cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,307 Documents
Model Formal Dan Verifikasi Sistem Layanan Presensi Rfid Dengan Logika Temporal: Studi Kasus Di Universitas Telkom, Indonesia Damar Huda; Yanti Rusmawati; Muhammad Arzaki
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem presensi RFID (Radio Frequency Identification) di Universitas Telkom adalah suatu sistem layanan yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam proses pencatatan kehadiran mahasiswa. Saat ini masalah masih banyak ditemukan sehingga keandalan sistem layanan presensi masih belum optimal. Salah satu masalahnya adalah presensi mahasiswa terkadang tidak terekam pada sistem tersebut. Dalam tugas akhir ini, penulis terlebih dulu membuat dokumen tertulis (diagram aktivitas) dan spesifikasi sistem secara rinci dan jelas berdasarkan hasil observasi di lapangan. Hasil tersebut akan diformalisasikan ke dalam model formal dengan logika temporal tertentu. Selanjutnya penulis menggunakan metode formal untuk melakukan verifikasi spesifikasi keamanan (safety) dan keterjangkauan (liveness) berdasarkan model yang dibentuk. Tugas akhir ini memberikan suatu contoh translasi dari diagram aktivitas ke dalam model formal untuk sistem layanan presensi RFID. Lebih jauh, penulis menunjukkan bahwa metode formal dapat mendukung verifikasi sistem layanan presensi RFID di Universitas Telkom. Kata Kunci: metode formal, RFID, diagram aktivitas, model formal
Analisis Panjang Gelombang Downstream Dan Upstream Pada Sistem Jaringan Ng-pon 2 Dengan Menggunakan Teknologi Twdm Rasyid Vikri Prisdiansyah; Akhmad Hambali; Afief Dias Pambudi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era digital ini, perkembangan teknologi telekomunikasi di Indonesia sangat berkembang pesat, terutama pada sistem transmisi. Salah satu sistem jaringan serat optik yang saat ini ada adalah Next-Generation Passive Optical Network 2 (NG-PON 2). Untuk mendukung Sistem jaringan NG-PON 2 dapat menggunakan teknologi Time and Wavelength Division Multiplexed (TWDM). TWDM merupakan penggabungan teknologi TDM dan WDM. Pada tugas akhir ini menganalisis pengaruh panjang gelombang downstream dan juga upstream pada sistem jaringan NG-PON 2 dengan menggunakan teknologi TWDM. Panjang gelombang TWDM dibandingkan dengan panjang gelombang yang lain, yaitu yang digunakan pada sistem G-PON dan XG-PON. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah selain panjang gelombang TWDM dapat digunakan pada sistem ini. Selisih panjang gelombang antar kanal / channel spacing juga dianalisis. Selisih panjang gelombang antar kanal yang digunakan adalah 50 GHz, 100 GHz, 150 GHz, dan 200. GHz. Analisis dilakukan dengan cara melihat pengaruh panjang gelombang dan channel spacing pada sistem jaringan NG-PON 2. Parameter performansi yang digunakan adalah SNR, Q-Factor, dan BER. Hasil dari analisis melalui perhitungan manual maupun menggunakan simulasi didapatkan bahwa panjang gelombang XG-PON dan GPON layak untuk sistem jaringan NG-PON 2 dengan teknologi TWDM walaupun nilai parameter performansinya masih dibawah nilai TWDM. Rentang panjang gelombang atau channel spacing tidak mempengaruhi nilai parameter performansi secara signifikan. Hal ini dapat dilihat dari perbedaan nilai dari semua parameter performansi yang tidak memiliki perbedaan yang signifikan maupun berubah beraturan. Kata kunci: Panjang gelombang, NG-PON 2, TWDM.
Pengaruh Noise Penguat Edfa Pada Performansi Sinyal Downstream Twdm Ng-pon2 Nabilla Aprilia; Akhmad Hambali; M.Irfan Maulana
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan standar yang sudah ditetapkan oleh ITU-T G.989.1-G.989.3 generasi terbaru dari PON yaitu NG-PON2. Teknologi NG-PON2 juga memiliki bandwidth yang lebih besar dan skalabilitas dengan menggunakan kombinasi Time Wavelength Division Multiplexing (TWDM). EDFA (Erbium Doped Amplifier) merupakan salah satu penguat optik yang dapat memberikan penguatan langsung pada sinyal optik, tetapi dengan tambahan noise. Noise yang dikuatkan oleh penguat EDFA pada sistem TWDM downstream dapat mengakibatkan performansi sinyal yang buruk karena noise dapat terjadi dalam penguat EDFA. Penelitian ini dilakukan dengan perencanaan dan simulasi dengan menggunakan jaringan NG-PON2 dengan Teknik TWDM yang memiliki total bitrate 80 Gbps pada link downstream. Sistem yang dibuat menggunakan delapan kanal TWDM dengan masing-masing kanal memiliki bitrate 5 Gbps. Kemudian, perencanaan sistem ini akan dilakukan dengan menggunakan 2 skenario dengan jarak transmisi terpendek 20 km dan jarak transmisi terjauh 40 km dengan tiga titik pembagi daya dengan total split ratio 1:128. Selain itu, sistem ini juga menggunakan EDFA sebagai booster amplifier yang memiliki panjang 1 sampai dengan 5 meter dengan Pump Laser Power sebesar 10 mW hingga 100 Mw. Setelah itu, dilakukanlah analisis terhadap sistem berdasarkan parameter pengukuran SNR,Q-Factor dan BER. Selanjutnya, dilakukan analisis Gain terhadap perubahan panjang EDFA dan daya pompa serta analisis Gain system dimana hasil dari parameter tersebut akan mempengaruhi nilai dari Noise Figure. Berdasarkan hasil dari simulasi, didapatkan pada pengunaan kabel EDFA 1 meter mempunyai karakteristik Gain dan Noise Figure yang relatif naik ketika Power Pump 10-50 mW. Kemudian hasil dari Simulasi performansi pada jarak link 20 km didapatkan nilai Link Power Budget sebesar -6.06 dBm nilai Q-factor 81,37, nilai SNR 44.23 dB dan nilai BER sebesar 0. Sedangkan, hasil dari Simulasi performansi pada jarak link 40 km didapatkan nilai Q-factor 51.04, nilai SNR 40.18 dB dan nilai BER sebesar 0. Kata kunci : Downstream, TWDM, NG-PON2, Noise Figure, Gain, Bit Error Rate, Q-factor,SNR, Link Power Budget, Rise Time Budget. ABSTRACT Based on standards he has set by itu-t g.989.1-g.989.3 the new generation of a pound namely NGPON2. Technology of NG-PON2 also has the bandwidth greater and scalability using a combination Time Wavelength Division Multiplexing (TWDM) .EDFA ( Erbium Doped Amplifiers ) is one of amplifier optical that can give strengthening directly on a signal optical , but in addition to noise .Noise supported by amplifier edfa on a system twdm downstream can result in performansi signals bad because noise could also occur in amplifier EDFA. Research was conducted with the planning and simulations with use the network NG-PON2 TWDM technique that has a total of bitrate 80 gbps on link downstream .A system made using eight twdm canal with each canal having bitrate 5 gbps .Then , this system will be planning is performed by the use 2 scenario at a distance of 20 km away from the shortest transmission and the distance the transmission of farthest 40 km and ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 5219 2 three points a divider of power by the total split ratio 1: 128 .In addition , the system also use the edfa as booster an amplifier having long 1 through 5 meters with pump a laser power amounting to 10 mw up to 100 mw .After that , dilakukanlah system based on the analysis of the measurement of snr parameter , q-factor and rice w .Next , the Gain on changes in an analysis is long and the EDFA Pump and analysis system where the Gain is the result of the parameter will affect the value of noise figure . Based on the results of simulation , on use or on cable edfa 1 meter have characteristic of the gain and noise figure that is relatively up when the power pump 10-50 mw .The results of from simulation performansi at a distance link 20 km away from the link power or the value of a budget of -6.06 dbm 81,37 q-factor value , the value of snr 44.23 db and value of different shapes and name as much as 0 .While , the result of the simulation performansi at a distance link or the value of q-factor 51.04 40 km , the value of snr 40.18 db and value of different shapes and name as much as 0 . Keywords: Downstream, TWDM, NG-PON2, Noise Figure, Gain, Bit Error Rate, Q-factor, SNR, Link Power Budget, Rise Time Budget.
Alat Pengukur Tekanan Udara Pada Ban Kendaraan Beroda Empat Berbasis Arduino Uno Menggunakan Sensor Mpx5500d Zulfadhly Azim; Mohamad Ramdhani; Mas Sarwoko Suraatmadja
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat pengukur tekanan udara pada ban kendaraan beroda empat merupakan rancang bangun alat yang berfungsi sebagai perangkat keamanan dengan mengukur tekanan udara dalam ban kendaraan, serta menampilkan hasil pengukuran menggunakan display pada dashboard kendaraan yang dikirim secara wireless communication. Dengan metode penelitian mengenai pembacaan tekanan udara pada ban, kendaraan mampu menampilkan kepada pengendara kondisi ban kendaraan, sehingga pada nantinya alat pengukur tekanan udara dapat mengatasi resiko kecelakaan dan menghemat masa pakai ban kendaraan. Dengan menggunakan sensor MPX5500D sebagai alat pembaca tekanan udara, diperoleh data mengenai tekanan udara pada ban kendaraan, kemudian hasil pengukuran tekanan udara akan dikirim secara wireless communication menggunakan Radio Frequency 433Mhz kepada microcontroller, yang selanjutnya akan diproses dan ditampilkan pada display LCD yang berada pada dashboard pengemudi. Dengan langkah inilah pengemudi bisa mengetahui bagaimana kondisi tekanan udara pada ban kendaraan, apakah kurang dari tekanan udara standar ban atau tidak. Dengan metode penelitian dan langkah kerja alat, serta metode dan teori pendukung yang sudah ada mengenai tekanan udara, diperoleh alat pendeteksi tekanan udara pada ban berbasis wireless communication dan sesuai perancangan untuk tujuan keamanan berkendara dan masa pemakaian ban menjadi lebih lama.Kata Kunci : Arduino Uno, Sensor MPX5500D, Radio Frequency 433Mhz, Tekanan udara pada ban kendaraan beroda empat.
Analisis Topologi Jaringan Saham-saham Lq45 Dengan Menggunakan Forest Of All Minimum Spanning Trees Rizky Farida Utami; Rian Febrian Umbara; Indwiarti Indwiarti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Investasi saham di pasar modal merupakan cara untuk semakin memajukan ekonomi negara. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis topologi jaringan saham-saham LQ45 dengan menggunakan forest of all Minimum Spanning Trees untuk melihat korelasi antar saham dan juga melihat sentralitas atau saham mana saja yang berpengaruh. Untuk meringkas informasi yang terkandung di forest of all MST, digunakan ukuran seperti ukuran sentralitas derajat, ukuran sentralitas keantaraan, ukuran sentralitas kedekatan, ukuran sentralitas vektor eigen dan ukuran sentralitas keseluruhan. Hasil yang didapat adalah, untuk sentralitas derajat tertinggi 0.159091 yaitu saham BSDE (Bumi Serpong Damai Tbk), untuk sentralitas keantaraan tertinggi 0.167019 yaitu saham BSDE (Bumi Serpong Damai Tbk), untuk sentralitas kedekatan tertinggi 0.427184 yaitu saham BSDE (Bumi Serpong Damai Tbk), untuk sentralitas vektor eigen tertinggi 0.538778 yaitu saham BSDE (Bumi Serpong Damai Tbk), dan untuk sentralitas keseluruhan tertinggi 0.259901 yaitu saham BSDE (Bumi Serpong Damai Tbk). Setelah menghitung ukuran sentralitas, terlihat bahwa saham BSDE merupakan saham yang memiliki korelasi tinggi dengan saham-saham lain dan saham paling berpengaruh di indeks LQ45 periode Agustus 2016-Januari 2017. Kata Kunci: forest of all minimum spanning trees, ukuran sentralitas, LQ45 Abstract Stock investment in the capital market is a way of advancing the country's economy. In this research, LQ45stock network topology analysis will be carried out using the forests of all Minimum Spanning Trees to see information and see the centrality. To summarize the information contained in the forests of all MSTs, centrality measures such as degree centrality, betweness centrality, closeness centrality, eigenvector centrality and overall centrality. The results obtained are, for the highest of degree centrality 0.159091 is stock BSDE (Bumi Serpong Damai Tbk), for the highest of betweness centrality 0.167019 is stock BSDE (Bumi Serpong Damai Tbk), for the highest of betweness centrality 0.427184 is stock BSDE (Bumi Serpong Damai Tbk), for the highest of eigenvector centrality 0,538778 is stock BSDE (Bumi Serpong Damai Tbk), and for the highest of overall centrality 0,259901 is stock BSDE (Bumi Serpong Damai Tbk). After calculating the amount of centrality, it can be seen that stocks BSDE has a high correlation with other stocks and the most influential stock on index LQ45 for the period of August 2016-January 2017. Keywords: forest of all minimum spanning trees, centrality measures, LQ45
Design Of Quality Improvement For Prime Time Program On Zora Radio Using Qfd Method Hardiyanti Ilmi Aulia; Yati Rohayati; Ika Arum Puspita
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: PT Radio Karang Tumaritis or mostly known as Zora Radio is a radio in Bandung owned by Yayasan Pendidikan Telkom (YPT). In 2015 Zora Radio changes new segment into young segments. Recorded from the establishment until now, Zora Radio had five times changes their radio segment. The changes that done by Zora Radio made they difficult to earn their revenue target especially from advertisement. That problem caused by the lack of awareness from young people about Zora Radio that has been changes their segment into youth segment. The lack of awareness from young people caused by program that inconsistent in prime time for a weekday program. Therefore, Zora Radio will do a quality improvement for prime time program to achieve their goals. This research aims to provide recommendation to improve Zora Radio based on fifteen true customer needs using Quality Function Deployment Method (QFD). QFD is one of the quality improvement method that focus on Voice of Customer (VoC). In this research, QFD calculation that is used is QFD two iterations, which are House of Quality to determine technical requirement and Part Deployment Matrix to determine critical part. Recommendation formulation drawn up by the data processing and concept selection using decision matrices, analysis and discussion with Management of Zora Radio, as well as benchmark to the competitor that aims to develop prime time program quality of Zora Radio. The recommendation given are, increasing transmitter power, increasing the speed of streaming, expand area of grounding system, eliminate relay program, make a program that consistent on prime time, make a creative team, replace and adding a number of equipment, determining the criteria of announcer age, determining the criteria mastery a foreign language especially English for an announcer, training the announcer on the first time in recruitment stage, evaluation and training periodically for announcer. Keywords: Zora, QFD, True Customer Needs, House of Quality, Part Deployment
Pengenalan Emosi Manusia Berbasis Data Suara Menggunakan Algoritma Backpropagation Muhammad Iqbal G Putra; Andrew Brian Osmond; Casi Setianingsih
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The current technological developments are growing very fast and have enormous benefits on our lives. To examine more about how a computer recognizes emotions in humans through the sound media that is processed first and adjust the computer language or in other words Emotion Recognition. This final project uses Neural Network method. Neural Network or also called in bahasa is Jaringan Syaraf Tiruan (JST) is an effective system that can change its structure based on flowing information. Neural Network in this final project is used to conduct training and data testing. While Fast Fourier transform (FFT) is used to process sound data and convert from analog to digital, which is used as input of Neural Network and processed asone of the materials to get the decision whether the voice data used contain emotion or the system cannot detect the emotion. So after the authors do the test system that has been made obtained 100% accuracy on the test of cross validation, this result shows that the system is very good for use in detecting emotion in a voice. While the test using Indonesian language test data system get 79.1667% accuracy and the test using the English language test data accuracy obtained for 89.1892%, it shows that the system is made better use of English test data because the data train on the system using data practicing english speaking. Keywords : Emotion Recognition, Neural Network, Jaringan Saraf Tiruan, FFT.
Analisis Waktu Perbaikan Pada Sistem Kontinu Ika Nugraheni; Indwiarti Indwiarti; Erni Sumaryati
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

rak PT. Tyfountex merupakan sebuah pabrik yang memproduksi kain secara besar-besaran dan melakukan produksinya selama 24 jam. Mesin yang digunakan merupakan mesin yang saling berkesinambungan sehingga bila mesin satu rusak maka mesin selanjutnya akan terganggu. Dan jika ada faktor-faktor yang mengganggu proses produksi maka keuntungan dan proses produksi akan terganggu juga. Mesin yang berjalan secara kontinu ini sering terjadi kerusakan permanen maupun kerusakan kecil terutama pada mesin Continuous 1. Pada Continuous 1 ini terdiri dari mesin pander infrared, compiler , hotflow, dan drying and washing. Oleh karena itu,diperlukan analisis kapan harus dilakukan perbaikan,pergantian,dan pengkondisian ulang pada setiap komponen mesin. Hasil dari analisis ini akan didapatkan nilai D untuk mengetahui kecocokan distribusi dan waktu rata-rata antar kegagalannya Kata kunci : Sistem Kontinu, Perbaikan, Pergantian, Pengkondisian Ulang/ Penginstallan ulang.
Analisis Kinerja Pengelolaan Proyek Pembangunan Kantor Bkd Kab. Karanganyar Dengan Menggunakan Earned Value Method Permata Syafira Aulia; Budhi Yogaswara; Litasari Widyastuti Suwarsono
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Evaluasi proyek merupakan bagian dari agenda pengendalian agar proyek dapat dilaksanakan tepat mutu, waktu, dan biaya, serta diselesaikan secara efektif dan efisiensi. Proyek konstruksi sangat rentan dengan pembengkakan biaya dan tidak tepat waktunya penyelesaian. Dalam pengendalian biaya dan waktu ini telah diperkenalkan konsep Earned Value atau konsep nilai hasil. Metode Earned Value (nilai hasil) memberikan informasi status kinerja proyek pada suatu periode pelaporan dan memberikan informasi prediksi biaya yang dibutuhkan dan waktu untuk penyelesaian seluruh pekerjaan berdasarkan indikator kinerja saat pelaporan. Pembangunan BKD Kab. Karanganyar ini merupakan salah satu bentuk pertanggung jawaban dana APBD. Setiap dana APBD harus dipertanggung jawabkan secara biaya maupun fisik. Pada penelitian ini membahas mengenai analisa biaya dan jadwal diantaranya BCWS , BCWP, dan ACWP dengan nilai kontrak sebesar Rp. 1.148.086.000 dengan lama waktu penyelesaian kontrak selama 120 hari kalender yang selanjutnya diolah sehingga menghasilkan analisis varians yaitu CV dan SV. Dari ketiga analisis tersebut maka dapat menjadi lesson learn bagi proyek kedepannya sehingga manajemen kontraktor dapat mengambil tindakan sebelum adanya penyimpangan waktu maupun biaya, sehingga pada tahap closing seluruh kegiatan dapat berjalan sesuai kontrak. Kata kunci : Earned Value, Proyek Konstruksi, Closing, Lesson learn. Project evaluation is part of the control agenda to allow the project to be implemented in quality, time and cost, and to be effectively and efficiently resolved. Construction projects are particularly vulnerable to cost swelling and inappropriate timing of completion. In this cost and time control has introduced the concept of Earned Value or the concept of result value. The Earned Value method provides the project performance status information for a reporting period and provides the required cost prediction information and the time for completion of all jobs based on the performance indicators at the time of reporting. Development of BKD Kab. Karanganyar is one form of accountability of APBD funds. Every APBD fund must be accounted for both cost and physical. In this study discusses the cost and schedule analysis such as BCWS, BCWP, and ACWP with contract value of Rp. 1,148,086,000 and a contract completion period of 120 calendar days subsequently processed so that will produce analysis of variance of CV and SV. From the analysis sit will get the performance index analysis in the form of CPI and SPI. From these three analyzes it can be a lesson learned for future projects so that contractor management can take action before any deviation of time and cost, so that at the closing stage all activities can run according to the contract. Keywords: Earned Value, Construction projects, Closing, Lesson learn.
Implementasi Dan Analisis Performansi Kamailio Sip Server Untuk Arsitektur Ip Multimedia Subsystem Dengan Layanan Voip Dan Video Call Radian Priambodo; Rendy Munadi; Leanna Vidya Yovita
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini kebutuhan user akan layanan multimedia memunculkan konsep teknologi IP Multimedia Subsystem yang melengkapi teknologi Next Generation Network. Dengan adanya teknologi IMS semakin membantu user untuk berkomunikasi dengan layanan multimedia. VoIP dan video call merupakan beberapa dari berbagai macam layanan yang didukung oleh arsitektur IMS. Salah satunya Kamailio SIP Server yang dapat di integrasikan dengan arsitektur IMS. Dengan adanya Kamailio SIP Server untuk arsitektur IMS maka ada jaminan QoS dan mampu menangani sampai ribuan panggilan per detik. Dalam penelitian ini diimplementasikan Kamailio SIP Server pada arsitektur IP Multimedia Subsystem (IMS) dengan menggunakan VoIP dan video call sebagai layanannya. CPU usage, memory usage, emulate call, MOS, serta beberapa parameter QoS seperti delay, jitter, dan throughput yang digunakan untuk melihat performansi dari Kamailio SIP Server dalam mengimpleme ntasikan arsitektur IMS dengan layanan VoIP dan video call. Dari hasil pengukuran parameter QoS, saat kondisi sistem diberikan background traffic 80 Mbps maka nilai one way delay dan jitter terbesar untuk layanan VoIP yaitu dengan nilai delay sebesar 66,1850 ms dan jitter sebesar 0,00345 ms lalu untuk layanan video call yaitu dengan nilai delay sebesar 84,4925 ms dan jitter sebesar 0,00982 ms. Besarnya nilai throughput pada layanan VoIP dengan diberikan background traffic sebesar 0 Mbps – 80 Mbps berbanding terbalik dengan nilai throughput yaitu 0,085657 Mbps s.d. 0,08599 Mbps. Begitu pula pada layanan video call berada pada interval 0,1990 Mbps s.d. 0,1463 Mbps. Sementara pada persentase success rate terbesar yang diperoleh adalah 94,07% yang didapatkan ketika berada pada kondisi 15000 calls/s. Ketika kondisi ini, nilai CPU usage yang diperoleh yaitu 39,6% dan memory usage sebesar 692 MB. Kata kunci : Kamailio, SIP, NGN, IMS, VoIP, Video Call, QoS

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue