cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis Self-similar Untuk Sistem Deteksi Anomali Dengan Estimasi Hurst Eksponen Menggunakan Metode R/s Hanif Nurohman; Yudha Purwanto; Hafidudin Hafidudin
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Serangan Denial of Service (DoS) merupakan sebuah fenomena yang sedang menjadi topik hangat belakangan ini. Intensitas serangan DoS semakin meningkat setiap harinya dengan ditemukannya jenis serangan baru dengan tipe yang sama yaitu Distributed Denial of Service (DDoS). Kedua serangan tersebut menyerang korban dengan cara membanjiri kanal trafik korban dengan banyak kiriman paket pada satu waktu. Hal ini membuat aliran paket yang menuju komputer korban menjadi tersendat sehingga memungkinkan koran tidak mendapatkan paket yang diinginkan karena padatnya trafik pada jaringannya. Metode LRD dan Self-Similarity merupakan metode yang cocok dengan sifat trafik jaringan yaitu variability dan burstiness. Pada metode LRD dinyatakan bahwa trafik jaringan menunjukan sebagai memori jangka panjang dimana tingkah laku tersebut berkorelasi melalui waktu yang terpisah jauh. Hal ini menunjukan bahwa setiap paket yang dikirim dan diterima memiliki korelasi dan hubungan tertentu meskipun waktu antar kedatangan paket terpisah cukup jauh. Dalam DDoS kemungkinan korelasi dan hubungan tersebut tidak terjadi dalam waktu yang dekat sekalipun. Ini membuat pendeteksian menggunakan DDoS menggunakan LRD menjadi salah satu metode terbaik. Self-Similarity adalah sebuah skala dari invarian yang selalu memiliki kesamaan, jadi ketika self- similarity digunakan kedalam pemodelan trafik, maka terlihat plot dari trafik tersebut memiliki kesamaan, walaupun secara waktu memiliki perbedaan. Kata Kunci : DDoS, LRD, Self-Similarity, burstiness
Analisis Perbandingan Performansi Layanan Voice Over Ip Pada Jaringan Mpls Menggunakan Protokol Udp,sctp,dan Tfrc Derryanda Sulistio; Rendy Munadi; Indrarini Dyah
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan Voice Over IP (VOIP) saat ini mulai banyak digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Layanan ini sama seperti layanan connection-less pada umumnya rentan terhadap delay dan toleran terhadap packet loss. Maka dari itu dibutuhkan sebuah protocol transport yang dapat memenuhi kebutuhan QoS untuk layanan VOIP ini agar dapat meningkatkan performansi dari layanan ini. Pada tugas akhir ini akan dilakukan analisis perbandingan performansi qos pada layanan VOIP dengan menggunakan beberapa protocol transport seperti udp, sctp, dan tfrc. Data untuk analisa akan diambil melalui simulasi dengan menggunakan software network simulator 2.35 yang dijalankan pada sistem operasi linux. Skenario yang akan disimulasikan adalah pengukuran qos pada client yang terhubung ke client lainnya dan saling melakukan pertukaran komunikasi voice. Simulasi akan berjalan pada MPLS Network. Parameter qos yang akan dianalisis antara lain adalah throughput, delay, packet loss, dan jitter. Hasil dari pengujian simulasi didapat bahwa protocol UDP dan protocol SCTP menghasilkan nilai QoS yang lebih baik dibandingkan dengan protocol TFRC untuk melewatkan paket komunikasi suara pada jaringan MPLS. Protocol UDP memiliki QoS jaringan yang sangat baik namun pada pengukuran throughput, protocol TFRC dan SCTP lebih baik dibandingkan UDP. Pada pengukuran packet loss, protocol SCTP mempunyai loss yang paling kecil disbanding TFRC dan UDP. Secara garis besar, protocol SCTP lebih baik untuk melewatkan paket voice pada jaringan MPLS bila dibandingkan dengan protocol UDP dan TFRC. Kata Kunci : Voice Over IP, SCTP, UDP, TFRC, Network Simulator, MPLS
Prediksi Harga Komoditas Pertanian Menggunakan Hybrid Algoritma Jaringan Syaraf Tiruan Arsitektur Radial Basis Function (rbf) Dengan Algoritma Genetika Sri Rezeki Hardiyanti; Deni Saepudin; Fhira Nhita
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harga komoditas pertanian seperti bawang merah dan cabai merah biasa sangat fluktuatif sehingga membuat masyarakat Indonesia menjadi sensitif akan hal itu. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini dilakukan suatu metode memprediksi harga komoditas pertanian yaitu bawang merah dan cabai merah biasa yang disertai curah hujan dan tanpa curah hujan untuk 10 minggu kedepan berdasarkan data harga mingguan komoditas tersebut dan data mingguan curah hujan di Bandung. Sistem ini menggunakan salah satu  metode  Algoritma  Jaringan  Syaraf  Tiruan  (JST)  yaitu  Radial  Basis  Function  Neural  Network (RBFNN). Akan tetapi, RBFNN memiliki kelemahan dalam menentukan nilai center yang optimal. Untuk mendapatkan hasil terbaik, maka Algoritma Genetika akan digunakan untuk mengoptimasi RBFNN. Algoritma Genetika membangkitkan sejumlah individu random dengan representasi integer yang berarti posisi dari data input. Setiap individu akan dievaluasi menggunakan algoritma RBFNN untuk mencari individu terbaik berdasarkan fitnessnya, setelah itu dilakukan operator GA sehingga didapatkan individu yang berisi nilai center di RBFNN yang optimal. Penelitian sebelumnya tentang algoritma hybrid GANN dan algoritma RBFNN dengan kasus memprediksi harga sayuran jamur dengan nama latin Lentionus edodes dilakukan di China dengan judul “Prediction of Vegetable Price Based on Neural Network and Genetic Algorithm” dengan MAE yang didapatkan 0.144. Hasil dari sistem prediksi harga bawang merah tanpa disertai curah hujan didapatkan nilai center yang optimal dengan inputan 22, ukuran populasi 50, maksimal generasi 500, probabilitas crossover (Pc) 0.8, probabilitas mutasi (Pm) 0.1 dengan MAPE yg didapatkan 16.664, sedangkan untuk prediksi bawang merah yang disertai curah hujan yang optimal dengan inputan 2, ukuran populasi 50, maksimal generasi 500, Pc 0.6, Pm 0.1 dengan MAPE yg didapatkan 19.212, sedangkan untuk sistem prediksi cabai merah biasa tanpa disertai curah hujan yang optimal dengan inputan 26, ukuran populasi 50, maksimal generasi 500, Pc 0.6, Pm 0.1 dengan MAPE 24.116 dan untuk cabai merah disertai curah hujan dengan inputan 26, ukuran populasi 50, maksimal generasi 500, Pc 0.6 dan Pm 0.1 didapatkan MAPE 18.723. Dari keseluruhan hasil MAPE yang diperoleh performansi akurasi yang didapatkan lebih dari 75%. Kata kunci : komoditas pertanian , prediksi, time series, JST, RBF, MAPE
Pengembangan Odoo Modul Warehouse Pada Gudang Pt. Tarumatex Menggunakan Metode Rapid Application Development Aldi Mustafri; Deden Witarsyah; R. Wahjoe Witjaksono
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Odoo adalah software ERP bersifat open source yang memiliki kualitas baik, memiliki banyak fitur penting, memiliki 3572 modul yang dapat dikostumisasi sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau organisasi. Odoo dikembangkan dengan bahasa pemrograman phyton. Modul yang digunakan pada penelitian ini adalah modul warehouse. Modul warehouse mengatur aktifitas kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang, dimulai dari penerimaan barang masuk, pengecekan, hingga pengiriman barang. PT. Tarumatex merupakan perusahaan yang bergerak dibidang tekstil yang mengolah benang menjadi kain. Penyimpanan benang dan kain disimpan di gudang perusahaan. Benang yang masuk akan dicatat, kemudian dikirim ke bagian produksi untuk membuat benang menjadi kain, kemudian menerima kain dari bagian inspeksi, dan kain akan dikirim kepada costumer. Permasalahan terletak di pencatatan data kain yang berbeda antara bagian gudang dengan bagian inspeksi, dan akumulasi data keseluruhan. Hal tersebut disebabkan tidak adanya sistem informasi yang dapat mengakomodasi dalam mengatasi masalah ketidaksesuaian data, maka dari itu dibutuhkannya pengembangan Odoo untuk PT. Tarumatex. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Rapid Application Development (RAD), dimana metode ini untuk perancangan sistem perangkat lunak dengan waktu yang relatif singkat dan menghasilkan kualitas yang baik. Dengan adanya sistem ERP warehouse berbasis Odoo diharapkan untuk siap membantu proses bisnis, dan mengatasi permasalahan pencatatan yang terjadi pada gudang perusahaan PT. Tarumatex. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan kostumisasi yang mendalam seperti penambahan barcode product. Kata kunci: ERP, Odoo, modul Warehouse, Rapid Application Development (RAD).
Analisis Dan Implementasi Klasifikasi K-nearest Neighbor (k-nn) Pada Sistem Identifikasi Biometrik Telapak Kaki Manusia Armanda Nur Fadhlillah; Ledya Novamizanti; Ratri Dwi Atmaja
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengenalan individu menjadi bagian penting dalam banyak aspek kehidupan modern untuk mendapatkan informasi atau identitas. Pada kasus identifikasi bencana alam contohnya, tidak jarang korban ditemukan dalam kondisi tidak baik pada seluruh atau sebagian tubuhnya, dimana telapak kaki korban masih utuh. Hal ini menyebabkan korban menjadi sulit diidentifikasi. Maka dari itu dibutuhkan solusi pengenalan lain untuk mengidentifikasi individu secara benar melalui sistem. Biometrik telapak kaki dengan metode klasifikasi K-Nearest Neighbor (K-NN) dapat dimanfaatkan sebagai pengenalan individu yang akurat. Biometrik telapak kaki memenuhi persyaratan pemilihan biometrika yaitu universal, membedakan, dan permanen, dimana nilai K dari klasifikasi akan disesuaikan sehingga menghasilkan akurasi terbaik. Pada penelitian sebelumnya telah banyak dibahas berbagai macam pengenalan individu selain daripada telapak kaki, namun tentu saja setiap sistem pengenalan memiliki kelebihan dan kelemahan. Salah satu kelebihan dari biometrik telapak kaki adalah unjuk kerja yang bagus. Tugas akhir ini dibuat dengan tujuan untuk mensimulasikan suatu sistem yang mampu mengidentifikasi individu melalui citra telapak kaki. Hasil dari pengujian, didapatkan akurasi terbaik klasifikasi K-Nearest Neighbor (K-NN) dengan pendekatan Euclidean Distance, dan Cosine Distance sebesar 98% dengan mengaplikasikan sistem autorotate. Waktu komputasi rata-rata yang dibutuhkan untuk setiap citra dalam proses ekstraksi ciri Haar Wavelet adalah 2.9796 detik dan 0.00229 detik dalam proses klasifikasi. Kata kunci — Biometrik, Telapak Kaki, Haar Wavelet, K-Nearest Neighbor (KNN).
Analisis Dan Perancangan Space Planning Pada Data Center Di Pemerintah Kabupaten Bandung Berdasarkan Standar Ansi/bicsi 002 Dengan Metode Ppdioo Studi Kasus: Diskominfo Pemerintah Kabupaten Bandung Muhammad Ikhsan Amanur Riza; M. Teguh Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini semakin pesat, menjadikan seluruh proses yang berkaitan dengan TI terpusat dan mudah dalam pengelolaannya serta terkoneksi dengan internet, intranet ataupun keduanya. Data center adalah sebuah contoh fasilitas yang memungkinkan teknologi informasi bisa menjadi terpusat dan mudah dalam hal pengelolaan serta mendukung perkembangan teknologi pada proses bisnis. Pemerintah Kabupaten Bandung telah membangun suatu fasilitas data center untuk mendukung proses bisnis agar bisa lebih terpusat dan lebih praktis karena menggunakan koneksi internet. Namun keberadaan data center di Pemerintah Kabupaten Bandung belum sesuai dengan standar yang telah dibuat oleh ANSI/BICSI 002. Oleh karena itu dibutuhkan suatu rancangan agar data center yang ada di Pemerintah Kabupaten Bandung bisa mencapai standar yang ditentukan khusunya untuk space planning di data center Pemerintah Kabupaten Bandung. Dalam pembuatan rancangan space planning data center ini memiliki aspek dan ruang lingkup tentang power systems, generator, security, dan data center supporting spaces. Hasil dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memberikan hasil untuk mengolah data center dan sistem bangunannya terutama ruangan utama data center di Pemerintah Kabupaten Bandung berdasarkan standar ANSI/BICSI 002. Hasil akhir dari penelitian ini berupa usulan tentang pengolahan perancangan ruangan data center yang dapat diimplementasikan untuk ruang utama data center Pemerintah Kabupaten Bandung. Kata Kunci : Data center, ANSI/BICSI 002 Standard, Space Planning, power systems, generator, security, data center supporting spaces
Analisis Risiko Teknologi Informasi Berbasis Risk Management Menggunakan Iso 31000 (studi Kasus : I-gracias Telkom University) Andi Novia Rilyani; Yanuar Firdaus Arie Wibowo; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem Informasi pada Direktorat SISFO merupakan salah satu sistem terintegrasi yang menjadi media penghubung antara civitas akademik. Hal ini menjadikan aktivitas-aktivitas yang terjadi di dalamnya menjadi sangat krusial. Berjalannya elemen dan komponen sistem dengan baik menjadi hal yang sangat penting guna menunjang kinerja dari sistem itu sendiri. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa kemungkinan munculnya berbagai ancaman dan risiko dapat menghambat bahkan melumpuhkan aktivitas di dalam sistem, salah satunya disebabkan oleh teknologi informasi yang digunakan. Untuk itu, perlu dilakukan analisis risiko terhadap berbagai kemungkinan risiko yang muncul di dalam sistem. Berdasarkan hasil analisis akan didapatkan gambaran mengenai aset fisik beserta kemungkinan risiko yang muncul pada aset tersebut. Analisis Risiko Teknologi Informasi Berbasis Risk Management menggunakan ISO 31000 dan difokuskan pada perangkat keras dan infrastruktur jaringan pada sistem i-Gracias. Dari hasil penelitian didapatkan Nilai Prioritas Risiko (RPN) berdasarkan proses pengukuran yang telah dilakukan pada tiap-tiap risiko yang telah diidentifikasi dan dianalisis sebelumnya. Sehingga organisasi dapat melakukan pencegahan, penanganan serta perbaikan untuk ke depannya sesuai dengan tingkat prioritas risiko. Kata Kunci : Direktorat SISFO, ISO 31000, Manajemen Risiko, Risk Management, Sistem Informasi, Sistem, i- Gracias.
Klasifikasi Serat Miring Pada Kayu Menggunakan Ekstraksi Ciri Statistik Berdasarkan Pada Pengolahan Citra Dyah Norma Maharsi; Junartho Halomoan; Ratri Dwi Atmaja
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam industri kayu,khususnya di Indonesia, proses pemilahan kelas dan kualitas kayu dilakukan secara manual  dengan  pengamatan visual.  Sistem  manual  membutuhkan waktu  yang  lama  dan  menghasilkan produk dengan mutu yang tidak konsisten karena keterbatasan visual manusia, kelelahan, dan perbedaan persepsi  masing-masing  pengamat.  Pada  tugas  akhir  ini  dirancang  sebuah  sistem  klasifikasi  untuk mengetahui kelas  kayu  berdasarkan serat  miringnya dengan  menggunakan analisis tekstur berbasiskan pengolahan citra digital. Data citra yang diambil menggunakan IP Camera 1 MP. Algoritma yang digunakan untuk ekstrasi ciri adalah statistik orde pertama dan orde kedua, serta klasifikasi kelas kayu menggunakan Euclidean Distance. Sistem akan disimulasikan dengan menggunakan bahasa pemprograman Lab View, agar lebih mudah diimplementasikan langsung ke dalam perangkat keras. Berdasarkan simulasi secara keseluruhan, maka dapat disimpulkan bahwa sistem dapat mengklasifikasikan kelas kayu berdasarkan dua tingkat kemiringan, yaitu kelas A dengan tingkat kemiringan rendah sampai sedang, dan kelas B dengan tingkat kemiringan tinggi. Hasil akurasi tertinggi diperoleh saat k=3 dengan citra grayscale yaitu sebesar 91,52 %. Kata kunci : Klasifikasi Kayu otomatis, Serat miring kayu, ecludian distance, statistik feature extraction, LabView.
Perancangan Dan Realisasi Alat Penggerak Koil Untuk Automasi Induced-current Electrical Impedance Tomography Adityo Sandhy Putra; Dudi Darmawan; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Induced Current Electrical Impedance Tomography (ICEIT) adalah salah satu tenik untuk melakukan rekonstruksi citra suatu objek tanpa melakukan perusakan terhadap objek tersebut. Rekonstruksi citra dilakukan dengan cara memetakan distribusi konduktivitas internal dari objek. Karena itu perlu dilakukan pengukuran beda potensial pada tepi objek ketika terdapat arus listrik pada objek tersebut. Arus listrik pada objek dihasilkan dari medan magnet yang diinduksikan dari sebuah kumparan berarus. Untuk dapat menghasilkan pemetaan yang baik, maka induksi harus dilakukan pada beberapa bagian pada objek. Oleh sebab itu kumparan harus diposisikan di beberapa tempat saat pengukuran secara presisi. Pada penelitian ini dirancang suatu alat yang dapat menggerakkan kumparan secara otomatis ke beberapa titik induksi secara cepat dan presisi. Sehingga nantinya proses pemindahan koil tidak perlu memakan waktu lama dan proses pemetaan bisa berjalan lebih efisien. Dengan menggunakan sistem kontrol proportional, alat yang dirancang memiliki tingkat presisi sebesar 91% dan settling time sebesar 4.93 detik. Kata kunci : ICEIT, tomografi, NDT, kontrol proporsional, presisi
Identifikasi Tingkat Kelelahan Untuk Mengurangi Risiko Kecelakaan Kerja Di Divisi Warehouse Pt. Papandayan Cocoa Industries Dengan Pendekatan Metode Beban Kerja Mental Emmanuel Raditya Pratama; Mira Rahayu; Teddy Sjafrizal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan kerja menjadi hal yang wajib untuk dicegah, karena kecelakaan kerja merupakan kerugian bagi perusahaan dan juga karyawan. Salah satu penyebabnya adalah human error terjadi akibat kelelahan. Di PT. Papandayan Cocoa Industries terdapat tiga kecelakaan kerja pada tahun 2014 yang memiliki tingkat keparahan menengah dan tinggi. Maka dari itu perlu investigasi secara lebih mendalam untuk mengevaluasi tingkat kelelahan pekerja, dan dicurigai kecelakaan kerja tersebut diakibatkan oleh faktor kelelahan. Untuk mengukur tingkat kelelahan pada karyawan, pengukuran akan dilakukan secara obyektif dan subyektif yang saling melengkapi satu sama lain. Psychomotor Vigilance Task (PVT) merupakan alat ukur kelelahan secara obyektif dengan menguji respon responden. Sedangkan beberapa alat ukur kelelahan secara subyektif adalah kuesioner Swedish Occupancy Fatigue Inventory (SOFI) dan Karolinska Sleepiness Scale (KSS). Dua alat ukur mengukur tingkat kelelahan responden secara subyektif melalui kuesioner dan akan diterjemahkan melalui 5 dimensi SOFI yaitu Lack of Energy, Lack of Motivation, Pyshical Discomfort, Physical Exertion, dan Sleepiness, dan KSS berupa tingkat kantuk. Hasil dari pengukuran tingkat kelelahan di divisi warehouse adalah rendah berdasarkan hasil pengukuran PVT (baseline PVT: 382,55 ms; selisih baseline PVT < 30 ms), SOFI (hasil seluruh 5 dimensi SOFI di bawah 10, yang artinya rendah), dan KSS ( bernilai di bawah 4 dari rentang total 1-9). Dari hasil pengukuran tingkat kelelahan yang rendah, perusahaan direkomendasikan memberikan himbauan kepada karyawan untuk tetap menjaga kebugarannya supaya dapat bekerja secara optimal dan meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja. Kata Kunci – Kelelahan, Kecelakaan Kerja, PVT, SOFI, KSS

Page 23 of 831 | Total Record : 8304


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue