cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Penghitungan Orang dengan Metode Gaussian Mixture Model dan Human Presence Map Studi Kasus: Penghitungan Orang di dalam Kelas Danu Hary Prakoso; Bedy Purnama; Febryanti Sthevanie
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan teknologi dewasa ini telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari yang mungkin kehadirannya bahkan tidak terasa oleh masyarakat. Salah satunya adalah penggunaan CCTV yang dapat berfungsi sebagai suatu perangkat pengawasan. Namun disamping fungsi utamanya tersebut, CCTV sebagai kepanjangan dari mata orang bisa digunakan untuk melakukan penghitungan orang. Penulis dalam Tugas Akhir ini membahas tentang penghitungan orang dengan studi kasus spesifik yakni menghitung orang dalam suatu kelas. Manfaat yang bisa diambil dalam mengambil estimasi jumlah orang dalam suatu kelas antara lain untuk mengecek apakah kehadiran sesuai dengan jumlah orang dalam kelas. Penghitungan orang dapat dilakukan dengan menggunakan background substraction yakni menggunakan metode Gaussian Mixture Model (GMM) untuk melakukan ekstraksi antara objek yang ingin diamati, dalam hal ini orang dengan background. Selanjutnya proses klasifikasi melalui Human Presence Map untuk memfokuskan pendeteksian piksel dimana orang berada sehingga dapat dilakukan penghitungan orang berdasarkan suatu area wilayah yang telah ditentukan. Dengan metode tersebut, penghitungan orang dapat mencapai tingkat akurasi sebesar 91% untuk kasus deteksi satu orang dalam video uji duduk terpisah. Kata Kunci: people counting, ruang kelas, gaussian mixture model, human presence map, piksel
Rancang Bangun Kestabilan Posisi Sistem Kendali Manual Robot Kapal Selam Menggunakan Metode Fuzzy Logic Devha Parsaoran Sinaga; Erwin Susanto; Ramdhan Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laut merupakan salah satu sarana akomodasi yang berkembang, baik dari segi ekonomi maupun dari segi militer. Kapal selam merupakan salah satu sarana akomodasi laut yang dapat bergerak di kedalaman laut.Kapal selam lebih banyak digunakan oleh militer yaitu digunakan untuk melakukan pengintaian atau digunakan perang dalam menjaga kedaulatan pulau atau laut dalam suatu negara, adapun fungsi lain dari kapal selam digunakan untuk pemantauan ekosistem bawah laut yang dapat mengembangkan ekonomi kelautan. Seiring dengan perkembangan zaman baik dari segi pengetahuan dan teknologi, kapal selam masih banyak diteliti agar dapat beroperasi lebih baik lagi. Pada tugas akhir ini akan dibuat sebuah kapal selam tanpa awak yang sering disebut dengan AUV (Autonomous Underwater Vehicle) yang dapat digerakkan naik turun menggunakan laptop yang dihubungkan dengan Arduino Uno . Titik berat pada penelitian ini berada pada algoritma kontrolnya. Sensor yang digunakan menggunakan sensor MPU 6050 yang dapat mengukur gerakan kapal selam tersebut. Metoda control yang digunakan dalam system ini adalah fuzzy logic, fuzzy logic digunakan untuk mengontrol baling-baling kapal selam agar kapal selam tersebut dapat mempertahankan posisinya. Diharapkan dari penelitian ini didapat sebuah simulator kapal selam yang dapat mengatur posisi kapal selam tersebut dengan algoritma yang diberikan. Kata kunci : fuzzy logic, sensor MPU6050 , arduino uno.
Optimasi Kebijakan Perawatan Base Transceiver Station (bts) Dengan Menggunakan Metodereliability Centered Maintenance (rcm)studi Kasus : Pt Telkomsel Kota Bandung Reza Satya Rahmawan; Rd. Rohmat Saedudin; Amelia Kurniawati
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Telkomsel merupakan salah satu perusahaan di Indonesia yang bergerak di bidang telekomunikasi seluler. Agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dan memberikan pelayanan terbaik, PT Telkomsel melakukan suatu pembangunan infrastruktur yaitu pembangunan Base Transceiver Station (BTS). Pembangunan BTS ini dilakukan dengan tujuan jaringan yang diberikan perusahaan menjadi luas sehingga dapat dijangkau oleh seluruh pelanggan Telkomsel di seluruh Indonesia. Walaupun jumlah BTS diperbanyak, equipment tersebut pasti akan mengalami kerusakan apabila secara terus menerus digunakan dan menyebabkan PT Telkomsel akan kehilangan revenue. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance dengan tujuan untuk mendapatkan suatu kebijakan perawatan yang efektif dan maintenance interval yang tepat agar BTS dapat tetap bekerja sesuai dengan fungsinya, memiliki availability yang baik, dan mengurangi potensi terjadinya ketidaktepatan maintenance task dan juga kesalahan dalam waktu pelaksanaan kegiatan maintenance. Pada penentuan subsistem kritis yang nanti akan dibahas lebih lanjut pada penelitian ini, didapatkan subsistem transmisi DTF, transmisi Infratel, transmisi Divisi. Subsistem terpilih disebabkan karena apabila subsistem tersebut down maka akan membuat seluruh sistem yang ada pada BTS menjadi ikut down. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan RCM pada komponen-komponen yang ada pada subsistem transmisi, didapatkan 9 komponen yaitu Link GPON, fiber optik, OMUX, RL Simpul, E1, RL RTN, FMUX, Modul RMJ, Link Infratel termasuk ke dalam scheduled on-condition dan 3 komponen yaitu RL NEC, IDU, ODU termasuk ke dalam run to failure. Kata kunci: base transceiver station, reliability centered maintenance, maintenance task, maintenance interval
Deteksi Kualitas Dan Kesegaran Telur Ayam Negeri Berdasarkan Segmentasi Warna Menggunakan Metode Fuzzy Color Histogram (fch) Dan Histogram Equalization Dengan Klasifikasi K-nearest Neighbor (k-nn) Pada Citra Digital Gita Meirinda; Bambang Hidayat; Sjafril Darana
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telur ayam adalah bahan makanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Disamping harganya yang murah, telur memiliki protein yang bermutu tinggi dan memiliki susunan asam amino essensial yang lengkap sehingga telur banyak dijadikan sebagai bahan olahan makanan, seperti roti dan pizza. Akan tetapi, telur yang dihasilkan dari masing-masing peternakan memiliki perbedaan kualitas dan kesegaran. Kualitas dan kesegaran ini salah satunya dapat dilihat dari ketinggian albumen/putih telur, semakin tebal albumen telur, maka kualitas dan kesegarannya akan semakin baik. Kualitas kuning telur dapat dilihat dari warna kuning telur. Warna kuning telur memiliki tingkatan dari 1 sampai 15. Biasanya untuk menentukan tingkat warna kuning telur, digunakan alat yang disebut dengan Yolk Color Fan. Namun, untuk mencocokkan warna kuning telur dengan menggunakan Yolk Color Fan secara kasat mata, hasil yang didapat akan bersifat subjektif sehingga adanya perbedaan perspektif yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti cahaya dan perbedaan kemampuan penglihatan seseorang. Dalam Tugas Akhir ini penulis membahas bagaimana cara mendeteksi kualitas dan kesegeran dari bagian albumen, dan mendeteksi kualitas kuning telur dari warna kuning telur ayam negeri. Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk mendeteksi kualitas dan kesegaran telur dan kuning telur. Pada Tugas Akhir ini penulis menggunakan metode Fuzzy Color Histogram (FCH), Histogram Equalization dan deteksi tepi dengan klasifikasi K-Nearest Neighbor (K-NN) yang diawali dengan proses prepocessing yang terdiri dari operasi cropping dan resizing, RGB to grayscale, RGB to CMYK, RBG to HSV, otsu, Strel (Disk- 12), threshold, erosi, filling, deteksi tepi dan deteksi jarak. Hasil penelitian Tugas Akhir ini didapatkan nilai akurasi deteksi kualitas kuning telur adalah 76% dengan waktu komputasi 5.707324s detik, dan nilai akurasi deteksi kualitas kesegaran telur adalah 65%. Diharapkan dengan kemampuan sistem ini, dapat membantu pengguna Yolk Color Fan sehingga dapat dijadikan standar akurasi yang tepat dalam pengukuran kualitas kuning telur dan juga kualitas telur ayam negeri. Kata kunci: Histogram Equalization, Fuzzy Color Histogram (FCH), K-Nearest Neighbor (K-NN)
Evaluasi Kinerja Sparse Matrix-vector Multiplication Menggunakan Format Penyimpanan Csr Dan Bcsr Pada Mpi Akyas Khaqqi Maulana; Fitriyani Fitriyani
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak permasalahan di dunia ini yang dimodelkan dengan matematika dalam proses penyelesaiannya, salah satunya memodelkan dalam bentuk matriks, Banyak penelitian menggunakan matriks jarang yang dihitung menjadi Sparse Matrix-Vector Multiplication (SpMV) dalam benchmarking perangkat keras mereka, dengan tujuan mendapatkan waktu optimal dalam mengeksekusi matriks tersebut, sehingga semakin cepat waktu eksekusinya, akan semakin baik kinerja dari perangkat keras mereka. Untuk mempermudah pemetaan matriks dibutuhkan format penyimpanan yang baik pula, format penyimpanan ini akan berfungsi penuh saat pemetaan matriks dan mempermudah pembacaan suatu matriks yang sudah di konversi dari matriks koordinat,penelitian ini akan menggunakan dua format penyimpanan yaitu CSR dan BCSR. , kinerja kedua format ini di evaluasi dan di jalankan pada personal computer dengan dua mekanisme yaitu secara serial dan parallel, pada mekanisme parallel akan dijalankan dengan protokol komunikasi MPI. Hasil pengujian menggunakan beberapa matriks dengan tipe data yang berbeda-beda dan dengan ukuran baris kolom yang beragam, masing-masing matriks di eksekusi dengan lima iterasi agar mendapatkan hasil yang optimal, masing-masing format penyimpanan menghasilkan hasil yang beragam, disebabkan oleh ukuran matriks dan sebaran data pada matriks koordinat, pada format CSR peningkatan kecepatan sebanyak 229 kali terdapat pada thread 3 menuju thread 4, pada dan pada format BCSR, peningkatan kecepatan 300 kali lebih cepat pada thread 4, namun penurunan kecepatan pada thread 3 untuk setiap matriks, dalam hal ini dapat disimpulkan setiap metode memiliki keunggulan dan kelemahan tersendiri dalam mengeksekusi SpMV. Yaitu pengaruh pada ukuran matriks dan sebaran data pada matriks tersebut. Kata kunci: SpMV, CSR, BCSR, MPI, thread
ANALISIS PERANCANGAN JARINGAN LONG TERM EVOLUTION (LTE) DI WILAYAH KOTA BANDA ACEH DENGAN FRACTIONAL FREQUENCY REUSE SEBAGAI MANAJEMEN INTERFERENSI Frans Purba; Rina Astuti; Yuyun Rohmah
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Long Term Evolution (LTE) merupakan teknologi yang mendukung layanan data dengan kecepatan tinggi. Hal itu dimungkinkan karena adanya teknologi Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM). Pada LTE, digunakan teknologi OFDMA untuk mengurangi intersymbol interference (ISI), akan tetapi nilai interferensi tetap saja tinggi. Hal tersebut sangat mempengaruhi performansi pengguna di sisi pinggir sel (cell edge) pada khususnya dan kapasitas sel pada umumnya. Hal inilah yang menjadi latar belakang tugas akhir ini. Perancangan dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pengumpulan dan analisis data, perencanaan jaringan berdasarkan pendekatan secara kapasitas (Capacity planning) dan daerah cakupan (Coverage Planning) dan terakhir melakukan simulasi hasil perencanaan dengan menggunakan software Atoll. Untuk mendapatkan konfigurasi planning berdasarkan kapasitas dilakukan perhitungan dengan Single User Throughput sedangkan pada pendekatan berdasarkan daerah cakupan dalam perhitungan nilai Link Budget dan radius sel, diperlukan permodalan kanal propagasi. Model propagasi Okumura-Hatta yang dipakai pada perencanaan jaringan ini karena sesuai dengan frekuensi yang digunakan yaitu 700 MHz. Dari perancangan yang telah dilakukan, didapatkan hasil analisis berupa kebutuhan throughput untuk wilayah kota Banda Aceh sebesar 402,567 Mbps, dengan estimasi jumlah pelanggan LTE sebanyak 11.857 User. Kebutuhan jumlah sel untuk memberikan pelayanan optimal di Kota Banda Aceh adalah sebanyak 10 sel dengan radius sel masing-masing untuk daerah Dense Urban (0.43 Km), daerah Urban (0.61 Km) dan daerah Sub Urban sebesar (1.16 Km). Dari hasil simulasi juga terlihat performansi LTE dengan fractional frequency reuse (FFR) lebih baik daripada teknik manajemen interferensi lain dalam mengatasi noise + interference dimana nilai simulasi LTE FFR sebesar -63.18 dBm sedangkan LTE biasa sebesar -59.01 dBm yang berarti nilai noise + interference LTE FFR lebih kecil. Kata kunci : LTE, Single User Throughput, Fractional Frequency Reuse, noise + interference
Penentuan Optimasi Sistem Perawatan Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (oee) Dan Life Cycle Cost (lcc) Pada Mesin Cincinnati Milacron F Di Pt Dirgantara Indonesia Citra Andriyadi; Fransiskus Tatas Dwi Atmaji; Nurdinintya Athari
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Dirgantara Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang transportasi udara di Indonesia. Aktivitas produksi yang ada di PT Dirgantara Indonesia menuntut mesin untuk selalu beroperasi dengan baik. Mesin Cincinnati Milacron F sering mengalami kerusakan dan memiliki downtime yang tinggi di Departemen Machining. Hal ini menyebabkan rendahnya tingkat availabilitas mesin pada Departemen Machining. Diperlukan metode Overall Equipment Effectiveness untuk mengukur kinerja dan tingkat efektifitas mesin. Dalam metode Overall Equipment Effectiveness dilakukan perhitungan untuk mengetahui nilai availability, performance rate, dan rate of quality product dari sebuah mesin. Hal lain yang dilakukan dalam metode Overall Equipment Effectiveness adalah penelitian terhadap faktor six big losses untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan nilai Overall Equipment Effectiveness rendah. Metode lain yang digunakan adalah menggunakan metode Life Cycle Cost. Life Cycle Cost digunakan untuk mengetahui jumlah maintenance crew dan retirement age yang optimal dari sebuah mesin. Untuk mendapatkan total Life Cycle Cost yang optimal, dibutuhkan pengolahan biaya-biaya dengan metode Life Cycle Cost , yaitu sustaining cost dan acquisition cost. Berdasarkan metode Life Cycle Cost diperoleh nilai Life Cycle Cost terendah sebesar Rp 22.874.067.246 dengan umur optimal mesin dua belas tahun dan jumlah maintenance crew sebanyak lima orang. Berdasarkan perhitungan metode Overall Equipment Effectiveness, nilai Overall Equipment Effectiveness mesin Cincinnati Milacron F sebesar 67,25%. Hasil tersebut masih jauh dari standar yang telah ditetapkan oleh Japan Institute of Plant Maintenance, yaitu sebesar 85%. Dari six big losses diketahui bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap penurunan efektifitas mesin Cincinnati Milacron F adalah faktor idling and minor stoppages, yaitu dengan persentase sebesar 42%. Kata Kunci – Life Cycle Cost, Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses
Pembangunan Dan Pengujian Protokol Mqtt & Websocket Untuk Aplikasi Iot Rumah Cerdas Berbasis Android Muhammad Adzhar Amrullah; Kemas Muslim Lhaksmana; Didit Adytia
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi berkembang dengan pesat pada era sekarang, dengan seiring perkembangan teknologi tersebut maka ada dampak yang ditimbulkan pada dunia industri maupun pada masyarakat. Salah satu teknologinya adalah Internet of Things (IoT) yang dapat menghubungkan beberapa perangkat pada jaringan Internet. Dengan adanya konsep tersebut perangkat rumah dapat dikendalikan dan dipantau dari jarak jauh menggunakan telepon pintar. Mengingat efisiensi waktu yang sangat penting hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Dalam pembangunannya penulis memilih perangkat lampu, pengunci pintu dan sensor suhu ruangan untuk dikendalikan dan dipantau melalui telepon pintar berbasis Android yang terhubung ke dalam jaringan Internet, pada bagian perangkat rumah dihubungkan dengan mikrokontroller NodeMCU yang berfungsi sebagai kendali perangkat dari sebuah pesan telepon pintar dan berfungsi menghubungkan perangkat rumah ke dalam jaringan Internet melalui jaringan nirkabel, adapun dalam pembangunan ini penulis membandingkan waktu pengiriman pesan melalui protokol Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) dan WebSocket, hal ini dilakukan upaya mengetahui prosedur pengiriman pesan yang lebih cepat, dengan adanya hal tersebut tentu perlu didapat sebuah layanan Server yang mampu melayani sebuah prosedur pengiriman pesan tersebut melalui jaringan Internet. Hasil dari tugas akhir ini adalah sebuah pembangunan aplikasi IoT untuk rumah cerdas berbasis Android, dan menunjukan hasil pengujian waktu pengiriman pesan melalui protokol MQTT lebih cepat daripada protokol WebSocket. Kata kunci : IoT, rumah cerdas, android, NodeMCU, MQTT, websocket. Abstract Technology is growing rapidly in the present era, with the development of such technology there is an impact on the industry and the community. One of the technologies is the Internet of Things (IoT) that can connect multiple devices on the Internet network. With the concept that home devices can be controlled and monitored remotely using a smart phone. Given the time efficiency is very important this needs to be done to improve the quality of human life. In its development the authors chose the device lights, door locks and indoor temperature sensors to be controlled and monitored through an Android-based smart phone connected to the Internet network, in the home device section is connected to NodeMCU microcontroller that serves as the device control of a smart phone message and works connecting the home device into the Internet via a wireless network, As for the development of this author compare the time of message delivery with Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) and WebSocket, this is done to know the procedure of sending a message faster, with the provisions of things that are required for server service capable of serving a messaging procedure over the Internet. The result of this final project is the development of the IoT application for smart home based on Android, and shows the test of message delivery time through MQTT protocol faster than with WebSocket protocol. Keywords: IoT, smart home, android, NodeMCU, MQTT, websocket
Perencanaan Kebijakan Persediaan Untuk Meminimasi Biaya Total Persedian Dengan Pendekatan Metode Periodic Review (r,s,s) Pada Part Aksesoris Paramaditya Arismawati; Ari Yanuar Ridwan; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT.XYZ merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang distribusi, after sales service dan retailer kendaraan merk xxx. Permasalahan yang terjadi pada PT.XYZ yaitu tingginya permintaan material aksesoris periode Juni 2014 – Januari 2015 tetapi tidak diimbangi stok persediaan material di gudang yang menyebabkan terjadinya stockout pada gudang. Permasalahan stockout terjadi karena belum adanya kebijakan persediaan, termasuk belum adanya penentuan besarnya safety stock untuk meredam fluktuasi permintaan. Pada peneltian ini, akan dikembangkan kebijakan persediaan untuk PT.XYZ termasuk menghitung biaya total persediaan dan besarnya safety stock. Metode yang digunakan adalah periodic review (R,s,S). Pada metode ini akan ditentukan parameter interval pemesanan (R) , kombinasi antara s (reorder point) dan S (maximum level) yang berpengaruh terhadap pengendalian persediaan. Sedangkan, material aksesoris yang dianalisis pada penelitian ini sebanyak 350 SKU. Berdasarkan analisis berdasarkan pola permintaan, terdapat pola lumpy dengan 58% dan pola erratic 42% yang mempunyai pola distribusi tidak seragam. Maka untuk membantu menentukan forecast demand menggunakan perhitungan Simulasi Monte Carlo. Hasil dari perhitungan simulasi ini kemudian akan menjadi input-an demand dalam metode yang digunakan. Hasil dari perhitungan biaya total persediaan kondisi usulan di PT.XYZ menggunakan kebijakan periodic review (R,s,S) yang mampu menurunkan biaya total persediaan hingga 63% lebih rendah dibanding biaya tota persediaan kondisi aktual. Menggunakan usulan kebijakan persediaan periodic review (R,s,S) mampu meningkatkan service level, sebesar 10% lebih tinggi dibanding service level kondisi aktual. Kata kunci : Material Aksesoris Mobil, stockout, backorder, Periodic Review (R,s,S), Monte Carlo Abstract
Usulan Perbaikan Proses Produksi Body Casing Meter Air Untuk Meminimasi Waste Defect Di Pt. Multi Instrumentasi Dengan Menggunakan Pendekatan Lean Six Sigma Ni Kadek Mas Desy Herdiani; Mariana Yustiana Lubis; Agus Alex Yanuar
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. Multi Instrumentasi adalah sebuah perusahaan industri manufaktur yang memproduksi peralatan ukur yaitu Meter Air (Water Meter). Ada empat part utama penyusun meter air yaitu body casing, head casing, tube fixed coupling dan nut fixed coupling. Part yang diproduksi oleh PT. Multi Instrumentasi hanya dua yaitu part body casing dan head casing, sedangkan untuk dua part lainnya didapatkan dari supplier dan diasumsikan dalam keadaan baik. Dalam memproduksi kedua part utama tersebut sering terdapat produk yang reject. Berdasarkan data reject periode 2014, part yang lebih banyak reject adalah Body Casing. Oleh karena itu, body casing dipilih sebagai objek penelitian. Dalam upaya meminimasi waste defect, digunakan metode lean six sigma dengan tahapan DMAI yaitu define, measure, analyze dan improve. Selain tahapan DMAI digunakan pula tools lean untuk perbaikan proses produksi body casing. Pada tahap define dilakukan pemetaan value stream dan pembuatan diagram SIPOC untuk menggambarkan aliran proses yang terjadi. Tahap measure, dilakukan penentuan CTQ, KPI’s waste defect, pengukuran stabilitas dan kapabilitas proses. Tahap analyze, menentukan akar penyebab masalah dengan pareto diagram, fishbone diagram, 5 Why, dan FMEA. Tahap improve diberikan usulan perbaikan dari hasil FMEA untuk meningkatkan kualitas proses produksi body casing. Beberapa usulan yang diebrikan yaitu adanya alat bantu untuk pemisahan sampah pada cairan kuningan, adanya conveyor, re-design alat pouring menjadi lebih sesuai dengan fungsinya, dan adanya instruksi mengenai pembatasan pemakaian pasir dalam cetakan moulding. Kata Kunci : Lean six sigma, DMAIC, waste defect.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue