tuna rungu. Hal ini dikarenakan kaum tuna rungu mempunyai keterbatasan dalam mendengar suara, sehingga memanfaatkan penglihatan untuk membaca gerakan bibir lawan bicara. Pada penelitian ini dirancang sebuah aplikasi pengenalan gerak bibir menjadi teks. Secara umum, sistem terdiri dari tiga tahapan utama yaitu preprocessing, ekstraksi ciri, dan pengklasifikasian. Metode ekstraksi ciri yang digunakan adalah Principal Component Analysis (PCA). Kemudian, metode klasifikasi yang digunakan adalah metode Support Vector Machine (SVM). Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, sistem pengenalan gerak bibir dapat mengidentifikasi 5 kelas yang merepresentasikan suku kata. Hasil klasifikasi dengan akurasi tertinggi diperoleh pada kernel Gaussian dengan sigma 4000 dan dimensi 80x80 yaitu sebesar 69% untuk data yang diujikan non realtime dengan menggunakan 200 data latih dan 100 data uji. Kata Kunci : ujaran, tuna rungu, principal component analysis, support vector machine
Kendali Keseimbangan Pada Robot Humanoid Razi Jamil Fariz; Erwin Susanto; Unang Sunarya
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

usia, cara berjalan, bergerak, dan lain-lain didesain persis manusia. Robot humanoid ini banyak fungsinya, karena bentuk robot yang menyerupai manusia bisa beradaptasi dengan lingkungan dengan mudah, ada juga robot humanoid yang diperlombakan pada Kontes Robot Sepak Bola Indonesia ( KRSBI ) dimana robot tersebut dibuat untuk bisa bermain bola layaknya manusia, dari berjalan, berlari, hingga menendang bola. Masalah pada pembuatan robot humanoid adalah pada keseimbangannya, karena bentuknya yang menyerupai manusia, berjalan dengan dua kaki, menendang bola, atau bahkan berlari, yang demikian membuat robot ini harus betul-betul dijaga keseimbangannya. Metode yang digunakan untuk menjaga keseimbangan robot ini adalah Fuzzy Logic, dengan feedback berupa sensor keseimbangan yaitu sensor accelerometer, dan servo sebagai penggerak. Sensor accelerometer berfungsi untuk mengetahui posisi atau keadaan robot saat berdiri atau berjalan, atau apapun melalui komunikasi I2C ( Inter-Integrated Circuit ) dengan Raspberry Pi 2 yang memiliki keluaran berupa koordinat x, y, dan z. Sensor ini akan memberikan feedback pada sistem untuk diproses dengan Fuzzy Logic yang memiliki keluaran berupa nilai untuk mengubah posisi putaran servo agar servo bergerak untuk menjaga keseimbangan robot. Setelah pengujian dan analisis dilakukan, fuzzy logic system sudah berjalan sesuai apa yang diharapkan, namun masih belum bisa menyeimbangkan robot pada saat berjalan, terlihat pada pengujian yang kedua, robot hanya mampu melangkah sedikit. Tujuan akhir pada riset ini adalah robot dapat menjaga keseimbangannya pada saat berjalan dengan menggunakan fuzzy logic masih belum tercapai. Kata Kunci : Robot Humanoid, Sensor Accelerometer, Feedback, Raspberry Pi 2,Servo, Aktuator.
Deteksi Pulpitis Melalui Periapikal Radiograf Menggunakan Metode Dct Dan Fuzzy K-nearest Neighbor Berbasis Android Elok Novita Pramunti; Bambang Hidayat; Suhardjo Sitam
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulpitis adalah peradangan yang terjadi pada pulpa akibat dari kelanjutan karies yang disebabkan toxin bakteri. Penentuan pulpitis sulit dilakukan secara kasat mata, salah satu cara adalah dengan menggunakan periapikal radiograf 2D atau 3D. Radiograf merupakan alat penunjang diagnosa yang digunakan oleh dokter gigi untuk melihat keadaan gigi dan jaringan sekitarnya dengan lebih detail. Tetapi diperlukan dokter gigi yang memiliki keahlian dibidang radiologi untuk menentukan diagnosa pada foto periapikal radiograf. Sedangkan, di Indonesia masih sedikit dokter yang memiliki keahlian dibidang radiologi. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah alat atau aplikasi yang dapat membantu memberikan diagnosa dari periapikal radiograf yang penggunaannya mudah dan efisien. Tugas Akhir ini merancang sebuah aplikasi Android menggunakan metode ektraksi ciri tekstur Discrete Cosine Transform (DCT) yang merupakan transformasi Fourier yang mengubah citra dari domain spasial ke domain frekuensi, serta menyusunnya berdasarkan frekuensi yang penting (DC) ke frekuensi kurang penting (AC). Penyusunan ini mengambil lima koefisien terpenting pada citra yang digunakan untuk mendeskripsikan bentuk objek secara kasar. Proses klasifikasi dengan Fuzzy Logic K-NN yang merupakan penggabungan teknik Fuzzy dan K-NN classifier. Fuzzy K-NN memiliki keunggulan salah satunya adalah algoritma ini mampu mempertimbangkan sifat kesamaran atau ambigu dari nilai tetangganya jika ada karena algoritma ini telah dirancang agar tetangga yang memiliki kesamaran atau ambigu tidak memainkan peran penting yang lain dalam klasifikasi. Hasil dari tugas akhir ini adalah sistem mampu mengidentifikasi penyakit gigi pulpitis dengan tingkat akurasi sistem Android sebesar 80% dengan waktu komputasi rata-rata 0,73 detik menggunakan 20 sampel uji hasil periapikal radiograf gigi berpenyakit pulpitis dan 10 sampel uji gigi normal. Kata kunci : Pulpitis, Discrete Cosine Transform (DCT), Fuzzy Logic, Fuzzy Logic K-NN, Periapikal Radiograf
Audit Teknologi Informasi Dengan Menggunakan Framework Cobit 5 Domain Dss (deliver, Service, And Support) Pada Pt. Inovasi Tjaraka Buana Ricky Darius Putra; Eko Darwiyanto; Gede Agung Ary Wisudiawan
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi informasi (TI) merupakan bagian yang sangat penting bagi perusahaan dan juga merupakan suatu nilai investasi untuk menjadikan perusahaan tersebut menjadi lebih baik serta mendukung rencana strategis perusahaan lembaga untuk mencapai visi, misi serta tujuan yang diinginkan. PT. Inovasi Tjaraka Buana merupakan perusahaan jasa berbasis ISP (Internet Service Provider) yang menggunakan teknologi informasi untuk keberlangsungan kegiatan perusahaanya, dan saat ini perusahaan sedang melakukan scaling-up di dalam berbagai aspek perusahaanya seiring dengan bertambahnya cakupan area, dan penambahan drastis user. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah pelayanan (service) yang di sediakan oleh perusahaan tidak begitu setimpal dan terkontrol dengan baik dibanding dengan jumlah user yang terus meningkat drastis. Untuk melaksanakan audit teknologi Informasi pada PT. Inovasi Tjaraka Buana, framework audit yang di gunakan adalah COBIT 5 domain DSS (Deliver, Service, and Support) yang cocok untuk mengevaluasi permasalahan yang ada pada perusahaan. Domain DSS merupakan domain yang fokus pada penilaian pelayanan teknologi informasi, pengiriman serta dukunganya termasuk pengelolaan masalah pada perusahaan agar kontinuitas dan kualitasnya pada tahap scaling-up tetap terjaga. Kata Kunci : Audit, Teknologi Informasi, COBIT 5, domain DSS, PT. Inovasi Tjaraka Buana.
Analisis Dan Implementasi Framework Crisp-Dm Untuk Mengetahui Perilaku Data Transaksi Pelanggan (Studi Kasus : Pt. X) Muhammad Zain Imtiyaz; Muhammad Nasrun; Umar Ali Ahmad
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bisnis ritel mengalami pertumbuhan yang begitu pesat di Indonesia. Bisnis ini menunjukkan potensi yang cukup tinggi karena menjangkau masyarakat kalangan menengah. Kekuatan utama dalam bisnis ritel ini adalah variasi produk yang ditawarkan. Masalah akan muncul apabila tidak ada strategi khusus dalam pengelolaan variasi produk tersebut. Hal ini berkaitan erat dengan karakteristik atau pola pembelian oleh pelanggan. Pengelola bisnis ritel harus cerdas dalam pengambilan strategi maupun keputusan terutama pemilihan barang yang akan dijual kepada pelanggan. Tugas akhir ini membahas mengenai perancangan dan implementasi aplikasi data mining pada bisnis ritel (studi kasus : PT X) dengan menggunakan data transaksi penjualan dengan tujuan menganalisis perilaku data yang merepresentasikan pola pembelian pelanggan. Pola pembelian pelanggan diperoleh dari kombinasi antar item barang yang dibeli atau biasa disebut Asosiasi. Aplikasi ini menggunakan framework CRISP-DM dengan algoritma Apriori sebagai metodanya. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemunculan kombinasi item, support, dan confidence setiap bulan menunjukkan hasil yang berbeda. Hasil analisis ini menjadi rekomendasi strategi perusahaan dalam memasarkan produk sesuai minat pelanggan. Kata kunci : bisnis ritel, data mining, framework CRISP-DM, algoritma Apriori, asosiasi
Desain Dan Implementasi Turbo Encoder Menggunakan Field Programmable Gate Array (fpga) Untuk Aplikasi Satelit Nano Laila Prakasita; Heroe Wijanto; Budi Syihabuddin
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pada tugas akhir ini telah dibandingkan performansi tanpa channel coding, dengan turbo coding (rate 1/3 dan ½ ), dan dengan convolutional coding (rate ½) untuk pengiriman gambar melalui satelit. Hasil simulasi menunjukkan bahwa Turbo code rate 1/3 memiliki performansi yang baik dibandingkan dengan turbo code rate ½, convolutional code rate 1/2 dan tanpa pengkodean kanal. EbNo terhadap BER 10-6 hasil simulasi sebesar 5.55 dB untuk turbo code rate 1/3, 9.67 dB turbo code rate ½, 9.45 dB untuk convolutional code rate 1/2 , dan 16.6458 dB untuk sistem tanpa pengkodean kanal. Berdasarkan hasil tersebut, dilakukan perancangan prototype rangkaian encoder turbo code rate 1/3 yang digunakan untuk aplikasi satelit nano menggunakan Field Programmable Gate Array (FPGA) ATLYS Spartan-6 XC6SLX45 CSG324C yang akan digunakan sebagai salah satu pusat pemrosesan data pada space segment nano satelit. Hasil sintesis sistem yang dirancang memiliki periode minimum 5.913 ns dan frekuensi clock maksimal FPGA yaitu 169.122 MHz. Resources FPGA yang terpakai untuk sistem turbo encoder 0.0044% Number of Slice Registers, 3% Number of Slice LUTs, 25% Number of fully used LUT- FF, 1% Number of bounded IOBs, dan 12% Number of BUFG/ BUFGCTRL/ BUFHCEs. Dari hasil sintesis sistem ditunjukkan bahwa perancangan prototype Turbo encoder dapat diimplementasikan pada board ATLYS Spartan- 6 XC6SLX45 CSG324C. Kata Kunci : satelit nano, turbo code, convolutional code, FPGA
Deteksi Ujaran Kebencian dengan Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network pada Gambar Bagas Prakoso Putra; Budhi Irawan; Casi Setianingsih
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Ujaran kebencian adalah perkataan, perilaku, tindakan yang dilarang karena menimbulkan terjadinya tindak yang memicu kekerasan dan sikap anarkis terhadap individu atau kelompok yang lain. Etika dalam ber-internet perlu ditegaskan mengingat internet merupakan hal yang dianggap kebutuhan pentingmbagi masyarakat jaman sekarang. Tetapi, semakin banyak pihak yang menyalah gunakan internet untuk menyebarluaskan hal-hal yang berkaitan dengan ujaran kebencian, seperti suku bangsa,agama dan ras. karena penyebaran berita yang bersifat ujaran kebencian di internet, menjadi hal yang patut diperhatikan. Pengembangan sistem untuk mendeteksi ujaran kebencian melalui gambar memang cukup jarang untuk untuk saat ini. Maka dari itu penelitian ini diklasifikasikan untuk mendeteksi adakah unsur ujaran kebencian pada gambar yang nantinya dipilih. Dalam Tugas Akhir ini, Penulis berharap bisa membuat bagaimana cara mengklasifikasi unsur ujaran kebencian pada sebuah gambar yang dilakukan oleh komputer, yang nantinya komputer bisa mengenali adakah ujaran kebencian pada gambar melalui teks yang ada. Dengan menggunakan metode Deep Learning dengan algortima Convolutional Neural Network (CNN). Setelah pembuatan aplikasi ini, diharapkan Komputer dapat mengetahui dan bisa mengklasifikasi adakah ujaran kebencian dengan mendeteksi gambar tersebut. Kata Kunci: CNN (Convolutional Neural Network , Deep Learning Abstract Hate speech are a words,actions which is prohibited because it leads to acts that trigger anarchic and violence attidudes toweard other individuals or groups. Ethics in the internet are needed considering that internet is a matter that important use for today's society. However, more parties are miss using the internet to spread such kind a hate speech, such as ethnicity, religion and race. The development of a system for detecting hate speech through images is quiet rare for now a days. therefore this study is classified to detect whether there is an element of hatred in the image that will be selected in this final project, the author hopes to make how to classify the element of hate speech in an image performed by the machine learning, which later that machine leanring can recognize any kind of hate speech on the image through the existing text. By using Deep Learning method with Convolutional Neural Network (CNN) algorithm. After making this application, machine learning is expected to know and classify any hate speechby detecting some text on an images. Keywords: Convolutional Neural Network (CNN), Deep Learning

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue