cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis Perbandingan Performansi Protokol Leach Dan Pegasis Pada Jaringan Sensor Nirkabel Arif Mahmudi; Setyorini Setyorini; Sidik Prabowo
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Wireless sensor network (WSN) merupakan sekumpulan node sensor yang dilengkapi dengan sistem komunikasi wireless dan ter-organisir ke dalam suatu jaringan kooperatif yang digunakan untuk menangkap informasi sesuai dengan karakteristik yang diinginkan. WSN tersusun atas node sensor berukuran kecil dalam jumlah banyak (tersebar di sensor field) yang bertugas untuk mendeteksi fenomena fisis, melakukan pemrosesan data, dan mengirimkan data. Oleh karenanya, konsumsi energi WSN terbagi ke dalam tiga domain utama, yaitu: sensing, wireless communication, dan data processing. Dari ketiga domain tersebut, wireless communication merupakan proses yang paling banyak mengeluarkan energi. Dikarenakan keterbatasan hardware, suplai energi node sensor hanya berupa baterai dan memiliki kapasitas terbatas. Hingga saat ini keterbatasan energi pada WSN masih menjadi suatu keniscayaan. Keterbatasan tersebut yang menjadi salah satu faktor penting dalam pemilihan protokol perutean energy-efficient pada WSN. Pada penelitian tugas akhir ini akan dikaji efisiensi energi dan umur jaringan (network lifetime) antara dua protokol perutean energy-effcient berbasis hierarki WSN, yaitu: LEACH dan PEGASIS. Efisiensi energi tersebut diukur dari rasio jumlah data terkirim per unit energy. Sedangkan network lifetime dilihat dari durasi simulasi yang tercapai oleh masing-masing penggunaan protokol. Dari hasil simulasi dan pengujian yang dilakukan dengan mengunakan Network Simulator-2 (NS- 2), didapatkan hasil bahwa protokol perutean PEGASIS memiliki rasio jumlah data terkirim per unit energy yang lebih besar dan durasi simulasi yang lebih lama jika dibandingkan dengan LEACH. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa protokol PEGASIS lebih efisien dalam hal penggunaan energi dan memiliki umur jaringan yang lebih lama dibandingkan dengan protokol LEACH. Kata Kunci : WSN, protokol perutean, LEACH, PEGASIS
Analisis Dan Implementasi Graph Indexing Pada Graph Database Menggunakan Algoritma Gindex Hadyan Arif; Kemas Rahmat Saleh Wiharja; Adiwijaya Adiwijaya
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penggunaan graph dalam memodelkan suatu struktur yang rumit saat ini berkembang secara pesat terutama dalam memodelkan struktur seperti susunan melekul, jaringan protein, dan jaringan sosial. Penggunaan graph database untuk menangani tipe data graph yang memiliki relasi yang kompleks dinilai lebih efektif daripada menggunakan relational database. Dalam mempercepat pemrosesan query pada graph database dibutuhkan suatu metode yang dapat disebut graph indexing agar lebih cepat dan efisien. GIndex merupakan salah satu metode graph indexing yang mendukung pemrosesan query bertipe subgraph query. Pada metode GIndex menerapkan beberapa teknik seperti size-increasing support constraint untuk membangun feature set database dan pemilihan discriminative fragments dalam membangun index. Kemudian membandingkan data pada index dengan feature set query untuk mendapatkan candidate set yang nantinya akan dilakukan subgraph matching menggunakan algoritma Ullman untuk mendapatkan answer set. Pada penelitian ini data yang akan dijadikan sebagai dataset merupakan susunan molekul. Berdasarkan pengerjaan tugas akhir yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa pada pengimplementasian algoritma GIndex, jika menggunakan nilai maximal frequent fragment yang cukup besar maka akan memakan waktu yang lebih lama dan memungkinkan jumlah candidate set yang didapatkan akan lebih sedikit, berlawanan dengan penggunaan nilai minimal discriminative fragment. Banyaknya jumlah candidate set yang didapatkan akan berpengaruh pada waktu subgraph matching yang dibutuhkan. Kata kunci: graph, graph database, GIndex, subgraph query, size-increasing support constraint, discriminative fragments, index, subgraph matching
Analisis Kebutuhan Produk Abon Ayam Asep Pos Menggunakan Integrasi Model Kano Dan Product Quality Pada Ukm Rizky Jaya Abadi Sri Yuni Oktarina; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak UKM Rizky Jaya Abadi adalah UKM yang memproduksi Abon Ayam Asep Pos yang didirikan dan dimiliki oleh bapak Asep sejak 4 tahun yang lalu dari tahun 2011 yang dipasarkan di daerah Pangalengan. Pada awalnya produk yang dijual yaitu abon ayam dan abon sapi, namun pada saat itu produk UKM Rizky Jaya Abadi belum terlalu dikenal dan skala penjualan masih rendah. Akan tetapi, dari tahun 2011 sampai 2014 usaha UKM Rizky Jaya Abadi mengalami peningkat penjualan terhadap produk Abon Ayam Asep Pos, hal itu dikarenakan semakin banyaknya masyarakat yang menyukai Abon Ayam Asep Pos, karena memiliki rasa yang enak, terbuat dari bahan-bahan yang alami dan tanpa pengawet. Hasil pengolahan data dari Integrasi Product Quality dan Model Kano diperoleh 8 atribut yang memiliki NKP (Nilai Kepuasan Pelanggan ) lemah atau NKP (-) dimana itu berarti atribut tersebut perlu untuk ditingkatkan / diperbaiki, pada integrasi ini juga ditemukan 10 atribut dengan NKP (Nilai Kepuasan Pelanggan) kuat atau NKP (+) yang perlu untuk dipertahankan. Rekomendasi diperoleh dari hasil pengolahan data dan analisis terhadap data pelanggan serta data UKM Rizky Jaya Abadi. Rekomendasi berisikan tentang atribut kebutuhan yang diprioritaskan kepada atribut yang perlu untuk ditingkatkan / diperbaiki sebagai True Customers Need. Kata Kunci : Product Quality, Model Kano, Integrasi Product Quality dan Model Kano, True Customer Needs.
Analisis Availability Dan Rssi Terhadap Tingginya Drop Rate Di Jaringan 3g Umts (studi Kasus Pt.xl Axiata Jakarta) Hernice Hasni; Hafidudin Hafidudin; Anton Perwira Putra
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas jaringan 3G pada suatu daerah tiap saat dapat berubah, hal ini disebabkan karena beberapa faktor seperti adanya perubahan lingkungan operasi jaringan, peningkatan user, dan interferensi dari site lain yang ada di dekat site tersebut yang menyebabkan kegagalan panggilan. Kegagalan panggilan yang dianalisis dalam tugas akhir ini adalah drop call. Drop Call adalah suatu kondisi dimana pembicaraan yang sedang berlangsung terputus sebelum pembicaraan tersebut selesai. Availability merupakan jumlah total waktu suatu sistem yang tersedia bagi para pengguna. RSSI sebagai indeks yang menunjukkan kekuatan sinyal yang diterima pada antarmuka antena, dapat digunakan untuk menganalisis sinyal yang diterima dari Node B. Dari data statistik yang diperoleh dari OMC, nilai drop rate berada diatas 2 % dengan Nilai availability berada dibawah 99% atau nilai RSSI berada diatas -100 dBm. penyebab turunnya nilai availability pada sel 341JK3G225664 yaitu suhu tinggi pada hardware, sedangkan penyebab tingginya RSSI pada sel JK3G22962 adalah interferensi dari site operator lain yang berdekatan. Solusi untuk issue availability adalah mengontrol suhu pada Node B secara berkala, sedangkan untuk issue RSSI adalah memasang filter pada sel tersebut. Setelah melakukan perbaikan maka didapatkan nilai availability 100% dan nilai RSSI -90 dBm. Sehingga nilai drop rate kembali berada dibawah 2%. Kata kunci : drop call, drop rate, availability, RSSI
Pengontrolan Kecepatan pada Permainan Jungkat-Jungkit Automatis Berbasis Metode PID Septiani Maulizar; Porman Pangaribuan; Agung Surya Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jungkat-jungkit adalah sebuah permainan yang terbuat dari papan lurus yang panjang dimana titik tumpuannya ada pada posisi tengah, jika salah satu sisinya naik sisi yang lain akan turun. Permainan ini biasanya terdapat di taman bermain. Cara bermain jungkat-jungkit adalah masing-masing anak duduk di setiap ujung, kemudian setiap anak bergiliran melonjakkan kaki dari tanah agar jungkat- jungkit dapat dimainkan. Lonjakan pada kedua sisi tentunya akan berbeda. Tugas akhir yang dirancang ini bertujuan untuk mengontrol kecepatan pergerakan jungkat-jungkit tetap dalam keadaan yang stabil pada kedua sisi yang berat beban nya berbeda secara automatis, Di sisi lain, jungkatjungkit ini juga dirancang agar tetap bisa dimainkan oleh satu orang anak yang hanya ada di satu sisinya saja. Jungkat-jungkit ini menggunakan prototype sebagai simulasi awal dengan batasan berat di masing - masing sisi maksimum ±300gram dan panjang papan 20 cm disetiap sisi. Alat ini menggunakan motor DC sebagai pengerak, dikontrol oleh mikrocontroller ATMEGA32, menggunakan sensor rotary encoder sebagai feedback sistem, dan menggunakan Liqiud Crystal Display (LCD) sebagai monitoring dan menampilkan kecepatan. Kecepatan putar pada motor DC akan memberikan pergerakan naik turun pada jungkat-jungkit. Algoritma yang digunakan adalah metode PID. Metode ini dilakukan agar mencapai hasil setpoint yang di inginkan. Sistem ini dirancang dengan cukup sederhana dan menggunakan metode PID, dengan menggunakan metode PID diharapkan dapat menghasilkan kinerja sistem jungkat jungkit yang baik, diantaranya overshoot dan settling time yang rendah pada proses yang berlangsung lambat, namun kelemahan pengendalian PID adalah parameter pengendalian sangat bergantung pada objek kendali. Kata Kunci: Motor DC, PID, ATMEGA32, Sensor Rotary Encoder. Abstracts Seesaw is a game that made from a long straight board which the equilibirium point at its center, if one of its side rise then anotherside will be down. This game usually exist in the playground. The playing method of seesaw is each kid sit in each end, then each kid take turns rise their foot from the ground so that seesaw can be played. The increaement of both side will be different. This thesis that I designed aim to control velocity of seesaw’s movement in stable state at both side that have different load automatically. In other side, this seesaw also designed so that can be played by one child that only exist in one side. This seesaw use a prototype as initial simulation with maximum load at±300 gram and the length of board is 20 cm in each side. This tool use DC motor as activator, controlled by microcontroller ATMEGA32 that use rotary encoder censor as feedback system, and use Liqiud Crystal Display (LCD) to monitor and display the velocity of seesaw. Angular velocity in DC motor will bring up-down movement on seesaw. The Algorithm that used is PID Method. This method is done to reach desired setpoint. The system is simply designed and use PID method. Using this PID method is expected can generate good seesaw system performance such as low overshoot and setting time on slow process, but the weakness of PID isthe parameterto control depend on the obect. Keyword: Speed Controll, PID, ATMEGA32, Rotary Encoder
Design Improvement Of Packaging Of Kerupuk Strawberry Ukm Kencana Mas Using Quality Function Deployment Reza Gilang Pramono; Muhammad Iqbal; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UKM Kencana Mas is a Small Medium Enterprise (SME) consist of female farmers and housewives who produce a wide variety of snacks and foods. One of the most popular product of UKM Kencana Mas is Kerupuk Strawberry, crunchy cracker made from strawberry. UKM Kencana Mas wants to expand market and sell Kerupuk Strawberry to supermarkets. However, the company cannot do it because the packaging of the product has not been standardized yet. Therefore, UKM Kencana Mas should improve the packaging of the product so that it could attract more customer and can be sold at supermarkets. This research aimed to give recommendation of improved packaging design of Kerupuk Strawberry using Quality Function Deployment (QFD) method. The choice of QFD was because it is a customer-oriented method which will improve customers’ satisfaction. The research was conducted by interviewing customers, collecting Voice of Customers (VoC), spreading questionnaire, computing Gap, determining technical characteristics, creating House of Quality (HoQ) matrix, developing concepts, determining critical part, creating part depolyment matrix, and create visual prototype. The recommendations of packaging design are using combination of pink and red color, shaped standing pouch, using material made from aluminum foil, showing picture of product and strawberry, using BetyBerry brand, using combination mark logo, placing the information on the back side of the packaging, and using font Showcard Gothic for the brand, and Arial for product information. Keyword— Design, Packaging, Quality Function Deployment, QFD
Pemodelan Mixture Of Mixture Dalam Pemilihan Portofolio Saham Bank Esther Laura Christy; Deni Saepudin; Rian Febrian Umbara
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyusunan portofolio dilakukan sebagai salah satu strategi untuk mengurangi resiko yang mungkin akan terjadi dengan keuntungan yang didapat sebesar-besarnya pada saat melakukan investasi. Pendekatan model mixture merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengetahui besar proporsi return pada suatu instrumen. Model ini mampu memodelkan data yang tersusun dari beberapa grup dimana setiap grup merupakan komponen penyusun dan mempunyai proporsi yang berbeda untuk masing-masing komponen. Hasil dari Tugas Akhir ini berupa model mixture untuk portofolio saham Bank BCA dan BNI dengan resiko yang didapat dari model tersebut sebesar -0.2498413758. Kata kunci : Portofolio, Model Mixture, Return
Perancangan Sistem Enterprise Resource Planning Modul Purchasing (mm-pur) Menggunakan Aplikasi Sap Dengan Metode Sap Activate Di Pt. Xyz Khalil Qibran One; Ari Yanuar Ridwan; Putra Fajar Alam
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai salah satu perusahaan konstruksi, pengelolaan proyek menjadi proses bisnis utama PT. XYZ. Pengelolaan proyek dilakukan dalam berbagai aspek perusahaan termasuk proses pengadaan. Departemen Purchase pada Divisi Pengadaan merupakan bagian yang bertanggung jawab terhadap proses pengadaan. Pengadaan pada proyek memiliki transaksi terpisah dengan proses pengadaan perusahaan. Permasalahan yang ditimbul akibat pengadaan terpisah berupa pengelolaan data, pengelolaan dokumen, serta pencatatan transaksi menjadi tidak terpusat. Permasalahan dapat diselesaikan menggunakan sistem terintegrasi dengan konsep ERP. Melihat peningkatan jumlah proyek setiap tahunnya serta kebutuhan integrasi antara setiap bagian perusahaan, rancangan sistem menggunakan software SAP tepat untuk diterapkan. Pada software SAP dilakukan perancangan modul purchasing (MM-PUR). Perancangan dilakukan menggunakan metode SAP activate. Perancangan sistem dilakukan dengan beberapa fase diantaranya discover, prepare, explore, dan realize. Rancangan menggunakan SAP activate dapat menjadi solusi dalam melakukan perancangan sistem ERP pada proses pengadaan menggunakan SAP modul purchasing (MMPUR) di PT. XYZ. Kata Kunci: ERP, SAP, Purchasing, Material Management, Logistics.
Perancangan Dan Simulasi Image Retreival Menggunakan Metode Color Histogram, Grey Level Co-occurrence Matrix Dan Knn Andi Paramata; Ratri Dwi Atmaja; I Nyoman Apraz Ramatryana
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mencari file  yang berbentuk image merupakan hal  yang sulit, karena biasanya file  dalam  bentuk image memiliki nama berupa sekumpulan angka angka, sehingga untuk mencarinya kita tidak bisa langsung mencari menggunakan keyword. Bergerak dari permasalahan tersebut, penulis ingin memberi solusi dengan membuat aplikasi berbasis dekstop, yang bertujuan untuk mencari image yang menyerupai image yang di-inputkan. Proses yang terjadi pada aplikasi ini adalah proses eksraksi ciri menggunakan Color Histogram dan Grey Level Cooccurrence Matrix (GLCM), dan kemudian diklasifikasi menggunakan metode K-Nearest Neighbor (KNN). Sehingga, perpaduan antara Color Histogram dan Grey Level Co-occurrence Matrix (GLCM) serta K-Nearest Neighbor (KNN), diharapkan akan memberikan hasil yang baik untuk mencari image yang mirip menggunakan Image pada masukan dan memiliki tingkat akurasi 80% dari sejumlah percobaan untuk mencari image yang serupa. Kata Kunci : Image Processing, K-Nearest Neighbor, Grey Level Co-occurrence Matrix (GLCM), Color Histogram
Perancangan Dan Realisasi Antena Parabola Dengan Feed Point Mikrostrip S-Band Polarisasi Sirkular Menggunakan Metode Tumpuk Untuk Stasiun Bumi Renaldy Wibisono; Heroe Wijanto; Agus Dwi Prasetyo
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom University AXC (Aerospace and eXploration Center) tengah mengembangkan sebuah proyek pembuatan satelit mikro yang mempunyai misi SAR (Synthetic Aperture Radar). Demi menunjang keberlangsungan satelit di orbit, maka diperlukan stasiun bumi untuk mengontrol seluruh payload satelit. Maka dari itu dibutuhkan sebuah antena sebagai media komunikasi antara stasiun bumi dengan satelit dalam menjalankan misinya. Antena yang dibuat dalam tugas akhir ini yaitu antena parabola dengan feed point mikrostrip polarisasi sirkular dengan frekuensi kerja 2,35 GHz. Dalam tugas akhir ini dipilih antena parabola karena antena ini mempunyai gain yang tinggi sehingga mampu mengirimkan gelombang elektromagnet dengan jarak komunikasi stasiun bumi dan satelit sekitar 700 km. Kemudian feed point yang dipakai adalah mikrostrip agar lebih efektif karena memiliki dimensi yang kecil. Mikrostrip dibuat dengan polarisasi sirkular karena komunikasi stasiun bumi dengan satelit pada umumnya menggunakan polarisasi sirkular untuk menanggulangi loss yang disebabkan oleh perbedaan fasa antena. Hasil akhir yang diperoleh dari Tugas Akhir ini adalah antena parabola dengan feed point mikrostrip polarisasi sirkular dengan VSWR sebesar 1,043 pada frekuensi kerja 2,35 GHz, lebar pita sebesar 150 MHz, dan gain sebesar 29,5 dBic. Kata kunci: Antena Parabola, Mikrostrip Polarisasi Sirkular, Stasium Bumi.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue